Archive for June 16th, 2012

no history, just shot em!

Dalam perjalanan balik dari hunting batik akhirnya gue tumbang juga setelah semaleman ga tidur. pertamanya sih gue nawarin gantian nyetir sm Dunga, mumpung masih di dalem kota jadi biar Dunga yang tidur. tapi Dunga bilang “santai aja Put” yawis, akune turuuu.. kali2 malah ntar malemnya Dunga yang tumbang biar gue seger bisa gantiin.

tidur gue aga kurang nyenyak karena kuping gue masih bisa dengerin Dunga ngombrol sm Budi. mereka nyebut – nyebut Taman Sari. setau gue itu komplek keraton gitu, gue sih tetep ngelanjutin ‘tidur ayam’ gue, bodo amat deh mau dibawa kemana lagi sing penting aku turu sek biar seger hunting fotonya.

haha gue masih belajar bahasa jawa nih. bahaya banget gue roaming gini tinggal di tanah jawa.

Bangun2 gue udah ada di pelataran parkir kompleks Taman Sari Jl. Taman Kraton. Ooo ternyata Taman Sari yang dimaksud itu situs kuno bekas taman rekreasinya raja – raja jaman Sultan Hamengku Buwono I. katanya sih tempat ini dulunya tempat pemandiannya selir – selir dan putri raja. tapi ternyata ini bangunan luaaasss banget dan banyak jalan masuk – masuknya. ada lorong – lorong yang pada akhirnya gue tau ini tempat ga cuma untuk pemandian raja, selir dan putrinya tapi juga tempat meditasi, latian militer pasukan keamanan kerajaan dan benteng pertahanan. setiap masuk itu bangunan sekat pintunya rendah – rendah. kalau kata Budi sih, biar orang senantiasa merunduk- ga sombong. gitu katanya..

Sebenernya bangunan taman sari dibagi – bagi jadi banyak bagian. berhubung kita kesana tanpa panduan gaet, jadi gue gatau pastinya seperti apa dan mohon maaf jadi gabisa gue share ke kalian juga. hehe. karena tujuan gue hunting foto, maka yang gue share adalah foto2nya. hihi.  just enjoy the photos ya guys! ;)

, , , , , , , , , , ,

No Comments

Mendadak Ziarah

GUA MARIA DARI TRITIS (GMT) ADALAH TEMPAT ZIARAH BUKAN TEMPAT REKREASI

itu isi peringatan yang dipajang di dekat jalan masuk gua. gue agak2 merasa bersalah juga sih masuk sini, bukan bersalah karena alasan kepercayaan melainkan gue kesini bukan untuk ziarah, bahkan gue agak2 lupa gimana cerita Bunda Maria dan pensaliban Tuhan Yesus. waktu TK gue sering ikut nonton drama yang biasa di gereja, kalau ga salah gue jg pernah nonton filmnya. tapi berhubung ingatan gue ga bagus yaaa jadi tolong dimaklumi aja yaa..
seperti yang udah gue ceritatin di postingan sebelumnya, Dunga penasaran sm gua ini dan kebetulan kita lewat, jadi boleh lah kita mampir. ada sedikit pembenaran dari pihak gue, Dunga dan Budi terkait peringatan tersebut karena Paskah sm Bunga merupakan orang Katolik. Bunga antusias banget untuk ziarah kesini dan diapun sempet berdoa di dalem goa. Paskah katanya udah pernah trus dia jadi gaet aja. nah kita bertiga ceritanya nemenin mereka berdua ziarah. hehe.

Goa Maria Tritis ini katanya goa yang paling eksotis di Indonesia karena goanya asli, bukan buatan manusia. gue sih ga terlalu paham mengenai sejarahnya gimana, karena menurut tradisi Katolik, ceritanya terkait penampakan Bunda Maria pada orang tertentu. Di Gua Maria Tritis ini ga cuma ada patung Bunda Maria aja, tapi ada pemberhentian prosesi jalan salib. kita ga ngelewatin pemberhentiannya satu – satu karena selaen kecapean, emang tujuan utama kita ya goanya.

ini pemberhentian ke 12. Paskah sempet cerita sih, tapi gue lupa hehe *nyengir*

ini salah satu pemberhentiannya, tiap pemberhentian ada salib dan reliefnya


anyway, ini ada sedikit info buat kalian umat yang mau ziarah ke gua ini, info ini gue dapet hasil browsing dari internet:

Lokasi Gua Maria Tritis : Dsn. Bulu, Ds. Giring, Kec. Paliyan, Kab. Gunung Kidul – Wonosari. Paroki St. Petrus Kanisius –
Jln. Mgr. Sugiyapranata 29, telepon 0274 391063, Wonosari. Setiap Minggu bulan Mei & Oktober ada perayaan ekaristi pkl. 11.30.

Rute:

Dari Yogyakarta – Wonosari; sampai simpang tiga Gading (dekat lapangan terbang landasan rumput) belok kanan menuju Playen – paliyan – Pasar Trowono – Singkil. Rute ini paling umum dilalui para peziarah dan jarak dari Gading – Goa Maria Tritis sekitar 28 km.

Koordinat GPS : S8°4’55.3″ E110°33’24.7″
akses jalan : S8°4’52.9″ E110°33′
8.7″

Gue – Paskah – Budi – Dunga. Bunga lagi berdoa jadi ga ikutan foto

, , , , , , , ,

No Comments