Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

Category : aceh

Bike to Zero Kilometer of Indonesia

Siapa bilang Sabang cuma menawarkan keindahan pemandangan bawah laut doank? Wisata sepeda ternyata asik juga lho, ngak percaya? simak aja dah ni liputannya…

1 back 150x150 Bike to Zero Kilometer of IndonesiaPulau Weh atau lebih banyak orang mengenalnya dengan Sabang adalah salah satu pulau yang berada di ujung paling barat Indonesia. Pulau ini dikelilingi oleh Selat Malaka di Utara, Samudera Hindia di Selatan, Selat Malaka di Timur dan Samudera Hindia di Barat. Akses ke pulau ini bisa dilalui dengan transportasi laut dari Pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh. Untuk akses udara sendiri, Bandara Maimun Saleh yang berada di Sabang hanya diperuntukkan untuk kepentingan militer. Jadi ya, mau ngak mau kalau ke sabang musti naik kapal.

Bagi anda yang berada di luar Aceh, aksesnya bisa melalui pesawat udara ke Bandara Sultan Iskandar Muda (Garuda Indonesia, Lion Air, Sriwijaya Air, Batavia Air, Air Asia, Fire Fly). Tiba di bandara, bisa dilanjutkan dengan naik taksi ke pelabuhan Ulee Lheu Banda Aceh, ongkosnya biasanya 100 ribu dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Kalau mau lebih hemat, bisa menggunakan jasa damri yang ongkosnya 15 ribu menuju ke pusat kota (dekat Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh), kemudian dilanjutkan dengan naik labi-labi (sudako/angkot) ke Ulee Lheu dengan biaya Rp 3.000 per orang. Tapi harus diingat, damri yang tersedia di bandara cuma satu..! kalau mau lebih hemat lagi, ada baiknya meminta saudara atau kenalan anda yang berada di Banda Aceh untuk menjemput, hehehe…

Read More…

Gempa, Isu dan Teknologi >> Waspadalah

don t panic button 150x150 Gempa, Isu dan Teknologi >> WaspadalahOkey, dalam beberapa hari ini Aceh kembali diguncang. Bukan, kali ini bukan diguncang karna gempa yang kerap terjadi. Ya maklum saja, keadaan kita memang berada di pertemuan lempeng Samudera Hindia-Australia. Namun kali ini Aceh diguncang isu mengenai gempa kuat yang akan melanda. Isu yang berkembang dan terus beranak pinak melalui sms dan BBM itu akhirnya mampu juga mempengaruhi warga di beberapa kawasan sekitar pesisir pantai. Riuh, resah, risau, galau, dan apalah istilah sekawannya, akhirnya menghinggapi warga. Mengungsi pun menjadi alternatif, walaupun sebagian besar beranggapan : ‘Cuma sekedar untuk jaga-jaga’.

Saya sendiri tidak mendapatkan peredaran sms ataupun BBM itu. Namun efek yang ditimbulkan tidak dapat menutupi bilik-bilik pembatas sehingga termasyhurlah isu itu beredar. Beberapa rekan di kantor tiba-tiba saja sibuk ditelpon untuk kembali ke rumah, “akan ada gempa besar”, kata orang rumah. Bapak-bapak yang sedang bekerja di tempat kerja masing-masing pun mulai sibuk karna telponnya terus saja berdering. “pulang Pak, kita mau ngungsi”. Mahasiswa yang sedang mendengarkan kuliah dosennya pun mulai riuh oleh sms/telepon dari para ortunya. Sampai ikan di laut pun mungkin menjadi heran, jaring yang akan menangkap mereka kenapa tiba-tiba segera diangkat, dan boat nelayan segera berlalu ke arah darat. Sampai segitunya ya :D.

Read More…

Pembelajaran dari Gempa Sumatera 11.04.2012

Selaku seorang yang dulunya pernah menjadi volunteer di sebuah badan yang bergerak di bidang kebencanaan, rasanya saya ingin sedikit membagi apa yang menurut saya bisa menjadi pembelajaran dari Gempa Sumatera tanggal 11 April 2012 kemarin. Dan ini hanyalah opini saya, dan bila terdapat kekeliruan, mohon ditanggapi dan diperbaiki, dan satu lagi, terima kasih sebelumnya.

past tsunamis 2190526k 300x225 Pembelajaran dari Gempa Sumatera 11.04.2012

pusat gempa 11 April 2012

Sebagaimana kita ketahui, bahwa gempa berkekuatan 8,5 SR yang terjadi berkedalaman sekitar 10 km dan jaraknya sekitar 346 km barat daya Simeulue, Aceh dan dirasakan di Sumatera Utara, Bengkulu, Sumbar dan Lampung.

Kejadian gempa tersebut otomatis membuat warga panic, diperparah dengan crowded nya jaringan sehingga tidak bisa digunakan untuk menelpon, bayangan tsunami tahun 2004 pun kian membayang. Komunikasi putus, informasi tak ada, apa yang dapat dilakukan? Ada beberapa hal yang menurut saya ada baiknya untuk lebih diperhatikan (kali ini khusus untuk kejadian gempa dan tsunami saja) :

1. Amankan diri sendiri

Read More…

Some[one] Like You di Gempa Sumatera 11.04.2012

Aku baru memarkirkan motor di halaman kantor. Sudah agak telat rasanya aku kembali dari istirahat siang. Maklum saja, motor harus masuk bengkel dan cukup banyak memerlukan perbaikan. Saat baru memasuki ruangan tiba-tiba saja semua pada lari keluar. Wah, ada apa ini (belum merasakan gempa -_-‘)? Dan spontan saja seluruh penghuni kantor berhamburan keluar. Kepanikan mulai terasa ketika gempa semakin kuat dan berlangsung lama, (Alhamdulillah dalam hatiku, coba gempanya tadi wkt motor sedang diperbaiki, gimana mau jalan klo ban motor lagi dicopot..). gedung-gedung, pohon, bahkan kendaraan yang diparkir kian bergoyang semakin kencang. “nyoe ka lage gempa tsunami baroe” (gempanya sudah seperti gempa tahun 2004 kmrn) ujar beberapa orang. Namun menurut estimasiku saat itu mgkn kurang, karna saat gempa thn 2004 dulu untuk berdiri saja kita bakalan jatuh. Sedangkan skrang paling tidak masih bisa berdiri dan berjalan.

Dalam sekejap setelah gempa, kondisi kantor pun mulai kosong. Hampir semuanya kembali ke rumah karena teringat keluarga masing-masing. Terlebih ada beberapa keluarga yang memang tinggalnya di dekat garis pantai. Listrik pun akhirnya padam. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa.

Aku yang tidak kembali ke rumah (karena mempertimbangkan kondisi rumah yg menurutku masih aman) stanby di kantor. Jalanan mulai dipenuhi pengendara yang mulai panic. Untuk telponan masih belum bisa, mungkin karna jaringan crowded kali ya. Bayang-bayang seperti kondisi tsunami 2004 mulai menerjang (aduh bahasanya ini..). berhubung sudah Ashar, jangan lupa shalat dulu ya…. icon smile Some[one] Like You di Gempa Sumatera 11.04.2012. akhirnya dapat telpon dari teman di padang mengabarkan klo gempanya tu 8,5 SR dan berpusat di Simeulue. Hoho..

Read More…

Seberapa Boroskah Air Kita? (Peringatan hari Air Dunia)

hari air edt 150x150 Seberapa Boroskah Air Kita? (Peringatan hari Air Dunia)Masih dalam suasana peringatan Hari Air Sedunia. Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi makhluk hidup. Lebih dari 2/3 permukaan Bumi tempat kita tinggal ini ditutupi oleh air. Selain untuk minum dan pemakaian sehari-hari, air juga bisa digunakan sebagai media transportasi. Apakah itu di sungai, danau (air tawar) maupun laut (air asin).

Walaupun air menutupi lebih dari 2/3 belahan bumi, namun di beberapa tempat air sulit untuk dijumpai. Seperti di bagian Afrika Timur, kekeringan yang melanda bahkan menyebabkan kematian. Di beberapa tempat lainnya terkadang air malah berlebih. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir menggenangi daratan.

Di Indonesia sendiri, dulunya praktis kita tak pernah mendengar yang namanya kekeringan. Keberadaan kita di daerah tropis dan curah hujan yang cukup merata seakan mengaburkan kata ‘kekeringan’ di negeri ini. Di peta zona potensi bencana, hampir tak ada wilayah yang masuk kategori kekeringan. Semua mempunyai sumber air yang mencukupi bahkan berlebih. Namun seiiring perubahan zaman, dimana pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah pesat dan banyaknya pembukaan lahan hutan yang tak diimbangi dengan penanaman kembali menyebabkan keseimbangan siklus air terganggu. Di musim kemarau kita mengalami kekeringan dan menghadapi banjir di saat musim penghujan. Dari beberapa pulau besar di Indonesia, mungkin hanya pulau Kalimantan yang ‘belum’ mengalami kekeringan. Di pulau-pulau lainnya kasus kekeringan mulai muncul.

Keadaan sekarang

Read More…

Ada Tukik di Pantai Lampuuk

tukik dlm bak p 150x150 Ada Tukik di Pantai LampuukRabu, 29 Februari 2012 mungkin adalah hari yang sangat dinantikan oleh beberapa orang di dunia ini. Kenapa? Yupz, karena hari itu tidak ada setiap tahun lho. Tanggal tersebut Cuma muncul 4 tahun sekali alias pada tahun kabisat (tahun yang angkanya habis dibagi 4). Artinya, orang yang berulang tahun di tanggal tersebut hanya akan merayakan ulang tahunnya 4 tahun sekali.

Haha.. itu hanya sebagai intro aja. Bukan mengenai itu yang mau diceritain kok. Nah, pada Rabu sore tu kebetulan saya dapat info di twitter melalui akun Earth Hour Aceh (@EHAceh), @jaringkuala dan @SahabatLaut klo di Pantai Lampuuk, Aceh Besar tu akan diadakan acara pelepasan tukik (anak penyu). Wah, di Lampuuk?  Kebanyakan orang mungkin hanya tahu klo Lampuuk adalah salah satu pantai yang indah di Aceh. Iya sih…. tapi hanya sedikit yang tahu (saya aja baru tahu) klo disana tu juga ada penangkaran penyu. Ada penangkaran berarti ada juga penyu donk, tapi kok belum pernah nampak ya? Yupz, menurut penduduk setempat penyu-penyu yang ada hanya keluar di malam hari untuk bertelur dan di bulan-bulan tertentu saja. Kebanyakannya adalah penyu jenis belimbing. Melihat di foto yang dirilis oleh jaring Kuala, tinggi penyunya itu sekitar hampir mencapai tinggi bahu orang dewasa T_T.

Read More…

Semangat Peringati Maulid Nabi

kendurimaulid1idangmeulapeh1 150x150 Semangat Peringati Maulid NabiSebelumnya saya mohon maaf dulu apabila tulisan yang akan saya tulis ini menjadi tidak berkenan atau bahasanya yang tak teratur. Yupz… karna dah sangat jarang posting dan menulis, otomatis hal tsb mempengaruhi juga tata bahasa yg akan digunakan. Yang akan ditulis pun untuk sementara ini cukup sederhana masih. Namun apapun itu, the show must go out.. eh, go on mksudnya…

[muqaddimah yang ngak penting]

***

Sabtu, 4 Februari 2012 (11 Rabiul Awal 1433 H) mungkin adalah hari yang biasa-biasa saja bagi beberapa orang. di daerah kami, terutama di sekitar daerahku tinggal ada yang berbeda seperti biasanya. Beberapa rumah mulai kasak kusuk mempersiapkan semacam kenduri walau secara kecil-kecilan. Mulai potong kambing sampai tumis kepiting (eh), kue bakwan sampe timphan :D. Aku pun mulai tersadar klo besoknya itu adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Nah, apa hubungannya kenduri dengan maulid Nabi? Walaupun masih ada yg memperdebatkan mengenai hal ini, kenduri di daerah kami sudah menjadi semacam tradisi tersendiri. Ada yang memasak sampai beberapa belangong (kuali) untuk kenduri satu desa dan mengundang desa lainnya, atau ada juga yang sekedar kenduri kecil-kecilan di rumah dan mengundang tetangga atau anak yatim. Merasa senang dan semacam munculnya sebuah semangat tak tergambarkan ketika terkenang perjuangan Rasulullah dulu. Momentum seperti itu akan terasa lebih luar biasa ketika bisa diperingati atau dirayakan. Dan dimomentum ini pula kisah-kisah teladan mengalir secara langsung baik dari penceramah atau bincang-bincang selagi mempersiapkan kenduri. Di masa dahulu, maulid bertujuan untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam perang.

Kembali ke kisahku tadi, kenduri maulid di desa kami tahun ini memang diadakan kecil-kecilan. Bahkan bisa dikatakan tidak diadakan secara kesepakatan resmi seperti biasanya (setidaknya belum menurutku). Beberapa KK (kepala keluarga) menyiapkan masakan (kenduri hidang) untuk dibawa ke Meunasah (mushalla desa) dan disantap bersama setelah shalat magrib dan zikir bersama. Aku sendiri selain di meunasah, juga menghadiri salah satu kenduri di Dayah (pesantren) dekat rumah. Ya, karna waktunya bersamaan maka aku hanya mengantarkan makanan dan singgah sebentar ke meunasah, baru deh meluncur ke dayah.

Bagiku, Disini acara bisa lebih meriah. Selain makan kenduri bersama (tentunya icon smile Semangat Peringati Maulid Nabi ) dan zikir barzanji, juga ada lengiek. Lengiek itu adalah semacam gerakan tari (posisinya mirip dengan tari saman) yang diiringi dengan lantunan shalawat dan zikir. Ikut berada dalam barisan lengiek itu bagiku itu sesuatu. Hehehe… semangat dari setiap lantunan mudah-mudahan terus bisa meningkatkan kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW.