You are here: Home > Happy Reading > Tokoh Misbach Yusa Biran

Tokoh Misbach Yusa Biran

clip image001 Tokoh Misbach Yusa Biran

Misbach Yusa Biran (lahir di Rangkasbitung, Lebak, Banten, 11 September 1933; umur 78 tahun) adalah sutradara film, penulis skenario film, drama, cerpen, kolumnis dan sastrawan Indonesia serta pelopor dokumentasi film Indonesia. Ia lahir dari pasangan yang berasal dari Minangkabau (ayah) dan Banten (ibu). Biran menikah dengan aktris Nani Widjaya pada tahun 1969, dan dikarunia dengan enam orang anak, dan dua di antaranya mengikuti jejak mereka di dunia film, yaitu Cahya Kamila dan Sukma Ayu.

Beliau memasuki dunia film sejak 1954, kemudian karirnya diseling-seling dengan kegiatan di bidang pers dan menulis cerpen. Naskah dramanya yang terkenal adalah Bung Besar (1957). Kumpulan cerpennya mengenai dunia film dibukukan dengan judul “…Oh, Film…” mengalami cetak ulang berulangkali.

Pada tahun 1967, beliau terpilih sebagai sutradara terbaik untuk filmnya “Di Balik Tjahara Gemerlapan” dan penulis terbaik untuk “Menyusuri Jejak Berdarah”. Pada tahun 1973-1995, Biran mengajar di IKJ untuk mata kuliah Penulisan Skenario.

Sejak tahun 1971, beliau mulai merintis berdirinya Arsip Film, Sinematik dan mulai melakukan penelitian sejarah film Indonesia. Dan pada tahun 1974, Yusa mengajar Sejarah Film Indonesia dan Penulisan Skenario Film di berbagai kursus dan lokakarya yang diselenggarakan untuk menatar orang film.

Sinematik Indonesia berdiri pada tahun 1975 sebagai arsip pertama di Asia Timur. Lembaga itu dipimpin oleh Biran sampai tahun 2001. Selain karya buku “Sejarah Film 1900-1950”, saat ini Yua sedang menyiapkan penulisan sejarah film 1950-1967.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Switch to our mobile site