Posts Tagged Program Beasiswa Djarum

Travel Writing for “Perjalanan Nusantara”

Akhir – akhir ini banyak orang yang mendadak suka jalan – jalan. Karena emang liburan kemana – mana itu happening banget. Seperti gue tepatnya (happeningnya? bukaaannn, mendadaknya maksud gue). Yaaa, bisa dibilang gue mulai heboh kesana kemari ya mulai dari lulus SMA. Tapi walaupun tahun ini blog gue memasuki umur 8 tahun, gue baru mulai nulis tentang suatu tempat atau pamer kegiatan jalan – jalan gue dari tahun 2010. Waktu itu gue didaulat untuk ngurus blog wajib sebagai syarat lulus KKN. Jadi dari layout, artikel, dan segala macem isi blog itu merupakan tanggung jawab gue. Kebetulan desa tempat KKN gue deket banget sama Pantai Santolo, jadi gue nulis artikel tentang Pantai Santolo dan segala aspeknya. Berhubung itu tulisan gue sendiri, jadi gue punya hak untuk mempublish artikel itu di blog pribadi – yang tentu aja udah gue sadur dengan bahasa sehari – hari. Biar yang baca juga ga bosen.

Waktu Jaman kuliah, rasanya banggaaaaa banget kalo kita udah pernah pergi ke suatu tempat dan bisa kita jelajahin dengan biaya yang seminim – minimnya. Rasa – rasanya kalo jidat bisa di cap ‘backpacker’ pasti mau deh di cap begitu. Tapi esensi dari sebuah liburan itu kan bukan kekerean-nya. Kalau emang apa yang kita dapet worth sama harganya, kenapa mesti nyusahin diri? Toh yang namanya liburan adalah untuk seneng – seneng kan. Yaaa, emang sih ga semua orang bisa dengan mudahnya punya duit dan ngeluarin sefoya – foyanya. Tapi kan gaperlu juga terlalu pelit sampe ujung – ujungnya malah nyusahin diri sendiri.

Liburan ala backpacker menurut gue adalah liburan yang budgetnya bisa dipergunakan seefisiensi mungkin, tapi bukan berarti sekere mungkin. Misal kita pergi ke suatu tempat yang kira – kira akan lebih banyak kegiatan outdoor-nya. Daripada kita milih hotel yang harganya sekian mahalnya, mending milih hostel untuk tempat numpang tidur doang. Harganya bisa jauh beda, tapi kelayakannya sama. Lagian, palingan cuma beda luxury, pelayanan dan fasilitasnya aja. Selama ada kasur dan air bersih, untuk apa kita numpang tidur di hotel berbintang atau malah sok hemat numpang tidur di balai desa atau masjid? Yang satu bikin kanker dompet, yang satu lagi bikin punggung encok. Dua – duanya bikin kita ga bisa nikmatin pemandangan alam yang mau kita tuju. Nah, duitnya bisa dialokasiin buat makan enak misalnya, atau buat bayar fasilitas berlibur macem boat snorkel dan kawan – kawannya.

Anyway, dalam dunia perjalan – jalanan istilah orang yang melakukan perjalan itu ga cuma backpaker doang. Ada istilah lain yang gue tau seperti traveler, flashpacker dan light traveler. Mungkin masih ada istilah lainnya yang belum gue tau. Traveler itu seperti turis, yang emang punya duit untuk membiayai segala budget jalan – jalannya. Mau murah atau mahal, ya sikat! Kalo flashpacker adalah model jalan – jalan yang ga lepas dari teknologi. Tipe – tipe flashpacker itu adalah orang yang ga bakalan keluar rumah kalo ga bawa gadget. Iphone, Ipad, GPS, Laptop, Android, dan pasti bakalan butuh WIFI dimanapun mereka berada. Tapi tipe orang ini punya budget yang flexibel untuk setiap perjalanannya. Pengen murah ala backpacker, tetep. Tapi mereka ga akan sungkan – sungkan ngeluarin uang buat sesuatu yang worth it seperti makanan enak dan biaya penikmat lainnya. Yang terakhir Light traveler. Light traveler ini tipenya suka ngebawa barang yang pas – pasan seminim mungkin. Nah kalo gue ga bakat nih yang terakhir ini. toiletries gue aja rasa – rasanya udah padet sendiri. hehe.

Haha, kok jadi ngalor ngidul sih. Gue nulis postingan ini kan pengen share tentang nulis blog dengan tema perjalanan, tentang pengalaman jalan – jalan, tentang blog competition juga. Oke, seperti yang udah gue ceritain diatas, kalo gue mulai ‘pamer’ itu tahun 2010. Jadi kalo mau baca – baca atau cari referensi tentang tujuan liburan atau traveling, bisa klik disini. Eaaa pamer lagi. Anyway, kalian tau ga, kalo mau nulis dengan tema perjalanan, ternyata ada jenis – jenisnya. Ini gue dapet berdasarkan baca majalah diatas pesawat yang namanya gue lupa dan gue lupa juga itu pesawat dengan tujuan mana. Hehe, maklum, pergi sendiri kemana – mana itu kadang bisa bikin linglung dan lupa semuanya.

The art of travel writing :

  1. Travel Literature : Tulisan dengan ciri evocative – narrative. Tulisan yang memberikan inspirasi dan perspektif yang mendalam dengan gaya bahasa yang indah. Contohnya seperti Selimut Debu atau Garis Batas Karya Agustinus Wibowo.
  2. Travel Journal : Tulisan dengan ciri narative – instructive. Bisa dibilang juga dengan catatan perjalanan. Karakter ceritanya runut (apa yang diliat, apa yang dilakukan, apa yang dirasakan), ditambah – tambah dikit dengan panduan singkat. Contohnya seperti blog pribadi atau majalan wisata.
  3. Travel Guide : Tulisan dengan ciri instructive – descriptive. Biasanya isinya tentang how to get there, where to stay, where and what to eat, ditambah glosari – glosari mini. contohnya seperti Lonely Planet & Travelicious.
  4. Travel book : Tulisannya berciri evocative – descriptive. Isinya tentang kumpulan cerita – cerita asik selama perjalanan, yang lucu, fun, seru, susah, dan lain sebagainya. Seperti The naked travelernya Trinity.

Eh tapi yang diatas ini ga mutlak. Bisa aja kita nge-mix antara yang satu dengan yang lainnya. Gue? Jujur aja gue gatau nulis yang gimana. Gue nulis ngalir aja apa yang ada di otak gue, jadi hmm semacam tulisan lepas gitu. Selama 8 tahun jadi blogger ternyata ga ngaruh juga ya sama kemampuan gue menulis, hehe. Anyway, gue pernah bikin riset kecil – kecilan ke temen – temen gue yang rajin buka blog gue. Ga banyak kok (yaelaah, berasa blog orang terkenal punya banyak pembaca!). Hehe, nasib. Gue nanya kritik dan saran. Ternyata dari 5 responden (cie responden) mereka punya pendapat yang bener – bener jauh beda. Ada yang minta fotonya lebih dibanyakin, ada yang minta lebih deskriptif kalo lagi nyeritain sesuatu, ada yang nyuruh nge-elaborate lagi dari segi informasinya, ada yang ga suka terlalu banyak foto, ada yang ga suka bahasanya terlalu santai dan lain – lain. Disini gue menyimpulkan kalo ternyata pembaca itu bener – bener heterogen. Dan gue memposisikan diri gue sendiri sebagai pembaca. Untuk jadi penikmat sebuah tulisan, kalo bukan karena bener – bener butuh, pasti karena suka dengan isi dari tulisan dan gaya bahasa / gaya bertutur dari si penulis.

Yaaa, semuanya kan subyektif. Tapi gue yakin penilaian juri blog competition nanti pasti obyektif, secara jurinya udah kaliber tinggi. Anyway, gue nyoba ngedaftarin 3 postingan gue untuk Blog competition kali ini. Setelah 2 taun ngikut dan ga pernah menang, taun ini gue masih punya semangat buat ngikut karena kebetulan temanya memungkinkan untuk diikuti. Kalo taun ini kalah juga? Kayaknya taun depan gue harus tobat ngeblog. haha. Abis postingan ceritanya para Beswan Djarum keren – keren. Tempat yang dituju juga banyak yang keren dan belom jadi tempat yang sering diulas. Nah, postingan yang gue ikutin itu adalah :

1. Desa Trunyan, Tempat Buang Mayat yang Legendaris

2. Bromo Trip 2012, Ketika 2 cewek galau nekat ke gunung

3. Tarzanita Merambah Wisata Kuliner Semawis

Mohon doanya yaa saudara – saudara sekalian.. Selamat berjuang teman – teman Beswan Djarum! Raja Ampat menunggu. Wohoooo… :D

, , , , ,

10 Comments

1 day with.. *blushing*

HEYYOOO!!
gimana kesan – kesan adek2 beswan 27 yang abis silatnas?? asik dong yaa.. tenang guys, masih banyak sesi memperkaya otak dan memperkaya lemak badan dari Djarum untuk kalian dalam waktu satu (bahkan dua) tahun kedepan. eh denger2 anunya naik pekgo ya? AUOOOO berbahagialah kalian, salam sejahtera! haha.

have I told u about bestone magazine? gw pernah beberapa kali nulis disitu, artikel apa ya? lupa. hehe. nah, waktu itu gw diminta vivi (ini kynya udah pernah cerita deh..) buat bikin artikel 1 day with beswan alumni gt, tapi dia minta core artikelnya untuk menceritakan kehidupan bekerja setelah lulus kuliah, dimana kebetulan gw masuk program management trainee di kantor yang merupakan jembatan dari dunia perkuliahan dan dunia pekerjaan.

i’ll share my original article yaa, ini gw tulis sesuai core yang di brief sm vivi, artikel sebelum wartawan dr creative agency-nya Djarum nginterview gw, haha. u can read the true 1 day with me-hour to hour- di majalah bestone yaaa..

here the article.

Apa kabar Beswan hari ini? Pasti tetap LUAR BIASA, FANTASTIS, YES YES YES! Saya sangat suka semangat dalam setiap sapaan ini, bahkan masih terasa walaupun sudah menjadi alumni. Perkenalkan, nama saya Putu Agnia Sri Juliandri, teman – teman memanggil saya Putu, beberapa memanggil saya Agni. Saya Beswan dari Universitas Padjadjaran, Regional Bandung. Tidak terasa sudah dua tahun lamanya saya menjadi alumni Beswan Djarum dan tidak terasa pula sekarang saya resmi menggelar titel Sarjana Ilmu Komunikasi (S.Ikom) dibelakang nama saya. Lulus dengan latar belakang ilmu komunikasi jujur saja sedikit membuat saya merasa kesulitan untuk mencari pekerjaan dengan jabatan yang spesifik dengan bidang saya, tentunya dengan salary yang sesuai dengan ekspektasi dan standar sarjana. Namun beruntung karena akhir – akhir ini banyak perusahaan yang membuat program management trainee (MT) untuk membina calon – calon pegawai yang pada nantinya diharapkan akan menjadi leader di dalam perusahaan tersebut. Program ini dibuka untuk berbagai latar belakang pendidikan dengan kualifikasi – kualifikasi tertentu dan tahapan seleksi yang cukup banyak.

Setelah melewati banyak tahapan seleksi dari berbagai perusahaan, memenuhi banyak panggilan, lalu menimbang – nimbang di perusahaan mana saya akan bekerja, pada akhirnya saya memilih program MT dari sebuah bank asing di daerah Jalan MH Thamrin, Jakarta, untuk bagian Institutional Banking Group. Jujur saja, bekerja di sebuah bank asing merupakan sebuah tantangan yang besar bagi saya yang jelas tidak berlatar belakang ekonomi-akuntansi. Tapi seperti namanya, setiap hari dalam waktu 6 bulan saya mendapatkan training mengenai seluk beluk perbankan, ekonomi, dan berbagai softskill yang dapat menunjang karir saya di kemudian harinya.

Bank tempat saya bekerja menerima trainee sebanyak delapan orang untuk ditempatkan di bagian institutional banking group, lima belas orang untuk ditempatkan di consumer banking, dan sepuluh orang untuk ditempatkan di bagian support (general). Ketiga program MT tersebut dibuka pendaftarannya dengan waktu yang berbeda-beda. Para trainee di tempat saya bekerja tidak dibedakan dengan karyawan lainnya, hanya saja kami masih diberikan pelajaran – pelajar berbasis kelas, dipadukan dengan attachment dengan karyawan tetap yang ditunjuk sebagai mentor dari berbagai divisi yang berbeda dalam jangka waktu tertentu. Kami diharapkan masuk pukul 8 pagi sampai pukul 5 sore.

Bekerja di Jakarta tidak semudah bekerja di Bandung (saya pernah magang di PT Coca-Cola Amatil regional Jawa Barat di Bandung dan Rancaekek). Traffic di Jakarta sangat padat sehingga mengharuskan saya untuk berangkat pagi dan menembus kemacetan Jakarta untuk sampai di kantor tepat waktu. Program yang disusun untuk trainee sangat padat. Saya harus bisa menyerap bahan bahan perbankan hanya dengan 1 hari training, akuntansi selama dua hari, menganalisis perusahaan dan laporan keuangannya dalam seminggu, serta materi – materi lain yang sebelumnya belum pernah saya pelajari di universitas. Dapat kita simpulkan bahwa dengan materi yang sebanyak itu, saya terkadang tidak dapat pulang tepat waktu. Namun karena belum ada deadline, saya dapat pulang paling lambat jam 7 malam, dan kembali harus menempuh kemacetan Jakarta di malam hari.

Itulah rutinitas yang saya jalani untuk menjadi seorang banker. Program MT merupakan sebuah langkah yang sangat saya rekomendasikan untuk teman-teman yang akan lulus dari universitas, karena program ini dapat menjadi jembatan menuju dunia kerja yang sebenarnya. Bagi teman – teman yang mengincar jenjang karir, program ini juga disebut fast track, karena setelah selesai training (untuk di bank tempat saya bekerja) saya akan berada pada level bank executive grade A yang setara dengan senior officer (melompati tiga level bila masuk dari status kontrak, dan lompat dua level bila masuk sebagai staff). Bahkan di bank lokal atau perusahaan lain, para trainee yang telah lulus program akan ditempatkan pada posisi supervisor dan akan menjadi pimpinan cabang setelah masa ikatan dinasnya berakhir.

Begitulah sekilas cerita mengenai kehidupan saya setelah lulus kuliah. Untuk membaca bagaimana lembar – lembar cerita lainnya mengenai saya dapat diakses di blog http://blog.djarumbeasiswaplus.org/agniasri. Tips bagi teman – teman yang masih di bangku kuliah, tetap semangat untuk mencapai prestasi, banyak berorganisasi dan amalkan softskill yang telah Djarum Foundation berikan selama kita menjadi Beswan Djarum. Dan semoga sukses untuk teman – teman yang baru akan lulus dan baru akan bekerja. Selamat berkarya!

Salam Beswan Djarum,

Putu Agnia Sri Juliandri

Beswan Djarum 2009-2010

Universitas Padjadjaran,

Regional Bandung

, , , , ,

3 Comments

Stuck inside the box | artikel penutup blog competition Beswan Djarum

Beberapa pekan yang lalu, ketika gue lagi hectic di kantor, ada email masuk yang ternyata newsletter dr Djarum Beasiswa Plus. Gue cuma sempet baca sekilas dan overall isinya tentang blog competition buat Beswan Djarum yang mana ga gue menangkan tahun lalu. Masih penasaran di tahun ini, jadi sampe rumah tanpa babibu gue langsung buka websitenya dan liat ketentuannya. Budaya hmm?

As i mentioned in my post recently, sekarang gue balik lg ke kota tempat gue dibesarkan yang padat dan sekilas tidak berbudaya, Jakarta. Sekarangpun gue menghabiskan sekitar 9 jam dalam sehari untuk kantor tanpa gue bisa melakukan kehidupan sosial karena terbatas jam malem dari nyokap. Apa yang bisa gue liat dari keseharian gue sekarang yang ada hubungannya sama budaya?

Am kinda stuck in my box. Setiap hari hal yang sama, jalur yang sama. Melewati situasi kepadatan jalan raya sendirian setiap pergi dan pulang kantor ngebuat gue banyak ngelamun, setelah dibantu dengan inspirasi dari boyfie of mine (yes, now, officially :D) via bbm, pada akhirnya mulai aware dengan keadaan sekitar.

Then I defined budaya in the wide words.

Ga selamanya budaya itu berkisar dari batik, ga selamanya budaya itu berkisar dari rumah adat, makanan tradisional, atau tarian2 khas daerah. Bahkan hal yang-almost everyday-kita liat, lama2 menjadi sebuah kebiasaan yang membudaya di kalangan masyarakat. Untuk itu, akhirnya gue terinspirasi untuk ngebuat beberapa postingan yang mungkin cukup memenuhi syarat untuk diperlombakan :

1. Kompetisi Budaya | ketika putu berbicara komunikasi
Its kinda weird, bangun pagi di hari minggu mungkin ngebuat otak gue gesrek sampe bisa nulis hal yang “pake otak” kaya gini. Buat yang ngikutin blog gue ato cm sekedar baca2, selama 7 tahun ngeblog, otak gue cuma tergambar eksplisit dari setiap postingan. Well, sebagai sarjana komunikasi yang nyasar jadi bankir, ga ada salahnya gue balik ke habitat gue dan ngeshare ilmu gue, seperti yang bokap pengenin untuk setiap postingan blog gue-which is gapernah kesampean. Wah bokap pasti bangga kalo baca ini! Haha

2. BADUY, Jangan membawa apapun selain badanmu, jangan meninggalkan apapun selain jejakmu. courtesy 2008.
WHAAATT 2008? yes it is! ini tentang kegilaan mahasiswa pada jamannya yang serba nekat, sekarang udah pada mulai sadar karena udah pada mencar2, ngebuat gue emosional dan sentimentil nginget2 masa lalu. Ternyata hobi traveling gue enlighten juga selain happy2. Baru keinget lagi makna budaya dari perjalanan ini..

3. malu doong..
This is what i told you, budaya itu ga selamanya tentang pakaian adat bla bla bla yadda yadda. Ketika kebiasaan nyeruduk dan mau menang sendiri udah jadi sebuah budaya, kita bisa bilang apa selain instrospeksi diri? Yang gue pengen kebiasaan ini bisa diredam trus yang tertib bisa di budayakan. Cang cing bgt kan tuh kalo gt? bisa dibaca gimana gue mendefinisikan budaya sebagai sesuatu kebiasaan negatif.

Well, pada akhirnya gue hanya ingin meramaikan kancah perkompetisian ini (walo iyes ngiler bgt sm Macbook Air ato boleh lah Iphone4 juga gpp *eh songong amat pake kata bolehlah haha) selain mengasah kemampuan memposting tulisan pake otak setelah bertahun – tahun ngeblog tapi gapernah pinter.

Gue percaya semua Beswan udah berpikir outside the box. Keliatan dari tulisan2nya. Eh-dan itu keren! tapi ketika semuanya keluar dari box dan ngebuat keadaan diluar box jadi sebuah mainstream? oh no, then I prefer to be different and stay inside my box! ;)

Siapapun yang menang,I’m so proud of you! Semoga sukses Beswan Djarum!! :)

, , , , , , , , , ,

5 Comments

Kompetensi Budaya | ketika putu berbicara komunikasi

Dewasa ini, banyak kesalahpahaman yang terjadi akibat perbedaan persepsi dalam memaknai suatu pesan. Perbedaan ekspetasi – ekspetasi budaya dalam komunikasi dapat menyebabkan komunikasi tidak lancar. Kesalahpahaman tersebut biasa terjadi ketika kita bergaul dengan kelompok – kelompok budaya yang berbeda. Problem utamanya adalah kita cenderung menganggap budaya kita sebagai suatu kemestian, tanpa mempersoalkannya lagi, sebagai standar untuk mengukur budaya lain.

Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, kita dihadapkan dengan bahasa – bahasa, aturan – aturan, dan nilai – nilai yang berbeda. Sulit bagi kita untuk memahami komunikasi mereka bila kita sangat entosentrik. Kesalahan – kesalahan antar budaya diatas dapat dikurangi bila kita sedikitnya mengetahui bahasa dan perilaku budaya orang lain, mengetahui prinsip – prinsip komunikasi antar budaya dan mempraktikannya dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Saya merupakan orang ‘lintas budaya’, yang dilahirkan sebagai keturunan bali, dibesarkan di Jakarta dan merantau ke bandung, dan sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan asing. Saya juga berada dalam lingkungan beswan Djarum dan  karenanya saya jadi memiliki teman dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa kota besar seperti Jakarta pun sarat budaya karena ada bahasa, aturan dan nilai yang berkembang di dalamnya. Perilaku yang menurut kami baik, belum tentu bisa dikatakan baik di tempat lain.

Dari yang saya amati, persepsi budaya yang berbeda akan menentukan sikap dan perilaku yang berbeda pula dan berpengaruh besar seperti pada tanggung jawab pribadi, sikap terhadap otoritas dan hukum, penggunaan waktu, menghormati aturan, dan perlakuan yang adil. Isu-isu semacam ini memiliki peran yang demikian penting dalam membina hubungan yang lebih baik. Kesadaran akan adanya perbedaan saja tidaklah cukup, dibutuhkan kompetensi multicultural untuk dapat memahami dan menyikapi perilaku dan sikap dalam konteks budaya yang berbeda

Mindset dari kompetensi budaya tidak berarti mengingkari nilai-nilai dan norma yang diyakini tetapi lebih kepada penghormatan terhadap nilai-nilai dan norma yang diyakini orang lain. Adaptasi terhadap budaya orang lain merupakan pijakan bagi dinamika hubungan yang lebih baik. Berpegang teguh pada budaya sendiri ibarat pohon dengan akar yang kokoh menopang batang yang kuat. Sementara adaptasi terhadap budaya orang lain ibarat dahan, ranting, dan daun yang fleksibel terhadap perubahan sekitar, dari angin yang berhembus sampai hujan badai.

Kompetensi multikultural juga diperlukan di tingkat organisasi yang memiliki dinamika multi kultural, Djarum Beasiswa Plus misalnya. Beswan Djarum terdiri dari mahasiswa – mahasiswi berprestasi yang berasal dari daerah di seluruh Indonesia. Keberagaman budaya harus dikelola sedemikian rupa sehingga tidak berdampak buruk terhadap organisasi tetapi justru memperkaya sumber daya. Kekayaan ini dioptimalkan sebagai modal hidup nan aktif bagi pencapaian yang lebih baik

kompetensi multicultural dapat diringkas ke dalam tiga dimensi, pengetahuan, kecakapan, dan motivasi. Pengetahuan dalam kompetensi ini meliputi  parameter budaya dan bagaimana pengaruhnya. Kecakapan meliputi keingintahuan dan kemampuan mendapatkan informasi baru, menganalisisnya, berkomunikasi secara baik dengan mengelola respon terhadap hasil analisis tadi, dan secara fleksibel beradaptasi. Motivasi meliputi pemahaman atas perbedaan budaya dan sikap menghormati melandasi keinginan untuk belajar, memperbaiki dan mengembangkan untuk dapat mengelolanya secara lebih baik.

Kebudayaan bisa sangat berbeda-beda ini hanyalah sebagian kecil dari kebudayaan yang ada di Indonesia apa lagi didunia. Tetapi apresiasi dari yang sebagian kecil ini saja kita sudah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang besar. Banyak hal – hal yang tidak terduga yang terjadi dan yang ada disana.

Semoga apa yang saya share ke blog ini bisa beguna juga untuk teman – teman agar dapat meningkatkan kompetensi, minimal dapat menambah pengetahuan sosial mengenai kebudayaan. Budaya bukanlah suatu hal yang membentengi hubungan kita sehari-hari, tetapi merupakan suatu yang dapat memperkaya pribadi dan juga negara kita, Indonesia.

, , , , , , , ,

20 Comments

GOING WORLD CLASS

GOING WORLD CLASS – Suatu batu loncatan untuk menjadi pribadi berstandard global

“When the storm comes, some build walls, the other build windmills – Old Chinese Proverb”

Kalimat diatas merupakan kalimat singkat yang diberikan oleh Philip Kotler menanggapi pergolakan ekonomi akibat krisis global. Apakah kita mampu melihat peluang dan tetap membuat bisnis kita bertahan ditengah maraknya pergolakan yang terjadi, tidak hanya di bidang ekonomi. Indonesia dinilai mampu meningkatkan pendapatan perkapita sebesar 20 persen dalam dua tahun karena Indonesia merupakan pasar terbesar kedua di Asia, namun apakah itu cukup membuktikan bahwa Indonesia bertaraf internasional-berkelas global? Apakah merk-merk Indonesia sudah mampu disejajarkan dengan merk internasional?  Disaat teknologi tak lagi membatasi keberadaan ruang dan waktu sehingga globalisasi makin terasa, maka kita harus tahu, standar apa yang kita butuhkan untuk mampu bertaraf internasional, berkelas global. Untuk itulah, Markplus.Inc bekerja sama dengan Astra Internasional dan Djarum Foundation menyelenggarakan seminar eksekutif bersama Philip Kotler “Going World Class! With the new chapter of marketing“.

Acara ini diselenggarakan pada hari Senin, 30 Mei 2011 di Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta. Ini bukan pertama kalinya saya mengikuti seminar yang diadakan oleh Markplus. Sebelumnya saya juga berkesempatan hadir di Markplus Conference 2011 “Grow With The Next Marketing, Connect Now!” ditempat yang sama pada bulan desember lalu. Namun seminar kali ini berbeda karena menampilkan langsung Bapak marketing dunia, Philip Kotler sebagai pembicara utama yang dimoderatori oleh bapak Hermawan Kartadjaya.

Siapa sangka saya berkesempatan untuk dapat hadir dalam seminar Philip Kotler, dimana saya biasanya hanya bisa melihat nama beliau di buku – buku kuliah saya. Sungguh suatu kesempatan besar dapat hadir bersama 4 orang alumni beswan ditengah – tengah top management  dan rektor – rektor yang diundang oleh Djarum Foundation. Setelah 2 tahun saya berada dibawah bendera Djarum Beasiswa Plus, akhirnya saya dan keempat alumni beswan lainnya bisa bertemu, berbincang dan berfoto bersama dengan Bapak Victor Hartono, President Director Djarum Foundation. Ternyata beliau merupakan seorang pribadi yang sederhana dan sangat menginspirasikan.

Seminar satu hari ini memberikan saya banyak pengetahuan mengenai marketing. Karena Philip Kotler benar – benar memaparkan teori marketing secara global. Philip Kotler juga memperkenalkan teori marketing 3.0 yang diadaptasi dari pergolakan customer di masa sekarang sebagai lanjutan risetnya di era sebelumnya yang diberi nama new wave marketing. Dengan agenda yang dibagi menjadi tiga sesi : sesi pertama Going World Class!, kedua The New Chapter of Marketing, dan terakhir yaitu Special Session on The Future of Marketing. Ada juga sesi khusus yaitu foto bersama korporat dan Philip Kotler. Sungguh luar biasa.

Dengan mengikuti seminar ini, tidak hanya perusahaan yang mampu going world class, tetapi kita bisa juga menjadi pribadi yang berstandar global dan menjadi pemimpin yang memiliki kemampuan untuk mengontrol sumber daya dan beroperasi di luar perbatasan dan di wilayah yang luas. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya kepada Djarum Foundation yang telah memberi kesempatan kepada kami Alumni Beswan Djarum. Salam 3.0!

Putu Agnia – Beswan Djarum Regional Bandung 2009/2010

, , , , ,

1 Comment

silatnas lagiii… :D

Hymne Beswan membahana lagi di auditorium PRPP Semarang. Namun kali ini gw ga berdiri di tribun Beswan. Gw berdiri di tengah, di jajaran tempat duduk rektor dan undangan. Miris? Iya. Ga kerasa setahun udah lewat. Dan Hymne itu tetep ngebuat gw merinding dan ga percaya kalau gw bisa jd bagian dari keluarga besar Beswan Djarum. Ada selentingan rasa bangga di dalam perasaan itu. ga masalah deh udah ga dapet uang tiap bln, asal gw bisa selalu bareng2 dan ngerasain hal – hal seperti ini terus..

Ga kerasa setahun udah kelewat. Dan tahun ini gw masih dikasih kesempatan buat dateng ke silatnas, ngedampingin adek2 Beswan angkatan 26. It such a honor for me, karena silatnas kali ini byk bgt pengalaman yang bs gw dapet, even gw dtg bukan sebagai beswan (lagi).

Dari segala kegiatan gw yang padet di bandung, silatnas bias jadi pelipur lara, my another sweet escape. Dejavu sih gw, secara setahun yang lalu silatnas merupakan kesempatan gw untuk kabur dari sesuatu hal yang –sudahlahyaa gausah dibahas lagi. Dan tetep, beswan selalu bisa ngebuat gw ketawa lepas. Lepas selepas – lepasnya. Terima kasih.

Silatnas kali ini gw dapet kesempatan berharga. Gw sempet ngebantuin mbak putri jadi LO rektor2. Trus dapet kesempatan mkn siang bareng managemen PT. Djarum. Ada pak Rudy Djauhari- Senior Manager Corporate Affairs, yg ngerekrut gw untuk nyanyi ngedampingin pak Panji- Senior Manager HR yg kepengen nyanyi somewhere between you and me. Jadi pas mkn siang, ada live music gt, haha jd karokean deh. untung gw anaknya rajin nemenin mama-papa nyanyi gt..jd tau deh lagu2 jadul. Kesempatan ini bener2 berharga banget. Trus sorenya ada talkshow dr Mas Danny-CEO Kaskus. Berhubung gw ngebantuin mbak Putri lg, jd gw sempet ngobrol2 sm mas Danny, foto bareng, sampe BBMan. Haha jgn ngiri yaaa ;) pasti kalian lebih iri kalo gw bilang pas MDP, yg manggung nidji, trus giringnya nyamperin gw dan tmn2 gw, trus dia nyanyi2 dengan jarak SEJENGKAL (harap dipercaya ini bukan boong2an dan tidak melebay2kan) dari muka gw. dagu gw aja sempet kejedut pundak dia gara2 dia semangat bener nyanyinya. haha

ini sm pak Panji, difotoin sm rea. sempet aja difoto2,haha,jd maluuu..

ini foto sm Mas Danny..

Banyak pelajaran yang gw dapet. Dari ngobrol panjang sm Pak BOEAS- Pembina Djarum Bandung, quality chit-chat sm mbak putri dan tmn2 beswan 25 Bandung, ketemu para pemenang blog (whoa selamat yaa..kalian aku fotoin tuh pas naik panggung, tp pake kamera anak beswan 26, tar yaa kalo udah dpt copy-annya. haha) sampe ketemu beberapa temen2 beswan 25 se-Indonesia lagi. Ohya, ga ketinggalan, semakin kenal sm adek2 beswan 26. Wohooo.. asyik nih beswan 26 pada cantik ganteng, bikin mata seger deh. Hahaha *godagodi mode: on

Tapi Tuhan ngingetin gw satu hal. Kalo udah seneng, jangan berlebihan senengnya. Naahh ini nih klimaksnya. Sebelum MDP mulai, gw ditelfon resti-tmn kosan gw yg ngabarin kalo mbl gw jd korban badai trus ketiban dahan pohon. Gw yg tadinya panic jd cengengesan, emg sial aja tuh si merah. Mobil sebelah2nya gak kenapa2, udah gt jatohnya pas ditengah2 atepnya. Gepeng udah tu mobil.


gue bisa melihara ikan di atep mobil :D

Jadi mulai hari ini namanya bukan si merah lg, tapi jd MEG. MErah Gepeng. Seksi jg klo dipikir2 dia punya nama. Hahaha. Yaudah, tar lagi gw plg ke jkt bawa si MEG, tar di beresin di jkt aja. Eh btw, akhirnya gw pulang lg ke jakartaaaaaa :D

*masih byk sih cerita silatnas, tp nanti2 aja yaa,, blm siap2 plg ke jkt sih.. see you ;)

, , , ,

10 Comments

helo, I Am Beswan Djarum! :)

woootttt ini udah tanggal segini dan dengan bodonya gw belom bikin artikel penutup buat blog competition Beswan Djarum -_-“

seminggu ini emg lumayan padet bgt gw,,
banyak hal yang harus dikerjakan dan dipikirkan (biar gaya ajee) haha.
niatnya mau ngepost ini pas tgl 15 di hari terakhir kompetisi, tapi ternyata ga keburu..
langsung ngedrop dan nyerah gamungkin menang kalo gini caranya, saingannya kuat2 pula, ngerjain artikelnya pada pooolllll!! GOOD JOB temen2 Beswan! :D

ohya by the way, walopun telat, ttp deh SPIRIT!! :)
mungkin di postingan tekahir artikel yang gw daftarin udah ada rangkuman artikelnya, tp namanya syarat ye kaann, walo telat ttp dibikin deh. hoho

artikel – artikel yang Putu daftarin itu :

1. Secercah Cahaya

ini sebuah reflection di siang bolong yang gw bikin dari lamaaaa bgt. cm gw revisi untuk kompetisi. Life is a lil complicated ketika elo harus masuk ke dunia dimana elo harus membuktikan bahwa elo bisa untuk survive dan selow ngadepin proses – proses dari dari NOL. sampe akhirnya bisa mingle dan ngedapetin sebuah 'acceptance' dan bisa mingle ke dalam sebuah keluarga baru yang menyenangkan. sebuah hal yang harus di syukuri bukan? disana gw seperti mendapatkan SECERCAH CAHAYA kehidupan dimana didalamnya terdapat kebahagiaan, kesenangan, kebersamaan, harapan, mimpi, persahabatan, keluarga, serta kebanggaan.

2. Indahnya Berbagi, Indahnya Peduli

ada yang pernah bilang, ilmu itu bukanlah ilmu apabila tidak bisa di bagikan ke orang lain dan tidak bisa diimplementasikan ke kehidupan kemasyarakatan. Setelah proses pembentukan diri melalui berbagai pelatihan softskill yang udah PT. Djarum berikan ke gw dan temen – temen Beswan gw, rasanya KOSONG kalau gabisa di bagikan ke orang lain.. jadi apa yang telah PT. Djarum berikan ke kami bisa dirasakan juga oleh temen – temen panti asuhan dan anak jalanan. Share to Be Care, Light to Be Bright. Indahnya Berbagi, Indahnya Peduli..

3. In Memoriam, Beswan Djarum

Ga kerasa setahun cepet banget berlalu, sebentar lagi udah ada Beswan 26.. di postingan kali ini gw cm pengen berbagi pengalaman mengenai apa yang udah gw lewatin selama gw menjadi Beswan Djarum.. i believe it will be a never ending story.. setelah segala proses pendewasaan dan pembentukan karakter yang udah diberikan oleh PT. Djarum, cerita ini merangkum semua kenangan, In Memoriam, Beswan Djarum

itulah sedikit postingan – postingan yang menceritakan kalo saya adalah seorang Beswan Djarum. saya Bangga dan amat sangat bersyukur atas hal tersebut. saya dan teman – teman Beswan bernyanyi, berdendang, berseru. maka saya ingin adik2 Beswan 26 nantinya juga bisa bangga membusungkan dada dan berteriak I AM BESWAN DJARUM!!! :)

, , , , , ,

4 Comments

in Memoriam, Beswan Djarum..

2 hari yang lalu siang2 gw lagi browsing internet, tiba – tiba keinget ucapannya Pak Joko Luhur begitu sampe di kuningan waktu overview tentang blog Beswan sebelum event Dare to Be A Leader-nya Beswan Djarum, “coba deh search nama kita di google”. hmm, penasaran kan? gw nyoba search nama gw dan ketawa – ketawa sendiri membaca hal – hal yang tidak terduga. (kalian cobain deh..seru!hehe) gw scroll kebawah dan mendapati sebuah artikel dari Diknas di www.infodiknas.com tentang event Beswan RSO Bandung yang bisa dibaca di sini.

Sorenya gw dan temen – temen SMA gw nonton Darah Garuda (merah Putih II). woooww, pikiran gw gak fokus nonton karena gw kebayang – bayang memori waktu nonton Merah Putih I di hutan yang dingin dengan kondisi perut gw yg lagi ringkih di layar tancep dengan kebersamaan yang luar biasa pas event Achievement Motivation Training beswan Djarum Batch 2.

Trus kemarin gw jobtraining hari pertama. Sebagai Public Affair Officernya, gw harus tau semua2nya ttg perusahaan gw. gw ke pabriknya dan ngeliat cara pembuatan minumannya. lagi2 gw keinget waktu factory visit bareng temen2 Beswan waktu Silatnas. Siangnya gw lewat kantor Djarum RSO Bandung yg di Soekarno Hatta, gw keinget lg pas seleksi masuk Beswan.

Whoaaa gw dejavu! Rasa – rasanya pengeeeeen banget mengulang kesempatan – kesempatan yang diberikan oleh PT Djarum setahun kebelakang. Seperti yang udah gw ceritain di postingan berjudul Secercah Cahaya, kebersamaan dengan Beswan djarum itu seperti candu, ingin lagi dan lagi. di postingan kali ini gw akan membuka kembali memori – memori kebersamaan yang telah kita lewatin bersama – sama.

beswandjarum
Djarum Bakti Pendidikan, atau yang sekarang kita kenal dengan Djarum Beasiswa Plus, merupakan sebuah bentuk program CSR PT. Djarum sebagai bentuk komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan. untuk mendapatkan beasiswa ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki kualitas pribadi yang baik dengan memenuhi standar IQ dan EQ sehingga kami para Beswan Djarum memiliki kecerdasan emosional dalam meraih prestasi. untuk menjadi bagian dari keluarga besar tentu saja harus melalui seleksi yang ketat.

Awal mendaftar Beswan Djarum, gw menentang semua orang yang underestimate ke gw. entah mungkin mereka pikir gw terlalu ambsius dalam mengejar prestasi, bahwa seharusnya menikmati masa kuliah dengan santai, bahwa gw ga akan sanggup dengan segala kegiatan dalam dan luar kampus, sampai – sampai banyak orang yang bilang kalau gw keterima gw akan merebut jatah orang – orang yang tidak mampu, gw akan merebut hak – hak mahasiswa pintar yang sulit mendapat biaya untuk meneruskan kuliah. gw sampe bolak balik buka webnya, nyari informasi yang mendukung apakah gw juga berhak mendapatkan kesempatan ini, atau apakah gw mampu dan gw bisa lulus kualifikasi untuk menjadi seorang Beswan Djarum. Di hari terakhir pendaftaran, dengan segenap keberanian dan cercaan orang, akhirnya gw submit formulirnya yang gw bawa sendiri pagi – pagi sebelum kuliah ke kantor Djarum yang pada waktu itu gw gatau dimana.

Melewati tahapan – tahapan seleksi, kenal dengan teman – teman calon penerima beasiswa Djarum, bersosialisasi dengan mahasiswa – mahasiswa terpilih se -Bandung, tanpa memikirkan pakan nantinya dia atau saya yang akan mengisi jatah menjadi Beswan ddjarum, merupakan hal yang luar biasa. sebuah awal dari kebersamaan yang tidak akan terlupakan sampai saat ini.

Sampai suatu hari gw lagi nemenin Mbak Nani ( ibu warung makan deket kosan) yang lagi sedih, ada seseorang membawa kabar baik (yg pada awalnya dia gak ngaku itu dia, nelfon dengan nada formal tapi pengen ketawa, si akang OGIAWA RAMADHAN-kemana aja sih kaaaang????) kalo gw keterima jadi Beswan Djarum. Mbak Nani yang lagi nangis makin nangis (karena terharu) gw peluk kenceng2 sambil ngucap syukur berdua. (sumpah itu sok dramatis bgt situasinya!hehe). laaaangsung telfon mama!

Di postingan kali ini, gw mau menegaskan, Djarum Beasiswa Plus merupakan murni beasiswa prestasi, jadi siapapun dia yang memiliki prestasi dibidang pendidikan memiliki hak untuk mengikuti seleksi penerimaan beasiswa Djarum.


  • Welcoming party Beswan Djarum RSO Bandung.

Baru kenal nih, ada jantan, lola, dinda, yuyun, ika, masyog, dan lain2. pertama – tama masih canggung gt. mulai gatau malu joget2 ga karuan, pemilihan ketua angkatan, performance dari d'cinnamons, penutupan. yang paling gw inget dari welcoming party itu pas fireworks. kita semua gandengan tangan sambil nyanyi hymne Beswan. sumpah buku kuduk merinding saking ga nyangkanya gw bisa diterima di sebuah keluarga dengan atmosfer kebersamaan yang luar basa. ga hanya dari angkatan 25 aja, tapi juga alumni dan pemimbing2nya.


  • Silatnas Beswan Djarum

buat yg non Beswan pasti bertanya2 kan, apa sih silatnas? silatnas itu silaturahmi nasional Beswan Djarum. jadi Mahasiswa2 penerima beasiswa Djarum se-Indonesia dikumpulin dalam satu kota untuk hmm semacam penerimaan dan pelantikan gt. dihadiri pula oleh rektor2 dari universitas2 yang mahasiswanya menerima beasiswa dari Djarum. waktu tahun gw, acara ini diadain di Semarang selama 3 hari. acaranya banyak :

  1. factory visit : kita ke pabrik rokok Djarum. pasti kalian udah tau dong, brand2 rokok Djarum apa aja? LA Lights, Djarum Super, Djarum Coklat, apa lagi coba yang kalian tau? naah walaupun sama2 rokok kretek, brand2 itu beda cara pembuatannya. Djarum punya 2 cara pembuatan rokok. menggunakan tangan dan mesin. naah factory visit ini kita ke pabrik SKT (Sigaret Kretek Tangan) yang ngebuat Djarum Coklat, dan SKM (Sigaret Kretek Mesin) yang ngebuat LA Lights sm Djarum Super. selain itu kita ke IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Selain itu kita ke PPT (Pusat Pembibitan Tanaman) sebagai sebuah program CSR PT Djarum yang lainnya yaitu Djarum Bakti Lingkungan. kita juga diajak ke GOR Djarum, tempat atlit2 bulutangkis yang mendapat beasiswa dari Djarum berlatih. itu juga bagian dari CSR PT Djarum dengan nama Djarum Bakti Olah Raga
  2. Penjelasan Blog Beswan Djarum dan TOR LKT : blog beswan itu seperti yang gw pake ini. setiap penerima beasiswa dari Djarum berhak mendapatkan domain blog pribadi yang akhirnya bisa digunakan untuk share artikel, cerita sehari2, lirik lagu, apapun! naah, kalo LKT itu singkatan dari Lomba Karya Tulis. di akhir masa penerimaan gaji, kita dikasih kesempatan untuk ikutan Lomba Karya Tulis. hadiahnya lumayan gede loohh (bukan lumayan sih, gede banget!) and i would like to congrat Yogi, Budi and Ali for their successness being a winner for Djarum Regional Bandung. jadi, siapapun yang sedang merana karena ga dapet gaji beswan lagi, boleh laahh nodong2 traktiran dikit yaaa…hahaha. eh bbtw, Blog ini jg akhirnya di lombain loh.. tolong dukung saya yaa.. kmrn ga sempet ikutan LKT, jd ikutan kompetisi blog aja aahh..
  3. Talkshow : kali ini Djarum ngasih talkshow dari Rhenald Kasali dgn tema “Recode : Change Your DNA” sama dari Yoris Sebastian ttg kewirausahaan. beruntung bgt kan bisa dapet talkhow dari mereka? ikut seminar mereka mahal loh! (curhat. gw pernah ikut seminar rhenald kasali di Bandung, mahal, huhu. untung duitnya diganti bokap, hehehehe. lalalala )
  4. Malam Dharma Puruhita ( malam ramah tamah ) : ini malam menyenangkan. pelantikan pake lilin2 sambil nyanyi hymne beswan, dengerin yel – yel dari tiap RSO, pagelaran seni teater dari Beswan yang baru dilatih paginya (halo geng bendera,halo geng paralon,haha), nonton Sherina dan Donny Ada Band manggung. abis itu bebasssss.. gw dan tmn2 beswan akhirnya jalan2 malam ke lawang sewu yg tutup karena renov. huhu, kecewa. tp bisa foto2 dipinggir jalan sepanjang jalan dpn lawang sewu sampe hotel. haha


  • Achievement Motivation Training (outbond)

ini event bareng beswan dari luar Bandung kedua setelah Silatnas. tapi ga kayak silatnas yg dari sabang sampe merauke ikutan. event ini dibagi 3 batch. jadi ga bisa ketemu sama seluruh temen2 Beswan.. ky yang udah gw bilang diatas, Djarum ga hanya ngasih uang tapi jg ngasih pelatihan2 softskill yang membuat kita menjadi generasi muda peneruh bangsa yang memiliki mental kuat serta akhlak yang mulia. disini gw nonton merah putih dengan layar tancep dadakan gara2 hujan gede yang bikin batch gw gabisa jurit malem. huhu, sedih kita ga ada pengalaman ky batch yg lain.. tapi paint ballnya, dan permainan2 lainnya keren abis! enak bgt…
bener – bener bisa ngebuat kita ngerasain gimana cara kerja dengan teamwork, kekuatan dan kepercayaan team.


  • Dare to Be A Leader.

waahh, gw udah pernah bahas ini di postingan sebelumnya yang berjudul Being a Leader Being a Lighter, then Brightening Others.. baca2 disana aja yaaa.. :)


  • Beswan Djarum in The Spirit of Entrepreneurship

ini yang bikin judulnya gw, dikasih usul tema sama masyog yang keren bgt “share to be care, light to be bright”. makasih masyog, keren banget temanya,sumpah!  event ini event yang dibuat oleh temen2 Beswan RSO Bandung yang kebetulan mereka mempercayai gw untuk menjadi ketua untuk event ini. event ini pure pengen ngajak temen – temen panti asuhan dan anak jalanan untuk bisa menjadi pembaharu muda yang akhirnya bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. event ini event untuk external. inget ga sih perjuangan kita bolak balik kesana kesini, keliling bandung, repot ngurus ini itu, dealing ini itu. entah berapa bensin demi bensin, pulsa demi pulsa yang abis buat ngurus event ini. tapi semuanya terbayar dengan lancarnya acara serta exposure di media yang keren bgt (bahkan sampe sekarang kita masih bisa liat artikelnya muncul di google kalo kita search dengan keyword Beswan Djarum). bangga deh punya temen2 yang bisa kerja sama dgn asik ky gitu! ga percuma ya Djarum udah ngasih kita bekal2 yang mantap. (ini jg termasuk bekal, karena kita belajar banyak dari event ini). walaupun akhir2nya ada kritik pedas dr org luar (karena idealisme tingi dan kesalahpahaman. yang akhirnya bisa reda*fiuh!) untuk lebih lengkapnya bisa baca di postingan yang judulnya Promosi dan Itikad Baik


  • Public Speaking

Event ini khusus untuk Beswan RSO Bandung, tiap2 RSO punya event-nya masing2.. event ini ngingetin kita sama Kakak dan Sahabat kita, Kak Gadis Trisya Utami selaku ketua panitianya yang sekarang pasti udah tenang di sisi Tuhan yang Maha Esa. amiinn..


  • Djarum Road to Campus

ini gw gabisa cerita apa2, karena pas event ini gw lagi KKN di Garut huhuhuhuhuhu. mungkin temen2 Beswan Bandung mau ceritain lebih lanjut ttg event ini? nyesel bgt deh gw gaikutan :'(


  • Buka Puasa Bersama Beswan Djarum RSO Bandung.

inget ga sih? pas lagi asik2 ngumpul bercanda2 tiba2 ada angin puting beliung yang ngebuat kita gempar lari2an kalang kabut panik dan tegang? mungkin nanti bisa kita liat di video angkatan dari bos IAM. ;) tapi untungnya kita semua selamat tanpa kurang apapun dan bisa ngelanjutin acara.


  • BLOG COMPETITION BESWAN DJARUM 2010

kayak yang udah gw ceritain diatas, blog competition ini acara ajang terakhir terakhirnya Beswan. dimana kita harus mendaftarkan 3 buah artikel yang pengen dilombain dan temanya “Aku Beswan Djarum”.

gw udah ngedaftarin artikel ini dan 2 artikel lain yang judulnya :

  1. Secercah Cahaya

  2. Indahnya Berbagi, Indahnya Peduli

Wish me luck guys.. ini pertama kalinya gw ikutan kompetisi blog setelah 6 tahun gw ngeblog :D

astagaaaa, ternyata udah banyak jg ya gw cerita. ga kerasa deh, hehehe. jangan pusing ya bacanya.. semoga bisa mengingatkan kalian akan kebersamaan di Beswan Djarum. Bagi yang non Beswan, you better check our web www.djarumbeasiswaplus.com quickly and learn how to be a Beswan Djarum. pasti pengen kan jadi Beswan ky gw???? hihi. (sok mamer)

Saya berharap apa yang udah Djarum kasih ke kita bisa kita  manfaatkan untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam membangun masa depan bangsa yang cerah, menuju Indonesia yang semakin baik dan bersih dari kejahatan apapun, karena saya yakin teman – teman Beswan memiliki akhlak dan kecerdasan emosional yang baik untuk mencapai cita – cita bersama. Sukses beswan!

Buat yang penasaran, pengen tau lebih lanjut tentang event2 Beswan lainnya, buat yang pengen sharing, buat yang pengen ngenang masa2 kebersamaannya di Djarum, feel free to fill  the blank comment box. langsung kita diskusikan bareng2. ;)

ah yaaa, for the last supaya kalian yg non Beswan kepengen buka web Beswan Djarum dan Join us! Duit Gaji Beswan sukses ngebuat gw berhasil nabung buat beli BB dan Itouch 32Giga yang selalu gw bawa kemana2. gaji terakhirnya pun mampu ngebawa gw terbang ke phuket awal bulan depan..So, come join us! ;)

come-join-us-2

, , , , , ,

38 Comments

Secercah cahaya

15548_1164078417815_1103495184_30441750_878569_n1
Saat ini kita bersama.
Tertawa, menangis, bersuka cita.
Esok, hal ini hanyalah akan menjadi cerita.
Cerita klasik yang tak terlupa.
Kenangan ini, bukanlah pasir yang ditutup lalu hilang,
tapi bagaikan torehan ukir disebuah batu nisan tertancapkan karang.
Bersenang – senanglah,
Pikirkan sekarang apa yang ingin kita lakukan untuk masa depan,
karena di masa depan, kita tidak akan sempat memikirkan apa yang telah kita lakukan sekarang
Tapi kebersamaan ini adalah sebuah kenangan indah yang telah kita sayatkan di dada kita, yang telah kita sematkan di bahu kita dan kita genggam erat dalam dekapan kita.
Jangan lupakan cerita itu,
jangan abaikan kisah itu.
Karena kisah itulah kita sanggup menyongsong masa depan.
Cerita itulah acuan masa depan kita.
Maka, berilah kesan terbaik untuk kita di hari ini,
dan tancapkanlah kenangan ini dibenak kita secara abadi.
Lalu kita, kan terus bersama.
Saya bukanlah siapa – siapa, saya bukan pula sebuah apa. saya hanya manusia biasa yang sedang mengecap pendidikan komunikasi di sebuah kampus bertajuk Universitas Padjadjaran di pojok dago.

Saya bukan seseorang yang istimewa, apalagi luar biasa.
Saya suka merendah, terlebih merasa rendah apabila melihat orang besar.
besar hatinya, besar jiwanya, besar akhlaknya, besar kemampuannya, besar prestasinya.

Melewati sebuah perempatan Dago, saya melihat iklan TVC Beasiswa Djarum “Come Join Us”. dengan segenap hati saya mencari informasi melalui internet. saya ingin mencobanya, saya ingin mengukur sejauh mana kemampuan akademik saya, saya ingin tau sejauh mana saya mampu membuat orang tua saya bangga akan prestasi saya.

sebenarnya ini berawal dari ayah saya. Entah apa yang saya lakukan, saya selalu melihat beliau ingin yang lebih dan lebih lagi pada saya. tidak hanya cukup indeks prestasi yang tinggi, beliau tetap menuntut saya untuk belajar, belajar, dan belajar lagi. seakan tidak percaya saya memiliki sesuatu. sesuatu yang pada akhirnya dapat beliau banggakan.

apalah arti seorang anak apabila tidak mampu membanggakan orang tuanya?
saya pun mencoba untuk daftar Beswan Djarum. siapa sangka saya keterima? saya sama sekali tidak menyangka. Namun dengan kegigihan, usaha, keikhlasan dan kepasrahan kepada Tuhan YME, saya pun menjadi salah satu anggota keluarga besar Beswan Djarum.
(saya pernah menceritakan pengalaman seleksi di postingan berjudul Happy )
dan pada akhirnya saya bisa membuktikan kepada ayah saya bahwa saya adalah “seseorang” yang memiliki “sesuatu” yang bisa beliau banggakan.

Saya kangen kebersamaan perjalanan ke Semarang. Silatnas Beswan Djarum T.A 2009/2010. Kebersamaan dengan kalian itu bagai candu. Selalu mau lagi dan lagi.

Kebersamaan dengan teman – teman Beswan Djarum memang candu. Pertemuan dengan teman – teman baru, datang dari berbagai penjuru kota di Indonesia, mulai dekat dengan teman – teman dari RSO Bandung, mendapatkan pembina yang luar biasa, alumni yang bersahaja dan berkumpul dengan keluarga besar PT Djarum. Astaga, seandainya ada kata yang lebih berarti dari sekedar kata ucapan syukur kepada Tuhan YME, saya akan bertekuk lutut dan berdoa kepadaNya untuk mengucap lebih dari syukur.

semakin hari saya semakin mampu mengasah diri saya untuk menjadi “apa”. saya ingat petuah dari ayah saya, “sebuah berlian tidak akan menjadi indah begitu saja. berlian pada awalnya tidak lebih dari sebongkah batu buruk rupa. namun batu buruk rupa itu menjalani proses yang panjang. batu itu di tempa, dibakar dalam api yang panas, dan sejumlah proses lainnya sampai membuat batu jelek itu menjadi sebuah batu bersinar nan indah bernama berlian”

Proses. itulah tanggung jawab PT Djarum dengan Program CSR Djarum Bakti Pendidikan (yang sekarang berubah nama menjadi Djarum Beasiswa Plus). PT Djarum memberikan bekal softskill kepada Beswan Djarum agar menjadi pribadi yang senantiasa memiliki kemampuan – kemampuan yang pada akhirnya digunakan untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Kami, mahasiswa – mahasiswa yang memperoleh beasiswa Djarum, diharapkan menjadi generasi muda yang mampu membangun bangsa dan berkontribusi untuk mengembangkan lingkungan sekitarnya sehingga mampu menjadi pemimpin yang sukses di masa depan. tidak hanya utuk diri sendiri, namun juga untuk kepentingan orang banyak, dengan tahapan – tahapan, atau proses pengembangan diri melalui pelatihan – pelatihan yang PT Djarum Berikan.

Silatnas, Achievement Motivation Training (Outbond), Dare to Be A Leader, dan Developing Effective Public Speaking Skill merupakan sebuah proses yang menempa kita untuk menjadi pemuda Indonesia yang berkualitas. merupakan sebuah kehormatan untuk dapat mengecap kegiatan ini, karena kegiatan seperti ini tidak akan kita dapatkan di bangku perkuliahan.

Saya sangat ingin berpartisipasi dalam segala kegiatan Djarum. Maka saya pun tidak melewatkan hal – hal sekecil apapun yang berhubungan dengan Beswan dan Djarum. Sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya, PT Djarum telah membangun saya dan teman – teman untuk menjadi pribadi yang berkualitas.

ini tanggal 1 September, dimana kita resmi menjadi alumni Beswan Djarum. lengkap sudah Djarum memberikan kita segala manfaatnya, segala proses yang membuat kita menjadi “utuh”. Namun teman, janganlah lupa akan kebersamaan, akan pembelajaran, akan segala hikmah yang telah kita dapat selama menjadi Beswan Djarum. Terus lah maju, dan teruslah mengukir prestasi. tentu saja tanpa memutuskan tali silaturahmi.

Sekarang saya mampu melihat diri saya sebagai siapa dan sebuah apa. saya Putu Agnia Sri Juliandri, dan saya adalah Beswan Djarum. Saya Bangga akan diri saya, dan akan terus berusaha untuk membuat orang tua dan orang – orang sekitar saya bangga pada diri saya. in the right way,for sure.

We make so many friends,
Some become dearest,
Some become special,
Fall in love with someone,
Some go abroad,
Some change their cities,
Some leave us,
We leave some,
Some are in contact,
Some are not in contact,
Some don't contact because of their ego,
We don't contact some because of our ego,
Whatever they are,
However they are,
We still remember,  love, miss, care them because of the part they played made MEMORIES in our lives.
-anonymous
Terima kasih Djarum, terima kasih teman – teman dan alumni Beswan. Terima kasih karena telah membawa secercah cahaya keceriaan, kebahagian, dan dukungan dalam kehidupan saya.

15953_1213365457521_1330326434_30662242_6190089_n

15953_1213365217515_1330326434_30662236_8073595_n

19065_1260167627546_1330326434_30762497_3712830_n20668_1347650535161_1348244737_989740_2728899_n
25632_1383397229672_1374215680_1051579_1195409_n
17946_1335747043570_1527915365_859318_1843406_n
31273_1202738728025_1815302836_387324_435369_n
31273_1202733247888_1815302836_387303_5293139_n
25874_1344175577076_1611855359_876689_8386951_n
25801_1243012718541_1326038246_30557196_5649695_n
46578_1391246577271_1115313399_30927797_7053968_n
13442_1356332262353_1052860048_30826587_2916801_n
*Ya Tuhan, betapa saya tidak ingin ini semua berakhir :'(

, , , , , ,

81 Comments