Posts Tagged Curhat

Bayar dengan senyuman aja, ya :)

Ketika misalnya kamu memiliki bakat, melahirkan karya, siapa yang kamu harapkan mengapresiasi semua itu setelah tentunya keluargamu? Temen? Temen yang kayak gimana dulu sih. Soalnya ada jenis temen yang kadang malah jadi yang paling tidak menghargai kita, meski dia nggak bermaksud kayak gitu. Oke ini bakal jadi postingan agak curhat sepertinya. Fyuh. Aku suka nggambar [...]

,

10 Comments

Menyerah?

Bayangkan kamu berada di satu keadaan dimana kamu sudah berjuang, mempertahankan, berusaha meraih, namun tak ada yang kamu dapat kecuali kegagalan demi kegagalan. Sakit? Kecewa? Pasti. Tapi berbahagialah. Mungkin itu adalah ‘genta pulang’ dari Tuhan. Tanda untuk kamu ‘menyerah’. Mengalah. Dan mencari kebahagian lain. Tempat lain. Aku duduk di satu sudut restoran makanan Jepang, di [...]

, , ,

5 Comments

Makanya Hati-Hati, Pin. Iya, Kak. :|

Di satu siang di Surabaya yang terik, aku & kakMaja lagi terpanggang di bawahnya. Di tengah hiruk pikuk lalu lintas dan debu yang bikin nyesek. Kami berdua seperti ‘menikmati’ situasi tidak mengenakkan itu dengan sama-sama terdiam. Larut dalam kegalauan pikiran masing-masing. Entah kenapa menung-menungku itu nyasarlah ke Derawan. Iseng, aku tanya ke kak Maja tentang [...]

, , , , , ,

3 Comments

“…dan ku bisa, dengan radarku, menemukanmu…”

Iya. Euforia Perahu Kertas sekarang mungkin udah mulai surut dan aku nelat bahas ini di blog. Tapi ya, nggak apa kan? Dengan cinta yang amat mendalam pada Remigius Aditya bahkan sejak membaca bukunya tahun 2010 lalu (yang berarti belom tau siapa yang bakal meranin dia di film :’) ), tulisan tentang Perahu Kertas ini saya [...]

, , , , , ,

8 Comments