Wara Alfa Syukrilla

Djarum Beswan Blogs site

Jodoh

Seperti biasanya, saya membaca Qur’an setelah berjamaah magrib dengan papa, mama, dan adik. Tiba-tiba bacaan saya terhenti ketika membaca ayat, “ath-thoyyibaatu litthoyyibiin watthoyyibuuna litthoyyibaat”…
Saya tertegun dan tiba-tiba terdiam beberapa detik.
Kemudian saya membaca ulang, “ath-thoyyibaatu litthoyyibiin watthoyyibuuna litthoyyibaat…” tapi entah kenapa saya kembali macet tidak bisa meneruskan ayat dan terdiam (lagi)…

Mama yang memang sejak awal telah duduk di sebelah saya dan mendengarkan bacaan saya sambil berdzikir kemudian berkata, “Naah itu lho, Nak…” ujar Mama dengan nada ‘koma’. Mama tidak melanjutkan kalimatnya.
Saya tersenyum pada mama. Saya paham ekspresi mama yang seolah bicara: sudah ditetapkan oleh Allah, perempuan yang keji adalah untuk laki-laki keji dan laki-laki baik untuk perempuan yang baik, maka janganlah khawatir akan jodohmu, asal kau fokus menjadi wanita yang baik.

Ah,, ‘jodoh’,, satu kata yang merisaukan banyak insan di muka bumi ini. Baik laki-laki maupun perempuan. Ada yang galau terus-terusan menantikan datangnya pujaan hati.

Tugas kita hanyalah; harus meyakini bahwa jika sesuatu telah ditakdirkan kepada kita, baik rezeki harta, rezeki jodoh, rezeki maut, atau apapun itu, tidak akan pernah sekalipun menjadi milik orang lain. Begitu pun apa yang telah ditakdirkan Allah untuk orang lain, tidak akan pernah sekalipun menjadi milik kita.
Harus meyakini bahwa jodoh bukan satu-satunya hal di dunia ini, maupun di akhirat nanti, yang paling penting dan yang paling berpengaruh dalam hidup kita.

Banyak manusia yang takut tidak mendapat cintanya tapi sedikit yang takut tidak mendapat cintaNya. Ingat, jodoh terdekat adalah kematian. Sudah siapkah kita? Siapakah kita ini bila Allah tidak cinta pada kita? Apalah kita ini tanpa karunia Allah yang memberi nafas dan kehidupan dengan cuma-cuma?

Tugas kita adalah: memperbaiki diri setiap waktu.

Tetap berdoa, tetap menjaga diri :)
Semoga Allah mengabulkan doa kita. Amin

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

what is 4 plus 2?