Jendela Maman

Mari berteman bersama maman

Hey there! Thanks for dropping by Theme Preview! Take a look around
and grab the RSS feed to stay updated. See you around!

PMR SMKN 4 Sukabumi

733858 2975355200434 1677522067 n 300x300 PMR SMKN 4 Sukabumi

Sebagai organisasi besar yang bergelut dalam bidang kemanusiaan di dunia, tentunya PMI harus mempunyai tujuan yang jelas terhadap apa yang akan dilakukannya. Pelayanan yang diberikan PMI terhadap masyarakat banyak sekali bentuknya, yakni dalam hal Penanggulangan bencana alam, pelayanan Kesehatan, Donor darah, dan banyak lagi bentuk pelayanan PMI yang diberikan terhadap masyarakat.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) adalah hal yang mutlak yang harus diperhatikan, dimana saat ini PMI mempunyai Relawan – Relawan yang harus siap sedia setiap saat menjalankan tugas misi gerakan kemanusiaan ini, diantaranya :

* Anggota Remaja : adalah anggota Remaja yang tergabung dalam Palang Merah Remaja ( PMR) yang berada di sekolah – sekolah atau lingkungan masyarakat yang berusia dianatara 7 s.d 18 tahun.
* Korps Sukarela (KSR) : adalah Relawan PMI yang terlatih dan sudah mengikuti pendidikan sesuai dengan standart PMI dan merupakan tulang punggung PMI dalam setiap Gerakan yang dilakukan di lapangan, berusia 18 s.d 35 tahun.
* Tenaga Sukarela (TSR) : adalah Relawan PMI yang secara pribadi personal setiap orang yang ingin mengabdikan dirinya untuk memberikan kontribusi kepada PMI baik itu moril maupun tenaga sesuai dengan keahlian yang dimiliki, berusia 18 s.d tidak terbatas.

Relawan – relawan yang tergabung dalam wadah PMI tidak membedakan agama, ras dan golongan tertentu baik itu orang tersebut mempunyai kecacatan fisik sekalipun PMI siap menerima kontribusi Relawan. Kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyajian sumber nateri kepalangmerahan ini saya ucapkan terima kasih, karena bagaimanapun juga materi ini sangat banyak diperlukan oleh para relawan yang bergerak dilapangan. Kepada Palang Merah Indonesia (PMI ) Pusat serta KSR Sumedang saya ucapkan terima kasih atas materi yang telah di share kepada saya untuk dishare kepada para relawan lain.

MATERI KEPALANGMERAHAN RELAWAN (KSR – TSR ) :

Untuk memanage para relawan PMI, maka PMI mengeluarkan beberapa Pedoman diantaranya :

1. Pedoman Manajemen Relawan (download )
2. Pedoman Indentitas PMI Download»

Berikut ini adalah Materi Dasar Kepalangmerahan yang diberikan kepada para Relawan PMI ( KSR dan TSR ) dalam menjalankan tugasnya, materi pelatihan dapat anda download diantaranya:

1. Gerakan Palang Merah dan HPI
2. Organisasi PMI
3. Kepemimpinan
4. Konsep Dasar Pendekatan PRS – HIV AIDS
5. Pertolongan Pertama (PP)
6. Perawatan Keluarga (PK)
7. Management Penanggulangan Bencana (PB)
8. Assesment
9. Penampungan Sementara
10. Dapur Umum
11. Logistik
12. TMS – Restoring Familly Link (RFL)
13. Water and Sanitation (Watsan)
14. Pengantar Community Based (CB)

Untuk menyemangati dalam melaksanakan Gerakan Palang Merah, PMI mempunyai beberapa Lagu yang merupakan bagian yang tidak bisa terlepaskan sebagai tanda jati diri jiwa Palang Merah diantaranya :

1. Mars PMI Download»
2. Hymne PMI Download»
3. Bakti Remaja Download»

MATERI KEPALANGMERAHAN PMR :

Pendidikan dan pelatihan PMR[sunting]

PHTO0776 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi

Palang Merah Remaja atau PMR adalah suatu organisasi kepemudaan binaan dari Palang Merah Indonesia yang berpusat di sekolah-sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar, dll) dan bertujuan memberitahukan pengetahuan dasar kepada siswa sekolah dalam bidang yang berhubungan dengan kegiatan kemanusiaan.

Untuk mendirikan atau menjadi anggota palang merah remaja disekolah, harus diadakan Pendidikan dan Pelatihan Diklat untuk lebih mengenal apa itu sebenarnya PMR dan sejarahnya mengapa sampai ada di Indonesia, dan pada diklat ini para peserta juga mendapatkan sertifikat dari PMI. Dan baru dianggap resmi menjadi anggota palang merah apabila sudah mengikuti seluruh kegiatan yang diadakan oleh palang merah remaja di sekolah.

PMI mengeluarkan kebijakan pembinaan PMR:

  1. Remaja merupakan prioritas pembinaan, baik dalam keanggotaan maupun kegiatan kepalangmerahan.
  2. Remaja berperan penting dalam pengembangan kegiatan kepalangmerahan.
  3. Remaja berperan penting dalam perencanaan, pelaksanaan kegiatan dan proses pengambilan keputusan untuk kegiatan PMI.
  4. Remaja adalah kader relawan.
  5. Remaja calon pemimpin PMI masa depan.

Tujuan pembinaan dan pengembangan PMI masa depan:

  1. Penguatan kualitas remaja dan pembentukan karakter.
  2. Anggota PMR sebagai contoh dalam berperilaku hidup sehat bagi teman sebaya.
  3. Anggota PMR dapat memberikan motivasi bagi teman sebaya untuk berperilaku hidup sehat.
  4. Anggota PMR sebagai pendidik remaja sebaya.
  5. Anggota PMR adalah calon relawan masa depan.

Jumbara[sunting]

JUMBARA atau Jumpa Bhakti Gembira adalah salah satu kegiatan besar organisasi PMI disetiap tingkatan untuk pembinaan dan pengembanganPMR seperti halnya jambore pada organisasi Pramuka. Jumbara diadakan dalam setiap tingkatan PMI . Ada jumbara tingkat Kecamatan, kabupaten/kota , Provinsi dan Jumbara Nasional. dimana pelaksanaanya disesuaikan dengan kemampuan PMI di wilayah yang bersangkutan.

Tribakti PMR[sunting]

Setiap anggota PMR memiliki tugas yang harus dilaksanakan, dalam PMR dikenal tri bakti yang harus diketahui, dipahami dan dilaksanakan oleh semua anggota. TRIBAKTI PMR (2009) tersebut adalah:

  1. Meningkatkan keterampilan hidup sehat
  2. Berkarya dan berbakti kepada masyarakat
  3. Mempererat persahabatan nasional dan internasional.

Tingkatan PMR[sunting]

Di Indonesia dikenal ada 3 tingkatan PMR sesuai dengan jenjang pendidikan atau usianya

  1. PMR Mula adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Dasar (10-12 tahun). Warna syal/slayer Hijau
  2. PMR Madya adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Pertama (12-15 tahun). Warna syal/slayer Biru Langit
  3. PMR Wira adalah PMR dengan tingkatan setara pelajar Sekolah Menengah Atas (15-20 tahun). Warna syal/slayer Kuning cerah

Prinsip Dasar Gerakan Palang Merah Dan Bulan Sabit Merah Internasional[sunting]

Dalam PMR dikenalkan 7 Prinsip Dasar yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh setiap anggotanya. Prinsip-prinsip ini dikenal dengan nama”7 Prinsip Dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional” (Seven Fundamental Principle of Red cross and Red Crescent).

  • Kemanusiaan

Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah lahir dari keinginan untuk memberikan pertolongan kepada korban yang terluka dalam pertempuran tanpa membeda-bedakan mereka dan untuk mencegah serta mengatasi penderitaan sesama. Tujuannya ialah melindungi jiwa dan kesehatan serta menjamin penghormatan terhadap umat manusia. Gerakan menumbuhkan saling pengertian, kerja sama dan perdamaian abadi antar sesama manusia.

  • Kesamaan

Gerakan memberi bantuan kepada orang yang menderita tanpa membeda-bedakan mereka berdasarkan kebangsaan, ras, agama, tingkat sosial atau pandangan politik. tujuannya semata-mata ialah mengurangi penderitaan orang lain sesuai dengan kebutuhannya dengan mendahulukan keadaan yang paling parah.

  • Kenetralan

Gerakan tidak memihak atau melibatkan diri dalam pertentangan politik, ras, agama, atau ideologi.

  • Kemandirian

Gerakan bersifat mandiri, setiap perhimpunan Nasional sekalipun merupakan pendukung bagi pemerintah dibidang kemanusiaan dan harus mentaati peraturan hukum yang berlaku dinegara masing-masing, namun gerakan bersifat otonom dan harus menjaga tindakannya agar sejalan dengan prinsip dasar gerakan.

  • Kesukarelaan

Gerakan memberi bantuan atas dasar sukarela tanpa unsur keinginan untuk mencari keuntungan apapun.

  • Kesatuan

Didalam satu Negara hanya boleh ada satu perhimpunan Nasional dan hanya boleh memilih salah satu lambang yang digunakan Palang merah atau Bulan Sabit Merah. Gerakan bersifat terbuka dan melaksanakan tugas kemanusiaan diseluruh wilayah negara bersangkutan.

  • Kesemestaan

Gerakan bersifat semesta. Artinya, gerakan hadir diseluruh dunia. Setiap perhimpunan Nasional mempunyai status yang sederajat, serta memiliki hak dan tanggung jawab yang sama dalam membantu sama lain.

Lihat pula[sunting]

Pranala luar[sunting]

Sebagai tindak lanjut upaya pengembangan Relawan PMI khususnya anggota Remaja PMI yang tergabung dalam Palang Merah Remaja (PMR), materi – materi yang diberikan pada anggota Remaja PMR (bisa di download) antara lain:

Materi Manajemen PMR :

* Pedoman Manajemen PMR

Materi Pokok PMR :

1. Gerakan PM (Mengenal Gerakan) PMR

2.Pertolongan Pertama (PP) PMR

* Pedoman PP Madya Download»
* Pedoman PP Wira Download»
* Pedoman PP Mula Download»

3. Kepemimpinan PMR Download»
4. Donor Darah PMR Download»
5. Remaja Sehat Peduli Sesama PMR
6. Kesehatan Remaja PMR Download»
7. Kesiapsiagaan Bencana PMR :

* Ayo Siaga Bencana Mula
* Ayo Siaga Bencana Madya
* Ayo Siaga Bencana Wira

Materi Tambahan :
1. Buku Saku Pembina PMR Download»
2. Syarat Kecakapan PMR (Markas) Download»
3. Youth Center (download)
4. Pengurangan Resiko Berbasis Remaja :

* Pengurangan Resiko Berbasis Remaja Mula
* Pengurangan Resiko Berbasis Remaja Madya
* Pengurangan Resiko Berbasis Remaja Wira

Panduan Fasilitator :
1. Gerakan dan Kepemimpinan Download»
2. Pertolongan Pertama, Donor Darah, Kesehatan Remaja, RSPS
3. Ayo Siaga Bencana :

* Ayo Siaga Bencana Mula
* Ayo Siaga Bencana Madya
* Ayo Siaga Bencana Wira

Sebagai referensi materi penunjang kegiatan pendidikan bagi anggota Remaja Palang Merah, saya akan memasukan beberapa materi rujukan yang dapat dijadikan referensi pedoman bagi anggota PMR, diantaranya :

1. Pedoman Perawatan Keluarga (PK)
2. Pendidikan Remaja Sebaya ( PRS )
3. Kesiapsiagaan Bencana (download)

Syarat Kecakapan PMR :

Untuk meningkatkan kapasitas dan penghargaan PMI terhadap PMR maka diterapkanlah sistem aturan Tanda Kecakapan anggota PMR dan Pembina PMR,. Untuk lebih memahami aturan ini silahkan download yaitu :

1. Syarat Kecakapan PMR (untuk Markas)
2. Tanda Kecakapan PMR (untuk PMR)
3. Pin Kecakapan

 

Tandu Darurat

tandu PMR SMKN 4 Sukabumi

Tandu darurat adalah tandu yang sering sekali di gunakan ketika dalam keadaan darurat atau mendesak yang diluar dari perkiraan atau kemampuan manusia misalnya tidak ada (kurang)nya tandu atau lintasan yang tidak memungkinkan untuk membawa tandu yang sudah ada. Misalnya ketika di hutan ataupun lembah yang mana dalam keadaan itu tidak mungkin untuk membawa tandu yang sudah ada atau sudah jadi, maka dalam keadaan itulah tandu darurat ini dipakai.
Adapun pengertian tandu darurat itu sendiri adalah: sebagai alat transportasi darurat yang dibuat dengan menggunakan alat atau bahan yang seadanya.

Dalam kegiatan PMR, hal-hal yang biasanya digunakan dalam pembuatan tandu darurat adalah sebagai berikut:

  • bambu atau kayu
  • tali
  • mitella
  • selimut

Adapun uraiannya adalah sebagai berikut:

  1. 2 (dua) buah bambu panjang yang memiliki ukuran panjang 225 cm atau yang disebut ibu tandu.
  2. 2 (dua) buah bambu pendek yang memiliki ukuran panjang 60 cm atau yang disebut anak tandu.
  3. 2(dua) buah tali tandu yang memiliki panjang 13 m dan memiliki ukuran diameter 3,5,8 ml
  4. 3 (tiga) buah mitella yang memiliki ukuran segitiga sama kaki yang panjang kakinya 60 dan lebar 125 sebagai alas tandu agar korban merasa  nyaman.
  5. 2 (dua) buah mitela yang digunakan sebagai pengikat korban, agar korban tetap dalam posisi dan tidak jatuh dari tandu ketika melewati lintasan yang sulit, misalnya didaerah tebing dan lintasan-lintasan yang dikhawatirkan korban dapat terjatuh.

PHTO0854 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi

PHTO0692 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi

PHTO0666 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO06811 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO06881 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO0718 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO0720 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO07391 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO07531 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO0755 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO0761 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO0767 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi  PHTO0770 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi PHTO0856 300x225 PMR SMKN 4 Sukabumi

 

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

What is the outer covering of a tree?