Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

Archive for October, 2011

Rangkuman 3 Tulisan yang Dilombakan >> Keberagaman Budaya Itu Ada Dalam Satu Kata : Indonesia

Alhamdulillah. Kalimat yang saya ucapkan setelah selesai menulis tulisan ketiga untuk dilombakan di Kompetisi Blog Beswan Djarum 2011. Selanjutnya dengan mengucapkan Bismillah, saya langsung mendaftarkan diri sebagai peserta. Kemudian? Bismillah sekali lagi karna saya mau berangkat tugas ke lapangan. icon smile Rangkuman 3 Tulisan yang Dilombakan >> Keberagaman Budaya Itu Ada Dalam Satu Kata : Indonesia

Sejak dibukanya kompetisi Blog Beswan Djarum ini, kebetulan saya sedang mengikuti pendidikan selama sebulan di luar daerah. Dan selama itu juga akses terhadap blog saya pun hampir terputus sama sekali. Selesai pendidikan, praktis waktu untuk saya bisa menulis tentang tema lomba hanya kurang dari sebulan. Tapi klo emang dah niat, ngak jadi suatu penghalang kok… :). Melihat tema yang diberikan adalah mengenai ‘Budaya Indonesia’, spontan juga saya berpikir “aiih, klo lomba blog atau tema ini lebih cepat diberitahu, kan banyak acara kebudayaan Aceh yang digelar dalam beberapa bulan kemarin”. Jadinya bisa dliput secara langsung deh. Tapi namanya juga kan lomba ya. Hehehe…

Read More…

Meugang, Tradisi Makan Sie dan Berbagi

Suatu hari,

Para sapi dan saudara jauhnya yang tak mempunyai hubungan darah dengannya yaitu kerbau, adakalanya termasuk juga para kambing dan sepupu jauhnya biri-biri, merasa begitu pasrah diri. Satu-persatu mereka digiring oleh tuan lama ataupun tuan baru mereka ke suatu tempat yang tak mereka kenali. Pisau terhunus, tussshhh…. pandangan lurus mereka kini hilang terhembus, buusss… -^v^v—v^–v—————- dead

(*ini bukan pilem horror lho..)

Di pasar pagi mulai ramai terlihat para sapi yang sudah tak berbaju lagi, bergelantungan di tenda dadakan yang mulai tak sepi. Para penjual dengan pisaunya terlihat sibuk melayani para pembeli.

Read More…

Panglima Uteun, Penjaga Hutan yang Kian Tergerus Zaman….

Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai hutan yang luas. Hutan tersebut selain sebagai tempat hidup jutaan spesies flora dan fauna, juga membantu menjaga lapizan ozon yang terus saja menjadi semakin menipis. Terang saja, dengan lapisan ozon yang semakin menipis itu menjadikan bumi ini semakin panas. Es di kutub akan semakin mencair dan bisa jadi lho, sepertiga dari dunia ini bakal tenggelam.

Nah, dengan pertambahan penduduk yang semakin besar sementara luas daratan akan semakin mengecil, bisa-bisa kita bakalan hidup di atas air ntar. Dah semacam film waterworld gitu ya. Hoho…

Penebangan hutan yang begitu meraja dan meratulela (haha… istilahnya ngeri ya) membuat hutan yang ada menjadi semakin sempit, flora dan fauna yang ada pun kian terjepit. Sehingga bukanlah suatu keheranan jika pada saat sekarang ini muncul konflik antara manusia dengan binatang. Apakah itu kasus manusia vs harimau, manusia vs gajah, manusia vs beruang (saya juga pernah menulis ini disini) or bisa jadi manusia vs manusia itu sendiri kali ya.. -_-‘

Read More…

Rumoh Aceh, Kearifan Lokal yang Perlu Dipertahankan

Lain lubuk lain pula ikannya. Beda daerah beda pula keunikan yang tersimpan di dalamnya. Keberagaman serta keunikan yang ada mencakup banyak aspek. Salah satunya adalah bangunan rumah khas daerah. Aceh sendiri juga mempunyai rumah adat khas yang disebut dengan ‘Rumoh Aceh’.

 Rumoh Aceh, Kearifan Lokal yang Perlu Dipertahankan

Rumoh Aceh

Rumoh Aceh sendiri mempunyai beberapa bagian :

Read More…

Secangkir Kopi Pengikat Hati

Kalau saya katakan kata “kopi” kepada Anda, apa yang akan Anda bayangkan? *hening sejenak mikir-mikir jawaban.

Taaatap mata saya… tatap… tatap… Taaaa Zzz…zzz…zzzzz….


Eh, bangun. Belum apa-apa kok udah tidur ni sih,hahaha… maklum aja deh, lagi hobi ketiduran nih. Nah, kembali ke pertanyaan saya di awal tadi. Udah ngejawab belum tu? *hening lagi sejenak buat mikir. Tidur lagi.. ZZz.. zzz.. zzz…


Udah beluumm? Lho, kok dan semacam maen petak umpet aja ni ya :). Okedeh, klo ngak ada yang ngejawab, jawab sendiri aja deh (sedih banget ya). Mungkin kawan-kawan bakalan kebayang ketika disebut kata “kopi” adalah :

- gelas (bisa kaca, plastik, mug, beling -?-),

- hitam (karna warna kopi itu hitam, sebelum keluar inovasi jadi kopi putih)

- sendok (yang kadang-kadang bikin nyangkut lobang hidung)

- begadang (langsung kebayang lagunya Rhoma Irama)

Read More…

Asam Sunti, Asemnya Sampe ke Tanah Suci

Dimohon perhatiannya (ala tukang baca pengumuman di bioskop), sebelum membaca tulisan ini diharapkan kepada para pembaca agar mengencangkan sabuk di pinggang agar jangan bertambah longgar, jangan ada orang di depan anda supaya air liurnya ngak muncrat ke muka orang, dan usahakan Anda tetap sadar klo sedang berada di depan layar komputer (serta yang sejenis dengannya).

3……

2…..

1…..

- – – Selamat Membaca – – -

Read More…

Buat e-ktp Ternyata Ngak Ribet Lho….

e ktp 150x150 Buat e ktp Ternyata Ngak Ribet Lho….e-KTP atau KTP Elektronik adalah dokumen kependudukan yang memuat sistem keamanan / pengendalian baik dari sisi administrasi ataupun teknologi informasi dengan berbasis pada database kependudukan nasional. e-ktp, ktp yang bakal memuat semua informasi tentang pemiliknya dan diharapkan dapat digunakan untuk berbagai keperluan sedang digalakkan saat ini. Tentunya proses pembuatan e-ktp itu masih menyisakan masalah-masalah lainnya. Betapa tidak, waktu pembuatan yang awalnya direncanakan bulan Agustus, jauh bergeser karena ketiadaan alat dan kurangnya SDM yang ada.

Pengurusannya pun dirasakan bakal panjang dan berbelit. Di Banda Aceh sendiri ‘anggapan’ tersebut bukannya tidak beralasan. Lihat saja proses pembuatan ktp biasa yang selalu saja membludak setiap harinya. Kantor walikota pun selalu dipadati para pembuat ktp sejak 6.30 WIB. “klo ngak ngantri cepat, kita bakalan dapat nomer” kata salah seorang pengunjung. Hoho… untuk nngambil nomer antrian aja harus ngantri ya. Ya, wlopun dalam beberapa hari ini system nomer antrian itu sudah dibenahi dan jauh lebih baik jadinya.

Banyaknya antrian orang yang membuat KTP setiap harinya menjadi tanda Tanya sendiri bagi saya. Melihat penduduk kota Banda Aceh yang sebenarnya ‘belum’ begitu banyak, mengapa dalam proses pembuatan KTP itu setiap harinya orang harus ngantri panjang gitu. Bisa jadi mungkin karna membuat baru atau memperpanjang ktp, atau barangkali menggandakan ktp ya, berhubung udah dekat PILKADA, hehehe… saya sendiri sudah pernah antri sejak 6 bulan lalu dan selalu ngak kebagian nomor. Yah, karena udah malas dan jadwalnya beradu dengan jam kerja, akhirnya saya ngak antri lagi deh. Mungkin ntar klo dah da mood, baru ngantri lagi.. icon biggrin Buat e ktp Ternyata Ngak Ribet Lho….

Klo dikali2 secara sekilas, katakana saja sehari itu minimal 100 nomor antrian yang ada, berarti 100 orang. Kita ambil saja selama 5 bulan belakangan ini, berarti 5 bulan dikali 22 (hari kerja) hari jadinya 110 hari. Maka nomor antriannya selama 5 bulan ke belakang mencapai 11.000. waa… lumayan juga ya orang yang bermasalah dengan ktpnya.

Kembali ke permasalahan awal, kemarin aku memenuhi panggilan (hadue, istilahnya agak sedikit mengerikan ya) kantor camat untuk input data pembuatan e-ktp. Bayanganku di awalnya adalah bakalan ada antrian dan ribetnya sistemnya. Namun sesampai di kantor camat yang tak jauh dari rumahku itu, anggapannya langsung berubah. Para pembuat e-ktp langsung dilayani dan setelah antrian lalu masuk ke ruangan, tidak sampai 5 menit input datanya udah selesai. Wah, hebat ni… icon smile Buat e ktp Ternyata Ngak Ribet Lho….