Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

Category : cerita

Luar Negeri Men

Sejak kecil, hampir semua dari kita pernah membayangkan atau bercita-cita untuk pergi keluar negeri. Bahkan kebanyakan tidak tahu negeri luar mana yang akan disinggahi. Bahkan menjadi lebih parah lagi, ‘luar negeri’ dianggap sebagi sebuah tempat yang keren. Tingkat kegantengan dan kekerenan akan bertambah beberapa tingkat ketika sampai di luar negeri. Ah, imajinasi. Hahaha…

Luar negeri, entah tertanam dalam benak sejak kecil ataukah karena gencarnya pemberitaan media, menjadi suatu hal yang begitu ‘waaaaaahhhh’ (bilangnya panjang bener semacam komentator bola Amerika Latin). Para pemangku kebijakan negeri sering masuk koran atau tipi, katanya studi banding luar negeri. Negeri kita harus banyak belajar dari orang-orang yang ada di luar negeri itu. Sarana-prasarana luar negeri lebih keren, semuanya terurus dan tertata dengan rapi. Dan bla…bla..bla… *matiin tipi.

Jangan mengelak, diantara kamu, kamu, dan kamu (nunjukin satu-satu) pasti pernah juga ingin ke luar negeri, dengan berbagai alasan dan tujuan. Aku juga kok (ngacungin jari ke muka). Nah, ini ceritaku pertama kali ke luar negeri. Aku memang dalam rangka studi banding, tapi pake duit sendiri.

Aku tinggal di Banda Aceh. Berdasarkan peta, negara-negara terdekat dari sini  adalah negara-negara Asia Tenggara yang berada di Utara Indonesia (jangan pusing mana Utara mana Tenggara, dulu belajar Geografi kan? :D). Jadi kuputuskan bahwa Malaysia akan menjadi ‘negeri luar’ pertama yang kukunjungi.

Read More…

Some[one] Like You di Gempa Sumatera 11.04.2012

Aku baru memarkirkan motor di halaman kantor. Sudah agak telat rasanya aku kembali dari istirahat siang. Maklum saja, motor harus masuk bengkel dan cukup banyak memerlukan perbaikan. Saat baru memasuki ruangan tiba-tiba saja semua pada lari keluar. Wah, ada apa ini (belum merasakan gempa -_-‘)? Dan spontan saja seluruh penghuni kantor berhamburan keluar. Kepanikan mulai terasa ketika gempa semakin kuat dan berlangsung lama, (Alhamdulillah dalam hatiku, coba gempanya tadi wkt motor sedang diperbaiki, gimana mau jalan klo ban motor lagi dicopot..). gedung-gedung, pohon, bahkan kendaraan yang diparkir kian bergoyang semakin kencang. “nyoe ka lage gempa tsunami baroe” (gempanya sudah seperti gempa tahun 2004 kmrn) ujar beberapa orang. Namun menurut estimasiku saat itu mgkn kurang, karna saat gempa thn 2004 dulu untuk berdiri saja kita bakalan jatuh. Sedangkan skrang paling tidak masih bisa berdiri dan berjalan.

Dalam sekejap setelah gempa, kondisi kantor pun mulai kosong. Hampir semuanya kembali ke rumah karena teringat keluarga masing-masing. Terlebih ada beberapa keluarga yang memang tinggalnya di dekat garis pantai. Listrik pun akhirnya padam. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa.

Aku yang tidak kembali ke rumah (karena mempertimbangkan kondisi rumah yg menurutku masih aman) stanby di kantor. Jalanan mulai dipenuhi pengendara yang mulai panic. Untuk telponan masih belum bisa, mungkin karna jaringan crowded kali ya. Bayang-bayang seperti kondisi tsunami 2004 mulai menerjang (aduh bahasanya ini..). berhubung sudah Ashar, jangan lupa shalat dulu ya…. icon smile Some[one] Like You di Gempa Sumatera 11.04.2012. akhirnya dapat telpon dari teman di padang mengabarkan klo gempanya tu 8,5 SR dan berpusat di Simeulue. Hoho..

Read More…

Menyiasati Banyaknya Undangan

Seiring bertambahnya umur dan bertambahnya orang-orang yang kita kenal, bertambah pula interaksi kita dengan orang-orang sekitar. Proses interaksi sendiri tidak bisa dilepaskan dalam kehidupan bermasyarakat, masyarakat yang berperilaku social. Interaksi yang terjadi bisa dalam bentuk sekedar pertemuan sederhana seperti kopi darat (nongkrong), rapat rutin, rekreasi, ataupun kenduri dan semacamnya.

Ketika acara-acara tersebut berlangsung dalam waktu bersamaan, Apa sih yang biasa kita lakukan ? memilih salah satunya untuk dihadiri? berusaha menghadiri semuanya? atau bahkan tidak usah menghadiri satupun dari acara-acara tersebut.

bingung wedding 300x196 Menyiasati Banyaknya Undangan Read More…

Ada Tukik di Pantai Lampuuk

tukik dlm bak p 150x150 Ada Tukik di Pantai LampuukRabu, 29 Februari 2012 mungkin adalah hari yang sangat dinantikan oleh beberapa orang di dunia ini. Kenapa? Yupz, karena hari itu tidak ada setiap tahun lho. Tanggal tersebut Cuma muncul 4 tahun sekali alias pada tahun kabisat (tahun yang angkanya habis dibagi 4). Artinya, orang yang berulang tahun di tanggal tersebut hanya akan merayakan ulang tahunnya 4 tahun sekali.

Haha.. itu hanya sebagai intro aja. Bukan mengenai itu yang mau diceritain kok. Nah, pada Rabu sore tu kebetulan saya dapat info di twitter melalui akun Earth Hour Aceh (@EHAceh), @jaringkuala dan @SahabatLaut klo di Pantai Lampuuk, Aceh Besar tu akan diadakan acara pelepasan tukik (anak penyu). Wah, di Lampuuk?  Kebanyakan orang mungkin hanya tahu klo Lampuuk adalah salah satu pantai yang indah di Aceh. Iya sih…. tapi hanya sedikit yang tahu (saya aja baru tahu) klo disana tu juga ada penangkaran penyu. Ada penangkaran berarti ada juga penyu donk, tapi kok belum pernah nampak ya? Yupz, menurut penduduk setempat penyu-penyu yang ada hanya keluar di malam hari untuk bertelur dan di bulan-bulan tertentu saja. Kebanyakannya adalah penyu jenis belimbing. Melihat di foto yang dirilis oleh jaring Kuala, tinggi penyunya itu sekitar hampir mencapai tinggi bahu orang dewasa T_T.

Read More…

Semangat Peringati Maulid Nabi

kendurimaulid1idangmeulapeh1 150x150 Semangat Peringati Maulid NabiSebelumnya saya mohon maaf dulu apabila tulisan yang akan saya tulis ini menjadi tidak berkenan atau bahasanya yang tak teratur. Yupz… karna dah sangat jarang posting dan menulis, otomatis hal tsb mempengaruhi juga tata bahasa yg akan digunakan. Yang akan ditulis pun untuk sementara ini cukup sederhana masih. Namun apapun itu, the show must go out.. eh, go on mksudnya…

[muqaddimah yang ngak penting]

***

Sabtu, 4 Februari 2012 (11 Rabiul Awal 1433 H) mungkin adalah hari yang biasa-biasa saja bagi beberapa orang. di daerah kami, terutama di sekitar daerahku tinggal ada yang berbeda seperti biasanya. Beberapa rumah mulai kasak kusuk mempersiapkan semacam kenduri walau secara kecil-kecilan. Mulai potong kambing sampai tumis kepiting (eh), kue bakwan sampe timphan :D. Aku pun mulai tersadar klo besoknya itu adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Nah, apa hubungannya kenduri dengan maulid Nabi? Walaupun masih ada yg memperdebatkan mengenai hal ini, kenduri di daerah kami sudah menjadi semacam tradisi tersendiri. Ada yang memasak sampai beberapa belangong (kuali) untuk kenduri satu desa dan mengundang desa lainnya, atau ada juga yang sekedar kenduri kecil-kecilan di rumah dan mengundang tetangga atau anak yatim. Merasa senang dan semacam munculnya sebuah semangat tak tergambarkan ketika terkenang perjuangan Rasulullah dulu. Momentum seperti itu akan terasa lebih luar biasa ketika bisa diperingati atau dirayakan. Dan dimomentum ini pula kisah-kisah teladan mengalir secara langsung baik dari penceramah atau bincang-bincang selagi mempersiapkan kenduri. Di masa dahulu, maulid bertujuan untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, serta meningkatkan semangat juang kaum muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam perang.

Kembali ke kisahku tadi, kenduri maulid di desa kami tahun ini memang diadakan kecil-kecilan. Bahkan bisa dikatakan tidak diadakan secara kesepakatan resmi seperti biasanya (setidaknya belum menurutku). Beberapa KK (kepala keluarga) menyiapkan masakan (kenduri hidang) untuk dibawa ke Meunasah (mushalla desa) dan disantap bersama setelah shalat magrib dan zikir bersama. Aku sendiri selain di meunasah, juga menghadiri salah satu kenduri di Dayah (pesantren) dekat rumah. Ya, karna waktunya bersamaan maka aku hanya mengantarkan makanan dan singgah sebentar ke meunasah, baru deh meluncur ke dayah.

Bagiku, Disini acara bisa lebih meriah. Selain makan kenduri bersama (tentunya icon smile Semangat Peringati Maulid Nabi ) dan zikir barzanji, juga ada lengiek. Lengiek itu adalah semacam gerakan tari (posisinya mirip dengan tari saman) yang diiringi dengan lantunan shalawat dan zikir. Ikut berada dalam barisan lengiek itu bagiku itu sesuatu. Hehehe… semangat dari setiap lantunan mudah-mudahan terus bisa meningkatkan kecintaan terhadap Rasulullah Muhammad SAW.

Wisuda Teknik nan Unik

Sebelumnya mohon maaf kepada para penggemar karna dah jarang posting (sok punya penggemar) :D. Tulisan kali ini sebenarnya mau diposting sebulan yang lalu, tapi dengan berbagai alasan dan keterbatasan yang ada, baru bisa tayang sekarang deh. icon smile Wisuda Teknik nan Unik

*        *        *

Kamis (24.11.2011) aku kembali ke kampus. Tentunya kembali kali ini bukan untuk ikut kuliah seperti dulu, tapi untuk menghadiri acara wisuda salah seorang teman di Teknik Sipil. Wisuda Universitas Syiah Kuala Banda Aceh sendiri biasanya dilangsungkan di gedung AAC Dayan Dawood. Dalam setahun wisuda dilakukan 4 kali di bulan Februari, Mei, Agustus, dan November. Dari 4 bulan tersebut, biasanya sih yang paling ramai wisuda adalah di bulan November. Untuk kali ini saja, karna ramainya mahasiswa calon sarjana, wisuda yang biasanya menggabungkan semua fakultas itu terpaksa dibagi dalam 2 hari. Hari kamis (24.11.2011) untuk fakultas teknik dkk dan Sabtu (26.11.2011) untuk fakultas kedokteran dkk.

Read More…

Siapa Bilang Pelangi Tak Datang di Malam Hari ? (versi karangan bebas)

Seperti yang pernah saya janjikan di tulisan sebelumnya, yaitu Siapa Bilang Pelangi Tak datang di malam hari ? (versi nyata), kali ini saya berusaha dengan sungguh-sungguh dan tak perlu malu (nah lho…) untuk mem-posting yang versi lainnya. Kali ini adalah versi karangan bebas lepas meracau nan parau. Hohoho….

Okey, kita mulai saja ya.. upz, tunggu,, tunggu dulu. Saya belum siap dan belum tahu harus memulainya dari mana. Versi ini kan harus bebas kebas gitu. Hmm…. (*pikir berat harus mulai dari mana). Zzzzzzz…..

Deg, tulisan ini kok masih jalan 2 paragraf ya. Hehehe… okey, first of ol, kawan-kawan yang belum baca tulisan versi nyatanya ada baik dan bagus serta patutnya membaca dulu. Itong-itung biar nyambung ntar cerita linknya ada di paragraf pertama tu. Nah, begini kelanjutan cerita versi bebasnya.. :

** ** **

Di suatu malam (ya iyalah malam, kan judulnya gitu), cerah bulan dikelilingi bebintang. Teriak jangkrik dan binatang malam kian girang terdengar. Teringat akan ucap seorang sahabat (silahkan diganti aja masing-masing, sahabat, kawan, sodara, istri/suami, calon istri/suami, TTM, preman, satpam, dll.. menurut selera masing2 aja icon biggrin Siapa Bilang Pelangi Tak Datang di Malam Hari ?  (versi karangan bebas) ) bahwa tak mungkin melihat pelangi di malam hari. Pelangi tu hanya mau nongol ketika siang hari. Layaknya tak mungkin melihat gemerlap bintang di siang hari. Nah lho, nothing impossible kan ya, selama Allah menghendaki. Maka dari itu sodara-sodara, aku kata : hal itu mungkin.

Si kawan malah ngotot tak mungkin. “mungkin”, kataku. “tak mungkin..!!” katanya. “mungkin” kataku lagi. Maka terlibatlah perdebatan diantara kami selama semalam suntuk. Selesailah cerita ini disini… Zzzzzz.. Zzz… Zzz….

Eh, eh,, ngak lah. Masak cepet kali tu cerita berakhhir gitu aja tanpa ending yang jelas. Hehehehe…

“kalau itu mungkin, coba kau buktikan padaku. Aku ingin melihatnya malam ini juga”, pintanya galak. Bak dayang sumbi yang minta dibangunkan ribuan candi dalam semalam.

Read More…