Kolom Otak Andrey

Sepintas Terlihat Jelas – Beswan Djarum 27

Cara Nakal Naik Kereta

penataran Cara Nakal Naik KeretaPernah nggak ngarasain naik Kereta Api. Pernah nggak pas ngantri tiket kereta yang panjangnya ngalah-ngalahin ular tapi tiba giliran kamu tiketnya abis. Kesel banget kan tuch rasanya. Saya akan berbagi cerita saat saya kehabisan tiket dan pengalaman naik kereta.

Tapi untuk kali ini, aku akan berbagi pengalamanku naik kereta. Ini kejadian baru tadi sich pas aku mau balik ke Malang naik kereta Penataran dari stasiun Wonokromo Surabaya. Meskipun sudah beberapa kali naik kereta Surabaya – Malang dan sebaliknya dan cukup sering kehabisan tiket pas hari sabtu jadi muncul berbagai pikiran nakal dalam kolom otakku. Aku akan menceritakan dari pengalaman yang dulu dan terbaru tadi sore. Oke, langsung aja ya.

Pernah suatu ketika pas mau ke Surabaya ketemu sama 2 anak kecil yang masih duduk dibangku SMP mau pulang ke Sidoarjo, kebetulan duduknya pas di depan tempat dudukku. Waktu itu aku dapat tiket tanpa tempat duduk jadi aku milih gerbong kereta yang paling belakang yang biasanya sich gerbong bebas. Meskipun tiket yang aku dapat tanpa tempat duduk itu perjuangan jam 04.00 pagi ke stasiun buat ngantri tiket low. Nah, disitulah aku ketemu sama 2 anak tadi. Kebetulan ada pemeriksaan tiket, aku sich tenang-tenang aja soalnya aku bawa tiket. Setelah aku diminta tiket, giliran 2 anak tadi dan 2 anak tadi bingung nyari tiketnya. Dengan muka polos dan meyakinkan 2 anak tadi tetep sibuk nyari tu tiket meskipun akhirnya nggak ketemu dan harus bayar ke petugas.

Setelah balik tu anak, iseng-iseng aku tanya dech ke dia.

“Suruh bayar berapa dhek”.
tu anak jawab, “8 rb mas, 2 orang”.
Aku balik tanya,”Jadi bayarnya tetep, nggak suruh bayar 2x lipat ta”.
“Nggak kok mas, bayarnya tetep”.

Sial, ngapain ku harus antri pagi-pagi, mending pakai cara ni anak aja. Pikiran nakal pertama yang muncul dalam kolom otakku.

Ini yang tadi sore. Waktu menunjukkan jam 14.55, dari jam tanganku. Itu artinya aku belum ketinggalan kereta ke Malang. Langsung menuju ke loket dan tanya ke petugasnya.

“Mbak, tiket ke Malang masih?”.
Petugasnya jawab,”Tinggal yang jam 7 malam mas”.
Aku balik tanya,” Yang sekarang udah nggak ada mbak”.
“Sudah habis mas”.

Tanpa bertanya lagi aku keluar dari dalam stasiun. Aku menuju ke pintu keluar. Dalam pikiranku yang penting aku masuk dan naik kereta dan aku pakai cara anak yang dulu itu. Dalam pikiranku, aku mau langsung bayar aja di atas kereta. Setelah sampai di depan pagar, ada tukang becak disana dan saat aku mau masuk aku nggak diperbolehkan. Aku nggak kehabisan akal, tiket yang kemarin pas berangkat masih utuh, belum bolong. Aku tunjukkan tuh tiket tapi tetep aja nggak boleh masuk.

“Pak, saya mau masuk boleh pak”.
“Lewat sebelah sana mas”, sambil nunjuk pintu masuk.”ini pintu keluar mas”.
“Emang nggak boleh ya pak, saya bawa tiket kok pak”.
“Lewat sana aja mas”.

 Cara Nakal Naik KeretaAkhirnya aku menyerah juga dan menuju kepintu masuk lagi. Nyari ide, “Gimana ya caranya. Kalau aku nunjukin tiket ini dan dilihat tanggalnya bakal ketahuan dong dan pasti langsung diusir”. Setelah berfikir sejenak, akhirnya dapat ide juga. Biasanya, saat mau masuk kedalam stasiun kan yang diperiksa tiketnya aja, jadi pikirku, yang penting aku bis masuk dulu ke dalam stasiun. Kalau sudah di dalam nanti urusan belakangan.

Akhirnya aku menuju ke loket dan beli 1 tiket ke Malang denga harga 4rb. Setelah tiket ditangan, aku menuju pintu masuk dan kutunjukkan tiket yang aku punya ke petugas. Yes.. berhasil masuk.

 Cara Nakal Naik Kereta

Sekarang aku sudah berada didalm stasiun. Banyak orang yang menunggu kedatngan kereta Penataran dengan tujuan Stasiun Kota Baru Malang. Aku memutuskan untuk naik kereta jam 15.19 wib meskipun jadwal tiketku untuk kereta jam 19.30wib. Kalau misal jadi masalah ya urusan belakangan. Kereta datang dan semua orang berebut naik. Sama seperti biasanya, aku duduk di gerbong paling belakang. Begitu kereta berjalan, langsung ada pemeriksaan. Dan sekali lagi aku aman untuk yang kesekian kalinya. hehehe… Semua berjalan sesuai rencana.

Meskipun aku nggak sesuai jadwal tapi aku bayar dengan harga yang sama dan aku juga tidak menggunakan tempat duduk orang lain itu terbukti dengan banyaknya kursi yang kosong. Perjalanan dengan kereta yang begitu berbeda dan penuh dengan intrik. Semoga saja aku tak berdosa. Amin..

Ada pepatah bilang, “Banyak Jalan Menuju Roma”. dan kata-kata itu kini terbukti.

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

15 Responses to “Cara Nakal Naik Kereta”

  1. Dewi Intan Pratiwi (Intan) says:

    sumpah,,, gila2 kmu ndre,,, bisa aj dpt ide wat ngeblog

  2. Andrey says:

    Ya ini kan perjalanan gt dan tinggal diceritakan aja. meskipun tulisannya nggak beraturan…hehehe,…

  3. ayu emiliandini says:

    saat terdesak kadang jadi banyak ide2 yang nongol ahahahaa…

    kalo naik pesawat bisa kaya gini yah… #ngayal

  4. suprayogi says:

    huasemmmm.. kepikiran juga ya caranya… aku ngebayangin dimarah2 petugas, terus ditendang dari gerbong *ya nggak gitu juga kali ya…

  5. Andrey says:

    Bentar, coba dibayangin..

  6. Andrey says:

    Y nggak lah kalau sampai ditendang.. Paling diturunin doang tuch di stasiun berikutnya dengan catatan nggak mau bayar 2x.kemarin kejadian soalnya.. Cara gila ini..hehehe……

  7. Zulfika Satria says:

    pinteeer bangeeet! Good Job! hahaha sebenarnya kayak gini uji nyali juga sih hhe

  8. Andrey says:

    Hehehe…thanks gan…

  9. ganesa says:

    trz akhirnya km tambah bayar atau pake tiket yg jam malem ndre???

  10. Andrey says:

    Pake tiket malem itu brow, g bayar lagi. pas pemeriksaan nggak ketahuan kok..hehehe….

  11. Andrey says:

    Asal bisa masuk nggak msalah bang dod…

  12. inibudijepang says:

    dari kalimat pertama di tulisannya andre ini saja, aku sudah tidak termasuk bagiannya, karena gak pernah naik kereta api… haha #ngatrox
    meskipun punya temen masinis… #pembela’an :D

    tapi justru hal tersebut yg bikin penasaran, dan usai baca…. boleh juga tu cara, haha….

  13. heruhaerrudin says:

    ini nh yang namanya kefefettt hahaha<<,,

  14. dianratnasari says:

    dosa loh dosa loh..hahahhaha

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

What is that thing with fingers at the end of your arm (one word)?