Guratan Pena Zikra

tergurat agar dapat merekat erat

Posts Tagged ‘modal bangsa’

KAMI MOSA AWARD (Malam Puncak Rangkaian Acara Bakti KAMI MOSA)

185524 2079726684195 1575878826 2010444 8291055 n1 150x150 KAMI MOSA AWARD (Malam Puncak Rangkaian Acara Bakti KAMI MOSA)Sore itu, Selasa 26 Juli 2011, suasana Kota Banda Aceh mendung berawan, bahkan ada di beberapa titik di kota ini hujan mulai genit merintikkan tanda-tanda keberadaannya. Angin yang terasa sedikit kencang sejak beberapa hari ke belakang di seputaran Banda Aceh pun tak mau kalah. Kali ini kehadirannya secara jelas terlihat dengan liukan pohon-pohon yang berayun kesana kemari, sesekali menerbangkan daun-daun yang sudah tak sanggup bergantung di dahan induknya.

Di satu sudut pusat kota Banda Aceh, di sebuah gedung unik yang dinamakan Anjong Mon Mata, papan-papan bunga ucapan berderet menghiasi pintu masuk ke dalamnya. Beberapa orang mulai bergerombol berdatangan memasuki halaman gedung yang bersebelahan dengan pendopo Gubernur Aceh itu. Menandakan sore itu akan ada sebuah acara yang bakal berlangsung. Dan benar saja, sore itu bakalan ada acara MOSA AWARD. Salah satu acara puncak dalam rangkaian acara Bakti KAMIMOSA (Keluarga Alumni Modal Bangsa) tahun 2011.


Alumni Modal Bangsa yang berasal dari berbagai angkatan mulai berdatangan memasuki halaman gedung Anjong Mon Mata. Acara sendiri memang di-set oleh panitia berlangsung sejak sore (pukul 18.00) karena bakalan ada coffe break bareng dulu. After coffe break bareng baru deh kemudian azan berkumandang yang menandakan masuknya waktu shalat untuk kawasan Kota Banda Aceh dan sekitarnya (lho, ini kok udah cem pembawa berita jadinya ya, hehe…). pertama kali melangkahkan kaki ke dalam mushalla yang berada tidak jauh dari gedung utama Anjong Mon Mata, suasana Modal Bangsa (selanjutnya disingkat menjadi Mosa) mulai kental terasa. Suasana mushalla yang tak begitu luas dan ada kain ‘hijab’ yang membatasi cowok dan cewek tak jauh berbeda dengan mushalla Mosa. Memori di otak tiba-tiba secara otomatis berputar mengingatkan akan masa-masa di mosa dulu. Saat azan berkumandang semua siswa bersiap menuju mushalla. Ada yang sudah memang berada di mushalla duluan sambil membaca Alquran, ada yang baru siap olahraga sehingga buru-buru mandi, ada yang menghilang atau pura-pura tertidur dengan alasan-alasan seluas bak cuci yang tinggal dikeluarkan saja satu persatu jika ada yang tanya, ada yang sabar (shalat barak -_-‘), dan bermacam lainnya. Yang jelas suasana menjelang magrib di kampus mosa begitu sibuknya, hanya berada satu tingkat di bawah kesibukan saat pagi antri buat mandi,, :D.


Shalat magrib usai, para alumni dan guru yang datang terus saja bertambah banyak, dan segera menuju ke ruang utama Anjong Mon Mata untuk makan malam bersama. Jarak ruang utama yang tidak begitu jauh dari mushalla terasa bagaikan sedikit lebih jauh karena selama perjalanan kesana, para alumni mulai bersalaman bersama para guru dan teman-teman atau adik/abang/kakak angkatan yang mereka kenal dulu atau pura-pura kenal saja lah. Hehe… sesekali para guru mulai bertanya nama siswanya dulu karena lupa. Ya, maklum saja karna sudah lama mereka tak bertemu ditambah lagi tampang-tampang alumni Mosa kebanyakan memang berubah mulai sejak keluar dari Mosa. Ada yang udah brewokan, jenggotan, kumisan, kacamata-an, gondrongan (:D), dan yang paling banyak persentasenya adalah : alumni Mosa hampir semuanya tambah ‘Sehat’ aja. Hehehe….


Memasuki ruangan Anjong Mon Mata, langsung deh disambut (disambut..? emangnya jatoh… -_-‘) ama adek-adek yang lagi ngejagain meja. Wah, ngak da kerjaan ni adek-adek, masak meja dijagain? “bukan begitu Bang, ini meja registrasi. Jadi semua tamu-tamu yang hadir mengisi buku tamu ini. Sekaligus membantu pendataan gitu..” celutuk seorang cewek yang jagain. Oo… gitu ya, bener banget tu. Makanya, klo ada lagi kayak gini besok-besok, temen-temen jangan pada lupa atau kura-kura dalam abu (pura-pura maksudnya icon smile KAMI MOSA AWARD (Malam Puncak Rangkaian Acara Bakti KAMI MOSA) ) ngak tau buat ngisi tu buku tamu ya. Biar enak ntar kita memetakan keadaan alumni kita. Okey,,? ^^V.

Read More…

Pemilihan Ketua KAMI MOSA (edited version)

Senin (25/7) sore akhirnya sempet juga aku mengikuti salah satu rangkaian acara kegiatan Keluarga Alumi Modal Bangsa (KAMI MOSA). Acaranya sudah berlangsung semenjak hari sabtu (23/7) yang lalu sih sebenarnya, tapi berhubung aku sedang bertugas di luar kota, So kagak bisa ikutan.

Nah, kegiatan Senin sore itu adalah pemilihan ketua alumni SMAN Modal Bangsa. Acara yang berlangsung kali ini memang agak sedikit berbeda dengan yang lain. Liat saja, jika tahun-tahun sebelumnya (setidaknya 2 kali pemilihan sebelumnya yang pernah kuikuti)pemilihan dilakukan di aula dan dalam keadaan agak sedikit resmi yang diawali dengan pembahasan AD/ART organisasi, kegiatan yang berlangsung kemarin jauh dari biasanya. Kegiatan dilakukan di salah satu Warung Kopi, duduk lesehan rame-rame dan dalam kondisi tak resmi gitu, benar-benar seperti kondisi kekeluargaan :). Walaupun agak molor, akhirnya pemilihan pun berlangsung.


Bang Khalid membuka ‘rapat’ sederhana itu dengan memberi gambaran umum singkat terlebih dahulu. Ya, paling tidak dengan gambaran itu adik-adik yang baru berstatus sebagai alumni menjadi tahu juga bagaimana suasana alumninya. Tak berapa lama kemudian, didampingi ketua panitia acara, Rais Al Abqary, prosesi pemilihanpun dimulai.

Awal pemilihan disepakati bahwa hanya angkatan 8 sampai 12 (dari 15 angkatan alumni yang telah ada) yang boleh dicalonkan menjadi ketua, dan setiap angkatan (minimal 5 orang) boleh mengajukan satu calon. Dan bermunculanlah beberapa nama calon yang diusung dari beberapa angkatan, termasuk namaku saat itu,hoho… Di tengah proses penjaringan balon ketua, timbul usulan lainnya agar kuantitas angkatan yang boleh dicalonkan menjadi ketua ditambah. Melalui argumen dan diskusi singkat, akhirnya disepakati bahwa yang boleh dicalonkan menjadi ketua adalah angkatan 6 sampai 12 (bertambah kuota 2 angkatan dari sebelumnya).

Okey, deal…! balon pun dijaring kembali dengan pukat harimau, upz… ngak segitunya juga kali, hehe… lima orang yang beruntung akhirnya terpilih menjadi balon ketua KAMIMOSA mendatang. Kesepakatannya adalah, dari lima orang ini akan dipilih satu orang ketua. Sedangkan posisi lainnya akan dirembukkan sendiri oleh ketua dan 4 orang lainnya yang terpilih nantinya. Berdasarkan syarat pemilihan yang telah disetujui dan disepakati serta telah diketik dan dimasukkan ke dalam AD/ART KAMI MOSA (haduee.. bahasanya dah mulai ngelantur lagi neh..:D), sebelum dilakukan pemilihan ketua ditanya kesediaannya terlebih dahulu untuk bersedia memimpin Alumni Modal Bangsa nantinya. Nah, di tahapan ini, dari 5 calon hanya 2 orang yang besedia dipilih sebagai ketua. Pemilihan pun berlangsung dengan calon yang ada : Hijrah Saputra Yunus (angkatan 6) dan Indra Kurniawan (angkatan 9).

Read More…

Pemilihan Ketua Alumni Modal Bangsa

Pemilihan Ketua Alumni Modal Bangsa

Salam beswan,

Wah, rasanya dah lama banget ni dah ngak nge-posting. Maklum aja (lho kok maklum), semua ide-ide yang mau ditulis tu Cuma bisa ‘tertulis’ dan bercerita sendiri di dalam kepala. Ngak sempet nyantol ke laptop. Hoho… parah juga ni saya.

Nah, biar ngak kelamaan ‘hibernasi’ kevakumannya, hari ni nules dulu dikit aja neh, hehe…

**

Kemarin sore akhirnya sempet juga aku mengikuti salah satu rangkaian acara kegiatan alumni saat SMA dulu. Acaranya sudah berlangsung semenjak hari sabtu (23/7) yang lalu sih sebenarnya, tapi berhubung aku sedang bertugas di luar kota, So kagak bisa ikutan. (dan mudah2an catatan perjalanan itu bisa lahir jadi tulisan,,:) )

Nah, kegiatan kemarin itu adalah pemilihan ketua alumni SMA kami. Kami menyebutnya Keluarga Alumni Modal Bangsa (KAMI MOSA). Nama Modal Bangsa disini tak lain karna nama SMA kami adalah SMA N 2 Modal Bangsa. Acara yang berlangsung kali ini memang agak sedikit berbeda dengan yang lain. Liat saja, jika tahun-tahun sebelumnya (setidaknya 2 kali pemilihan sebelumnya yang pernah kuikuti) pemilihan dilakukan di aula dan dalam keadaan agak sedikit resmi dan diawali dengan pembahasan AD/ART organisasi, kegiatan yang berlangsung kemarin jauh dari biasanya. Kegiatan dilakukan di salah satu Warung Kopi, duduk lesehan rame-rame dan dalam kondisi tak resmi gitu, benar-benar seperti kondisi kekeluargaan :). Walaupun agak molor, akhirnya pemilihan pun berlangsung.

Read More…