Tulisan ini hasil dedikasi untuk “Kompetisi Essai Mahasiswa Tempo Institute 2010″

Pekerjaan dengan penghasilan tinggi, materi berlimpah, pendingin ruangan disetiap sisinya merupakan pekerjaan yang didambakan setiap manusia. Pekerjaan sedemikian bukan hal mudah untuk didapatkan, apalagi di negara semacam Indonesia yang kita ketahui penghasilannya jauh dibawah negara lain. “Gaji seorang guru di Malaysia saja dengan kualifikasi strata 1 rata-rata mencapai 1.600 ringgit atau setara 5 juta rupiah” kata Direktur Pusat Pendidikan Malaysia, Darsham Daud [1]. Jelas lebih tinggi dibanding gaji guru di Indonesia yang rata-rata 1-2 juta. Masalah keterbelakangan daerah-daerah, disparitas ekonomi dan pembangunan, serta ketidakmampuan masyarakat daerah untuk keluar dari masalah kesejahteraan dan kemiskinan berkaitan dengan pendapatan rakyat. Sedikitnya gaji yang ditawarkan didalam negeri memicu bangsa asing untuk memberikan tawaran dengan gaji yang lebih. Banyak mahasiswa pasca pendidikan atau disebut juga sebagai sarjana yang beralih keluar negeri untuk mendapatakan apa yang mereka inginkan. Hal ini sangat berdampak negatif kepada Indonesia, yang seharusnya mereka berkontribusi kepada pembangunan negara Indonesia justru mereka membangun negara orang lain.
Read the rest of this entry »

Tags: , , ,