Posts Tagged Softskill

Stuck inside the box | artikel penutup blog competition Beswan Djarum

Beberapa pekan yang lalu, ketika gue lagi hectic di kantor, ada email masuk yang ternyata newsletter dr Djarum Beasiswa Plus. Gue cuma sempet baca sekilas dan overall isinya tentang blog competition buat Beswan Djarum yang mana ga gue menangkan tahun lalu. Masih penasaran di tahun ini, jadi sampe rumah tanpa babibu gue langsung buka websitenya dan liat ketentuannya. Budaya hmm?

As i mentioned in my post recently, sekarang gue balik lg ke kota tempat gue dibesarkan yang padat dan sekilas tidak berbudaya, Jakarta. Sekarangpun gue menghabiskan sekitar 9 jam dalam sehari untuk kantor tanpa gue bisa melakukan kehidupan sosial karena terbatas jam malem dari nyokap. Apa yang bisa gue liat dari keseharian gue sekarang yang ada hubungannya sama budaya?

Am kinda stuck in my box. Setiap hari hal yang sama, jalur yang sama. Melewati situasi kepadatan jalan raya sendirian setiap pergi dan pulang kantor ngebuat gue banyak ngelamun, setelah dibantu dengan inspirasi dari boyfie of mine (yes, now, officially :D) via bbm, pada akhirnya mulai aware dengan keadaan sekitar.

Then I defined budaya in the wide words.

Ga selamanya budaya itu berkisar dari batik, ga selamanya budaya itu berkisar dari rumah adat, makanan tradisional, atau tarian2 khas daerah. Bahkan hal yang-almost everyday-kita liat, lama2 menjadi sebuah kebiasaan yang membudaya di kalangan masyarakat. Untuk itu, akhirnya gue terinspirasi untuk ngebuat beberapa postingan yang mungkin cukup memenuhi syarat untuk diperlombakan :

1. Kompetisi Budaya | ketika putu berbicara komunikasi
Its kinda weird, bangun pagi di hari minggu mungkin ngebuat otak gue gesrek sampe bisa nulis hal yang “pake otak” kaya gini. Buat yang ngikutin blog gue ato cm sekedar baca2, selama 7 tahun ngeblog, otak gue cuma tergambar eksplisit dari setiap postingan. Well, sebagai sarjana komunikasi yang nyasar jadi bankir, ga ada salahnya gue balik ke habitat gue dan ngeshare ilmu gue, seperti yang bokap pengenin untuk setiap postingan blog gue-which is gapernah kesampean. Wah bokap pasti bangga kalo baca ini! Haha

2. BADUY, Jangan membawa apapun selain badanmu, jangan meninggalkan apapun selain jejakmu. courtesy 2008.
WHAAATT 2008? yes it is! ini tentang kegilaan mahasiswa pada jamannya yang serba nekat, sekarang udah pada mulai sadar karena udah pada mencar2, ngebuat gue emosional dan sentimentil nginget2 masa lalu. Ternyata hobi traveling gue enlighten juga selain happy2. Baru keinget lagi makna budaya dari perjalanan ini..

3. malu doong..
This is what i told you, budaya itu ga selamanya tentang pakaian adat bla bla bla yadda yadda. Ketika kebiasaan nyeruduk dan mau menang sendiri udah jadi sebuah budaya, kita bisa bilang apa selain instrospeksi diri? Yang gue pengen kebiasaan ini bisa diredam trus yang tertib bisa di budayakan. Cang cing bgt kan tuh kalo gt? bisa dibaca gimana gue mendefinisikan budaya sebagai sesuatu kebiasaan negatif.

Well, pada akhirnya gue hanya ingin meramaikan kancah perkompetisian ini (walo iyes ngiler bgt sm Macbook Air ato boleh lah Iphone4 juga gpp *eh songong amat pake kata bolehlah haha) selain mengasah kemampuan memposting tulisan pake otak setelah bertahun – tahun ngeblog tapi gapernah pinter.

Gue percaya semua Beswan udah berpikir outside the box. Keliatan dari tulisan2nya. Eh-dan itu keren! tapi ketika semuanya keluar dari box dan ngebuat keadaan diluar box jadi sebuah mainstream? oh no, then I prefer to be different and stay inside my box! ;)

Siapapun yang menang,I’m so proud of you! Semoga sukses Beswan Djarum!! :)

, , , , , , , , , ,

5 Comments

Kompetensi Budaya | ketika putu berbicara komunikasi

Dewasa ini, banyak kesalahpahaman yang terjadi akibat perbedaan persepsi dalam memaknai suatu pesan. Perbedaan ekspetasi – ekspetasi budaya dalam komunikasi dapat menyebabkan komunikasi tidak lancar. Kesalahpahaman tersebut biasa terjadi ketika kita bergaul dengan kelompok – kelompok budaya yang berbeda. Problem utamanya adalah kita cenderung menganggap budaya kita sebagai suatu kemestian, tanpa mempersoalkannya lagi, sebagai standar untuk mengukur budaya lain.

Ketika kita berkomunikasi dengan orang lain, kita dihadapkan dengan bahasa – bahasa, aturan – aturan, dan nilai – nilai yang berbeda. Sulit bagi kita untuk memahami komunikasi mereka bila kita sangat entosentrik. Kesalahan – kesalahan antar budaya diatas dapat dikurangi bila kita sedikitnya mengetahui bahasa dan perilaku budaya orang lain, mengetahui prinsip – prinsip komunikasi antar budaya dan mempraktikannya dalam berkomunikasi dengan orang lain.

Saya merupakan orang ‘lintas budaya’, yang dilahirkan sebagai keturunan bali, dibesarkan di Jakarta dan merantau ke bandung, dan sekarang saya bekerja di sebuah perusahaan asing. Saya juga berada dalam lingkungan beswan Djarum dan  karenanya saya jadi memiliki teman dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak dapat dipungkiri bahwa kota besar seperti Jakarta pun sarat budaya karena ada bahasa, aturan dan nilai yang berkembang di dalamnya. Perilaku yang menurut kami baik, belum tentu bisa dikatakan baik di tempat lain.

Dari yang saya amati, persepsi budaya yang berbeda akan menentukan sikap dan perilaku yang berbeda pula dan berpengaruh besar seperti pada tanggung jawab pribadi, sikap terhadap otoritas dan hukum, penggunaan waktu, menghormati aturan, dan perlakuan yang adil. Isu-isu semacam ini memiliki peran yang demikian penting dalam membina hubungan yang lebih baik. Kesadaran akan adanya perbedaan saja tidaklah cukup, dibutuhkan kompetensi multicultural untuk dapat memahami dan menyikapi perilaku dan sikap dalam konteks budaya yang berbeda

Mindset dari kompetensi budaya tidak berarti mengingkari nilai-nilai dan norma yang diyakini tetapi lebih kepada penghormatan terhadap nilai-nilai dan norma yang diyakini orang lain. Adaptasi terhadap budaya orang lain merupakan pijakan bagi dinamika hubungan yang lebih baik. Berpegang teguh pada budaya sendiri ibarat pohon dengan akar yang kokoh menopang batang yang kuat. Sementara adaptasi terhadap budaya orang lain ibarat dahan, ranting, dan daun yang fleksibel terhadap perubahan sekitar, dari angin yang berhembus sampai hujan badai.

Kompetensi multikultural juga diperlukan di tingkat organisasi yang memiliki dinamika multi kultural, Djarum Beasiswa Plus misalnya. Beswan Djarum terdiri dari mahasiswa – mahasiswi berprestasi yang berasal dari daerah di seluruh Indonesia. Keberagaman budaya harus dikelola sedemikian rupa sehingga tidak berdampak buruk terhadap organisasi tetapi justru memperkaya sumber daya. Kekayaan ini dioptimalkan sebagai modal hidup nan aktif bagi pencapaian yang lebih baik

kompetensi multicultural dapat diringkas ke dalam tiga dimensi, pengetahuan, kecakapan, dan motivasi. Pengetahuan dalam kompetensi ini meliputi  parameter budaya dan bagaimana pengaruhnya. Kecakapan meliputi keingintahuan dan kemampuan mendapatkan informasi baru, menganalisisnya, berkomunikasi secara baik dengan mengelola respon terhadap hasil analisis tadi, dan secara fleksibel beradaptasi. Motivasi meliputi pemahaman atas perbedaan budaya dan sikap menghormati melandasi keinginan untuk belajar, memperbaiki dan mengembangkan untuk dapat mengelolanya secara lebih baik.

Kebudayaan bisa sangat berbeda-beda ini hanyalah sebagian kecil dari kebudayaan yang ada di Indonesia apa lagi didunia. Tetapi apresiasi dari yang sebagian kecil ini saja kita sudah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang besar. Banyak hal – hal yang tidak terduga yang terjadi dan yang ada disana.

Semoga apa yang saya share ke blog ini bisa beguna juga untuk teman – teman agar dapat meningkatkan kompetensi, minimal dapat menambah pengetahuan sosial mengenai kebudayaan. Budaya bukanlah suatu hal yang membentengi hubungan kita sehari-hari, tetapi merupakan suatu yang dapat memperkaya pribadi dan juga negara kita, Indonesia.

, , , , , , , ,

20 Comments

BADUY, Jangan membawa apapun selain badanmu, jangan meninggalkan apapun selain jejakmu. courtesy 2008

hari ini merupakan hari yang cukup sentimentil buat gue. ketika sahabat-sahabat gue satu persatu mulai menyusul untuk lulus dan pindah dari bandung, dari yang nyelametin, seneng2 di group messenger, sampe mendadak salah satu dr temen gue blg ” lama2 kita pisah..dulu kita 1 atap..sekarang atap kita udah beda2, bahkan suara tawa anak2 udah jarang kedengeran, biasanya tiap hari. haha lebay yah..anak2 tongkrongan lain gw rasa ga ada loh yang kayak kalian. gokilss.. 4 taun aja gak berasa. apa aja disikat. semuanya kayak t*i tapi ngangenin :D” dan kata2 itu ngebuat memori gue kembali ke tahun pertama kuliah..

entah kenapa memori gue mendadak jatoh ke Baduy. setelah ngebuka file – file kuliah, foto2 lama yang ada di folder laptop dan foto2 yang ada di facebook, gue jadi inget kalo gue belom pernah ngeshare perjalanan gue dan 8 sahabat gue lainnya ke Baduy, ketika masih menjadi mahasiswa, tahun 2008 yang lalu.. (saat ini gue belom jadi beswan djarum, dan bahkan gue belum tau kalo ada program djarum beasiswa plus, hehe). perjalanan ini kita kasih judul “BADUY, Jangan membawa apapun selain badanmu, jangan meninggalkan apapun selain jejakmu”. which is, gausah bawa barang2 yang gaperlu karena di baduy kita akan trackin jauh bgt, dan jgn ngambil barang apapun yang bukan miliknya keluar dari perkampungan baduy.

FYI, Suku Baduy itu suku asli Banten, tempatnya di sebelah selatan kota Serang yang masuk dalam Kabupaten Lebak, Rangkas Bitung. kenapa kita milih cabut ke Baduy? Karena atas pertimbangan sotoy kita bersembilan, dan keputusan nekat pas di foodcourt PIM, kita ngerasa suku Baduy punya keunikan dan kekhasan tersendiri yang menarik banget buat dikunjungin dan dipelajarin. kebetulan banget saat itu kita dapet tugas untuk ngebuat makalah tentang komunikasi lintas budaya.

Sebutan “Baduy” sebenernya merupakan sebutan yang diberikan oleh penduduk luar ke penduduk setempat, awalnya sebutan dari para peneliti belanda yang kayaknya nyamain mereka dengan Badawi atau Bedouin Arab yg artinya masyarakat yang berpindah-pindah (nomaden). Kemungkinan lainnya adalah karena adanya Sungai Baduy dan Gunung Baduy yang ada di utara dari wilayah tersebut. orang baduy sendiri lebih suka menyebut diri mereka urang Kanekes atau “orang Kanekes” kayak nama wilayah mereka, atau sebutan yang mengacu ke nama kampung mereka seperti Urang Cibeo.

kalo dari asal usulnya, mereka tuh punya kepercayaan yang berbeda2. ahli sejarah juga bilang hal2 yang beda tentang asal usul baduy. kalo dari kepercayaan yang mereka anut, orang Kanekes ngaku keturunan dari batara cikal, salah satu dari tujuh dewa atau batara yang diutus ke bumi. atau sering juga mereka dihubung2in dengan nabi adam sebagai nenek moyang pertamanya.


kata salah satu ahli sejarah, masyarakat baduy dikaitin dengan kerajaan sunda yang sebelum keruntuhannya di abad ke 16, pusatnya di pakuan padjadjaran (sekitar bogor kalo sekarang). jadi ceritanya jaman dulu banten tuh merupakan pelabuhan dagang yang cukup besar, nah, pangeran penguasa wilayah banten menganggap kalo kelestarian lingkungan sungai itu perlu dipertahankan. Untuk itu, jadi diperintahkanlah sepasukan tentara kerajaan yg terlatih banget untuk ngejagain dan ngelola kawasan yang berhutan lebat plus bukit2 di wilayah gunung kendeng tersebut. naahh, keberadaan pasukan plus tugasnya yang khusus itu tampaknya menjadi cikal bakal masyarakat baduy yang sampai sekarang masih mendiami wilayah hulu sungai ciujung di gunung kendeng itu.

Perkampungan suku baduy

Bahasa yang mereka pake itu dialek sunda–banten. untuk berkomunikasi sama penduduk luar mereka lancar make bahasa indonesia, walaupun mereka gadapet pengetahuan itu dari sekolah lho! orang kanekes ‘dalam’ bahkan gakenal budaya tulis. jadi adat istiadat, kepercayaan/agama, sampe cerita nenek moyang cuma dibagi secara lisan aja, diceritain secara turun menurun gitu..

anak – anak suku baduy dalam yang lewat perkampungan baduy luar (FYI, di perkampungan baduy dalam kita gaboleh make alat elektronik)

Orang Baduy emang hidup menyatu dengan alam tanpa banyak mengusik apapun. Mereka sadar bahwa hidup mereka bergantung pada alam. kalo kata pemukanya, “gunung teu meunang dilebur, lebak teu meunang dirusak, larangan teu meunang dirempak, lojor teu meunang dipotong, pondok teu meunang disambung.” yang artinya : gunung tak boleh dihancurkan, lembah tak boleh dirusak, larangan tak boleh dilanggar, panjang tak boleh dipotong, pendek tak boleh disambung….”

Don’t judge the book by its cover. Itu adalah hal yang dapat gue pelajarin setelah melakukan perjalanan ke Baduy. basi sih, tapi beneran! awalnya, ngebaca forum dan berbagai informasi tentang Baduy dari internet membuat gue mikir sambil tertawa “ni orang – orang Baduy pasti primitif abis. Ntar klo kita ngomong, pasti mereka jawab uga – uga- uga..”. apalagi setelah sampai di desa gajeboh Baduy luar. Orang sana gak bisa bahasa Indonesia. Agak worry jg pas mau ke Baduy dalam, takut bego sendiri gak bisa berkomunikasi. Eh ternyata diperjalanan menuju baduy dalam kita ketemu orang Baduy dalam yang sempat kita temuin di desa gajeboh. Dari penampilannya gue ngerasa dia sangat amat primitif. gapake alas kaki, baju dari kain tenunan kasar, make kain sarung. gue takut bgt nyapa men, takut gagu gt kan ga lucu. jadi gue senyum2 saja. Eh dia malah ngajak ngomong. Katanya “eh ketemu lagi…namanya siapa??” wah gue surprise abis! karena awalnya gue ngerasa orang badui itu kurang ramah karena keterbatasan bahasa, tapi ternyata itu terbantahkan oleh sikap-sikap orang badui dalam, jujur menurut gue itu aneh. Karena orang badui dalam justru lebih ramah dan yang sangat mengejutkan itu mereka lebih bisa bahasa Indonesia dibandingkan orang badui luar. Tenyata dia dan teman – temannya yang orang baduy dalam sering pergi ke Jakarta. yasalaaamm..dia cerita katanya sering jalan – jalan di mall, main ke monas. Wah doi baik abis ternyata.

Kita nginep di Baduy luar, disana bener2 tidak ada listrik. Setelah jam 6 sore, desa sunyi senyap. Gelap dan bener2 ga ada suara. Seperti kota mati. Kita ngelanjutkan perjalanan ke salah satu desa di badui dalam besok paginya.


ini jembatan penghubung antara badui dalam dan badui luar. dibawahnya sungai yang disebelah sana2nya dipake buat MCK sm warga badui


Perjalanan kesana capek banget! Parah. Serasa ilang kaki gue. Mendaki bukit, lewatin lembah, lewat hutan, nyebrang sungai. No wonder yeh orang – orang Baduy gak terima kendaraan. mau pake heavy equipment kalo kesana sih. Hebat banget deh klo mobil atau motor bisa lewatin jalanan yang nanjak-turun-licin-banyak batu-berlumut. pertama kalinya gue jalan non-stop selama 10jam! jalannya sekitar 20 km jalannya naik-turun bukit, ngerasain pengalaman buang air di sungai, ngerasain rokok di Baduy dalam yang cuman terdiri dari daun, tanpa tembakau. haha kalo dipikir2 hebat banget deh gue sm tmn2 gue waktu itu! jadi makin bersyukur punya kehidupan enak di kota. hehe. hehe. *ini serius cengengesannya* saking capeknya gue sempat pasrah mau tinggal di hutan situ aja deh. Huhu. Pokoknya cobain deh main – main ke baduy. Seru lhooo…. :D

Pengalaman ini ga bakal gue lupain sama sekali. Karena menurut gue pengalaman dari perjalanan ini akan ngebuat kita lebih peka terhadap budaya asli Indonesia. Dan gue harap kita semua bisa melestarikan budaya Indonesia biar ga diambil2 lagi sm negara tetangga. pengalaman yg gue dan temen2 gue dapet setelah perjalanan kesana jauh lebih banyak drpd bebannya. Mulai dari pengalaman pribadi sampai pengalaman persahabatan kita. Dan yang gue salut, kita ga nyerah begitu saja dengan keadaan yang sangat sulit saat itu. kemampuan berjalan kaki kan beda ya tiap orang, ada yang cepet bgt gapernah ngerasa capek, ada juga yang pelan trus sering capek. intinya balik lagi ke gimana cara kita meredam ego masing2 untuk engga ninggalin temen2 dan gimana caranya untuk ttp bareng2. Kita emang saling memotivasi satu sama lain, tapi “ini bukan tentang motivasi men, tetapi kesetiakawanan”. Karena di dalam setiap perjalanan pasti ada suatu pelajaran. Kita menyadari kalo persahabatan dan kesetiakawanan sangat penting dalam menjalani perjalanan ini, bahkan kehidupan ini.

ini cerita ga akan abis kalo gue ceritain gini doang. bisa ngebentuk novel kalo mau gue ceritain lengkapnya. THE POINT IS, Setelah ngeliat dan ngelakonin sepenggal perjalanan ini, gue dan temen2 gue paham banget gimana patuhnya masyarakat baduy terhadap segala peraturan yang telah ditetapkan oleh pu’un (kepala adat) mereka. Kepatuhan dan ketaatan itu mereka jalanin dengan enjoy tanpa penolakkan apapun. Hasilnya? Kekaguman bakal dirasakan oleh semua orang yang berkunjung ke sana : mereka rukun banget, damai dan sangat sejahtera untuk ukuran kecukupan kebutuhan hidup sehari-hari. Itulah yang gue rasain sebagai kesimpulan dari perjalanan menyelami salah satu suku tradisional yang tinggal gak seberapa jauh dari metropolitan Jakarta. dan sekarang, bisa ga kita nerapin budaya yang sama di lingkungan kota kita masing – masing?

, , , , , , , ,

18 Comments

malu doong..

dear readers, how’s life? me? busy as always. but its almost weekend, yeay!! haha
gimana gimana? how’s ur daily life? university life, work life, love life *eh?! HAHA. sensitif yaa untuk yang terakhir itu..

btw, apa kabar Beswan Djarum yang baru resmi jadi alumni? HAHAHA WELCOME TO THE CLUB DUUDEEE! :p haha girang deh. akhir – akhir ini br sempet liat2 status temen2, tweet @Beswandjarum dan postingan blog yang baru di update ternyata udah dalam proses recruitment Djarum Beasiswa Plus angkatan 27 yaa.. astaga ga berasa udah 2 taun jadi alumni, untungnya baru beberapa bulan resmi ngubah status dari mahasiswa menjadi karyawan ( sebenernya mahasiswa – pengangguran- karyawan siiiih, but can we skip the second stage? haha ;p)

jadi inget, kemarin vivi minta artikel untuk profil alumni beswan yang ngegambarin kehidupan setelah lulus dari universitas dan masuk ke dunia kerja, vivi minta permenit perjam (tentu aja ga gue penuhin permintaannya yg satu ini, bisa abis berapa lembar kalau mau ngikutin keseharian gue? *soksibuk). dan akhirnya tersadar kalo WAKTU GUEEEE ABIS BUAT DIJALAN YA BOOOKK!!! gue berangkat dari rumah jam 6.15 pagi, selambat – lambatnya jam 6.30 atau gue bakal stuck di jalan ga nyampe2 ke kantor. waktu tempuh keberangkatan itu kira2 satu-dua jam, it’s totally unpredictable, malah kalo jalanan kosong bisa aja ditempuh dalam waktu setengah jam, masalahnya adalah, kapan jakarta bisa kosong kalo bukan pas lebaran??

ternyata yang berangkat pagi – pagi itu ga cuma gue, karena pas langit masih gelap pun udah ada banyak yang berangkat ke sekolah atau ke tempat kerja. dimulailah antrian panjang mobil – mobil berbagai ukuran di jalan, motor – motor yang seradak seruduk berasa punya nyawa banyak, angkutan umum yang seenaknya ngetem di pinggir jalan, polisi yang cuma berdiri aja dipinggir jalan sambil ngelambai – lambai, masyarakat yang antri naik angkutan umum atau turun dari angkutan umum yang kadang juga seenaknya nyetopin metromini atau angkot sampe supirnya berenti mendadak. hal ini udah rutin kita liat setiap hari di indonesia. jakarta khususnya.

yang paling mengherankan adalah KENAPA SIH ADA MOBIL MOTOR YANG MASIH AJA LEWATIN JALUR TRANSJAKARTA?!! busway disini konteksnya adalahbusway yang dikasih portal yaa.. as u have heard ya guys, banyak kecelakaan motor atau mobil yang kena serempet atau ketabrak bis transjakarta. tapi kenapa coba masih rempong maksa2 lewatin bis? am not going to use the busway kecuali kalo bener2 in a rush yang bener2 harus dikejar (kebelet pipis, kebelet bekry mungkin salah satunya :p)

pernah dalam suatu pagi di jalan pramuka, ada mobil di depan gue melintang dari jalur biasa ke arah jalur busway yang di portal, guess what? dia lagi debat sm penjaga portal busway biar bisa masuk ke jalur busway. GILA KALI DARIPADA BUANG – BUANG WAKTU BUAT DEBAT MENDING JALAN AJA KALEEEE LEWAT JALAN BIASA, HUUUFFTT! dan tentu aja doi ngebuat macet mobil2 dibelakangnya dooong..abis diklakson2in, akhirnya dia ngalah lewat jalan biasa, tapi belom ada 5 meter MOBILNYA MANJAT PEMBATAS JALUR BUSWAY! RAAWWRRR, bener – bener deh ni orang.

untuk motor2 yang masuk jalur busway dan berusaha nyalip dari pinggir, gila, itu kan bahaya banget. kebayang ga sih, jalur busway kan sempit, cuma ky muat sm bisnya doang gitu. ewwhh..

foto ini gue capture pagi2, jelas2 ada tulisannya gede2 tuh di punggung bis “hari gini nyerobot jalur bis transjakarta? malu dong!”  langsung gue share ke instagram, berhubung waktu itu belom sempet posting blog lg, hehe.

sadar ga sadar hal – hal seperti ini udah membudaya di kalangan masyarakat indonesia terutama jakarta. budaya nyelak alias nyerobot udah ga asing lagi lah ya buat orang indonesia dikehidupannya sehari2. gue juga pernah suatu hari lagi antri di belakang ibu2 bule di toilet umum di sebuah mall, tiba2 ada orang masuk dan langsung nyerobot antrian, si ibu2 bule itu langsung marah2 bilang “woy, antri sini, kenapa sih orang indonesia gabisa tertib?!” kurang lebih begitulah isi terjemahan dari omelannya. malu kan? jujur aja gue yang notabene orang indonesia MALU bgt denger omelan si ibu bule.


tapi coba deh kita sadarin, budaya negatif seperti ini layak ga sih buat dipelihara? engga kan? gue malu kalau orang – orang dari negeri tetangga udah mulai protes, ato nyindir, ato geleng – geleng atau senyum maklum ke orang2 yang nyerobot gitu. kenapa ga kita sama – sama interospeksi diri, sama – sama menjaga ketertiban baik itu lalu lintas, baik itu antri masuk toilet umum, antri ke ATM, sampe beli tiket dufan di musim liburan *laahh.. eh tapi bener lho! bebek aja bisa baris rapi, masa kita yang punya otak bisa mikir mau main serobot2 aja? malu doongg..

kalau kebiasaan yang ini bisa diredam, trus yang tertib dibudayakan, wah pasti hidup di Indonesia itu asyik banget. yang bisa menggalakan budaya antri budaya tertib itu bukan pemerintah lho, tapi kita sendiri sebagai masyarakat yang seharusnya bisa mengapresiasi hak orang lain. yuk kita sama – sama menjaga ketertiban lalu lintas, patuhi peraturan lalu lintas, jangan lagi nyerobot jalan yang bukan hak kita. yuk kita jadi orang yang berbudaya! :D

, , , ,

15 Comments

helo, I Am Beswan Djarum! :)

woootttt ini udah tanggal segini dan dengan bodonya gw belom bikin artikel penutup buat blog competition Beswan Djarum -_-“

seminggu ini emg lumayan padet bgt gw,,
banyak hal yang harus dikerjakan dan dipikirkan (biar gaya ajee) haha.
niatnya mau ngepost ini pas tgl 15 di hari terakhir kompetisi, tapi ternyata ga keburu..
langsung ngedrop dan nyerah gamungkin menang kalo gini caranya, saingannya kuat2 pula, ngerjain artikelnya pada pooolllll!! GOOD JOB temen2 Beswan! :D

ohya by the way, walopun telat, ttp deh SPIRIT!! :)
mungkin di postingan tekahir artikel yang gw daftarin udah ada rangkuman artikelnya, tp namanya syarat ye kaann, walo telat ttp dibikin deh. hoho

artikel – artikel yang Putu daftarin itu :

1. Secercah Cahaya

ini sebuah reflection di siang bolong yang gw bikin dari lamaaaa bgt. cm gw revisi untuk kompetisi. Life is a lil complicated ketika elo harus masuk ke dunia dimana elo harus membuktikan bahwa elo bisa untuk survive dan selow ngadepin proses – proses dari dari NOL. sampe akhirnya bisa mingle dan ngedapetin sebuah 'acceptance' dan bisa mingle ke dalam sebuah keluarga baru yang menyenangkan. sebuah hal yang harus di syukuri bukan? disana gw seperti mendapatkan SECERCAH CAHAYA kehidupan dimana didalamnya terdapat kebahagiaan, kesenangan, kebersamaan, harapan, mimpi, persahabatan, keluarga, serta kebanggaan.

2. Indahnya Berbagi, Indahnya Peduli

ada yang pernah bilang, ilmu itu bukanlah ilmu apabila tidak bisa di bagikan ke orang lain dan tidak bisa diimplementasikan ke kehidupan kemasyarakatan. Setelah proses pembentukan diri melalui berbagai pelatihan softskill yang udah PT. Djarum berikan ke gw dan temen – temen Beswan gw, rasanya KOSONG kalau gabisa di bagikan ke orang lain.. jadi apa yang telah PT. Djarum berikan ke kami bisa dirasakan juga oleh temen – temen panti asuhan dan anak jalanan. Share to Be Care, Light to Be Bright. Indahnya Berbagi, Indahnya Peduli..

3. In Memoriam, Beswan Djarum

Ga kerasa setahun cepet banget berlalu, sebentar lagi udah ada Beswan 26.. di postingan kali ini gw cm pengen berbagi pengalaman mengenai apa yang udah gw lewatin selama gw menjadi Beswan Djarum.. i believe it will be a never ending story.. setelah segala proses pendewasaan dan pembentukan karakter yang udah diberikan oleh PT. Djarum, cerita ini merangkum semua kenangan, In Memoriam, Beswan Djarum

itulah sedikit postingan – postingan yang menceritakan kalo saya adalah seorang Beswan Djarum. saya Bangga dan amat sangat bersyukur atas hal tersebut. saya dan teman – teman Beswan bernyanyi, berdendang, berseru. maka saya ingin adik2 Beswan 26 nantinya juga bisa bangga membusungkan dada dan berteriak I AM BESWAN DJARUM!!! :)

, , , , , ,

4 Comments

in Memoriam, Beswan Djarum..

2 hari yang lalu siang2 gw lagi browsing internet, tiba – tiba keinget ucapannya Pak Joko Luhur begitu sampe di kuningan waktu overview tentang blog Beswan sebelum event Dare to Be A Leader-nya Beswan Djarum, “coba deh search nama kita di google”. hmm, penasaran kan? gw nyoba search nama gw dan ketawa – ketawa sendiri membaca hal – hal yang tidak terduga. (kalian cobain deh..seru!hehe) gw scroll kebawah dan mendapati sebuah artikel dari Diknas di www.infodiknas.com tentang event Beswan RSO Bandung yang bisa dibaca di sini.

Sorenya gw dan temen – temen SMA gw nonton Darah Garuda (merah Putih II). woooww, pikiran gw gak fokus nonton karena gw kebayang – bayang memori waktu nonton Merah Putih I di hutan yang dingin dengan kondisi perut gw yg lagi ringkih di layar tancep dengan kebersamaan yang luar biasa pas event Achievement Motivation Training beswan Djarum Batch 2.

Trus kemarin gw jobtraining hari pertama. Sebagai Public Affair Officernya, gw harus tau semua2nya ttg perusahaan gw. gw ke pabriknya dan ngeliat cara pembuatan minumannya. lagi2 gw keinget waktu factory visit bareng temen2 Beswan waktu Silatnas. Siangnya gw lewat kantor Djarum RSO Bandung yg di Soekarno Hatta, gw keinget lg pas seleksi masuk Beswan.

Whoaaa gw dejavu! Rasa – rasanya pengeeeeen banget mengulang kesempatan – kesempatan yang diberikan oleh PT Djarum setahun kebelakang. Seperti yang udah gw ceritain di postingan berjudul Secercah Cahaya, kebersamaan dengan Beswan djarum itu seperti candu, ingin lagi dan lagi. di postingan kali ini gw akan membuka kembali memori – memori kebersamaan yang telah kita lewatin bersama – sama.

beswandjarum
Djarum Bakti Pendidikan, atau yang sekarang kita kenal dengan Djarum Beasiswa Plus, merupakan sebuah bentuk program CSR PT. Djarum sebagai bentuk komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan. untuk mendapatkan beasiswa ini, mahasiswa dituntut untuk memiliki kualitas pribadi yang baik dengan memenuhi standar IQ dan EQ sehingga kami para Beswan Djarum memiliki kecerdasan emosional dalam meraih prestasi. untuk menjadi bagian dari keluarga besar tentu saja harus melalui seleksi yang ketat.

Awal mendaftar Beswan Djarum, gw menentang semua orang yang underestimate ke gw. entah mungkin mereka pikir gw terlalu ambsius dalam mengejar prestasi, bahwa seharusnya menikmati masa kuliah dengan santai, bahwa gw ga akan sanggup dengan segala kegiatan dalam dan luar kampus, sampai – sampai banyak orang yang bilang kalau gw keterima gw akan merebut jatah orang – orang yang tidak mampu, gw akan merebut hak – hak mahasiswa pintar yang sulit mendapat biaya untuk meneruskan kuliah. gw sampe bolak balik buka webnya, nyari informasi yang mendukung apakah gw juga berhak mendapatkan kesempatan ini, atau apakah gw mampu dan gw bisa lulus kualifikasi untuk menjadi seorang Beswan Djarum. Di hari terakhir pendaftaran, dengan segenap keberanian dan cercaan orang, akhirnya gw submit formulirnya yang gw bawa sendiri pagi – pagi sebelum kuliah ke kantor Djarum yang pada waktu itu gw gatau dimana.

Melewati tahapan – tahapan seleksi, kenal dengan teman – teman calon penerima beasiswa Djarum, bersosialisasi dengan mahasiswa – mahasiswa terpilih se -Bandung, tanpa memikirkan pakan nantinya dia atau saya yang akan mengisi jatah menjadi Beswan ddjarum, merupakan hal yang luar biasa. sebuah awal dari kebersamaan yang tidak akan terlupakan sampai saat ini.

Sampai suatu hari gw lagi nemenin Mbak Nani ( ibu warung makan deket kosan) yang lagi sedih, ada seseorang membawa kabar baik (yg pada awalnya dia gak ngaku itu dia, nelfon dengan nada formal tapi pengen ketawa, si akang OGIAWA RAMADHAN-kemana aja sih kaaaang????) kalo gw keterima jadi Beswan Djarum. Mbak Nani yang lagi nangis makin nangis (karena terharu) gw peluk kenceng2 sambil ngucap syukur berdua. (sumpah itu sok dramatis bgt situasinya!hehe). laaaangsung telfon mama!

Di postingan kali ini, gw mau menegaskan, Djarum Beasiswa Plus merupakan murni beasiswa prestasi, jadi siapapun dia yang memiliki prestasi dibidang pendidikan memiliki hak untuk mengikuti seleksi penerimaan beasiswa Djarum.


  • Welcoming party Beswan Djarum RSO Bandung.

Baru kenal nih, ada jantan, lola, dinda, yuyun, ika, masyog, dan lain2. pertama – tama masih canggung gt. mulai gatau malu joget2 ga karuan, pemilihan ketua angkatan, performance dari d'cinnamons, penutupan. yang paling gw inget dari welcoming party itu pas fireworks. kita semua gandengan tangan sambil nyanyi hymne Beswan. sumpah buku kuduk merinding saking ga nyangkanya gw bisa diterima di sebuah keluarga dengan atmosfer kebersamaan yang luar basa. ga hanya dari angkatan 25 aja, tapi juga alumni dan pemimbing2nya.


  • Silatnas Beswan Djarum

buat yg non Beswan pasti bertanya2 kan, apa sih silatnas? silatnas itu silaturahmi nasional Beswan Djarum. jadi Mahasiswa2 penerima beasiswa Djarum se-Indonesia dikumpulin dalam satu kota untuk hmm semacam penerimaan dan pelantikan gt. dihadiri pula oleh rektor2 dari universitas2 yang mahasiswanya menerima beasiswa dari Djarum. waktu tahun gw, acara ini diadain di Semarang selama 3 hari. acaranya banyak :

  1. factory visit : kita ke pabrik rokok Djarum. pasti kalian udah tau dong, brand2 rokok Djarum apa aja? LA Lights, Djarum Super, Djarum Coklat, apa lagi coba yang kalian tau? naah walaupun sama2 rokok kretek, brand2 itu beda cara pembuatannya. Djarum punya 2 cara pembuatan rokok. menggunakan tangan dan mesin. naah factory visit ini kita ke pabrik SKT (Sigaret Kretek Tangan) yang ngebuat Djarum Coklat, dan SKM (Sigaret Kretek Mesin) yang ngebuat LA Lights sm Djarum Super. selain itu kita ke IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah). Selain itu kita ke PPT (Pusat Pembibitan Tanaman) sebagai sebuah program CSR PT Djarum yang lainnya yaitu Djarum Bakti Lingkungan. kita juga diajak ke GOR Djarum, tempat atlit2 bulutangkis yang mendapat beasiswa dari Djarum berlatih. itu juga bagian dari CSR PT Djarum dengan nama Djarum Bakti Olah Raga
  2. Penjelasan Blog Beswan Djarum dan TOR LKT : blog beswan itu seperti yang gw pake ini. setiap penerima beasiswa dari Djarum berhak mendapatkan domain blog pribadi yang akhirnya bisa digunakan untuk share artikel, cerita sehari2, lirik lagu, apapun! naah, kalo LKT itu singkatan dari Lomba Karya Tulis. di akhir masa penerimaan gaji, kita dikasih kesempatan untuk ikutan Lomba Karya Tulis. hadiahnya lumayan gede loohh (bukan lumayan sih, gede banget!) and i would like to congrat Yogi, Budi and Ali for their successness being a winner for Djarum Regional Bandung. jadi, siapapun yang sedang merana karena ga dapet gaji beswan lagi, boleh laahh nodong2 traktiran dikit yaaa…hahaha. eh bbtw, Blog ini jg akhirnya di lombain loh.. tolong dukung saya yaa.. kmrn ga sempet ikutan LKT, jd ikutan kompetisi blog aja aahh..
  3. Talkshow : kali ini Djarum ngasih talkshow dari Rhenald Kasali dgn tema “Recode : Change Your DNA” sama dari Yoris Sebastian ttg kewirausahaan. beruntung bgt kan bisa dapet talkhow dari mereka? ikut seminar mereka mahal loh! (curhat. gw pernah ikut seminar rhenald kasali di Bandung, mahal, huhu. untung duitnya diganti bokap, hehehehe. lalalala )
  4. Malam Dharma Puruhita ( malam ramah tamah ) : ini malam menyenangkan. pelantikan pake lilin2 sambil nyanyi hymne beswan, dengerin yel – yel dari tiap RSO, pagelaran seni teater dari Beswan yang baru dilatih paginya (halo geng bendera,halo geng paralon,haha), nonton Sherina dan Donny Ada Band manggung. abis itu bebasssss.. gw dan tmn2 beswan akhirnya jalan2 malam ke lawang sewu yg tutup karena renov. huhu, kecewa. tp bisa foto2 dipinggir jalan sepanjang jalan dpn lawang sewu sampe hotel. haha


  • Achievement Motivation Training (outbond)

ini event bareng beswan dari luar Bandung kedua setelah Silatnas. tapi ga kayak silatnas yg dari sabang sampe merauke ikutan. event ini dibagi 3 batch. jadi ga bisa ketemu sama seluruh temen2 Beswan.. ky yang udah gw bilang diatas, Djarum ga hanya ngasih uang tapi jg ngasih pelatihan2 softskill yang membuat kita menjadi generasi muda peneruh bangsa yang memiliki mental kuat serta akhlak yang mulia. disini gw nonton merah putih dengan layar tancep dadakan gara2 hujan gede yang bikin batch gw gabisa jurit malem. huhu, sedih kita ga ada pengalaman ky batch yg lain.. tapi paint ballnya, dan permainan2 lainnya keren abis! enak bgt…
bener – bener bisa ngebuat kita ngerasain gimana cara kerja dengan teamwork, kekuatan dan kepercayaan team.


  • Dare to Be A Leader.

waahh, gw udah pernah bahas ini di postingan sebelumnya yang berjudul Being a Leader Being a Lighter, then Brightening Others.. baca2 disana aja yaaa.. :)


  • Beswan Djarum in The Spirit of Entrepreneurship

ini yang bikin judulnya gw, dikasih usul tema sama masyog yang keren bgt “share to be care, light to be bright”. makasih masyog, keren banget temanya,sumpah!  event ini event yang dibuat oleh temen2 Beswan RSO Bandung yang kebetulan mereka mempercayai gw untuk menjadi ketua untuk event ini. event ini pure pengen ngajak temen – temen panti asuhan dan anak jalanan untuk bisa menjadi pembaharu muda yang akhirnya bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. event ini event untuk external. inget ga sih perjuangan kita bolak balik kesana kesini, keliling bandung, repot ngurus ini itu, dealing ini itu. entah berapa bensin demi bensin, pulsa demi pulsa yang abis buat ngurus event ini. tapi semuanya terbayar dengan lancarnya acara serta exposure di media yang keren bgt (bahkan sampe sekarang kita masih bisa liat artikelnya muncul di google kalo kita search dengan keyword Beswan Djarum). bangga deh punya temen2 yang bisa kerja sama dgn asik ky gitu! ga percuma ya Djarum udah ngasih kita bekal2 yang mantap. (ini jg termasuk bekal, karena kita belajar banyak dari event ini). walaupun akhir2nya ada kritik pedas dr org luar (karena idealisme tingi dan kesalahpahaman. yang akhirnya bisa reda*fiuh!) untuk lebih lengkapnya bisa baca di postingan yang judulnya Promosi dan Itikad Baik


  • Public Speaking

Event ini khusus untuk Beswan RSO Bandung, tiap2 RSO punya event-nya masing2.. event ini ngingetin kita sama Kakak dan Sahabat kita, Kak Gadis Trisya Utami selaku ketua panitianya yang sekarang pasti udah tenang di sisi Tuhan yang Maha Esa. amiinn..


  • Djarum Road to Campus

ini gw gabisa cerita apa2, karena pas event ini gw lagi KKN di Garut huhuhuhuhuhu. mungkin temen2 Beswan Bandung mau ceritain lebih lanjut ttg event ini? nyesel bgt deh gw gaikutan :'(


  • Buka Puasa Bersama Beswan Djarum RSO Bandung.

inget ga sih? pas lagi asik2 ngumpul bercanda2 tiba2 ada angin puting beliung yang ngebuat kita gempar lari2an kalang kabut panik dan tegang? mungkin nanti bisa kita liat di video angkatan dari bos IAM. ;) tapi untungnya kita semua selamat tanpa kurang apapun dan bisa ngelanjutin acara.


  • BLOG COMPETITION BESWAN DJARUM 2010

kayak yang udah gw ceritain diatas, blog competition ini acara ajang terakhir terakhirnya Beswan. dimana kita harus mendaftarkan 3 buah artikel yang pengen dilombain dan temanya “Aku Beswan Djarum”.

gw udah ngedaftarin artikel ini dan 2 artikel lain yang judulnya :

  1. Secercah Cahaya

  2. Indahnya Berbagi, Indahnya Peduli

Wish me luck guys.. ini pertama kalinya gw ikutan kompetisi blog setelah 6 tahun gw ngeblog :D

astagaaaa, ternyata udah banyak jg ya gw cerita. ga kerasa deh, hehehe. jangan pusing ya bacanya.. semoga bisa mengingatkan kalian akan kebersamaan di Beswan Djarum. Bagi yang non Beswan, you better check our web www.djarumbeasiswaplus.com quickly and learn how to be a Beswan Djarum. pasti pengen kan jadi Beswan ky gw???? hihi. (sok mamer)

Saya berharap apa yang udah Djarum kasih ke kita bisa kita  manfaatkan untuk berpartisipasi dan berkontribusi dalam membangun masa depan bangsa yang cerah, menuju Indonesia yang semakin baik dan bersih dari kejahatan apapun, karena saya yakin teman – teman Beswan memiliki akhlak dan kecerdasan emosional yang baik untuk mencapai cita – cita bersama. Sukses beswan!

Buat yang penasaran, pengen tau lebih lanjut tentang event2 Beswan lainnya, buat yang pengen sharing, buat yang pengen ngenang masa2 kebersamaannya di Djarum, feel free to fill  the blank comment box. langsung kita diskusikan bareng2. ;)

ah yaaa, for the last supaya kalian yg non Beswan kepengen buka web Beswan Djarum dan Join us! Duit Gaji Beswan sukses ngebuat gw berhasil nabung buat beli BB dan Itouch 32Giga yang selalu gw bawa kemana2. gaji terakhirnya pun mampu ngebawa gw terbang ke phuket awal bulan depan..So, come join us! ;)

come-join-us-2

, , , , , ,

38 Comments

indahnya berbagi, indahnya peduli

Akhir – akhir ini saya amati, masyarakat mulai reaktif bgt sama gejala yang terjadi di sekitarnya.. bagus sih aware sama lingkungan sekitar, peduli sama orang lain.. tapi ketika semua itu udah mulai berlebihan yang jatuhnya ganggu atau ikut campur urusan orang lain, apa iya hal – hal seperti itu masih patut dilakukan? saya tau, penting sekali untuk aware terhadap lingkungan, untuk peduli terhadap sesama. tapi apa salahnya kalo kita melakukan aktualisasi diri menjadi pribadi yang lebih baik lagi, sehingga pada akhirnya kita bisa berkontribusi terhadap lingkungan sekitar, dari yang paling dekat ke yang jauh, dari yang paling kecil ke paling besar. in the right way for sure.
saya teringat kata Uskup Anglikan yang pernah saya baca di salah satu buku, ini quotes favorit saya..

ketika aku masih kecil dan bebas,
dan imajinasiku tidak ada batasnya, aku
mengimpikan untuk merubah dunia;

ketika aku semakin besar dan semakin bijaksana,
aku sadar bahwa
dunia tak mungkin diubah.

dan aku putuskan untuk mengurangi impianku sedikit dan hanya mengubah negaraku.
tapi itu pun tampaknya tidak mungkin.

ketika aku memasuki usia senja,
dalam suatu upaya terakhir, aku berusaha mengubah keluargaku sendiri,
mereka yang paling dekat denganku, tetapi sayang,
mereka tidak menggubrisku.

dan sekarang menjelang ajal, aku sadar ( mungkin untuk pertama kalinya ) bahwa kalau saja aku mengubah diriku dulu, lalu dengan teladan mungkin aku bisa mempengaruhi keluargaku, dan dengan dorongan serta dukungan mereka mungkin aku bisa membuat negaraku menjadi lebih baik, dan siapa tahu, mungkin aku bisa mengubah dunia.
Sebagai mahasiswa penerima Beswan Djarum, kami diseleksi ketat melalui berbagai tahapan seleksi, berkomitmen kuat, dan jelas sekali disosialisasikan bahwa program ini merupakan salah satu program CSR PT Djarum yaitu Djarum Beasiswa Plus. melalui komitmennya untuk memajukan pendidikan di Indonesia, PT Djarum mengadakan pelatihan – pelatihan softskill sebagai bentuk aktualisasi diri mahasiswa penerima beasiswa Djarum dan bekal untuk menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki mental yang baik serta akhlak yang mulia. dan tentu saja, terlepas dari itu semua, kita sebagai mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk membangun bangsa dari berbagai aspek. Berbekal dari inisiatif tersebut, kami sebagai Beswan Djarum RSO Bandung memprakarsai kegiatan “Beswan Djarum in The Spirit of Entrepreneurship- Share to be Care, Light to be Bright” pada tanggal 28 Maret 2010 di Saung Angklung Udjo, mengajukan proposal ke PT. Djarum dan dengan niatan baik PT. Djarum merealisasikan kegiatan ini untuk berbagi bersama anak jalanan, anak panti asuhan dan anak yatim piatu yang terdapat di lingkungan sekitar Bandung, sehingga apa yang telah PT. Djarum berikan kepada kami sebagai Beswan Djarum dapat dirasakan pula oleh mereka yaitu dalam bentuk pelatihan entrepreneurship yang kami adakan kemarin.

Acara ini merupakan acara pertama yang dibuat oleh Beswan Djarum Bandung yang didedikasikan kepada masyarakat terutama anak jalanan dalam mengembangkan kesadaran kewirausahaan. Banyak manfaat yang dapat mereka rasakan, tentunya dapat menjadi motivasi tersendiri bagi mereka secara tim maupun secara perseorangan untuk menjadi agen perubahan yang dapat membawa dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar mereka.

Pada intinya acara ini dibuat untuk mengubah paradigma masyarakat, terutama anak panti asuhan dan anak jalanan untuk menjadi wirausahawan dan pembaharu muda. Diharapkan dengan terlaksananya acara ini dapat membuka mata para peserta akan pentingnya memulai usaha di usia muda. Kami berusaha mengajak dan membantu merubah paradigma anak jalanan untuk dapat menjadi wirausahawan yang memiliki jiwa kepemimpinan, kreativitas dan nilai – nilai sosial yang tinggi sehingga mampu mengembangkan komunitas dan lingkungannya.

share to be care, light to be bright

setelah kita sendiri melakukan aktualisasi diri dengan cara mengikuti pelatihan – pelatihan yang telah diberikan oleh Djarum, saya percaya teman – teman Beswan memiliki kemampuan yang sangat baik dalam berbagai bidang. untuk itu tidak ada salahnya kita berbagi pengalaman, berbagi kepintaran, berbagai kebahagiaan dengan orang di sekitar kita secara bertahap. sekecil apapun manfaat yang bisa kita berikan terhadap orang lain tentunya berguna dan dapat menjadi inspirasi bagi orang lain untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. indahnya berbagi, indahnya peduli..

Semoga acara ini dapat memotivasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungannya dan termotivasi untuk menjadi wirausahawan sosial sehingga mampu membuka lahan pekerjaan untuk mengurangi tingkat pengganguran serta dapat membantu pembangunan negara. saya sangat berharap kegiatan seperti ini dapat dilakukan juga oleh teman – teman Beswan generasi selanjutnya, di berbagai daerah di Indonesia.

, , , , ,

19 Comments

Secercah cahaya

15548_1164078417815_1103495184_30441750_878569_n1
Saat ini kita bersama.
Tertawa, menangis, bersuka cita.
Esok, hal ini hanyalah akan menjadi cerita.
Cerita klasik yang tak terlupa.
Kenangan ini, bukanlah pasir yang ditutup lalu hilang,
tapi bagaikan torehan ukir disebuah batu nisan tertancapkan karang.
Bersenang – senanglah,
Pikirkan sekarang apa yang ingin kita lakukan untuk masa depan,
karena di masa depan, kita tidak akan sempat memikirkan apa yang telah kita lakukan sekarang
Tapi kebersamaan ini adalah sebuah kenangan indah yang telah kita sayatkan di dada kita, yang telah kita sematkan di bahu kita dan kita genggam erat dalam dekapan kita.
Jangan lupakan cerita itu,
jangan abaikan kisah itu.
Karena kisah itulah kita sanggup menyongsong masa depan.
Cerita itulah acuan masa depan kita.
Maka, berilah kesan terbaik untuk kita di hari ini,
dan tancapkanlah kenangan ini dibenak kita secara abadi.
Lalu kita, kan terus bersama.
Saya bukanlah siapa – siapa, saya bukan pula sebuah apa. saya hanya manusia biasa yang sedang mengecap pendidikan komunikasi di sebuah kampus bertajuk Universitas Padjadjaran di pojok dago.

Saya bukan seseorang yang istimewa, apalagi luar biasa.
Saya suka merendah, terlebih merasa rendah apabila melihat orang besar.
besar hatinya, besar jiwanya, besar akhlaknya, besar kemampuannya, besar prestasinya.

Melewati sebuah perempatan Dago, saya melihat iklan TVC Beasiswa Djarum “Come Join Us”. dengan segenap hati saya mencari informasi melalui internet. saya ingin mencobanya, saya ingin mengukur sejauh mana kemampuan akademik saya, saya ingin tau sejauh mana saya mampu membuat orang tua saya bangga akan prestasi saya.

sebenarnya ini berawal dari ayah saya. Entah apa yang saya lakukan, saya selalu melihat beliau ingin yang lebih dan lebih lagi pada saya. tidak hanya cukup indeks prestasi yang tinggi, beliau tetap menuntut saya untuk belajar, belajar, dan belajar lagi. seakan tidak percaya saya memiliki sesuatu. sesuatu yang pada akhirnya dapat beliau banggakan.

apalah arti seorang anak apabila tidak mampu membanggakan orang tuanya?
saya pun mencoba untuk daftar Beswan Djarum. siapa sangka saya keterima? saya sama sekali tidak menyangka. Namun dengan kegigihan, usaha, keikhlasan dan kepasrahan kepada Tuhan YME, saya pun menjadi salah satu anggota keluarga besar Beswan Djarum.
(saya pernah menceritakan pengalaman seleksi di postingan berjudul Happy )
dan pada akhirnya saya bisa membuktikan kepada ayah saya bahwa saya adalah “seseorang” yang memiliki “sesuatu” yang bisa beliau banggakan.

Saya kangen kebersamaan perjalanan ke Semarang. Silatnas Beswan Djarum T.A 2009/2010. Kebersamaan dengan kalian itu bagai candu. Selalu mau lagi dan lagi.

Kebersamaan dengan teman – teman Beswan Djarum memang candu. Pertemuan dengan teman – teman baru, datang dari berbagai penjuru kota di Indonesia, mulai dekat dengan teman – teman dari RSO Bandung, mendapatkan pembina yang luar biasa, alumni yang bersahaja dan berkumpul dengan keluarga besar PT Djarum. Astaga, seandainya ada kata yang lebih berarti dari sekedar kata ucapan syukur kepada Tuhan YME, saya akan bertekuk lutut dan berdoa kepadaNya untuk mengucap lebih dari syukur.

semakin hari saya semakin mampu mengasah diri saya untuk menjadi “apa”. saya ingat petuah dari ayah saya, “sebuah berlian tidak akan menjadi indah begitu saja. berlian pada awalnya tidak lebih dari sebongkah batu buruk rupa. namun batu buruk rupa itu menjalani proses yang panjang. batu itu di tempa, dibakar dalam api yang panas, dan sejumlah proses lainnya sampai membuat batu jelek itu menjadi sebuah batu bersinar nan indah bernama berlian”

Proses. itulah tanggung jawab PT Djarum dengan Program CSR Djarum Bakti Pendidikan (yang sekarang berubah nama menjadi Djarum Beasiswa Plus). PT Djarum memberikan bekal softskill kepada Beswan Djarum agar menjadi pribadi yang senantiasa memiliki kemampuan – kemampuan yang pada akhirnya digunakan untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Kami, mahasiswa – mahasiswa yang memperoleh beasiswa Djarum, diharapkan menjadi generasi muda yang mampu membangun bangsa dan berkontribusi untuk mengembangkan lingkungan sekitarnya sehingga mampu menjadi pemimpin yang sukses di masa depan. tidak hanya utuk diri sendiri, namun juga untuk kepentingan orang banyak, dengan tahapan – tahapan, atau proses pengembangan diri melalui pelatihan – pelatihan yang PT Djarum Berikan.

Silatnas, Achievement Motivation Training (Outbond), Dare to Be A Leader, dan Developing Effective Public Speaking Skill merupakan sebuah proses yang menempa kita untuk menjadi pemuda Indonesia yang berkualitas. merupakan sebuah kehormatan untuk dapat mengecap kegiatan ini, karena kegiatan seperti ini tidak akan kita dapatkan di bangku perkuliahan.

Saya sangat ingin berpartisipasi dalam segala kegiatan Djarum. Maka saya pun tidak melewatkan hal – hal sekecil apapun yang berhubungan dengan Beswan dan Djarum. Sebagai bentuk tanggung jawab sosialnya, PT Djarum telah membangun saya dan teman – teman untuk menjadi pribadi yang berkualitas.

ini tanggal 1 September, dimana kita resmi menjadi alumni Beswan Djarum. lengkap sudah Djarum memberikan kita segala manfaatnya, segala proses yang membuat kita menjadi “utuh”. Namun teman, janganlah lupa akan kebersamaan, akan pembelajaran, akan segala hikmah yang telah kita dapat selama menjadi Beswan Djarum. Terus lah maju, dan teruslah mengukir prestasi. tentu saja tanpa memutuskan tali silaturahmi.

Sekarang saya mampu melihat diri saya sebagai siapa dan sebuah apa. saya Putu Agnia Sri Juliandri, dan saya adalah Beswan Djarum. Saya Bangga akan diri saya, dan akan terus berusaha untuk membuat orang tua dan orang – orang sekitar saya bangga pada diri saya. in the right way,for sure.

We make so many friends,
Some become dearest,
Some become special,
Fall in love with someone,
Some go abroad,
Some change their cities,
Some leave us,
We leave some,
Some are in contact,
Some are not in contact,
Some don't contact because of their ego,
We don't contact some because of our ego,
Whatever they are,
However they are,
We still remember,  love, miss, care them because of the part they played made MEMORIES in our lives.
-anonymous
Terima kasih Djarum, terima kasih teman – teman dan alumni Beswan. Terima kasih karena telah membawa secercah cahaya keceriaan, kebahagian, dan dukungan dalam kehidupan saya.

15953_1213365457521_1330326434_30662242_6190089_n

15953_1213365217515_1330326434_30662236_8073595_n

19065_1260167627546_1330326434_30762497_3712830_n20668_1347650535161_1348244737_989740_2728899_n
25632_1383397229672_1374215680_1051579_1195409_n
17946_1335747043570_1527915365_859318_1843406_n
31273_1202738728025_1815302836_387324_435369_n
31273_1202733247888_1815302836_387303_5293139_n
25874_1344175577076_1611855359_876689_8386951_n
25801_1243012718541_1326038246_30557196_5649695_n
46578_1391246577271_1115313399_30927797_7053968_n
13442_1356332262353_1052860048_30826587_2916801_n
*Ya Tuhan, betapa saya tidak ingin ini semua berakhir :'(

, , , , , ,

81 Comments