Kolom Otak Andrey

Sepintas Terlihat Jelas – Beswan Djarum 27

Posts Tagged ‘kegiatan malam minggu’

Teringat “Rumah” Itu

Ya…. memang begitu nampak nyata bayangan rumah yang dulu aku minati. Mungkin masih sampai hari ini, rumah itu tetap lekat dalam pikiranku, masih tersangkut dalam kolom-kolom otakku. Entah sampai kapan ia akan pergi meninggalkan kolom otakku, matikah yang ia tunggu? Tak tau juga tepatnya seperti apa. Memang rumah itu berada jauh disana, jauh diseberang, sebelah perbatasan provinsi sana. Rumahnya udah pindah, kayaknya sich kontraknya habis. hehehe……

Berharap rumah itu akan kembali lagi atau aku yang harus menghampiri. Rumah itu, bagaimana kondisi sekarang ini? Masihkah engkau tetap indah seperti dulu? Saat aku pertama kali melihat indahnya senyummu. Semoga saja majikanmu merawatmu, satpammu selalu menjagamu, dan herdermu selalu melindungimu dari maling-maling penipu. (Udah maling, penipu lagi….Parah……)……… Read More…

“Rumah”, Apa Kabar?

Setelah beberapa hari kemarin disibukkan dengan beberapa aktivitas, akhirnya kemarin hari jum’at punya waktu untuk balik lagi ke Surabaya. Rencananya adalah untuk mengambil beberapa barang yang masih tertinggal di kost sekalian menengok “Rumah”. Karena kemarin datangnya malam jadi aku putusin untuk tidur di kost, kebetulan masih ada teman yang disana.

Hari ini bangun pagi, meskipun tak sempat untuk sahur karena semalem begadang kejar setoran di Member Area, dengan semangat 45 aku ganti baju dan menuju ke bengkel untuk mengurus beberapa keperluan buat laporan Praktik Industri. Yang didapat tak hanya data yang aku cari tapi juga dikasih uang makan bulan kemarin, Alhamdulillah, benar-benar beruntung aku karena isi dompet tinggal 15rb doank. Read More…

Caraku Bermalam Minggu

Malam minggu. Ya, malam ini memang malam minggu. Malamnya para remaja yang sedang dimabuk cinta (katanya sich), malam bagi mereka bagi yang punya pasangan (kecuali long distance). Saatnya buat mereka untuk apel kerumah doi, keluar jalan-jalan keliling kota, atau makan bareng dibawah lampu taman. Diiringi konser tunggal para pengumpul recehan kayaknya semakin menambah romantis. Meski nggak bisa dipungkiri, ada sebagian yang merasa terganggu.

Tapi beda denganku, kalau mereka pergi sama doi, aku hari ini pergi jalan-jalan sendirian. Menyusuri panasnya kota surabaya. Namanya jalan-jalan pastinya jalan kaki dong. Nggak tahu kenapa, aku emang hobi jalan kaki meski kadang juga milih naik taksi (read: angkot). Seberapapun jarak yang ditempuh, dan seberapapun letih yang dirasa, tapi itu membuat hatiku senang. Bisa menikmati suasana sepanjang perajalanan. Mwlihat rumah para kaum elit sampai kaum alit (read: kecil). Semua bisa dinikmati sepanjang jalan, bahkan kita bisa ikut merasakan apa yang mereka rasakan. Dan kalau kita bisa mengambil nilai didalamnya, itu akan menambah nilai sosial kita. Harapan buatku sendiri sich supaya aku tetap bersyukur atas apa yang aku punya sekarang. Karena diluar sana, masih banyak yang orang yang tak seberuntung kita. Read More…