Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

Archive for June 2nd, 2011

Mensyukuri Apa yang Telah Diberikan

ucapan syukur mendatangkan mukjizat 706589 150x150 Mensyukuri Apa yang Telah DiberikanDalam beberapa minggu ini, saya kembali teringat apa yang pernah disampaikan guree (guru ngaji) saya sekitar 3 tahun lalu saat menjadi khatib di salah satu masjid. Ya… walapun saya baru bisa menuliskannya sekarang, saya harap tulisan yang terinspirasi dari sana ini tetap dapat bermanfaat bagi semua orang nantinya. Saat itu, momen penyampaiannya memang sangat tepat, yaitu saat menjelang Hari Raya Idul Adha. Bahkan di tahun berikutnya, sang guree pun tak bosan-bosannya mengingatkan masalah tersebut. Namun tak salah juga rasanya saya tulis sekarang, toh pembelajarannya bisa diambil untuk waktu dan momen apapun. Dan apa yang akan saya tulis memang tidak persis sama seperti penyampaian dari guree saya. Tapi maksudnya insya Allah lebih kurang sama.

Okey, cukup dulu muqaddimahnya. Kita langsung masuk ke pembahasannya ya. Sebelum saya lupa apa yang akan saya tulis. Hehe…

Kebiasaan yang terjadi di masyarakat kita sekarang adalah kita menjadi ribut atau memperdebatkan, atau apalah bahasanya sekarang, terhadap sesuatu yang diberikan kepada kita. Misalkan saja ni ya, di sebuah desa diberikan dana bantuan untuk dikelola demi kepentingan masyarakat desanya. Nah, dengan adanya dana tersebut, para perangkat desa, masyarakat, semua unsur-unsur yang mencakup di dalamnya menjadi ribut. Masing-masing harus memperoleh ‘bagian’ dari bantuan itu. Hubungan harmonis yang sebelumnya terjalin pun akan menjadi kacau gara-gara perdebatan dan perebutan itu.


Contoh lain saat pelaksanaan Qurban di Hari Raya Idul Adha (contoh ini juga mencakup seperti pembagian daging ; kalau di Aceh ada namanya tradisi meugang ; di waktu-waktu lainnya). Bayangkan saja, saat ada beberapa orang yang mendermakan/memberikan kurban yang dagingnya akan dibagikan kepada masyarakat ramai (diutamakan ke yang kurang mampu), pembagian daging kurban tersebut adakalanya terjadi kekacauan. Apa itu karena pembagian yang kurang adil, ada penerima yang seharusnya lebih berhak, atau hal-hal lainnya yang membuat pembagian daging itu sendiri malah menjadi suatu hal yang ‘kurang afdhal’.

Read More…