Kolom Otak Andrey

Sepintas Terlihat Jelas – Beswan Djarum 27

Ngebel%2520Lake%2520Ponorogo%2520Wisata%2520Danau%25201 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh MisteriLama sudah nggak posting, ya maklumlah habis mudik dan jaringan internet belum masuk kampungku. Mau pake modem juga nggak bisa (sinyalnya terhalang sama gunung kali ya). Rumahku kan letaknya dilereng gunung gitu. Jadi baru sempat posting sekarang ini sebelum kembali disibukkan dengan tugas kuliah yang makin berat. Hehehe…

Oke, Langsung aja ya.

Lagi dan lagi, sebuah kesendirian tak akan menghalangiku untuk terus menyusuri setiap ujung wilayah nusantara ini. Meskipun sekarang ini baru bisa menyusuri wilayah Kota Ponorogo saja dan itupun belum semuanya tapi mudah-mudahan suatu saat nanti aku bisa keliling Indonesia untuk mengunjungi saudara-saudaraku nan jauh disana. Seorang dosen pernah bilang “Kunjungilah saudaramu yang jauh supaya mereka tidak minta merdeka”, ini selalu aku ingat dan sebagai dasar setiap perjalananku. Entah sekedar untuk berkunjung maupun berbagi.

Ok guys, selain terkenal dengan kesenian Reog Ponorogo, kota ini juga banyak memiliki obyek wisata bisa kita kunjungi. Untuk kali ini saya akan plesiran ke Telaga Ngebel. Salah satu dari sekian banyak obyek wisata alam yang masih terbilang alami yang ada di Ponorogo. Selain mitos tentang Legenda Golan Mirah, Telaga Ngebel ini juga memiliki mitos tersendiri low. Katanya, kalau maen kesana nggak boleh nyepelein. Contohnya gini, “telaganya Cuma segini doing ya, kecil amat”. Mitosnya, kita bakal kesulitan tuch nemuin jalan pulang karena kita nggak bakal sampai muterin tuch telaga. Sekali lagi itu hanya mitos yang belum tentu kebenarannya dan belum tentu juga salah. (soalnya aku belum ngebuktiin mitos itu, takut nggak bisa pulang brow…).

Persiapan sudah matang (padahal cuma nyiapin motor aja, hehehe……) saatnya berangkat menuju Telaga Ngebel meskipun hanya seorang diri. Jalanan yang berliku dan naik merupakan track yang harus dilalui. Untuk menuju Telaga Ngebel sebenarnya ada 3 jalur yang bisa dilalui. Jalur pertama dan kedua dari arah madiun keselatan sampai  perempatan Mlilir (setelah melewati gapura Reog tanda masuk Ponorogo) belok kiri kearah timur dan nanti aka nada pertigaan, ambil lurus nanti tembusnya terminal Ngebel dan yang kanan merupakan jalur utama yang tembusnya pintu masuk utama Telaga Ngebel. Untuk Jalur pertama dan kedua ini juga bisa ditempuh melalui pusat Kota Ponorogo (kalau bingung lihat penunjuk arah aja ya). Kedua jalur ini sama-sama menyuguhkan pemandangan yang indah. (untuk menikmati pemandangan di kedua jalur ini bisa dengan berangkat melalui jalur pertama dan pulang melalui jalur kedua ataupun sebaliknya dengan catatan, jalur pertama tanjakannya lebih tajam disbanding dengan jalur kedua)

ngebel PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri

Jalur ketiga melalui kecamatan pulung dan sangat tidak direkomendasikan melalui jalur ini dikarenakan jalannya kecil dan menanjak tajam dengan aspal yang sudah rusak parah. Jarak Telaga Ngebel dari pusat Kota Ponorogo kurang lebih 30 Km. Dengan membayar uang masuk sebesar Rp. 3.500,- kita sudah bisa menikmati pemandangan Telaga Ngebel. Tapi aku kemarin gratis masuknya, soalnya aku masuk lewat jalur ketiga, karena kalau dari rumahku itu jalur terdekat. Hehehe…. Dengan melewati jalur ketiga ini maka kita akan melewati sumber air panas dan juga sumber air tiga rasa dengan pemandangan jurang pasir yang tinggiiiiii sekali! (karena naik-naik kepuncak gunung, tinggi-tinggi sekali. wkwkwkwk).. Nah, saya mampir dulu tuch disumber air tiga rasa dan mencoba mencicipinya. Rasanya seperti air soda, ada asinnya dan sedikit manis. Itu yang saya rasakan mungkin akan berbeda rasa jika kalian yang mencicipinya. Jarak dari Telaga menuju sumber air tiga rasa ini 1 Km dan jarak menuju sumber air panas 1.6 Km.

 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri

Perjalanan dilanjut dan sampailah pada tujuanku. Kalau dilihat secara sekilas, telaga Ngebel memang terlihat sedikit kecil namun sebenarnya keliling dari telaga ini kurang lebih 5 Km (cukup luas dan melelahkan jika berjalan kaki). Subhahanallah, Telaga Ngebel menyuguhkan pemandangan yang begitu mempesona dengan air yang tenang dan jernih seperti kaca dengan pohon-pohon tua yang tumbuh disekeliling telaga (sedikit horror dan serem juga sich sebenarnya.hehehe…). Meskipun pohon ini sudah tua tapi pohon-pohon ini masih berdiri kokoh dengan ditumbuhi tanaman paku dan lumut hijau. Menikmati pemandangan disini paling enak adalah dengan menyantap buah durian yang manis dan harganya yang sangat murah. (saran, kalau berkunjung kesini mending pas lagi musim durian). Suasana disini sangat tenang dan udaranya sejuk, sangat cocok untuk menghilangkan penat setelah bekerja.

ngebel%2520lake PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri

Aura mistis keindahan telaga ngebel akan bisa kita nikmati ketika turun hujan dimana kabut tebal pasti akan menyelimuti telaga ini. Hawa yang dingin menusuk sampai ke hati, gelap disertai hujan rintik-rintik seolah bisa menceritakan sejarah masyarakat tentang terbentuknya telaga ngebel. Singkat cerita konon ditempat ini dulu adalah desa suatu ketika muncul anak yang jelek dan bau, namanya Buru Klinthing. Ia ingin minta makan di suatu acara hajatan, tapi masyarakat mengolok-mengolok. Akhirnya Baru Klinting membuat sayembara menancapkan lidi di belakang rumah dan bilang siapa yang bisa mencabut lidi ini adalah orang yang sakti mandraguna, dan dia akan kembali kerumah Nyi Latung satu-satunya orang yang mau menolongnya. Ia berpesan kepada Nyi Latung ketika desa ini dilanda banjir agar segera naik lesung (tempat untuk menumbuk padi secara tradisional), dan alhasil tak ada seorang pun yang bisa mencabut lidi itu, dan Baru Klinting sendirilah yang pada akhirnya mencabut lidi itu dan keluarlah sumber air yang besar dari tempat itu dan akhirnya seluruh penduduk mati tenggelam di telaga ini. Baru Klinting pun berubah menjadi ular naga menjaga tempat ini dan satu-satunya orang yang selamat adalah Nyi latung.. Oleh karena itulah setiap bulan suro selalu dilakukan larung sesaji di tempat ini dan malam harinya ada malam seribu obor menggelilingi tempat ini. Keeerreeeenn bukan hanya ada cahaya obor tak ada cahaya lampu…

Saran: Jika berkunjung kesini dan ingin melihat ramainya larungan dam malam seribu obor, datang aja pas bulan Syuro. Telaga Ngebel bakal dipadati oleh ribuan orang. Ini merupakan serangkaian dari acara Grebeg Syuro.

Sarana dan prasarana sudah sangat mendukung. Jika berkunjung kesini dan tidak membawa kendaraan pribadi, tenang saja, karena sudah tersedia tranportasi menuju kesini. Dengan naik angkot warna kuning jurusan Ngebel maka akan sampai ditempat ini. Bisa naik mulai dari perempatan Mlilir maupun dari Terminal Bis Ponorogo yaitu Terminal Seloaji. (kalau bingung tanya orang ya, karena malu bertanya bisa sesat di jalan low. kata pepatah). Nah, jika ingin menikmati udara malam disini dan menginap, di Telaga Ngebel juga sudah tersedia penginapan dan lumayan banyak, dengan harga Rp. 50.000,-.

 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri

Selesai berkeliling Telaga Ngebel saatnya untuk makan. Udara yang dingin ternyata cepat membuat cacing yang ada didalam perut berteriak kelaparan. Warung-warung makan banyak berjajar dipinggir Telaga dan jika masuk kedalam warung maka kita akan mendapatkan view Telaga Ngebel. Makanan disini terbilang murah low dan rasanya sudah pasti, yummy…… Ini nich menu yang aku pesan, Nila bakar dengan minum soda gembira seharga Rp 30.000,- murah bukan?? Karena aku tadi berangkatnya siang jadi pas aku makan ini sudah cukup gelap suasananya.

Perut sudah kenyang dan pikiran sudah tenang, saatnya untuk pulang. Inilah kisah perjalan menikmati indahnya wisata yang ada dikotaku, Kota Ponorogo yang aku sendiri belum begitu mengenalnya. Semoga ini menjadi langkah awal untuk mengenal dan membesarkan nama Ponorogo. Tidak hanya Reog saja yang dikenal, tetapi juga wisata alamnya yang salah satunya adalah Telaga Ngebel. Rasa syukur Alhamdulillah atas keindahan alam ini dan aku masih diberi kesempatan untuk mengunjunginya.

Hasil Jepretan lain.

Show »

 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh MisteriFoto diambil didekat pintu masuk Telaga Ngebel

 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri
Senja di Telaja Ngebel

 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri
Foto Diambil dari Atas

 PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri
Matahari Terbenam (diambil dari tempat aku makan yang pemandangannya Telaga)

 

You can leave a response, or trackback from your own site.

17 Responses to “PeNus#1: Telaga Ngebel, Wisata Alami yang Penuh Misteri”

  1. umardianprambudi says:

    widiihh, sangarrrr sangarrr

  2. johantectona says:

    a a a a mau juga aku ngicipin air tiga rasanya dan berharap dapat rasa sssoklat pppanila ama setloobeliii omm :D

    sob, perempatan milir itu sebelah mana? haha bisa”nya gtu ngasih petunjuknya hanya dari perempatan, haha kratiff

    satu lagi, klo musim durian kabar” ya aku nanti tak kesana,,, ok?

  3. dianratnasari says:

    keren tulisanmu keren…
    btw legenda baru klintingnya sama persis dengan rawa pening ya…

  4. Andrey says:

    @Pram: thx brow…

  5. Andrey says:

    @Bang Jo: Semoga saja bang karena beda lidah beda rasa..hehehe….
    Maaf bang kalau tidak begitu jelas, kalau bingung silahkan bertanya, malu bertanya sesat dijalan…hehe…
    Siap bang, nanti dikabari.. kalau mau ke Ponorogo deketan lewat wonorejo bang…

  6. Andrey says:

    @Teh Dian: terimakasih teh..ehm..sama ya.. soalnya itu cerita turun temurun teh jadi kebenarannya tidak bisa menjamin..hehehe…

  7. site islami says:

    bagus, mengispirasi… semangat berkarya ya!

  8. Andreas Surya Ganda Sitorus says:

    Mangstab bray..
    lebih mantap lagi kalo dipoles lg #fotomu wakakaka

  9. Andrey says:

    Foto emang sengaja dibiarkan apa adanya brow #belum jago editing..hehehe…

  10. ayu says:

    agak horror yah ahahhaa banyak mitosnya (perasaan cuma dua sih yang di bahas). hehehe baru baca di posting aja udah merindiiiiiiiing….

  11. Zulfika Satria says:

    Kalo meneurut saya nih saya boleh bilang WOW karena ada jalur transportasi umumnya! Ramah bagi para backpacker nih ga perlu bawa kendaraan pribadi :D

  12. mfauzanakrom says:

    ikannya…menggoda :0

  13. sucilestari says:

    No kritik and saran masbroo, udah keren. Poool, pergi sana ke raja ampat. Hihihi.

  14. dodod says:

    kritiknya cuman satu brow…. kamu gak ajak aku pas maen kemari…. anyway ni telaga bisa dibuat berenang gak ya ????

  15. Ditta Widya Utami says:

    Hiiiiiiy ~~~~
    telaganya syereeeeem >.<
    huhu… mana dibilang hawa dingin sampe menusuk “hati” pula?? hati bro… bukan kulit lagi… heu…

Leave a Reply

Before you post, please prove you are sentient.

what is 3 in addition to 9?