Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

irigasi

irigasi 2 sumut1 300x190 irigasi

Dari stasiun meteorologi Blang Bintang yang terletak pada posisi 5 oLU dan berada pada ketinggian 12 m, diperoleh data meteorologi pada bulan Mei 1995, sebagai berikut:

v Temperatur udara rata-rata (T mean) adalah 26,3 oC

v Kelembaban relatif (Rh) adalah 79 %

v Kecepatan angin (u) diukur pada ketinggian 2 m adalah 133,34 km/hari

v Penyinaran matahari (n/N) adalah 62 %

Hitung evapotranspirasi potensial tanaman acuan yang terjadi pada bulan Mei 1995 dengan menggunakan rumus Penman Modifikasi metode FAO

Tmean

Rh

u

n/N

(°C)

(%)

(km/hari)

(%)

Mei

26,3

79

133,344

62

Juni

27,2

76

222,240

67

Juli

27

71

222,240

61

Agustus

27

72

222,240

62

September

26

76

222,240

41

Oktober

26

80

133,344

38

Nopember

25,9

84

133,344

43

Desember

25,6

85

222,240

42

Januari

25,6

79

222,240

51

Februari

25,6

80

177,792

56

Maret

25,1

78

177,792

61

April

27,5

78

177,792

70

Penyiapan lahan dilakukan secara manual. Tanah dibiarkan bera. Luas areal sawah 600 ha. Tentukan kebutuhan bersih air irigasi di petak sawah, kebutuhan pengambilan dan debit pengambilan dalam 2 kali musim tanam. Perkolasi diasumsi 2 mm/hari. Pergantian lapisan air dilakukan dalam ½ bulan.


Penyelesaian:

Bulan – Mei

1. Faktor c

Tidak ada data yang membedakan kecepatan angin pada siang hari dan malam hari, maka nilai c dianggap 1

2. Perbedaan tekanan uap (ea-ed)

Berdasarkan nilai temperatur udara rata-rata (T mean), dari Tabel 3 dapat diperoleh nilai tekanan uap jenuh (ea) sebagai berikut:

ea = clip image002 irigasi

= clip image004 irigasi

ea = 34,230 mbar

Untuk mencari nilai tekanan uap aktual (ed) digunakan rumus yang menyatakan besar kelembaban relatif (Rh), yaitu:

Rh = clip image006 irigasi , dengan Rh = 72 %

ed = Rh x ea

= 0,79 x 34,230

ed = 27,042 mbar

Dengan diketahui nilai ea dan ed, maka diperoleh:

(ea – ed) = 34,230 – 27,042 = 7,188 mbar

3. Fungsi kecepatan angin f(u)

Fungsi kecepatan angin f(u) dapat dihitung menggunakan rumus:

f(u) = clip image008 irigasi

u = 133,34 km/hari diukur pada ketinggian 2 m, maka harga u perlu dikoreksi dengan angka koreksi pada Tabel 5, yaitu untuk ketinggian 2 m angka koreksinya 1 ; maka harga u yang telah dikoreksi menjadi:

u = 1 x 133,34 = 133,34 km/hari

sehingga,

f(u) = clip image010 irigasi

= 0,630

4. Faktor pembobot (W) dan (1 – W)

Faktor pembobot (W) dapat diperoleh dari Tabel 6 di bawah ini, yaitu berdasarkan posisi ketinggian daerah yang diamati dan temperatur udara rata-rata.

Ø Pada ketinggian z = 0 m, dicari nilai W untuk T = 26,3 oC. Dari Tabel 6, T1 = 26 oC dan T2 = 28 oC, masing-masing W1 = 0,75 dan W2 = 0,77

W = clip image012 irigasi

= clip image014 irigasi

= 0,753

Ø Pada ketinggian z = 500 m, dicari nilai W untuk T = 26,3 oC. Dari Tabel 6, T1 = 26 oC dan T2 = 28 oC, masing-masing W1 = 0,76 dan W2 = 0,78

W = clip image012 irigasi

= clip image016 irigasi

= 0,763

Ø Pada ketinggian z = 12 m, dicari nilai W untuk T = 26,3 oC. Dari perhitungan di atas pada T = 26,3 oC dan z1 = 0 m memberikan W1 = 0,753, sedangkan pada T = 26,9 oC dan z1 = 500 m memberikan W1 = 0,763, maka:

W = clip image018 irigasi

= clip image020 irigasi

W = 0,753

Dari hasil perhitungan diperoleh nilai W = 0,753, maka nilai (1 – W) = 0,247

5. Radiasi bersih (Rn)

Radiasi bersih (Rn) dapat dihitung dengan menggunakan langkah-langkah di bawah ini:

a) berdasarkan Tabel 7 ,untuk daerah dengan posisi 5 oLU diperoleh:

Ra = clip image022 irigasi (15,1 – 15,2) +15,2

= 15,15 mm/hari

b) dengan menggunakan Rumus 8 dan nilai n/N = 44 % diperoleh:

Rs = (0,25 + 0,50 x n/N) x Ra

= (0,25 + 0,50 x 0,62) x 15,15

= 8,6355 mm/hari

c) dengan menggunakan Rumus 9 dan a = 0,25 diperoleh:

Rns = (1 - a) x Rs

= (1 - 0,25) x 8,6355

= 6,477 mm/hari

d) untuk T = 26,3 oC dari Tabel 8 dengan interpolasi linear diperoleh:

f(T) = clip image024 irigasi

= clip image026 irigasi

= 15,960

untuk ed = 27,042 dari Tabel 9 dengan interpolasi linear diperoleh:

f(ed) = clip image028 irigasi

= clip image030 irigasi

= 0,115

untuk n/N = 62 % dari Tabel 10 dengan interpolasi linear diperoleh:

f(n/N)= clip image032 irigasi

= clip image034 irigasi

= 0,690

maka dengan menggunakan Rumus 10 diperoleh:

Rn1 = f(T) x f(ed) x f(n/N)

= 15,960 x 0,115 x 0,690

= 1,266 mm/hari

e) dengan menggunakan Rumus 11 diperoleh:

Rn = Rns – Rn1

= 6,477 – 1,266

= 5,211 mm/hari

6. Evapotranspirasi potensial tanaman acuan (ETo)

Evapotranspirasi potensial tanaman acuan (ETo) dihitung setelah variabel-variabel yang ada pada Rumus Penman Modifikasi diperoleh, c = 1 ; (ea-ed) = 7,188 mbar; f(u) = 0,630 ; W = 0,753 ; (1 – W) = 0,247 ; dan Rn = 5,211 mm/hari; kemudian variabel-variabel tersebut dimasukkan ke Rumus 5, yaitu:

ETo = c x [W x Rn + (1 – W) x f(u) x (ea – ed)]

= 1 x [(0,753 x 5,211) + (0,241 x 0,630 x 7,188)]

= 5,015 mm/hari

Dari hasil perhitungan berarti evapotranspirasi potensial tanaman acuan (ETo) untuk daerah Blang Bintang yang terjadi pada bulan Mei 1995 adalah 5,015 mm/hari.

Dengan menggunakan perhitungan di atas, maka dapat dicari variabel-variabel untuk bulan berikutnya yang hasilnya diperlihatkan pada tabel berikut:

R80 untuk bulan Mei setengah bulan pertama (Mei 1) pada Tabel curah hujan diperoleh dengan interpolasi linear, yaitu dari Tabel di bawah, p1 = 72,7% ; p2 = 81,8% dan masing-masing R72,7 = 27 mm dan R81,8 = 21 mm

Mei

Juni

Juli

clip image036 irigasi

1

2

1

2

1

2

237,9

61,3

109,9

60,1

217,2

149,1

9,1

187,6

39,9

68,7

37,2

47,5

35,9

18,2

169,3

35,2

67,9

32,6

30,1

35,5

27,3

85,8

30,9

52,1

23,5

18,7

27,8

36,4

69,8

29,7

45,2

21,8

17,8

26,1

45,5

61,9

26,4

40,1

14,0

13,2

26,1

54,6

61,8

24,0

39,2

10,8

12,1

16,9

63,6

57,0

22,2

13,0

10,2

4,1

14,9

72,7

48,8

20,6

3,8

9,0

1,3

11,3

81,8

22,8

20,5

2,2

1,3

0,4

5,1

90,9

R80 = clip image038 irigasi clip image040 irigasi(R81,8­­­ – R72,7) + R72,7

R80 = clip image042 irigasiclip image040 irigasi(48,8 – 57) + 57

R80 = 50 mm

Dengan Rumus 12, hujan efektif (Re) untuk bulan Mei 1 diperoleh:

Re = 0,70 clip image040 irigasi clip image044 irigasi

Re = 0,70 clip image040 irigasi clip image046 irigasi

Re = 2,33 mm/hari

Dengan menggunakan perhitungan di atas, maka dapat dicari R80 dan Re untuk bulan berikutnya yang hasilnya diperlihatkan pada tabel berikut:

CURAH HUJAN R80 DAN Re

Bulan

R80(mm)

Re(mm/hari)

Mei

1

50,42

2,35

2

20,92

0,98

Juni

1

5,62

0,26

2

9,24

0,43

Juli

1

1,85

0,09

2

12,01

0,56

Agustus

1

9,30

0,43

2

50,76

2,37

September

1

7,26

0,34

2

22,64

1,06

Oktober

1

29,71

1,39

2

42,40

1,98

November

1

38,15

1,78

2

41,95

1,96

Desember

1

23,11

1,08

2

28,10

1,31

Januari

1

16,36

0,76

2

12,49

0,58

Febuari

1

13,58

0,63

2

17,13

0,80

Maret

1

0,08

0,00

2

4,14

0,19

April

1

29,35

1,37

2

27,40

1,28

a) Mei 1:

DR = 1,56 l/det/ha

Q = clip image048 irigasi = clip image050 irigasi = 0,936 m3/det

Dengan menggunakan perhitungan di atas, maka dapat dicari Q untuk bulan berikutnya yang hasilnya diperlihatkan pada tabel berikut:

You can leave a response, or trackback from your own site.

5 Responses to “irigasi”

  1. ismi laila wisudana says:

    karena saya ga ngrti yang gnian.. jd mi ksh komment “confused” aja ya, hihi

  2. ahmadzikra says:

    iyo, confused….
    :D

  3. Ismi Laila Wisudana says:

    hahah

  4. endro says:

    mas, kok nggak selesai postinganny??

  5. ahmadzikra says:

    wah, iya baru liat. mgkn keputus wktu uploadnya…

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

What color is the sky on a sunny day?