Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

Selagi [masih] Bisa

Lama tidak menulis di blog, jadi gagap juga untuk memulai. Tapi klo ngak sedikit dipaksa ngak bakalan terangkum dalam rangkaian kalimat-kalimat kan.. icon smile Selagi [masih] Bisa

sebelumnya saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa 1433 H bagi yang menjalankan. Semoga amalan kita diterima dan menjadi orang-orang yang bertaqwa.

Jika menilik sedikit ke belakang, dalam rentang satu atau dua minggu sebelum puasa, banyak dari kita yang memanfaatkan waktu (liburan atau bukan) untuk kegiatan yang cenderung ke santai-santai. Ada yang ke pantai, air terjun, tempat pemandian, atau tempat wisata lainnya.

Salah satu tempat yang dipadati pengunjung di kawasan sekitar Banda Aceh dan Aceh Besar adalah Pantai Lampuuk. Hari sabtu minggu kawasan tersebut begitu padat, jauh lebih ramai dari sebelumnya. Selain memanfaatkan waktu libur (padahal bukan masa liburan), kebanyakan pengunjung beralasan lebih kepada “nanti tidak bisa lagi”. Maksudnya? Iya, sebentar lagi kan dah masuk bulan puasa, jadi takutnya ngak sempat lagi mandi ke pantai.

Read More…

Gempa, Isu dan Teknologi >> Waspadalah

don t panic button 150x150 Gempa, Isu dan Teknologi >> WaspadalahOkey, dalam beberapa hari ini Aceh kembali diguncang. Bukan, kali ini bukan diguncang karna gempa yang kerap terjadi. Ya maklum saja, keadaan kita memang berada di pertemuan lempeng Samudera Hindia-Australia. Namun kali ini Aceh diguncang isu mengenai gempa kuat yang akan melanda. Isu yang berkembang dan terus beranak pinak melalui sms dan BBM itu akhirnya mampu juga mempengaruhi warga di beberapa kawasan sekitar pesisir pantai. Riuh, resah, risau, galau, dan apalah istilah sekawannya, akhirnya menghinggapi warga. Mengungsi pun menjadi alternatif, walaupun sebagian besar beranggapan : ‘Cuma sekedar untuk jaga-jaga’.

Saya sendiri tidak mendapatkan peredaran sms ataupun BBM itu. Namun efek yang ditimbulkan tidak dapat menutupi bilik-bilik pembatas sehingga termasyhurlah isu itu beredar. Beberapa rekan di kantor tiba-tiba saja sibuk ditelpon untuk kembali ke rumah, “akan ada gempa besar”, kata orang rumah. Bapak-bapak yang sedang bekerja di tempat kerja masing-masing pun mulai sibuk karna telponnya terus saja berdering. “pulang Pak, kita mau ngungsi”. Mahasiswa yang sedang mendengarkan kuliah dosennya pun mulai riuh oleh sms/telepon dari para ortunya. Sampai ikan di laut pun mungkin menjadi heran, jaring yang akan menangkap mereka kenapa tiba-tiba segera diangkat, dan boat nelayan segera berlalu ke arah darat. Sampai segitunya ya :D.

Read More…

Pembelajaran dari Gempa Sumatera 11.04.2012

Selaku seorang yang dulunya pernah menjadi volunteer di sebuah badan yang bergerak di bidang kebencanaan, rasanya saya ingin sedikit membagi apa yang menurut saya bisa menjadi pembelajaran dari Gempa Sumatera tanggal 11 April 2012 kemarin. Dan ini hanyalah opini saya, dan bila terdapat kekeliruan, mohon ditanggapi dan diperbaiki, dan satu lagi, terima kasih sebelumnya.

past tsunamis 2190526k 300x225 Pembelajaran dari Gempa Sumatera 11.04.2012

pusat gempa 11 April 2012

Sebagaimana kita ketahui, bahwa gempa berkekuatan 8,5 SR yang terjadi berkedalaman sekitar 10 km dan jaraknya sekitar 346 km barat daya Simeulue, Aceh dan dirasakan di Sumatera Utara, Bengkulu, Sumbar dan Lampung.

Kejadian gempa tersebut otomatis membuat warga panic, diperparah dengan crowded nya jaringan sehingga tidak bisa digunakan untuk menelpon, bayangan tsunami tahun 2004 pun kian membayang. Komunikasi putus, informasi tak ada, apa yang dapat dilakukan? Ada beberapa hal yang menurut saya ada baiknya untuk lebih diperhatikan (kali ini khusus untuk kejadian gempa dan tsunami saja) :

1. Amankan diri sendiri

Read More…

Some[one] Like You di Gempa Sumatera 11.04.2012

Aku baru memarkirkan motor di halaman kantor. Sudah agak telat rasanya aku kembali dari istirahat siang. Maklum saja, motor harus masuk bengkel dan cukup banyak memerlukan perbaikan. Saat baru memasuki ruangan tiba-tiba saja semua pada lari keluar. Wah, ada apa ini (belum merasakan gempa -_-‘)? Dan spontan saja seluruh penghuni kantor berhamburan keluar. Kepanikan mulai terasa ketika gempa semakin kuat dan berlangsung lama, (Alhamdulillah dalam hatiku, coba gempanya tadi wkt motor sedang diperbaiki, gimana mau jalan klo ban motor lagi dicopot..). gedung-gedung, pohon, bahkan kendaraan yang diparkir kian bergoyang semakin kencang. “nyoe ka lage gempa tsunami baroe” (gempanya sudah seperti gempa tahun 2004 kmrn) ujar beberapa orang. Namun menurut estimasiku saat itu mgkn kurang, karna saat gempa thn 2004 dulu untuk berdiri saja kita bakalan jatuh. Sedangkan skrang paling tidak masih bisa berdiri dan berjalan.

Dalam sekejap setelah gempa, kondisi kantor pun mulai kosong. Hampir semuanya kembali ke rumah karena teringat keluarga masing-masing. Terlebih ada beberapa keluarga yang memang tinggalnya di dekat garis pantai. Listrik pun akhirnya padam. Mudah-mudahan tidak terjadi apa-apa.

Aku yang tidak kembali ke rumah (karena mempertimbangkan kondisi rumah yg menurutku masih aman) stanby di kantor. Jalanan mulai dipenuhi pengendara yang mulai panic. Untuk telponan masih belum bisa, mungkin karna jaringan crowded kali ya. Bayang-bayang seperti kondisi tsunami 2004 mulai menerjang (aduh bahasanya ini..). berhubung sudah Ashar, jangan lupa shalat dulu ya…. icon smile Some[one] Like You di Gempa Sumatera 11.04.2012. akhirnya dapat telpon dari teman di padang mengabarkan klo gempanya tu 8,5 SR dan berpusat di Simeulue. Hoho..

Read More…

Seberapa Boroskah Air Kita? (Peringatan hari Air Dunia)

hari air edt 150x150 Seberapa Boroskah Air Kita? (Peringatan hari Air Dunia)Masih dalam suasana peringatan Hari Air Sedunia. Air merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi makhluk hidup. Lebih dari 2/3 permukaan Bumi tempat kita tinggal ini ditutupi oleh air. Selain untuk minum dan pemakaian sehari-hari, air juga bisa digunakan sebagai media transportasi. Apakah itu di sungai, danau (air tawar) maupun laut (air asin).

Walaupun air menutupi lebih dari 2/3 belahan bumi, namun di beberapa tempat air sulit untuk dijumpai. Seperti di bagian Afrika Timur, kekeringan yang melanda bahkan menyebabkan kematian. Di beberapa tempat lainnya terkadang air malah berlebih. Curah hujan yang tinggi menyebabkan banjir menggenangi daratan.

Di Indonesia sendiri, dulunya praktis kita tak pernah mendengar yang namanya kekeringan. Keberadaan kita di daerah tropis dan curah hujan yang cukup merata seakan mengaburkan kata ‘kekeringan’ di negeri ini. Di peta zona potensi bencana, hampir tak ada wilayah yang masuk kategori kekeringan. Semua mempunyai sumber air yang mencukupi bahkan berlebih. Namun seiiring perubahan zaman, dimana pertumbuhan penduduk yang semakin bertambah pesat dan banyaknya pembukaan lahan hutan yang tak diimbangi dengan penanaman kembali menyebabkan keseimbangan siklus air terganggu. Di musim kemarau kita mengalami kekeringan dan menghadapi banjir di saat musim penghujan. Dari beberapa pulau besar di Indonesia, mungkin hanya pulau Kalimantan yang ‘belum’ mengalami kekeringan. Di pulau-pulau lainnya kasus kekeringan mulai muncul.

Keadaan sekarang

Read More…

Tingkatkan Kualitas Jaringan Irigasi Dukung Hari Air Dunia 2012

Hari Air Dunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret di tahun 2012 ini mengambil tema “Water and Food Security” atau Ketahanan Air dan Pangan. Ketahanan Air dan Pangan erat kaitannya dengan keberlanjutan dan kualitas sistem irigasi. Hal tersebut dominan untuk mencapai peningkatan produksi dengan target surplus 10 juta ton beras pada tahun 2014 dan memerlukan peningkatan produksi padi minimal 7% per tahun melalui kegiatan operasi, pemeliharaan dan rehabilitasi.

Demikian dikatakan oleh Plt. Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Mochamad Amron dalam temu wartawan mengenai Pelaksanaan Hari Air Dunia 2012 di Jakarta (21/3).

Berdasarkan data BPS tahun 2010, Indonesia memiliki total areal sawah seluas 9,45 juta ha. Sebagian besar diantaranya 76% merupakan sawah beririgasi yang memberikan sumbangan terhadap 85% produksi padi nasional di tahun 2009 dan 2010. Sisanya adalah sawah rawa pasang surut 5%, sawah rawa lebak 2%, Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) 1% dan areal sawah lainnya seperti sawah tadah hujan, sawah irigasi desa dan lading 16%.

Read More…

Hujan

.

Minggu pagi ini hujan.

Dan tak seperti minggu di hari lainnya, hari ini hujan.

Awan yang menyelimuti tak kunjung terang,

hujan masih turun dengan nyaman.

Bulirannya terus bersahutan,

bak irama dalam sebuah pertunjukan.

Di satu belahan, hujan dinantikan

Karna menjadi sumber kehidupan

Di belahan lain,

Hujan kadang menjadi kutukan,

Bulir yang jatuh tak tertahan

Menjadi akibat dari suatu teriakan penderitaan.

*salah sendiri juga kenapa menggauli hutan

Hujan,

Bagi sebagian,

Merupakan buliran (air) yang sudah tak sanggup memegang awan,

Namun jatuhnya dirindukan.

*tadinya mau nulis tulisan, dah jadi gini. Ya sudahlah.. icon biggrin Hujan