Yusran Adhitya Kurniawan’s Blog

Tag: Kesenian

Penutup Blog Competition Beswan Djarum 2011

by on Oct.18, 2011, under Beswan Djarum, Budaya Indonesia, Djarum Beasiswa Plus, Kesenian, Softskill

  1. STRATEGI PENGGUNAAN “SUNDAY EXPO IS CIREBON’S DAY” DI ALUN-ALUN KEJAKSAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN KEBUDAYAAN, KESENIAN, DAN KULINER KOTA CIREBON.
  2. YUSRAN DAN MAZAAYATUL MENJADI DUTA BUDAYA DAN PARIWISATA KOTA CIREBON 2011.
  3. PERAN GENERASI MUDA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA INDONESIA.
    4 Comments :, , , , more...

    PERAN GENERASI MUDA DALAM MELESTARIKAN BUDAYA BANGSA INDONESIA

    by on Oct.18, 2011, under Beswan Djarum, Budaya Indonesia, Djarum Beasiswa Plus, Kesenian, Softskill

    307631_2088490296153_1362074177_32004533_751161490_n

    Kita Sebagai generasi muda, sudah seharusnya berpartisipasi aktif pada pembangunan kota, khususnya dalam bidang budaya. Partisipasi tersebut dapat dilakukan melalui para generasi muda yang mempunyai kemauan, kemampuan, dan harapan yang besar untuk membangun suatu daerah lebih baik lagi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk bersama-sama meningkatkan potensi yang ada di suatu daerah. Potensi yang dimiliki setiap daerah di Indonesia sangatlah besar karena begitu banyak budaya, kesenian, suku, ras, bahasa, agama, dan kepercayaan yang ada di Indonesia. Hal tersebut tentu bukanlah menjadi penghambat untuk kita karena begitu banyaknya perbedaan, namun sebaliknya perbedaan tersebut tentu akan menjadi kekuatan dan kelebihan yang dimiliki Indonesia seperti pada semboyan Bhineka Tunggal Ika, yaitu berbeda-beda tetapi pada hakikatnya tetap sebagai satu kesatuan.

    Generasi muda sebagai elemen yang sangat penting dan tidak bisa digantikan dengan apapun dalam melestarikan kebudayaan yang ada di Indonesia dan sekaligus berkontribusi sangat besar dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia. Saya sebagai salah satu mahasiswa dari Purwokerto menyadari ketika mendapatkan Djarum Beasiswa Plus dan menjadi Beswan Djarum bertemu dengan berbagai teman-teman Beswan dari berbagai penjuru negeri yang memiliki budaya, agama, ras, dan bahasa yang berbeda-beda membuat diri saya menjadi lebih mengetahui akan makna perbedaan tersebut dapat menjadi kekuatan dan nilai hidup yang berharga. Perbedaan tersebut membuat saya mendapatkan informasi, pelajaran, dan pengalaman baru ketika bertemu dengan teman-teman Beswan dari daerah lain yang memiliki budaya yang berbeda. Perbedaan itulah yang membuat kami lebih mengetahui, memahami, dan menghormati satu sama lain.

    edit1

    Permasalahan terhadap masyarakat saat ini yang belum mengetahui, memahami, menguasai, dan mengkomunikasikan budaya lokal perlu suatu cara untuk dapat mengarahkan itu semua. Disinilah peran generasi muda di lingkungan tempat mereka tinggal untuk bersama-sama mengarahkan itu semua melalui pelestarian kebudayaan, salah satunya dengan ikut serta langsung dalam acara festival budaya di daerah masing-masing agar dapat mengenal dan mencintai kebudayaan yang ada di Indonesia sejak dini. Hal inilah yang membuktikan bahwa di pundak pemudalah masa depan pembangunan bangsa dan negara Indonesia, karena pada diri generasi muda tersimpan potensi yang besar dan memiliki daya kreatifitas yang tidak terbatas untuk kesuksesan suatu pembangunan. Begitu juga dalam pelestarian budaya di suatu Negara. Kontribusi dan apresiasi yang besar dari generasi muda sangat diperlukan karena generasi muda sebagai tenaga-tenaga professional yang energik, kreatif, dan inovatif.

    Pemberdayaan generasi muda sebagai frontliner untuk melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia ini sangat dibutuhkan sebagai upaya mempercepat kemajuan untuk dunia industri budaya dan pariwisata Indonesia di masa yang akan datang.

    12 Comments :, , , , more...

    STRATEGI PENGGUNAAN “SUNDAY EXPO IS CIREBON’S DAY” DI ALUN-ALUN KEJAKSAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN KEBUDAYAAN, KESENIAN, DAN KULINER KOTA CIREBON

    by on Oct.18, 2011, under Beswan Djarum, Budaya Indonesia, Djarum Beasiswa Plus, Kesenian, Softskill

    alun-alun-kejaksan-kota-cirebon

    Kota Cirebon memiliki banyak potensi yang belum dikembangkan secara maksimal, termasuk di dalamnya yaitu sektor budaya dan pariwisata. Pengembangan kepariwisataan berkaitan erat dengan pelestarian nilai-nilai kepribadian dan pengembangan budaya yang ada di kota Cirebon yaitu melalui pemanfaatan seluruh potensi budaya lokal dan potensi lainnya yang ada di kota Cirebon. Pemanfaatan disini bukan berarti merubah secara total, tetapi lebih kearah untuk mengelola, memanfaatkan, dan melestarikan setiap potensi yang ada dengan dirangkaikan menjadi satu daya tarik wisata.

    Pembangunan bidang pariwisata melalui suatu pameran (expo) diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, karena sektor pariwisata merupakan salah satu sektor pembangunan di bidang ekonomi yang dapat memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap perekonomian Negara, seperti ada pada UU No.10 Tahun 2009 yang menyebutkan bahwa keberadaan objek wisata pada suatu daerah akan sangat menguntungkan, yaitu meningkatnya Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatnya taraf hidup masyarakat, dan memperluas kesempatan kerja mengingat semakin banyaknya pengangguran saat ini, meningkatkan rasa cinta terhadap budaya, dan pariwisata pada masyarakat.

    logo-pemda-kota-cirebon-150x1501Kota Cirebon merupakan salah satu wilayah tujuan wisata di Indonesia, khususnya di provinsi Jawa Barat karena dapat menawarkan berbagai macam obyek wisata, baik objek wisata sejarah maupun wisata budaya yang tidak dimiliki kota lain di provinsi Jawa Barat atau kota lain di Indonesia. Salah satunya yaitu tari Topeng. Pengembangan kepariwisataan dan kebudayaan di kota Cirebon memiliki arti yang sangat penting dan strategis, karena sektor expo pada hari Minggu (libur) ini sebagai harinya kota Cirebon dimana setiap orang dapat mengunjungi alun-alun Kejaksan yang kaya akan budaya, kesenian, dan wisata kuliner khas kota Cirebon. Sunday expo ini merupakan sektor andalan yang nantinya diharapkan mampu mendukung perkembangan pembangunan daerah dengan cara usaha ekonomi daerah multi sektor, serta pemberdayaan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.


    (continue reading…)

    2 Comments :, , , , more...

    YUSRAN DAN MAZAAYATUL MENJADI DUTA BUDAYA DAN PARIWISATA KOTA CIREBON 2011

    by on Oct.18, 2011, under Beswan Djarum, Budaya Indonesia, Djarum Beasiswa Plus, Kesenian, Softskill

    yusranmazaayatul

    Aku adalah Yusran Adhitya Kurniawan dari Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) sebagai Beswan Djarum DSO Purwokerto (RSO Semarang) Angkatan 25 dan Mazaayatul Fajrin dari Universitas Swadaya Gunung Jati (UNSWAGATI) sebagai Beswan Djarum DSO Cirebon (RSO Bandung) Angkatan 26. Kami adalah mahasiswa penerima Djarum Beasiswa Plus yang terpilih menjadi Juara.1 dalam pemilihan Pasanggiri Duta Budaya dan Pariwisata (Jaka Rara) kota Cirebon 2011 pada hari Jum’at, 23 September 2011 di Hotel Bentani kota Cirebon. Pemilihan Pasanggiri Jaka Rara kota Cirebon 2011 ini benar-benar memberikan begitu banyak arti untuk hidup saya, karena begitu banyak proses yang aku tempuh untuk sampai di acara puncak pemilihan Duta Budaya dan Pariwisata kota Cirebon. Aku adalah salah satu dari 14 finalis yang telah menjalani berbagai macam penjurian. Mulai dari penjurian kemampuan bahasa asing, bahasa daerah (Sunda dan Cirebon), pengetahuan umum, pengetahuan budaya dan pariwisata kota Cirebon, unjuk kabisa, kecantikan (kerapihan), presentasi publik, pemotretan, karantina (14 finalis), dan akhirnya malam puncak acara dengan penjurian terbuka untuk 14 finalis dan 6 besar finalis. Pada akhirnya diumumkan pemenangnya, sebagai berikut:

    (continue reading…)

    15 Comments :, , , , more...

    Looking for something?

    Use the form below to search the site:

    Still not finding what you're looking for? Drop a comment on a post or contact us so we can take care of it!