#LiburanHore
Berawal dengan berakhirnya kegiatan tahunan fakultas ekonomi yaitu kompetisi futsal yang yang lebih dikenal dengan nama EFC (economy futsal competition) dimana aku dan teman-temanku menjadi panitia pelaksana. Aku yang untuk kedua kalinya menjabat sebagai bendahara pun harus sesegera mungkin merampungkan LPJ (laporan pertanggungjawaban) beserta perhitungan keuangan acara tahunan ini. Seketika laporan selesai dan diadakanlah syukuran sekaligus pembubaran panitia, selain itu karena diketahui keadaan keuangan surplus dengan teramat sangat berencanalah kami untuk liburan bareng beberapa hari.

-sebagian panitia EFC-
—Come or lets pack our bags bring our cameras and leave this town—
Kampus ekonomi. Suatu Sore dikala hujan yelah selesai menjalani tugasnya membasahi bumi khatulistiwa. 20 motor dan sebuah mobil, beranggotakan 45 orang awaknya siap menyusuri #liburanhore ala mahasiswa. Tidak ketinggalan jinbei dan gitar beserta peralatan barbequean dan cemilan pengusir kebosanan.
Perjalanan pun dimulai..
Tujuan kami yang pertama adalah pantai, 20 motor melaju meninggalkan mobil yang berisikan 5 awak (aku, bela, keisha, ocha dan rahmat). Dari kota Pontianak perjalanan ditembuh dalam waktu 3 jam perjalanan. Untuk menghilangkan kebosanan di dalam mobil, kami pun berjoget ala acara musik pagi yaitu joget cuci jemur. Mobil pun memutar musik dari segala jenis genre. Ngga cuma dengan musik, mengusir kebosanan juga kami lakukan dengan cara memakan cemilan, cemilan sakti yg dibawa dimoment yg kurang pas, yakni cemilan pedas level super dengan gambar ibu-ibu sebagai ikonnya. kunyahan pertama, biasa aja, kunyahan kedua mulai ada yg beda, kunyahan ketiga mulai meler, kunyahan selanjutnya brb cari botol minuman. Hhahaa..
Beberapa jam kemudian..
Kami yg menggunakan mobil pun sampai di pantai duluan, 20 motor yg mendahului kami entah singgah dimana, bête harus nungguin mereka. Satu jam kemudian, kriik kriik. Tidak ada tanda-tanda kedatangan mereka. Esmosi dan lapar pun melanda, mereka pun tak kunjung menampakan batang hidungnya. Sesaat kemudian, terdengar deruan suara motor, akhirnya mereka datang, dengan tertawa terbahak-bahak karena berhasil memergoki beberapa pasangan mesum dipantai dan pastinya dengan perut kenyang. Kampreeet
|
Pantai Pasir Panjang |
Ini tujuan utama kami liburan, pantai…
Disini kalau malam hari bias keluar masuk dengan bebasnya, karena tidak ada penjaga yang mengenakan biaya masuk. Hal ini juga yang dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk masuk dan pacaran dipendopo-pendopo ditepi pantai. Hal ini juga dimanfaatkan oleh beberapa teman-temanku, bukan untuk pacaran, tapi untuk memergoki para pasangan-pasangan yang pacaran dipendopo dalam keadaan gelap gulita. Keusilan mereka itu selalu membuat beberapa pasangan gelagapan. Keusilan mereka dilakukan dengan menggunakan sepeda motor, tapi lampu depannya dimatiin. Mereka berkeliling menyusuri pantai dan mencari pendopo-pendopo yang sekiranya memang ada pasangan, ketika terjadi pergerakan yang mencurigakan, jeng..jeng.. lampu motor pun langsung dihidupkan kearah tersangka, dan seketika para pasangan tersebut terkejut, dengan santainya teman-temanku teriak dan berkata “Oi, Ngapain tuh?”, trus langsung kabur dengan tertawa terbahak-bahak. Sinting!!!
Oia, pantai yg kami datangi ini namanya pantai pasir panjang. Pantai pasir panjang merupakan salah satu objek wisata yg terkenal di Kalimantan Barat. objek wisata ini dikelilingi oleh beberapa pulau kecil seperti pulau Randayan, pulau Lemukutan dan pulau Kabung yg sekarang pun mulai dikembangkan untuk menjadi kawasan wisata. Hamparan pasir putih, bebatuan yang memanjang serta deretan pepohonan menambah khasanah keindahan alam pantai ini. Kami bermalam disini tanpa menyewa penginapan, Cuma gelar tikar dan tidur beratapkan langit, ada juga beberapa orang yang tidur dimobil. Sebenarnya sih kalo udah ngumpul begini, sebagian aja yg tidur, sebagian lagi begadang main kartu, main musik, terus klo yg bawa pasangan jalan deh menghilang dikegelapan pantai. Genjrengan gitar dan ketukan jinbei mengalun, beberapa lagu reggae dimainkan, salah satu dari kami pun mengeluarkan pembakaran dan siap untuk barbequean.


tiada kasur, kardus pun jadi


bebatuan pesisir pantai


aselole~
Sore harinya, cuss langsung meluncur main air. Aku yg sudah berganti baju dan siap untuk berenang duduk-duduk terlebih dahulu di pasir, berpoto bersama yang lain, beberapa yg lain ada yg bermain bola, ada juga yg sudah nyemplung di air. Ketika sedang asiknya duduk di pasir, tiba-tiba dari belakang beberapa org menyergap kedua tangan dan kakiku. Dengan posisi yg tidak sempurna, Aku digotong dan dilempar ke laut, aaaah basah basah basah, seluruh tubuh, dan kampretnya ketelan banyak banget air laut selain itu juga keseret ombak alhasil nyampai di pasir dengan posisi digulung-gulung ombak.. bangkeee 
![]()


sepak bola pasir


hap hap tangkap tangkap


ARE (Anak Reggae Ekonomi)


pasukan lima jari uyeee 



![]()


bella, keisha, me 



![]()


basah basah basah
|
Singkawang |
Udah puas main dipantai, kami pun melanjutkan perjalanan ke kota Singkawang..
Sesampainya dirumah sewaan, yg lain udah pada punya rencana masing-masing, lagi-lagi kami yg menggunakan mobil tak punya arah tujuan, karena memang bukan penduduk asli kota singkawang, jadi ngga tau jalan. Medem dirumah, guling-guling sampai akhirnya sang juru selamat datang sebut saja dia Imam. Imam pun rela mengantarkan kami keliling-keliling dan berwisata kuliner, tak lupa kami pun menyicipi kwetiau, salah satu makanan khas kota ini.
Kota ini hidupnya di malam hari, dan ada sebuah kawasan yang lebih terkenal dengan nama Pasar Hongkong. Gerobak-gerobak makanan membanjiri tempat ini, mulai dari pedagang makanan,pakaian dan lain sebagainya. selain itu, di Singkawang setiap tahunnya ada acara untuk menyambut tahun baru cina, namanya cap go meh. bila acara ini berlangsung, dapat menyedot wisatawan baik dalam negeri maupun manca negara. acaranyanya mulai dari arak-arakan naga, barongsai, tatung dan masih banyak lagi. Sayangnya waktu kami berlibur tidak bersamaan dengan acara budaya tersebut. Setelah puas berkeliling kami pun memutuskan untuk kembali ke rumah, tapi sampai dirumah, diajakin nonton bola, matapun kriyep-kriyep, pulang ngga pulang mungkin udah jam 2 malam.


wisata malam


turis lokal :p


kwetiau :9
|
Gunung Raya Pasi |
Keesokan harinya..
Tujuan terakhir kami sebelum pulang adalah ke cagar alam gunung raya pasi. Disini biaya masuk cuma beberapa ribu/orang, maklumlah, cagar alam ini kurang perawatan, jadi yg memungut biaya adalah satu-satunya rumah penduduk disitu. Jalan masuk dengan tempat parkir lumayan lah buat olahraga.
Sesampainya di gunung pasi, udaranya dingin karena cagar alam ini masih dikelilingi hutan dan dijadikan sebagai kawasan hutan lindung. Ngerasain airnya, nncceeeess segaaarrr.. Disini, Ada yg mandi, ada juga yg mendaki sampai atas. Yang lain udah pada nyemplung, aku yg kagak punya baju bersih lagi, mikir-mikir buat nyemplung, tapi karena kagak tahan liat kesegaran airnya alhasil ikut nyemplung. Baju buat pulang dipikirin belakangan soalnya jarang-jarang bisa ke pasi.


kawasan hutan lindung


kebingungan ditengah jalan


siap-siap nyemplung 



![]()


-Gunung Raya Pasi-
Ketika ikutan nyemplung, aku punya ide buat nyusulin teman-temanku yang udah pada naik keatas, awalnya aku berhasil mempropokasi 2 org, eh ternyata pas kami udah seperempat jalan, ada yang nyusulin. Setengah perjalanan berlalu dan akhirnya kami menyerah, kagak mampu, selama mendaki kami punya hobi baru yakni terpeleset, medannya terlalu menantang alhasil lutut pun biru-biru. Entah apa yg dilakukan beberapa teman ku yg mendaki sampai ke atas, tapi yang aku tau ada salah seorang yang sesat dan menangis (padahal cowok) karena udah ngga sanggup naik dan dibiarin turun sendirian, untungnya ketemu. Sesampainya dibawah mereka yang mendaki sampai keatas pada kelaparan, terus juga ada yang kehilangan sandal. Selesai dari gunung pasi kami pun langsung mencari makan dan mengakhiri #liburanhore ala kami…
-Dan disetiap senti perjalanan, pada satu garis kebersamaan, cerita kita tercipta karena suatu radar yang sama. Sesederhana apapun itu-
About this entry
You’re currently reading “#LiburanHore,” an entry on -sudut ambigu-
- Published:
- 8.15.12 / 10am
- Category:
- Vakansi
- Tags:
- Perjalanan
No comments
Jump to comment form | comments rss [?] | trackback uri [?]