Wara Alfa Syukrilla

Djarum Beswan Blogs site

Berikan Haknya

3 orang lelaki sedang berkerumun di depan sebuah gedung yang dipagari oleh tanaman, sementara pagar besinya telah digembok. Seorang gadis juga ada disana dengan wajah campur aduk antara sedih, kecewa, menyesal, bingung, kalut, dan sebagainya. Karena penasaran, saya mendekat untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Usut demi usut, ternyata gadis tersebut adalah pemilik sepeda motor yang terparkir di depan gedung. Ia sangat kebingungan karena pagar besi gedung tersebut telah digembok  saat ia pergi sesaat ke bank di sebelah gedung tersebut. Sementara pagar tanaman disana dililiti ranjau besi tajam sehingga ia kesulitan mengeluarkan motornya.

Menurut kalender hijriyah, sekarang tanggal 20 Ramadhan 1436 H.  Pada umumnya, jam kantor saat Ramadhan lebih pendek dari biasanya, termasuk jam kerja gedung ini. Ketidaktahuan dia tentang jam kerja gedung ini selama Ramadhan membuat Ia ‘terlambat’ keluar dari bank dan ‘menyelamatkan’ motornya dari gedung tersebut.

Si gadis berusaha menelepon kesana kemari, mencari nomor pemegang kunci pagar melalui teman-temannya yang bekerja di gedung tersebut. Namun usaha teman-temannya tidak membuahkan hasil, si penjaga tidak bisa dihubungi.

Akhirnya 3 lelaki tadi datang untuk menolong, membantu mengangkat motor itu dan menyeberangkannya melalui pagar tanaman dengan terlebih dahulu ‘mengamankan’ ranjau kawat berdurinya.

Ketika ditanya apa alasan si gadis memarkir motornya di gedung tersebut, rupanya ia menghindari bayar parkir bank.  Pembaca, perlu diingat bahwa Allah mengaruniakan rezeki lewat berbagai jalan. Dan sangat mungkin ada hak juru parkir dalam harta yang kita miliki. Itulah fungsinya zakat, “tuthohhiruhum” untuk mensucikan harta. Bila hak juru parkir tersebut tidak kita berikan, maka kejadian seperti diatas menjadi salah satu cara Allah untuk mengambil hak juru parkir tersebut dan menjadi salah satu cara Allah untuk memberi peringatan kepada kita agar tidak pelit. Sekali lagi, harta kita itu kotor karena masih tercampur hak orang lain. Maka sucikanlah ia dengan berzakat/bersedekah. Masih untung peringatannya relatif ringan seperti diatas. Bayangkan bila peringatannya berupa motor dimaling, yang disimpan uang 200 rupiah tapi yang hilang jutaan rupiah. Na’udzubillahimindzalik. Semoga kita senantiasa menjadi hamba yang bersyukur, ahli taubat, dan ahli sedekah. Amin

Hello world!

Welcome to Djarum Beswan Blogs. This is your first post.