Another Trip to Berastagi V.1

Haloooooooo all fans yang sudah kangen ma tulisan blogku, memasuki bulan liburan yaitu bulan Desember pastinya banyak teman-teman sekalian yang jalan-jalan ke sana kemari kek semut. Nah, kebetulan kemarin baru saja aku juga melakukan trip pendek ke berastagi. yah klo diitung-itung jaraknya dengan kota Medan cukup dekat. hanya perlu 2 jam perjalanan. Klo dari orang Medan sendiri, Brastagi itu tempat yang paling favorit dikunjungi sewaktu liburan. Apalagi pas liburan sekolah, jangan ditanya lagi keramaiannya.

Nah untuk menghindari padatnya kota Brastagi, kami pun perginya pas pertengahan Desember. Di mulai dari rencana pergi jam 7 pagi eh akhirnya molor mpe jam 1 siang baru berangkat. Gara-gara itu tuh, nungguin pemilik mobil yang kami tumpangi a.k.a si Robert yang paling mungil diantara yang ikut. (lihat digambar deh sapa yang paling mungil ^^)

Tujuan pertama dari perjalanan kami adalah TAL (Taman Alam Lumbini) yang merupakan salah satu objek wisata baru di Berastagi. TAL merupakan salah satu tempat beribadah bagi umat Buddha. Untuk info selanjutnya mungkin bisa melihat ke website TAL

mesintrip_03mesintrip_11mesintrip_14Keterangan (Atas ke Bawah) :

1. Tampilan depan TAL

2. Bersama teman-teman foto di depan TAL

3. Jembatan penghubung di dalam lingkungan TAL

Okey, abis dari TAL, kami berpikir2 lagi hmmm maunya kemana yaa.. dan setelah dipikir2 ga ad tempat tujuan selanjutnya. so ya check in dulu di Hotel City Int. Kebetulan karena bukan masa peak-season jadi kamar pun cukup murah, sesuai dengan kantong. Satu malam disana kira-kira 200 ribu rupiah (untuk yang ingin tau perkiraan biaya). Dan kalau mau di bilang sih, kamarnya tergolong kecil, pas buat tidur 3 orang. Karena kami ada 8 orang. Maka terpaksa acara berbagi kamar pun terjadi. Satu kamar kita paksa menjadi 4 orang. Hahahaha. Biar murah gitu loo…

mesintrip_27Keterangan Gambar :

Bagian depan receptionist dari hotel City Int.

Sehabis check in n mandi. Kami pun pergi berangkat untuk makan malam di area kota Berastagi di malam yang sangattttttt dinginnn… Banyak sekali makanan disepanjang jalan Veteran kota Berastagi. Tinggal di pilih di pilih… Kami pun akhirnya memilih salah satu warung untuk makan malam. Disana saya memesan satu porsi ikan nila bakar, satu porsi kerang rebus, dan minumnya is Bandrek Susu untuk menghangatkan badan. Yah total2 38 ribu juga kandas untuk makan disana. hahahaha. Sehabis makan, kami pun berjalan-jalan agar makanan yang barusan di makan dapat dicerna di dalam tubuh. Setelah itu, akhirnya tiba lagi di hotel. Pas pulak malam itu ternyata ada gerhana bulan total. So akhirnya sambil kongkow-kongkow kita pun melihat fenomena alam yang jarang terjadi. Karena kondisi badanku pada saat itu agak kurang sehat. Akhirnya saya pun tidur duluan daripada teman-teman saya. Mereka sih keasikan main kartu. Qlo aku mah uda tidak tahan. So sleep dulu lah.

Pagiiiiiiiiiii pun tiba. Dan yang parahnya terlihat teman-teman masih main kartu…. Olala, main kartunya dari malam mpe pagi kali yaaa??? Serasa hidup mereka cuma untuk main kartu. Rupanya bukan. Karena untuk menunggu teman-teman lain siap2 maka mereka memanfaatkan waktu yang tidak berguna untuk bermain. Alangkah indahnya hidup ini kalau digunakan untuk bermain saja…. Hahahaha.

Setelah smuanya siap. Kami pun Check Out dari Hotel dan langsung menuju Mickey Holiday. Di Mickey Holiday terdapat Funland yang terdapat bermacam-macam permainan di dalamnya. Pintu Masuk dari Funland tersebut 55ribu rupiah All You Can Play.  Sesuai dengan plan pada awalnya, kami bermain disana hampir seharian. Mulai dari main Bom-Bom Car, Flying Fish, Rolling Stone, Tyrex dan bermacam-macam permainan. Setelah puas bermain dan waktu pun sudah sore. Kami pun memutuskan untuk kembali ke Medan. Akhirnya trip singkat ini berakhir juga. Plan selanjutnya sih mau ke Prapat. Mudah2an bisa terlaksana. Hahahaha.

mesintrip_32mesintrip_34mesintrip_36Keterangan :

- Pintu Masuk Funland

- Istirahat sejenak di Area Funland

- Tyrexxxx goarrrr. ^^

Mungkin cuma sedikit yang bisa saya share kali ini. Karena mungkin keterbatasan waktu juga sih. Dan di tengah kegalauan skripsi. Mudah-mudahan ada yang berminat nih mengunjungi Berastagi. Hehehe..

W H Y 3 huruf maut tentang budaya Indonesia

Nah, untuk mengikuti lomba blog kali ini, saya membuat suatu rumusan yaitu dengan W,H,Y. Yap, betul sekali, kenapa? Kenapa kita harus mengetahui budaya Indonesia? Kenapa kita harus menjaga budaya Indonesia? Sebenarnya banyak sih, huruf-huruf yang bisa digunakan. Namun, kebetulan yang pas di hati saya sih WHY.(walaupun dalam bahasa Inggris gapapa lah ya.. hehehe)

Adapun artikel yang saya sertakan pun sesuai dengan W,H,Y :

1. It’s a big Wow. (Wow)w

Di artikel ini dijelaskan beraneka-ragam budaya Indonesia sehingga membuat kita terkagum-kagum dan mengucapkan kata “WOW”

2. Ceritaku tentang Budaya Indonesia (How)h

Nah, kalau artikel ini sih tentang bagaimana (HOW) cara saya dalam mengapresiasi budaya Indonesia.

3. It’s Started from You (You)y

You. Yap. Kamu. Semuanya bermulai dari kamu, kamu dan kamu yang berarti dari diri kita sendiri untuk menjaga dan melestarikan budaya Indonesia yang begitu beraneka-ragam

Demikianlah, penjelasan saya tentang tema blog kali ini yaitu “BUDAYA INDONESIA” dengan sub tema “Beswan Djarum dalam mengekspresikan ragaman Budaya Indonesia dalam kehidupan sehari-hari”. Semoga artikel yang dikarang ini dapat memberikan hasil yang terbaik.

Tags: , , , ,

Dimulai dari Kamu (You)

5_resize1

Sebenarnya, saya ingin bertanya-tanya kepada para pembaca maupun teman-teman saya, “BANGGAKAH KALIAN DENGAN BUDAYA INDONESIA???” Karena kebanyakan orang saat ini telah mengikuti budaya barat maupun budaya dari negara lain. Sebut saja K-Pop dari Korea sana. Sampai-sampai di Indonesia bermunculan banyak boyband-boyband dan girlband-girlband. Bukankah hal ini berarti ibaratnya kita mengikuti yang lagi ngetrend di budaya negara tersebut. Walaupun kita tau, hak bermusik dan berbagai macam musik boleh saja dikreasikan sesuka yang kita mau.

Pernah suatu hari, teman saya bertanya kepada saya, loh? Kok kamu suka kali mendengar lagu-lagu Indonesia? Ga keren amat sih. Mendingnya dengar lagu-lagu barat donkkkk. Pemikiran saya sih, loh? Lu ga Indonesia banget sih? Kita kan di Indonesia harusnya ya pertama-tama hargai dulu donk merek Indonesia kita. Tapi akhh.. daripada berselisih paham, saya cuma jawab “iya-iya” aja. Ngapaen juga diladeni. Hahaha. Bikin stress sendiri ntar.

Yah benar sekali, buat ngehargai dan menjaga Budaya Indonesia tuh harus dimulai dari diri kita sendiri. Lucu juga kalau tiba-tiba saya menyuruh para pembaca “woeeee, jangan lupa jaga budaya Indonesia kita” Tentunya orang-orang bakal lari 100 km/jam. Hahaha. Tapi yang bisa diberikan mungkin berupa nasehat-nasehat. Tetapi, yah dimulainya tetap dari diri kita sendiri. Kalau seseorang tuh emank uda ga menghargai budayanya sendiri dan lebih mengagung-agungkan budaya lain. Bagusan dia ke negara lain tersebut aja deh. Yah, boleh-boleh saja kita mengenal budaya negara lain. Tetapi jangan sampai kita melupakan budaya kita sendiri donk… Gawat juga ntar kalau semuanya pada punah. Yang ada anak-cucu kita tidak lagi mengenal budaya Indonesia dan cenderung mempelajari budaya barat maupun budaya negara lain.

Nah, sekali lagi it’s started from you (kayak mau reformasi aja merdeka merdeka merdeka. Sekali merdeka tetap merdeka.lol). Dari tadi saya bahas musik-musik terus, yup benar, saya sih penikmat musik. Namun, masih banyak kok hal-hal kecil yang bisa kita perbuat untuk mendukung budaya Indonesia. Misalnya seperti yang saya bilang di artikel sebelumnya, yaitu langkah memakai batik, terus lagi mengevote buat pulau komodo di websitenya New 7 wonders. Nah ada juga yang bisa kita perbuat untuk Indonesia khususnya budaya kita misalnya kita melestarikan bahasa daerah. Kan banyak yang uda mau punah tuh… hmm.. apalagi yah??? Menghadiri pagelaran seni dan budaya juga boleh tuh… Nah, kebetulan yang saya salut dari PT. Djarum itu yaitu sekarang ini ada yang namanya DJARUM APRESIASI BUDAYA. Nah, mendukung dan menghadiri event-event yang dibuat tersebut pun bisa jadi merupakan apresiasi kita terhadap budaya kita.

41Salah satu bentuk acara DJARUM APRESIASI BUDAYA

Well, well, well sekarang kita buat deh penutupnya. Beranekaragam budaya Indonesia, seharusnya kita bangga donk jadi bangsa Indonesia. Di tempat lain ga akan deh dijumpai begitu banyaknya ragam budaya seperti di Indonesia. Oleh karena itu, marilah kita saling menjaga dan membuat agar budaya Indonesia kita akan selalu utuh dan akan bertahan untuk selamanya…

Tags: , , , ,

Ceritaku tentang Budaya Indonesia (How)

Nah, di artikel sebelumnya kita kan uda membicarakan betapa luasnya dan beranekaragamnya budaya di Indonesia. Skrg, saya akan membagikan cerita dan pengalaman saya mengenai budaya Indonesia. Mungkin pengalamanan saya masih sedikit. Namun, mudah-mudahan pengalaman saya ini akan menjadi menarik bagi kita semua.

Hmm.. mau di mulai dari mana ya?? Klo di kehidupan sehari-hari sih, kebetulan kuliah di universitas negeri yah banyak berkumpul dengan teman-teman yang memiliki beragam sukunya. Apalagi semenjak mendapatkan Djarum Beasiswa Plus dan sebagai Beswan Djarum, teman-teman dari berbagai daerah dan suku pun berbaur. Dan I think it’s a very special. Karena terus terang aja, dulu-dulu waktu kecil masih jarang berkumpul dengan teman-teman dari berbagai daerah. Notabenenya sekolah pun, satu etnis semua. Tapi dengan status sebagai beswan djarum, sangat menyenangkan sekali mengenal orang dari berbagai daerah yang tentu saja membawa berbagai macam budaya dari daerahnya masing-masing. Berikut ini adalah beberapa foto saya dimana bergabung dengan suku yang berbeda-beda tetapi kita bisa tetap satu.

lpusu_tapsel_207survey_124deddy_silatnas_093

Keterangan :

1. Sewaktu bersama tim LP-USU survei di Tapanuli Selatan

2. Teman-teman kampus sewaktu survei PKS di Gohor Lama

3. Bersama temen Beswan Djarum Medan di Candi Borobudur

Saya juga sangat mendukung bila ada pameran-pameran mengenai keanekaragaman budaya Indonesia. Namun, sepertinya informasi-informasi pameran tersebut di kota saya masih sangat sedikit. Maklumlah, soalnya kotaku juga bukan kota budaya. Jadi, sangat sedikitlah orang yang mau melaksanakan pagelaran budaya. Apalagi di kampus, mungkin yang paling sering melaksanakannya hanyalah mahasiswa-mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya (di Universitas Sumatera Utara). Sedangkan mungkin masih banyak mahasiswa dari Fakultas lain yang kurang memperhatikan budaya Indonesia itu sendiri. Padahal kalau mau di pelajari, Budaya Indonesia sangatlah menarik. Sampai-sampai banyak orang dari luar negeri khusus datang ke Indonesia hanya untuk mempelajari budaya Indonesia.

Mungkin, kalau untuk saat ini, saya hanya bisa melakukan hal-hal kecil untuk mempertahankan budaya Indonesia kita. Sebagai contoh, saya ikut memvote buat Pulau Komodo agar menjadi New 7 Wonders yang merupakan salah satu keajaiban dunia. Contoh lainnya adalah membudayakan dan memasyarakatkan pakaian batik. Mungkin langkah ini sangatlah sederhana, tapi yah sekedar mengapresiasi pakaian batik yang sangat terkenal hingga ke penjuru dunia. Perasaan pada saat memakai pakaian batik tersebut adalah perasaan bangga bahwa kita adalah INDONESIA.

img-20111023-00079
astonKeterangan :

1. Memakai Batik sewaktu acara Peluncuran Buku dan Dhamma Talk Purbhu Tashi Rinpoche dan Y.M Bhikkhu Khemanando

2. Bersama-sama panitia acara Peluncuran Buku dan Dhamma Talk Purbhu Tashi Rinpoche dan Y.M Bhikkhu Khemanando

Tapi yang paling menarik, adalah cara apresiasi beberapa teman saya terhadap budaya Indonesia juga ditunjukkan dengan mempelajari beberapa tari daerah seperti tari Saman maupun tari Melayu. Contohnya, salah satu teman Beswan Djarum Medan yang juga merupakan teman saya di organisasi Keluarga Mahasiswa Buddhist (KMB) – USU. Dia mempelajari tarian-tarian tersebut. Dan menurut saya, hal tersebut adalah sangat luar biasa. Hmm…. Pengen juga bisa nari seperti itu, but dipikir2 lagi… hahaha. Ntar jadi topeng monyet pulak kalau saya nari. Hahahaha.

tra2011_121Teman-Teman KMB-USU membawakan tarian Saman dari Aceh

Sebenarnya, saya ingin berkontribusi lebih banyak sih kalau mengenai budaya Indonesia, namun kadang-kadang saya bingung kontribusi apa dan bentuk apresiasi apa yang bisa saya berikan lagi untuk Indonesia ini??? Kemungkinan karena keterbatasan sarana informasi juga. Dan mungkin kadang-kadang ada sinyal “malas” yang muncul di diriku. Tapi percayalah percayalah percayalah, bahwa saya sangat ingin ingin ingin mempelajari lebih luas tentang budaya Indonesia.

Ini ceritaku, mana ceritamu????? (kayak iklan Indomie aja, eits…. Tidak boleh beriklan dicerita ini. Hahahaha.)

Tags: , , , ,

It’s a big Wow. (Wow)

Hmm…. Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita dapat berkumpul disini untuk melihat blog saya. (heh??? Kok jadi kek pidato???) hahaha. Terlalu bertele2… skip skip…

Pertama-tama, saya sangat kebingungan untuk menulis di blog ini, karena tema yang dilemparkan untuk mengikuti perlombaan blog Djarum Beasiswa Plus ini sangat simpel, tapi menggemparkan sekaliii yaitu tentang “BUDAYA INDONESIA”. Mengapa saya bilang simpel? Karena it’s all about INDONESIA…. Sejarahnya saya kan orang Indonesia gitu loh… Masa orang Indonesia tidak bisa menjelaskan tentang Indonesia? Klo ud bicara tentang Indonesia, apalagi budayanya. Tentunya teman-temin telah mengetahuinya, sangatlah luas dan apapun bisa dibicarakan mengenai budaya Indonesia itu sendiri. Dan itu merupakan BIG WOW

wowww1222

Jadi, untuk mengikuti lomba blog ini, kan diperlukan 3 artikel, so, saya akan membaginya menjadi 3 buah huruf yaitu W H Y (Wow, How, You). Kenapa harus why? Karena kita harus bertanya kepada diri kita sendiri, “Mengapa kita harus mengetahui dan melestarikan budaya Indonesia?”

Oke deh, daripada berlama-lama lagi (hah? Berlama2 kek daritadi uda lama aja :p) marilah kita mulai dengan huruf yang pertama yaitu “W” stands for WOW.

Seperti yang telah dibilang diatas tadi, Budaya Indonesia adalah “sesuatu banget”. Coba lihat aja deh, tidak perlu jauh-jauh memandang ke kota-kota lain. Kita lihat saja kota dan lingkungan kita sendiri, banyak sekali masyarakat dari berbagai suku yang berbeda-beda. Hal ini memperlihatkan budaya yang berbeda-beda juga. Dan seperti slogan Indonesia “Walaupun Berbeda-beda Tetapi Tetap Satu Jua”

2_resize1

Nah, coba kita liat secara mendalam, First BIG WOW dari Indonesia adalah bahwa berdasarkan sensus terakhir BPS, laporan kepala BPS ke komisi XI DPR RI, ada sekitar 1.128 suku di Indonesia yang berbeda-beda. Beragam suku yang terdapat dari Sabang sampai Merauke hingga saya pun bingung membacanya, hahaha… Tapi hal yang membuat saya bangga adalah meskipun banyak suku, namun semuanya dapat hidup harmonis di dalam satu negara INDONESIA.

Mari kita liat ke Second BIG WOW dari Indonesia, yaitu kita memiliki hampir 750 bahasa daerah. Namun, terdapat banyak kekhawatiran di sektor bahasa daerah ini, karena diperkirakan pada abad 21 ini hanya 10 persen dari bahasa daerah yang akan bertahan. Hal ini dikatakan oleh Kepala Bidang Peningkatan dan Pengendalian Bahasa Badan Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional belum lama ini. Apakah kita ingin melihat begitu banyak bahasa daerah yang terancam punah??? Tentunya TIDAK bukan?

3Simpsons aja bisa bilang begitu

angry-bird

Lanjut lagi, kita lihat lagi fakta lain dari BIG WOW INDONESIA, yaitu dari lagu, sampai tarian-tarian yang luar biasa banyaknya dalam bidang kesenian merupakan salah satu ciri khas negara Indonesia, sampai-sampai ingin di rebut oleh negara tetangga sebelah kita, sebut saja lagu “Rasa Sayange” yang sangat akrab ditelinga kita, hampir saja direbut oleh negara tetangga kita. Hmm.. jangan memunculkan konflik disini juga deh.. hahaha. Seharusnya kita sendiri sebagai bangsa Indonesia harus menjaga dengan baik budaya kita sendiri dunk… Jangan selalu menyalahkan pihak yang lain juga. Hal ini kan membuktikan bahwa kita kurang memperhatikan budaya kita sendiri.

Another BIG WOW? Kayaknya terlalu banyak WOW WOW WOW di Indonesia, contohnya Candi Borobudur, Pulau Komodo, dan masih banyak tempat-tempat lain di Indonesia yang menggambarkan beragamnya budaya Indonesia kita. Belum lagi, baju BATIK yang sangat terkenal hingga ke penjuru dunia sana. Jadi, harusnya kita sebagai bangsa Indonesia harus menjaga dan melestarikan budaya kita. Kalau bisa sih kita memunculkan budaya-budaya baru yang dapat membuat masyarakat Internasional menjadi terkagum-kagum kepada kita. Hahaha….

banner djarumbeasiswaplus

Don’t Forget Vote For Pulau Komodo

Tags: , , , ,

Generasi Penerus Telah Terpilih

Sudah genap setahun angkatan 2009/2010 telah menjalani tugasnya sebagai BESWAN DJARUM. Cukup sedih memang untuk para beswan angkatan 2009/2010 harus menyandang predikat sebagai “ALUMNI”. ^^. Siapa yang nda sedih coba? Soalnya para beswan tersebut sudah tidak menerima uang lagi beasiswa sebagaimana yang telah di terima selama setahun terakhir ini. Tidak ada lagi traning2 yang bisa di ikuti oleh kita. Namun, untunglah kita masih tetap bisa berkomunikasi satu dengan yang lain karena beswan djarum memiliki wadah untuk mengumpulkan para anggota beswan baik alumni dan beswan pada tahun itu.

seleksi-beswan-024

Oleh karena itu, untuk mengantikan tempat kita yang uda tua tua ini (mpe disebut alumni) ^^ , maka dipilihlah anggota beswan baru di seluruh penjuru Indonesia. Di kota saya yaitu MEDAN. Seleksi Beswan DSO MEDAN untuk angkatan 2010/2011 digelar dua hari yaitu pada tanggal 24 dan 25 Semptember 2010 bertempat di kantor Djarum Medan. Total pesertanya yang lolos seleksi dokumen berjumlah sekitar 41 org dari 60an orgyang menyerahkan dokumen2 untuk syarat awal mengikuti pemilihan ini(mcm mau pemilu aj). Pemilihan tersebut dilakukan oleh mas Sapto dan mba Nia yang memang dari tahun ke tahun menyeleksi CABE/CAlon BEswan (istilah teman kami ^^) untuk RSO Jakarta.

Tes dua hari tersebut terdiri dari psiko test, FGD, dan interview. Tes FGD yang lebih dikenal dengan presentasi. Proses berjalananya FGD ini cukup seru. Walaupun beberapa teman2 kita yg ikut seleksi sedikit emosi.(sabarrr.. sabarr…) Namun situasi terkendalikan. Disaat yang bersamaan mas Sapto juga meminta kami memilih 10 nama beswan baru versi Alumni(susah wkt mau mengetik ini. hahaha) dari presentasi ini. Alhasil terpilihlah 10 nama, tapi ntah sesuai ga yah?? hahaha. tapi gapapa lah, toh bukan kita yg menentukan. Sesi interview dilaksanakan hari keduanya. Pada hari itu, kami para beswan terdahulu di suru untuk menemani temen2 yg akan mengikuti tes tersebut. (walau ud alumni tetap harus memperlihatkan kontribusi donkkk…). Kami juga membagi2 info tentang beswan itu sendiri. Dan of course buat saya pribadi mengrequest mereka supaya ikut mengevote blog aku ^^. Banyak ketemu org2 yang seru juga disini. Ketemu dengan org baru juga tentunya dan mengenal lebih banyak lagi orang di belahan dunia ini. (lebay dikit gpp lah). Setelah tes interview seharian selesai, kami pun memberikan oleh2 kepada mba Nia dan mas Sapto. Of course mungkin aj pertemuan terakhir di kantor Djarum. (harus ad dokumentasinya dunk!). hahaha.

Seperti ginilah suasana FGDnya.

seleksi-beswan-011

seleksi-beswan-015

Foto kenang2an mba Nia dan mas Sapto

seleksi-beswan-030seleksi-beswan-028

Tunggu punya tunggu, kapan lah pengumuman hasil beswan tersebut diumumkan. Byk yang sudah menanyakan ke saya. Tapi saya pun masih tidak tahu. Dan akhirnya, akhirnya, akhirnya hasilnya telah keluar. Saya sudah mengetahui hasil tersebut pada tanggal 18 Oktober 2010. Namun, para beswan terpilih baru akan diumumkan tanggal 19 Oktober 2010. Seperti pengumuman2 tahun sebelumnya, yang terpilih pasti selalu di kerjain. Terus terbesitlah suatu ide2 dari pembina dan alumni beswan (*devil mode on*).

Hari H pun tiba. Semua beswan yang terpilih pun sudah terkumpul. Kemudian untuk mengerjain mereka, disurulah koordinator beswan tahun kami untuk menyamar sebagai anggota beswan yang baru. Karena pas penyeleksian kebetulan berhalangan hadir, jadi kemungkinan tidak ada yang mengenalnya. Misi pun akhirnya dijalankan. Skenarionya adalah kita memarahi mereka dan mengatakan bahwa mereka telah membuat kami malu karena terdapat beberapa kesalahan pada berkas yang mereka lampirkan. Tentunya mereka belum mengetahui kenapa mereka dipanggil dikantor. Skenario pun semakin diperkuat dengan sikap pembina kita yang menunjukkan nada kekecewaannya. Suasana pun sedikit tegang kita buat. Dan dibagian akhir, sebagai persyaratan, kita memberikan sebuah amplop dan menyuruh mereka mengisi berkas berkas yang masih kurang lengkap. Dan begitu di buka, SURPRISEEEE “Congratulations, U are BESWAN DJARUM 2010/2011″. Ada yang menanggapi serius hal tersebut, namun ada pula yang tau karena mereka di kerjain.Hahaha. Kemudian dalam kesempatan itu, juga langsung diberi pengarahan lebih lanjut oleh para alumni dan oleh pembina Beswan Djarum DSO MEDAN. Koordinator pun langsung dipilih secara mufakat oleh mereka.

Dan inilah BESWAN BARU KITA dan Koordinator Baru (gara2 ga bawa kamera, ga ad poto yang bagus deh. ckckck)

image979image976

What's Ever, Welcome to the CLUB of BESWAN DJARUM!!!!! Moga2 bisa menjadi Beswan yang baik dan of course, sebagai Alumni jangan lupa kemek2nya dari para beswan baru dunk. hahaha.  SUKSES SELALU buat DSO MEDAN RSO JAKARTA!!! GO BESWAN GO GO GO!!!!

Cara baca dan Alphabet dalam bahasa German

Let’s Started.

Willkommen(Selamat Datang) untuk semuanya

Pengucapan di Bahasa Jerman hampir sama dengan Bahasa Indonesia (untungnya begitu). Ga seperti Bahasa Inggris yang memiliki beberapa cara baca yang agak berbeda. Namun terdapat beberapa cara baca yang berbeda sedikit. Marilah kita mulai dengan cara baca alfabet dari A sampai Z.

A : sama dengan bahasa Indonesia

B : sama dengan bahasa Indonesia

C : sama dengan bahasa Indonesia

D : sama dengan bahasa Indonesia

E : terdapat beberapa cara baca (sama seperti dengan Bahasa Indonesia).

F : sama dengan bahasa Indonesia

G : sama dengan bahasa Indonesia

H : sama dengan bahasa Indonesia

I : sama dengan bahasa Indonesia

J : dibaca Yot

K : dibaca kaaaa (dengan ada hembusan angin), seperti bahasa inggris dibaca kei (dengan hembusan angin)

L : sama dengan bahasa Indonesia

M : sama dengan bahasa Indonesia

N : sama dengan bahasa Indonesia

O : sama dengan bahasa Indonesia

P : dibaca peeeee (dengan ada hembusan angin, sama seperti k)

Q : dibaca ku

R : sama dengan bahasa Indonesia

S : sama dengan bahasa Indonesia

T : dibaca teeee (dengan ada hembusan angin, sama seperti k, dan p)

U : sama dengan bahasa Indonesia

V : dibaca Vau

W : dibaca wee (tapi agak bergetar)

X : dibaca Iks

Y : dibaca Upsilon

Z : dibaca Cet (seperti C)

Kemudian ada beberapa bunyi huruf vokal yang diberi tanda titik(umlaut) diatasnya yaitu :

a-umlaut = ä : cara bacanya ae..

o-umlaut = ö : cara baca oe..

u-umlaut = ü : cara bacanya uiii seperti bibir mengucap [u] tapi lidah berposisi seperti [i]

Diftong :

au : dibaca ao

äu : dibaca oi

eu : dibaca oi

ie : dibaca iiii dengan bunyi panjanggggg

ei : dibaca ai

Beberapa cara baca konsonan pada kata-kata :

ch : dibaca kh, contohnya : Ich (Ikh)

ck : dibaca kk, contohnya : Ecke (ekke)

g : dibaca kh ringan, contohnya : billig (billikh)

h : bila mengikuti huruf hidup tidak dibacakan melainkan sebagai pemanjang bunyi dari huruf hidup tersebut. Contohnya : gehen (geeeen)

j : dibaca y, contohnya: jahre(yahre)

s : dibaca z bila di awal huruf, contohnya : Sie (Zie)

sch : dibaca seperti shy pada bahasa inggris. yaitu dengan posisi bibir agak menjorok ke dpn dan ujung lidah menghasilkan suara mendesis (kekny klo dibaca susah dimengerti, yg ini ambil dari buku sih. haha. tapi tes aj sendiri ^^) contohnya : Tisch (tisss, agak mendesis. ^^)

z : dibaca ts mendesis : Zimmer (Tssssimmer)

sz/ss : dalam bahasa jerman ditulis ß : dibaca ss : heißen (heissen)

Demikianlah sesi satu dari bahasa Jerman. Sebenarnya saya sendiri juga agak kaku dalam mempelajarinya. ^^

Danke..