Roket Kertas Ke-25: Nomenklatur & Semua yang Rumit

Menemui Tuan Badut Bulan, Yang sedang membaca. Aku pernah menulis tentang rumitnya penamaan di salah satu suratku. Carolus Linnaeus susah payah membuat metode Binomial Nomenklatur untuk membari nama resmi bagi semua makhluk hidup berdasarkan apa genusnya, apa spesiesnya. Kita diklasifikasi berdasarkan satu kesepakatan ilmiah yang tak perlu kuuraikan di sini. Jadi, meskipun makhluk abu-abu besar [...]

No Comments

[CERPEN] Senja Di Dalam Gelas

    Apa permintaan paling tak masuk akal yang pernah terfikir di kepalamu? Yang bahkan untuk melisankannya saja kau tak sanggup, saking tak masuk akalnya. Tak masuk akal orang lain, tentunya. Karena apa yang tercetus di kepalamu seringnya adalah yang masuk akal bagimu, yang seberapapun kecilnya tetap saja memiliki peluang untuk menjadi kenyataan, meski hanya [...]

2 Comments

[Cerpen] Badut Romantis

Jemima tak pernah menyukai badut, bahkan cenderung takut. Ia memang tak sampai lari menghindar ketika kebetulan berpapasan dengan satu diantaranya di tengah hiruk pikuk taman ria, misalnya. Namun tetap saja ada rasa enggan dan tak nyaman. Kita mulai saja dari rambut berwarna-warni di atas kepalanya. Mengembang membingkai wajah berlumur cat putih tak rata. Rias hitam [...]

3 Comments

Halo, #BlogCompetition!

Lama nggak nulis di blog ini, waktu lewat begitu saja. Tau-tau udah 2013 aja. Tau-tau udah September aja. Tau-tau papi mami udah ‘ngelahirin’ adek-adek baru aja, Beswan Djarum angkatan 29. Tau-tau Blog Competition udah mulai aja. Tau-tau hadiahnya ke Derawan buat 10 orang aja! Deadline submit tiga postingan terbaik bertema besar ‘Kebanggaan Menjadi Indonesia’ memang [...]

32 Comments

Perihal Kehilangan pada Suatu Sore

  Di area pemakaman itu, angin menari berkeliling. Berputar sepuasnya, semaunya. Dengan gerakan lambat-lambat yang lembut syahdu. Menggoda dedaun hingga jatuh pada kaki-kaki pohon kamboja. Guguran putih bunga lelap dalam erat pelukan rerumput rapat yang hijau rapi terbabat. Awan menyembunyikan matahari sore yang mulai mengantuk. Sejauh mata memandang hanya hijau dan putih langit, serta abu [...]

2 Comments

Selamat Hari Puisi!

26 Juli kemarin adalah hari lahirnya pujangga termasyhur Indonesia, Chairil Anwar, yang ditetapkan sebagai Hari Puisi Indonesia. Penikmat kata-kata tumpah ruah di linikala merayakannya. Banyak acara pembacaan puisi digelar, pun diskusi-diskusi tentang karya-karya Chairil Anwar yang tak habis-habisnya dibahas. Nulisbuku.com / @nulisbuku dan beberapa akun bahkan merayakan besar-besaran dengan berbagai hashtag. @nulisbuku mengadakan #PestaPuisi 24 [...]

No Comments

Mr. & Mrs.B

…… Aku baru saja menuangkan susu fullcream kedalam mug dan menyalakan televisi ketika Banyu menelepon. “Selamat pagi, princess Aurora si putri tidur….,” suara Banyu dari seberang sana sukses membuat senyumku merekah. “Hei, sayang… Baru bangun?,” tanyaku sambil menghempaskan diri di sofa. Kupeluk bantal sofa sambil duduk bersila. “Hmmmmhhh… Iya…. Pas bangun tadi aku reflek ngerangkul ke sebelah kanan lah, [...]

4 Comments

Pada Dapet Salam Dari……

Pada dapet salam dari tumblr-ku : ladyladiba.tumblr.com tuh. Ada beberapa postingan baru yang nggak aku post di blog ini. Niatnya sih yang gegalauan ditaroh tumblr semua. Kunjungannya dinanti ya :3 Oh, iya. Dapet salam juga dari…… ….projek nulis iseng-iseng sama bang @dado_bedul. Bercerita tentang keseharian konyol dan romantis sepasang suami-istri muda: Banyu Biru & Btari [...]

No Comments

It’s Raining Outside

Saat hujan dan kita dibatasi oleh dinding, atau jendela, atau atap, atau apa saja, selalu ada lagu-lagu yang tak pernah gagal membangunkan jiwa melankoli kita. Hujan seringkali membuat kita terdiam merenung saja. Fikiran mengawang-awang meninggalkan jasad melalui mata yang terhipnotis rerintik yang gemericik. Belum lagi ketika datang si Petrichor. Indra pembau pun mengantar rasa nyaman [...]

No Comments

Ruang (Untuk Jarak Kita yang Sekian Senti pada Peta)

  Melody tersentak. Ada yang mengetuk pintu berwarna jingga di depannya. Diletakkannya buku yang sedari tadi ia baca ke sebelah bantal kemudian beranjak ke arah pintu. Mengintip dari lubang kecil di sana yang sejajar matanya. Ada Maliq disana. Dengan senyum konyolnya. Melody tersenyum sambil memutar kunci. Pintu di hadapannya membuka. Ruang itu jelas kini dihadapannya. [...]

No Comments