Cikole Punya Cerita- Outbond AMT Beswan Djarum –part 2
Filed Under : beswan djarum by Nisfani Syahrien
May.6,2011Ini cerita tentang filosofi jembatan tali dua,.yang diceritakan oleh Bpk. Ronny, pimpinan Detasemen zone 235, 28 Januari 2011.
Jembatan tali dua, inti permainannya adalah, kita harus melewati jembatan yang terdiri dari 2 utas tali baja, satu tali untuk pijakan, dan satu tali lainnya di depan kepala untuk pegangan.. di bawah jembatan itu, ada jurang, dan kita hanya ditopang oleh seutas tali, yang bakal menyelamatkan kita kalo kita jatuh dari jembatan. Mungkin sebenernya permainan ini ga seberapa menakutkan atau menegangkan, Cuma lewat gitu doank.. ternyata ketika dicoba, di tengah perjalanan jembatannya ga Cuma diem,.. jembatannya digoyaang…!! alhasil kita yang berada di tengah-tengah jembatan harus berjuang bertahan sekuat tenaga menyeimbangkan supaya gak jatuh.. dan finally akhirnya bisa nyampe juga diujung,. Banyak yang teriak, nggak sedikit yang nangis, dan ada juga yang sampe trauma..

Pose Fenomenal Lizta
Ada apa dibalik permainan jembatan tali dua? Ternyata ada filosofi besar di dalamnya..
Semuanya berawal dari persepsi. Pandangan kita terhadap sesuatu. Pandangan ini dapat mempengaruhi tindakan yang akan kita ambil, dan akan mempengaruhi keputusan kita. Seperti jembatan tali dua, persepsi awal kita adalah, kalau kita takut, merasa serem, tegang dan gak ingin mencoba, itu akan mempengaruhi tindakan kita. Kita akan semakin takut melangkah, tangan dan kaki gemetar, dan akhirnya perasaan akan takut jatuh pun semakin menyerang.. tapi kalau dari awal kita merasa tertantang, merasa pasti bisa, dan berani mencoba, diapain aja di tengah – tengah, enjoy ajaa..
Nah,yang ingin dibangun disini adalah bagaimana membentuk pandangan positif terhadap suatu hal.
Khusus tali dua ini, bisa diibaratkan adalah sebuah proses dalam menggapai cita – cita. Tujuan di ujung adalah cita – cita kita, langkah kita adalah bagaimana kita meraih cita – cita itu, dan goyangan tali adalah hambatan – hambatan. Semakin kita teriak – teriak di tengah jembatan karena digoyang, goyangan itu malah akan semakin kenceng, dasar emang instrukturnya seneng banget ngeliat orang tersiksa.. begitu juga dengan masalah – masalah yang kita hadapi dalam menggapai impian kita, semakin kita mengeluh dengan masalah itu, masalah bukannya akan terselesaikan, malah akan semakin bertambah berat ujiannya..
Kita boleh berhenti sejenak jika masalah datang menghadang,untuk namun jangan lupa untuk kembali melangkah menggapai impian dan cita ketika masalah tersebut telah berhasil diatasi. Kita harus tetap mau melangkah melanjutkan perjalanan, kita harus berani! Meskipun tidak menutup kemungkinan dalam perjaalanan kita nanti masih akan ada masalah lagi.. jangan hanya berkutat di sekitar permasalahan terus. Kita harus mempunyai tekad yang kuat bahwa kita akan terus melangkah, punya keyakinan yang kuat bahwa kita bisa mencapai tujuan. Dan, pantang untuk menyerah. Kalo nyerah, alamat jatuh deh ke jurang..
Boleh berhenti sejenak untuk mengatasi masalah, setelah itu harus kembali melangkah, mencapai tujuan dengan tekad yang kuat, dan pantang menyerah.
Seorang pemenang bukan tidak pernah gagal, tetapi seorang pemenang tidak akan melemparkan masalah. Ketika jatuh, harus bangkit lagi. Harus punya daya juang yang tinggi, pikiran positif dan keyakinan yang kuat. Di sini, saat kita digoyang,kita harus tetep punya pikiran positif bahwa kita bisa lewat jembatan ini, harus tetep punya tekad yang kuat untuk menyelesaikan permainan ini, yang penting tekadnya harus kuat, jadi walaupun tubuh udah gak kuat lagi, tekad yang kuat tadi bisa memotivasi tubuh untuk tetep kuat dan bisa bertahan.
Tekad yang kuat, dapat memotivasi kita mencapai tujuan
Nothing impossible! Jika kita tahu kita punya kekurangan, yang harus kita lakukan adalah hanya terus berusaha dan mencoba lebih banyak dari yang lain. Jangan banyak mengeluh, merasalah kita belum melakukan apa-apa. Dan yang tak kalah penting, semangat!!!
[setelah ini ditampilkan video tentang seorang pria yang mempunyai cacat fisik,tdk mempunyai tangan dan kaki, namun hidupnya tidak berbeda dengan masnusia normal pada umumnya, bahkan, ia lebih berprestasi, ia menjadi motivator hebat dan terkenal. Ada juga seorang atlet dunia yang juga memiliki keterbatasan namun prestasinya luar biasa. Yang tak kalah hebatnya, seorang pilot wanita adalah seorang remaja yang tidak memiliki tangan.Subhanallah.]
Seringkali manusia yang diberi anugerah kelengkapan fisik, memiliki mental seperti orang cacat. Tanpa disadari, kita terlalu banyak mengeluh dan memberikan excuse atas ketidakmampuan kita. Seperti, “wajar saja,.orangtua saya miskin,.” Atau “ya wajar lah,.saya tidak kuliah di universitas terkenal seperti dia”..seringkali kekurangan kita dijadikan alasan ketika kita tidak mencapai keberhasilan. Padahal, yang harus dikoreksi adalah diri kita sendiri.
Yang paling pantas disalahkan atas ketidakberhasilan kita adalah diri kita sendiri, bukan keadaan atau orang lain.
Ketakutan adalah sesuatu yang harus dihadapi, bukan dihindari. Orang yang menghindar hanyalah seorang pengecut, belajarlah menjadi seorang pemenang. Muhammad Ali, petinju dunia berkata: “Untuk menjadi seperti saya, harus memiliki 2 hal, keinginan dan kemampuan. Tetapi yang utama adalah keinginan”.
To be a winner, all you need just two, will and skill.
But the most important is will.-Muhammad Ali
Finished on may 3,2011. 00.28

Tags :
