Archive for September 12th, 2010

Day 10 : Dolphinism and tobacooism

Tadi subuh2 gue udah dibangunin sm adek gue. jam 4 wita, which means jam 3 jakarta. lu kira gua mau saur!! Yah tp gimana lagi, gue sm adek2 gue emg udah ngidam ini bertahun2. kampung gue bersebelahan sm pantai lovina yang mana menjadi pusat wisatawan mancanegara selain pantai2 di selatan bali.

Lovina terletak di Bali Utara di pesisir utara Pulau Bali tepatnya sekitar 10 km arah barat Singaraja (pantainya 15menit dari rumah gue,tapi 2 stengah jam dari kuta). Pantai Lovina berada di Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng, Bali. Karena itu, kadang orang menyebutnya sebagai kawasan wisata Kalibukbuk. Pasir di Pantai Lovina berwarna hitam, tapi pemandangan perbukitan sepanjang pantai merupakan nilai plus dari pantai ini.


perahu2 yang dipake ke tengah laut, dgn view perbukitan yg yahud. keren ye ye ye?


Selain bisa snorkeling dan permainan ringan lainnya, kawasan Lovina ini terkenal sangat tenang dan nyaman, sehingga wisatawan mancanegara ingin ke kawasan ini untuk bersantai. selain itu kawasan ini sangat murah.

Yang paling menarik dari kawasan Pantai Lovina adalah kita dapat melihat kawanan lumba – lumba berenang di tengah laut. lumba – lumbanya hidup bebas di Lovina. Namun kita harus pergi pagi2 bgt soalnya lumba – lumba akan muncul jam 5 sampai jam 8 pagi.

Mendekati kawasan Lovina, akan ada banyak warga yang yang menawarkan perahunya. dari jauh udah teriak “dolphin, dolphin?”. Banyak perahu yang siap berangkat. Biasanya wisatawan akan dikenakan biaya Rp 60.000/orang. Satu perahu cukup untuk 4 – 5 orang. jangan lupa minta life jacket sama orang yang di perahu yaaa..

Ada banyak perahu yang berangkat tiap paginya. Apalagi kalau lg musim liburan. Naahh untuk mengakalinya, minta sama tukang perahunya buat pindah haluan, kalau yang lain pergi ke barat laut, kita pergi barat daya. Gue pergi ber 8 sm bokap + adek2 + sepupu2 gue. kita dibagi jadi 2 perahu.

Yang gue kesel, perahu kita ga jalan barengan trus kamera SLRnya dibawa bokap. Uooohhh tangan gue gatel bgt pengen jepret2. Sialnya lg, perahu bokap gue ngikut ngumpul sm turis di barat laut. sedangkan gue cabut ke barat daya. Tapi di barat daya sepi perahu jadi kita bisa bebas ngeliat lumba2.

Awal perjalanan kerasa agak lama (mungkin karena penasaran, bener ga sih ada lumba2) . sampai ditengah laut perahu mulai pelan dan keliatan ikan2 kecil dan ubur2 di air. Tiba2 muncul banyaaaaakkkkk banget lumba2! sumpah sumpah! Gue sm adek2 gue teriak2 saking excitednya. Ya Tuhan, if I can be more thankful than this. Tapi sumpah bagus bangeeetttt
tapi berhubung kameranya dbawa bokap jadi cm bisa pake kamera henfon. Udah gitu pemandangan bukit2 samping2nya bagus bangeeeettttttttt. Parah2.


segini doang kalo pake kamera henfon :(

adsc_0272ramenya ky gini kalo di tempat bokap gw,hoho,ksiaaannnn


Durasinya sekitar 2 jam dari perahu berangkat sampai balik lagi ke pinggir pantai. pengen lagi dan lagi!

Sampe rumah mendung tebel banget. (untung udah sampe rumah). abis itu ujan gedeeeeee bgt. Sorenya tante gue mau ngeliat sawahnya, kata dia pasti tumbuhan tembakaunya byk yang bengkok ketiban aer ujan. gue ikutn deh ke sawah sekalian foto2.
gue pamer yaa foto2nya,hehe :D

ini sawahnya dadong gue, dibelakangnya keliatan garis pantai..hmm coba disotosop nih,pasti makin keren.

nah pohon tembakaunya kalo rubuh ya ky gitu, kalo ga disangga nanti dia tumbuhnya bengkok

ini tante gue sang penyelamat tumbuhan :D

Tante gue jg punya oven  buat ngeringin dan ngolah tembakaunya. tapi sayang, yg ngebeli dari daerah sini kompetitornya PT. Djarum. hehehe

, , ,

7 Comments