Kemajuan Seleksi

Wahhh lammaaaaaaa banget nih aku ga nulis di blog  ini. Mumpung ada waktu senggang aku mau nulis lagi ahhh sebuah artikel dengan judul Kemajuan Seleksi dan Heritabilitas. Kemajuan Seleksi merupakan ...

Beswan Djarum Blog Competition

Hmmmmmm ada kompetisi blog lagi…. ikutan ahhhh. tapi nulis tentang apa ya. Temanya tentang perjalanan di wilayah NKRI. Musti cari ide dulu buat nyesuain dengan tema blog nih…….

-Telat- Tangani Kedelai

Alhamdulilah akhirnya bisa ada waktu nulis di blog q tercinta ini. Hmmmm dari judul mungkin kelihatannya saya ingin menanggapi isu tentang naiknya kedelai. Tapi secara garis besar yang saya tulis ...
Prev Next

Indonesia Kaya

Published on December 5th, 2011no comments

indonesia-kayaBeberapa saat lalu saya iseng iseng buka salah satu forum terkenal di indonesia. Dan yang membuat saya tertarik ada iklan yang menarik minat saya. Indonesia Kaya…… ya itulah yang yang menarik dari iklan ini.

Setelah saya klik link iklan tersebut muncullah web yang berisi kebudayaan Indonesia. Wuihhhh menarik sekali web ini. Di sini kita bisa tahu kebudayaan di tiap daerah. Kita juga bisa berbagi tentang apa yang ada di daerah kita.

Suatu saat web ini bisa menjadi daya tarik wisata untuk tempat wisata, budaya dan kuliner di Indonesia. Hanya saja bahasa yang masih digunakan adalah bahasa Indonesia. Semoga saja nanti akan dikembangkan ke English versionnya.

Setelah saya perhatikan web ini ternyata ini salah satu bentuk apresiasi PT Djarum kepada Kebudayaan di Indonesia. Hmmm saya juga br tahu ada program ini coz dulu pas aq jadi beswan aq cuman dikenali pada 3 CSR PT Djarum yaitu Pendidikan, Olah Raga dan Lingkungan (padahal ditulisannya Apresiasi Budaya sudah sejak 1992 xixixiixixi ane ktgalan berita). Bertambahnya satu program ini diharapkan bisa semakin menambah kualitas bangsa ini.

Heterosis

Published on November 9th, 20112 comment

Pada artikel hibrida sebelum ini saya menjanjikan untuk mengungkapkan tentang heterosis. Heterosis sendiri merupakan perubahan karakter tanaman hasil persilangan dua tetua berbeda (biasanya berupa galur murni) dimana hasil perubahan karakter tersebut berbeda dari kedua tetuanya. Perubahan karakter yang biasanya terjadi pada proses heterosis adalah munculnya sifat superior yang melebihi kedua tetuanya.

Fenomena heterosis menyebabkan tanaman F1 menjadi lebih kuat (vigor), biomassa nya lebih besar, hasil lebih tinggi, dan respon lingkungan tinggi. Hal tersebut yang dimanfaatkan dalam pembentukan kultivar hibrida. Munculnya fenomena heterosis pada tanaman F1 menyebabkan kultivar hibrida memiliki keunggulan dalam produksi dibandingkan dengan kultivar galur murni atau kultivar open polinasi biasa.

Secara genetik fenomena heterosis memang masih sulit dijelaskan (karena rumit sekali dalam penelusurannya).Namun ada dua teori dugaan munculnya fenomena heterosis. Dua teori ini adalah teori Dominan dan Teori overdominan.

1. Teori dominan

Teori ini menyatakan bahwa ada beberapa gen yang dalam keadaan homozigot merugikan penampilan tanaman.  Hal ini diterangkan pada gambar di bawah

Generasi:                     P1                   P2
Genotipe:                   A b C         ×       a B c     
                            — — —         |       — — —  
                            — — —         |       — — —
                            A b C         |       a B c
Nilai   :                   2+0+2 = 4     |       0+2+0 = 2 

Generasi:                                 F1
Genotipe:                               A b C
                                        — — — 
                                        — — —
                                        a B c
Nilai   :                               2+2+2 = 6 (sumber gambar wikipedia)

Gambar diatas memperlihatkan bahwa adanya gen homozigot resesif menyebabkan tidak ada pertambahan sifat (kuantitatif) ada tanaman.

2 Teori Over Dominan

Teori ini menyebutkan bahwa kondisi heterozigot memiliki kekuatan yang lebih besar pada penambahan sifat (kuantitatif) berikut skema nya

Generasi:                     P1                   P2
Genotipe:                   A b C         ×       a B c     
                            — — —         |       — — —  
                            — — —         |       — — —
                            A b C         |       a B c
Nilai   :                   1+0+1 = 2     |       0+1+0 = 1 

Generasi:                                 F1
Genotipe:                               A b C
                                        — — — 
                                        — — —
                                        a B c
Nilai   :                               2+2+2 = 6 (sumber gambar wikipedia)

Mitosis dan Meiosis

Published on September 27th, 2011no comments

mitosis dan meiosis merupakan proses pembelahan di hampir seluruh organisme di bumi (kecuali virus). Proses mitosis dan meiosis dalam kajian pemuliaan tanaman merupakan salah satu kajian penting. Hal ini di karenakan proses mitosis akan menghasilkan dua sel yang identik secara genetik. Hal tersebut berbeda dengan meiosis yang mengalami reduksi jumlah kromosom.

Proses mitosis terjadi pada sel-sel somatik. Saat saya mengkaji proses mitosis yang terjadi timbul beberapa pertanyaan di benak saya. Pertanyaan tersebut antara lain:

  1. Kenapa sel melakukan perubahan model pembelahan dari mitosis ke meiosis?
  2. Zat prekursor apa yang menyebabkan sel mulai mengadakan proses mitosis dan meiosis.
  3. Apakah mungkin sel yang aktif dalam pembelahan mitosis kita rubah menjadi sel yang aktif melakukan pembelahan meiosis

Pertanyaan tersebut sangat ingin saya temukan, karena dalam berbagai jurnal yang ada penelitian tentang hal tersebut masih belum saya temui. Mungkin dari teman-teman yang membaca artikel ini ada yang mengetahui atau mengkaji tentang hal tersebut bisa hubungi email saya. Kita bisa berdiskusi bersama.

Mitosis

Preparat : Akar bawang merah

Perbesaran : 10 x 40

Pembuat preparat : Fuad Nur Azis

Ilmu pertanian dari manonjaya

Published on April 18th, 2011no comments

alhamdulilah kemarin mendapatkan ilmu baru dari manonjaya, tasik jawa barat. Ternyata peluang pengembangan padi organik di sana luar biasa.
Sya harap semua petani bisa seperti petani-petani di sana. Saya menyimpulkan usaha petani di sana tidak hanya sekedar bertani mencari nafkah tapi bertani sebagai profesi. Petani disana menggarap serius lahannya sehingga berani mengambil sertifikasi IMO. Wah luar biasa kalau saja semua petani bisa mendapatkannya saya harap semua harga gabah di tingkatan petani menjadi 10.000 rupiah perg KG GKG.
hidup petani indonesia….. hidup petani……

DNA dan Keteraturan Komponen Alam Semesta

Published on April 17th, 2011no comments

Komponen alam semesta jika dilihat sekilas akan tampak tidak beraturan.
Air, cahaya, unsur-unsur logam dan non logam yang ada di alam semesta ini jika
kita pandang dari satu sisi saja akan tampak ketidak beraturannya antara satu
dan yang lain.

Komponen komponen tersebut akan tampak lain jika kita melihat lebih
dalam tentang proses dan siklus teratur yang terjadi diantara komponen komponen
tersebut. Organisme dan makhluk hidup secara bersama membentuk suatu
keteraturan menggunakan komponen semesta. Cahaya, air dan unsur-unsur anorganik
di manfaatkan oleh tanaman untuk menghasilkan senyawa organik. Makhluk hidup
lain merubah dan memanfaatkan zat-zat organik dari tanaman sampai akhirnya
dikembalikan lagi ke dalam tanah sebagai zat anorganik dengan bantuan
mikroorganisme. Siklus air juga ikut terlewat dalam proses tersebut sehinggan
siklus air di alam juga terjaga.

Proses teratur tersebut bila ditinjau lebih mendasar akan berujung pada
komponen yang sama dalam mengendalikan siklus tersebut. Komponen tersebut
adalah DNA. DNA merupakan komponen gabungan asam amini, gula pentosa dan ikatan
karbon. DNA tersebut yang mengendalikan data sifat dari pemilik DNA itu sendiri
sehingga organisme tersebut dapat bermetabolisme. Prosesn metabolisme tersebut
yang nantinya menyebabkan tanaman berfotosintesis maupun organisme membutuhkan
zat organik.

Proses metabolisme sendiri terdiri dari rangkaian anabolisme dan
katabolisme. Reaksi anabolisme menghasilkan senyawa baru sedangkan katabolisme
memecah suatu senyawa. Reaksi metabolisme tersebut akan berjalan sesuai dengan
data DNA yang dimiliki sehingga memunculkan bentuk sesuai dengan data yang ada.

DNA ditemukan di semua organisme dan virus. DNA di tiap makhluk hidup
tersebut memiliki komponen yang sama. Proses berubahnya susunan data sehingga
memunculkan suatu sifat pada organimenya juga sama di tiap makhluk hidup.
Kesamaan tersebut mengakibatkan adanya tali yang berhubungan antara organisme.
Zat yang diperlukan antar organisme di bumi menjadi relatif sama seperti C, H,
O, N, P, K dan lain-lain. Kesamaan tersebut menjadi rantai yang tidak terputus
antara komponen-komponen di alam semesta ini.

Journal Pertanian dan biologi

Published on April 11th, 2011no comments

saat ini internet mempermudah kita dalam mengakses pengetahun. inilah yang paling saya sukai saat pemakaian internet. hmmm ikut sharing saja mungkin ada yang membutuhkan informasi open acces journal atau jurnal gratis untuk bidang biologi dan pertanian
http://www.oxfordjournals.org/our_journals/exbotj/texbot/ journal gratis dari oxford (kualitas bisa dikira-kira sendiri)

Bingun sama istilah asing

Published on November 29th, 20102 comment

Mungkin teman teman terkadang menemukan istilah asing yang sulit. Biasanya istilah itu berasal dari bahasa inggris. Nyari pengertian di google terkadang mendapat penjelasan yang bermacam macam. Malah kadangkala suka ditanya dari mana tuh kamu daper pengertian istilah itu.

Daripada bingun temen-temen bisa coba cari di universitas ternama di dunia Oxford University. langsung aja nih link nya.

http://oxforddictionaries.com

Penampilan awal :