Beswan Djarum: Nation Building Indonesia Digdaya

Berbeda dari biasanya, kali ini aku mau berbagi pengalamanku menjadi Beswan Djarum. Beswan Djarum adalah sebutan bagi penerima Beasiswa Djarum Plus. Terus terang nih, aku merasa bangga mendapatkan beasiswa ini. Selain seleksi yang kompetitif, kuota penerima beasiswa juga terbatas. Universitas Airlangga misalnya, Beasiswa Djarum Plus diberikan kepada 14 mahasiswa terpilih. Beasiswa ini juga cukup bergengsi di kampus. Selain uang sebesar 750 ribu per bulan, Beswan Djarum juga mendapatkan pelatihan-pelatihan selama setahun ke depan. Pelatihan-pelatihan itu meliputi Nation Building, Character Building, Leadership Training, Debate Competition, dan Writing Competition. Inilah yang membedakan Beasiswa Djarum Plus dengan beasiswa-beasiswa lain. Keren kan?

eksis-seperti-biasa

Nation Building bertajuk Indonesia Digdaya menjadi agenda pertama para Beswan Djarum. Acara ini berlangsung pada tanggal 25-29 November 2011 di Semarang. Mahasiswa dari berbagai penjuru nusantara berkumpul dalam serangkaian kegiatan bertema Wawasan Kebangsaan. Mereka terbagi menjadi empat regional besar, antara lain Surabaya, Semarang, Bandung, dan Jakarta. Setiap regional terdiri dari mahasiswa dari berbagai daerah. Regional Surabaya misalnya, meliputi mahasiswa dari daerah Surabaya, Malang, Bali, Samarinda, Banjarmasin, Makassar, Palu, dan lain-lain. Tentu saja, acara ini menjadi ajang pertemuan dan pertemanan bagi para Beswan Djarum yang memiliki kemajemukan latar belakang budaya.

industri-kretek

Nation Building tahun ini memiliki tiga kegiatan inti, yakni Talk Show dan Diskusi Kebangsaan, Cultural Visit, dan Malam Dharma Puruhita. Bagiku, Talk Show dan Diskusi Kebangsaan cukup berkesan. Acara ini dipandu oleh Dr. Yudi Latif, Guru Besar Tata Negara Universitas Diponegoro. Talk Show kali ini mengulas pentingnya Pancasila sebagai dasar negara. Beswan Djarum diajak untuk memahami dan mengaktualisasikan Pancasila untuk menjadikan Indonesia semakin baik di masa depan. Acara ini ditutup oleh konser Ari Lasso yang menurutku keren banget. Sekadar curhat nih ya… Dulu selama jadi Piscrew, aku cukup sering meliput konser dan bertemu artis kaliber nasional. Apalagi ada Mas Hasyim yang menurutku adaaa aja akal buat minta foto bareng dengan mereka (hehe). Semenjak dan selama kuliah, jarang-jarang euy ada kesempatan begini!

kunjungan-ke-menara-kudus

Pada acara Cultural Visit, seluruh Beswan Djarum diajak berkeliling Kota Kudus. Tempat-tempat yang dikunjungi tentu saja yang dinaungi oleh Perusahaan Djarum, antara lain Pusat Pembibitan Tanaman, Pusat Pengolahan Limbah, Industri Kretek, dan GOR Djarum. Tempat yang menurutku paling berkesan adalah GOR Djarum. GOR ini menyediakan berbagai fasilitas untuk mengoptimalkan potensi atlet-atlet bulu tangkis Indonesia. GOR ini juga menjadi saksi perjalanan karir beberapa pemain bulu tangkis legendaris Indonesia. Di GOR ini, para Beswan Djarum juga melakukan kegiatan membatik sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Indonesia. Sebagai debater kampus, aku mendapatkan banyak sudut pandang positif mengenai eksistensi perusahaan rokok di Indonesia. Jika nanti dalam kompetisi debat aku mendapatkan mosi tentang itu, aku yakin dapat mengelaborasi argumentasi dari aspek ekonomi dan pendidikan dengan baik.

persiapan-membatik

Malam Dharma Puruhita (MDP) menjadi puncak acara Nation Building. Beswan Djarum yang sebelumnya dibagi menjadi dua kelompok besar, yakni tim wayang dan tim choir, semuanya unjuk gigi dalam acara ini. Jadi, MDP ini adalah acara dari, oleh, dan untuk Beswan Djarum. Rektor ITB turut memberikan sambutan pada pembukaan acara. Selain itu, yang menjadi Master of Ceremony adalah presenter terkenal, yakni Ersa Mayori dan Aditya (Itu lho… where gossip can be fun!). Mereka membuatku teringat lagi dengan Mas Hasyim. Coba ya ada Mas Hasyim… pasti bisa foto bareng… hahahahaha! MDP menampilkan pagelaran yang merupakan kolaborasi budaya dan teknologi multimedia. Acara ini juga menjadi momentum pengukuhan Beswan Djarum 2011 dan pemberian hadiah bagi para pemenang lomba Karya Tulis Ilmiah dan Blog (para Beswan Djarum 2010). Asal tahu saja, pemenang pertama lomba KTI mendapatkan uang senilai 30 juta dari Djarum Foundation. Untuk lomba blog, pemenang pertama mendapatkan MacBook Apple! Langsung semangat banget menulis nih semua Beswan Djarum 2011!

yel-yel

Nation Building memberikan kesan tersendiri dan berbeda-beda bagi setiap individu. Ada yang terkagum-kagum dengan hotel bintang lima tempat Beswan Djarum menginap, ada juga yang mengungkapkan pengakuan so sweet… Temanku yang dari Samarinda misalnya. Baginya, menjadi Beswan Djarum adalah sesuatu banget dan alhamdulillah yah! Mengikuti serangkaian acara dari Beasiswa Djarum Plus berarti mengunjungi Pulau Jawa beberapa kali. Baginya, berkunjung ke pulau yang penduduknya dikenal produktif ini adalah kesempatan yang berharga. Teman-temannya di kampus juga berkata demikian. Buat adik-adikku tercinta di Mojokerto (eaaaa), terutama yang akan segera melanjutkan kuliah… Belajarlah dengan baik sejak semester pertama. Beasiswa-beasiswa dan program-program ke luar negeri akan mengajukan persyaratan yang menuntut kalian untuk memiliki prestasi dan track record yang baik sejak awal kuliah. Always do the best dan tetap semangat ya!!! (Norma Sholikah)


Comments

2 Responses to “Beswan Djarum: Nation Building Indonesia Digdaya”

  1. ardik says:

    yoyoyoyoyo …that imagine in my mind

  2. normasholikah says:

    Iya nih berro, blog kamu apa? Mau dong nimbruuuung… :)

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

About The Author

A writer A humble learner His admirer

Welcome To Our Site...

Fusce sed justo. Vestibulum eget pede. Pellentesque venenatis nisl et nulla. Nulla malesuada tincidunt nunc. Praesent erat diam, sollicitudin nec, egestas a, tempor et, felis. Aliquam ante lectus, vehicula ac, commodo sed, luctus a, turpis. Aliquam vehicula quam porttitor felis. Quisque metus ante, molestie sit amet, adipiscing sed, vulputate scelerisque, arcu. Nunc suscipit sem e.