Archive for March, 2012


Hai, saya masih ngutang cerita roadtrip random jakarta-tanjung lesung-carita.. nanti yaa :)

, ,

No Comments

, ,

1 Comment

Teluk Kiluan-dancing with the dolphins

Yellow fellas! how’s life goin? bored?
gue dong engga #sombong #pencitraan haha.
ya dooong, karena dari sekian waktu gw berkutat dengan kemelut pekerjaan yang sangat bukan gue sekali itu, pada akhirnya gue meluangkan weeken
d gue untuk liburan keluar dari jakarta.
daaaannnn, tujuan gue kali ini adalah Teluk Kiluan.

Teluk Kiluan merupakan suatu teluk yang berada di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Selama ini gue hanya berkelana di Jawa-Bali, jadi kepergian gue ke Kiluan ini bener2 ngebuat gue excited karena ini pertama kalinya gue menginjakan kaki di Sumatera.

Gue ikut perjalanan yang dibuat sama @backpackseru. ini juga pertama kali gue ikutan trip yang menggabungkan orang lain kedalam satu kelompok. well, biasanya gw mengarrange trip sendiri atau bareng temen2 gue, even ikutan tour pun gue pasti ngambil yang isinya cuma gue dan tmn2 gue dan temennya temen gue. lumayan, selalu nambah temen baru :)

ini dia geng @backpackseru

Trip ke Teluk Kiluan yang ditemakan “Dancing with the dolphins” ini biayanya @720k per orang. Udah termasuk transportasi Elf AC + Sopir + Bensin + Tol dari Jakarta- Teluk Kiluan PP, Biaya penyeberangan ferry Pelabuhan Merak – Bakauheuni PP, sewa perahu nyeberang ke Pulau Kelapa, penginapan di Teluk Kiluan, tiket masuk tempat wisata, makan 4 x selama di Teluk Kiluan, sewa perahu untuk Dolphin Hunting, jaket pelampung, guide lokal dan asuransi perjalanan. Buat kalian yang doyan nyelem, bisa sewa goggle dan fins disana, tapi kalau merasa ga nyaman, bisa bawa sendiri perlengkapan snorkelnya.

Namanya juga backpack dan berangkat hari jumat malem, otomatis gue bawa semua perlengkapan ‘kabur’ gue dalam satu carrier bag dari pagi. trus gue nenteng2 tas perlengkapan nyelem gue. nyampe kantor gue tengsin abis pas mau mencet tombol lift, gaya mau naik gunung tapi malah naik gedung. haha. gue ga bawa mobil ke kantor hari itu. after office hour, gue cabut ke plaza semanggi (plangi) karena meeting point para backpackers-nya disana. and the journey has just started.

kebayang kan gimana hecticnya jakarta hari jumat after office hour di area thamrin-sudirman-semanggi? gue memutuskan untuk naik metromini, judulnya aja udah backpack, tengsin dong kalo naik taxi? bentukan gue udah kaya turis nyasar ibukota. nyampe plangi gue duduk di luar dunkin donuts, sambil nunggu andri sm mas sapto dan dikenalin sm anita-anto-ben yang kerja di blibli.com (anak usahanya Djarum).

Jam stengah 10 malem akhirnya kita berangkat. jarak tempuh ke Teluk Kiluan itu kurang lebih 80 km dari kota Bandar Lampung. sebelum ke Teluk Kiluan, kita sempet mampir dulu di Pantai Klara, Lampung. disana ga lama sih, cuma foto – foto sm ngelurusin badan sebelum nempuh perjalanan yang menegangkang ke Kiluan.

dari Pantai Klara, kita mengarah ke markas TNI AL yang jaraknya 32km ke Teluk Kiluan. dari markas TNI AL itu lah, jalanannya belok2 dan rusak. rusaknya parah, ruaaaaarrrrr biasa. kira2 3km sisanya kita harus naik motor/ mobil pick up untuk nyampe ke pinggir pantai.


Sampai di pinggir pantai, kita harus nyebrang ke pulau yang ada homestay-nya. ini pulau sepiiiiiiiiiii banget. yang punya namanya Bang Maemun, dia udah dari kecil hidup disana katanya. jadinya itu pulau kaya tempat bermain kita segroup aja gitu.
sorenya kita nyebrang ke pulau kelapa. deket bgt sih letaknya, cm 5 menit naik perahu. trus tracking sedikit lewat jalan setapak masuk hutan gitu untuk ke laguna buat ngeliat sunset. sayangnya waktu itu aga mendung jadi sunsetnya ketutup awan..


Kenapa judulnya dancing with the dolphins? Karena katanya ada ratusan lumba – lumba yang berenang di Teluk Kiluan. FYI, katanya juga, kumpulan lumba – lumba di Teluk Kiluan ini merupakan yang terbesar di Asia. weeweweweweweuioaiaoiuauioaiaioooo!! menurut info sih kalo beruntung kita bisa liat penyu ijo yang kadang naik ke permukaan. tapi berhubung keberuntungan gue kecil jadi yaaa gue ga berharap banyak. hihi. disana kita bisa snorkeling. lumayan kok kalo nemu tempat yang pas warna coralnya bagus, ikannya juga banyak. dan sesuai pengalaman, gue selalu bawa roti kalau lagi nyelem. biar ikan2nya nyamperin. hihi. sayang batre kamera gue keburu abis sebelum sempet foto bareng ikan atau coral.

gue udah pernah ngeliat lumba – lumba di laut di Lovina, Bali (baca ceritanya disini). kurang lebih sama lah. tapi kamera gue sm lumba – lumba gapernah jodoh. giliran gue bawa kamera skrg, lumba-lumbanya malah nyamperin perahu2 lain. waktu di lovina, lumba2nya banyak disebelah gue tapi kamera gue lg di bokap. nasib. Sama aja, kalau mau ngeliat lumba – lumba kita harus bangun pagi, jam 6 udah berangkat ke tengah laut. tapi lumayan sih, pemandangannya asyik bgt. ijo!! abis bosen sm lumba – lumba kita diajak keliling teluk dan pulau gitu sama abang perahunya. mantaaapppp..


fasilitas penginapan sangat terbatas. karena emang backpacker-an, jangan berekspektasi lebih untuk hal yang satu ini. disana cuma ada rumah panggung dan kamar mandi dengan air payau. untungnya ada 2, jadi dibagi cewek-cowok. tapi lo liburan bukan untuk tidur kan guys? ;)

Coba deh backpacker-an ke Teluk Kiluan, worth it!

, , , , , , ,

3 Comments