Dan sayapun kembali mencinta..


Hai, sudah lama nih saya ga update tentang perbeswanan, sampai dari 2 hari yang lalu banyak yang mention saya di twitter minta di retweet. Saya pikir itu spam, tapi kok banyak ya yg begitu, akhirnya saya coba buka bio-nya dan menemukan foto salah satu dari orang yg mention saya itu memakai badge beswan djarum.

Saya penasaran ada apa, karena seingat saya kompetisi blog tidak diadakan dibulan- bulan sekarang.
Ooooh ternyata ada kompetisi menulis tentang euforia Jatuh cinta.
Hmmm, saya tergerak untuk ikut menulis..

Euforia jatuh cinta?
Kalau boleh memilih, semenjak lepas dari masalah di masa lalu saya tidak ingin Tuhan mengenalkan saya kembali dengan cinta, yang kamudian berlanjut dengan saya mensyaratkan diri dalam berbagai hal, menetapkan standardisasi atas obyek dari sebuah cinta.

Cinta itu perih,
Cinta itu sedih,
Cinta itu luka.
Maka dari itu kan kenapa orang menyebutnya dengan jatuh?

Saya pernah merasa sangat bahagia dengan kesendirian saya,
Saya pernah begitu bebas berteman dengan siapa saja tanpa terbatas lelaki atau perempuan,
Saya pernah merasa begitu sempurna menikmati hidup dengan aturan yang saya tetapkan tanpa ada campur tangan orang lain.
Saya menempa diri saya agar tidak lemah, tidak ‘menye-menye’ istilah jaman sekarangnya.
Saya menjadi orang yang begitu kuat dan mandiri.

Tapi bukan berarti sekarang saya tidak bahagia..

Sekitar 7 bulan lalu, saya masih berpendirian teguh dengan standardisasi ketika saya mulai dekat dengan orang yang sekarang menjadi bagian dalam hidup saya. My half, my better half.

Saya tidak menyangka di tengah teguhnya pendirian saya, saya malah menemukan seseorang yg berdiri diatas standar yang saya tentukan. Standar saya tidak muluk-muluk. Seseorang yg menarik perhatian saya HARUS ‘berada 1 step di depan saya dari sisi manapun’. Dari segi pendidikan, kecerdasan, pengetahuan, gaya hidup, kedewasaan, kebijaksanaan, pengalaman hidup dan lain sebagainya TANPA membuat saya kehilangan kebebasan saya untuk hidup seperti apa adanya saya. Bahkan dia menjelma memberikan semangat dan aura positif dalam hidup saya. Yg saya salut, dia selalu yakin akan kemampuan saya. he believe me more than i believe my own self. Seakan – akan hal itu membuat pendirian saya lumpuh dan saya kembali menjadi makhluk pecinta. Dan karenanya saya merasa kaya. Bukan dengan dengan materi, tapi dengan kasih dan segalanya. menyeimbangkan peran otak kanan, otak kiri, dan kinerja hati.

Ketika saya menemukan yang saya inginkan, bahkan disaat saya TIDAK sedang mencari, wajar kan kalau saya kembali jatuh? Yet, I feel that am blessed..

Cinta itu sakit,
Cinta itu perih,
Cinta itu luka..
Tapi sayang itu manis,
Sayang itu indah,
Sayang itu selamanya..

Saya menyayanginya dengan sederhana, tanpa basa-basi dan tanpa tuntutan. Setelah dilancarkan hubungan sayang menyayangi selama 6 bulan, kami mulai tersandung kerikil-kerikil kehidupan. Kerikil yang membuat warna-warni hubungan kami. Tidak ada hidup yang sempurna kan?
Nothing worthy comes easy, right?

Semoga Tuhan hanya memberikan kami cobaan melalui kerikil-kerikil kecil, sehingga saat kami menemukan batu penghalang, kami bisa melewatinya dengan mudah. Tentu saja, sesuai dengan petunjuk-Nya.

Bagaimana euforia kasih sayang kalian? ;)

, ,

  1. #1 by sucilestari on May 4, 2012 - 2:14 pm

    Cieeee Putu…moga lancar terus yaaa…

  2. #2 by bestariekanurmei on May 5, 2012 - 3:19 pm

    ohh.. gitu ya ceritax, baguus…
    mampir comment n like balik punyaku di
    makasii yaa.. :)
    yu yakk yuuuukk…

  3. #3 by gemakusumaputri on May 5, 2012 - 3:53 pm

    aiiih aiiih
    so swit sekali yaa
    kerikil kerikilnya kumpulin taro di pinggir biar ga ngalangin kalian deh yaa :)

  4. #4 by johantectona on May 25, 2012 - 1:24 pm

    hampir mirip kayak gema.. knp sih analoginya harus kerikil?? :D

  5. #5 by P. Agnia Sri Juliandri on May 31, 2012 - 8:41 pm

    Karena kerikil itu kecil. Haha. Well, just to be realistic, ada tembok batu yang gede bgt yang suatu hari aku bakal temuin. Cepat ato lambat, hehe :D

(will not be published)

Before you post, please prove you are sentient.

What is 9 multiplied by 3?