Archive for October 19th, 2009

WEBIO, Inovasi untuk Bumi Indonesia yang Lebih Sehat

banjir&genangan

banjir&genangan

Di posting terdahulu aku pernah ngomongin tentang konsep baru buat mengatasi bahaya banjir di kota-kota.

Konsep ini sebenernya merupakan gabungan dari biopori dan sumur resapan yang terbagi menjadi tiga aspek, yaitu :

  • · sistem,
  • · teknologi (alat), dan
  • · strukturnya.

Untuk sistemnya sendiri, udah kuikutin dalam LKTI Beswan Djarum, tapi cuma masuk ke tingkat regional aja,ihiks… Kalo buat alatnya lagi nunggu persetujuan dana dan paten, jadi ga akan kubuka di blog ini, heheheu… Kapan-kapan aja ya ^^ Nah, kalo strukturnya, rencana kujadiin skripsi, tapi masih dalam tahap penelitian (kapan lulusnya? Huhuhu…. T.T )

Oke Indonesia, yuk kita bahas dulu tentang sistemnya, siapa tau bisa berguna buat kita semua. Oke…. :)

…klik disini untuk lanjutin…

, ,

13 Comments

Keseimbangan Alam dalam Filosofi Air, Tai-chi, dan Sembahyang…

Esensi kompleks, …yang dihasilkan dari ajaran hidup sesuai dengan hukum alam merupakan kebenaran yang mendalam dari semua agama. Gimanapun juga, esensi ini sangat ditekankan untuk semua ajaran religius. Esensi yang kompleks yang dihasilkan dari ajaran hidup yang sesuai dengan hukum alam juga menjadi tujuan dari segala ilmu.

Ajaran ini kayak kunci master (guru) yang dapat membuka semua pintu yang membimbing kita ke arah kebenaran utama dalam tingkat emosi, juga tidak terkunci pada tingkat pikiran sehingga tidak membuat kita tidak skeptis (tau skeptis kan? Hehe…)

semesta...

semesta...

Apalagi perkembangan hidup modern sekarang ni sangat pesat di berbagai bidang, ditambah dengan penemuan-penemuan modern yang nggak diragukan lagi mempunyai manfaat besar bagi semua orang. Tapi sayangnya, kehidupan psikologis dan perkembangan kepribadian manusia tu belum setaraf dengan perkembangan teknologi modern.

……………………………

……………………………

  • Kayak di Barat misalnya, agama dominan dalam banyak aspek kehidupan, dengan akibat positif dan negatifnya. Agama sebagai pengatur psikologis menawarkan kekuatan psikologis bagi seseorang dan membuat manusia bisa menghadapi problem sehari-hari. Akan tetapi ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang pengatur psikologis ini mulai melemah sebagai hasil dari perkembangan intelektualitas. Sehingga akibatnya kehidupan psikologis jadi nggak terlindungi. Dan akhirnya, kebingungan mulai muncul dalam berbagai bentuk.
  • Lain halnya dengan dunia Timur, agama sebagai pengatur psikologis yang menjadi pegangan dasar dalam menjalankan kehidupan tetap dipertahankan walaupun penemuan-penemuan teknologi modern mulai berkembang dan semakin canggih, tidak banyak mempengaruhinya dalam menjalankan ritual keagamaan sehari-hari, dengan demikian psikologi dapat terlindungi sehingga ketentraman jiwa tetap terkontrol.

…klik disini..

,

4 Comments

Kalo Semua Blog Anak Indonesia Masang Widget itu…

Sore-sore ga ada kerjaan, surfing di internet buat liat-liat tempat wisata dalam negeri. Hummm, ketemu sama web wisata di Jogja. Keren juga web ini, lengkap dengan kuliner dan paket hemat objek-objeknya. Tapi bukan itu yang pengen kucritain disini…

Hehehe…

Ada bonus t-shirt Jogja buat pengunjung web itu.

Pikiranku langsung balik ke masa-masa kaos Dagadu Djogja dan Jogja Dadung pertama kali booming waktu aku masih SMP dulu. Gambarnya lucu-lucu dan tulisannya kreatif banget. Aku yang tinggal di Pacitan aja berlomba ngumpulin T-shirt lucu-lucu itu dengan teman-temanku yang nyaris semuanya berkaos dengan label : Dagadu Djogja.

Seperti halnya kaos Djoger Bali, kaos ini punya prestige tersendiri buat warga Jogja. Apalagi kalo orang dari luar daerah yang memakainya. Seperti promo wisata gratis, heheu…

cover page-nya keren euy...

cover page-nya keren euy... ^^

Balik lagi ke web wisata diatas…

Hal yang nyuri perhatian aku adalah syarat buat dapetin kaos itu. Yaitu, pengunjung wajib menambahkan widget wisata Jogja kedalam blognya. Widget itu akan nampilin foto tempat-tempat wisata di Jogja yang akan berubah tiap detik. Fotonya juga keren-keren euy…

Dan aku pun ngikut, hehe…

Tampillah widget itu di blogku… Bagus juga :)

…klik untuk lanjutin..

,

4 Comments

PDAM atau PDAB atau….?

Akhir-akhir ini PDAM jadi salah satu topik utama di koran-koran. Di darah Malang yang notabene kondisi sumber air melimpah dan kualitas airnya bagus, tetap aja banyak protes dari masyarakat. Aku ga bisa bayangin gimana di Surabaya atau Jakarta… Ow…Ow…

airnyaga lancar...

airnya gak lancar...

Komentar masyarakat makin heboh sejak manajemen PDAM di berbagai kota berniat menaikkan tarif. Nggak cuma masyarakat aja yang heboh, tapi hampir semua kalangan : mulai dari pemerhati lingkungan, walikota, DPRD, dan para pakar ikut menyoroti hal ini… (entah dia benar-benar peduli atau numpang tenar, hihihi….).

So, ini jelas membuktikan bahwa keberadaan PDAM merupakan aset yang penting buat semua pihak. (baca : SEMUA PIHAK)

Ada yang mlesetin istilah PDAM jadi Perusahaan Daerah Air Mampet, Perusahaan Defisit Air Minum (abis laporannya bangkrut terus!), atau bahkan juga Perusahaan Daerah Air Monopoli… Soalnya hampir semua PDAM di Kabupaten/Kota menguasai seluruh sistem air bersih, mulai dari sumber air, jaringan transmisi, jaringan distribusi, sampai ke tingkat konsumen kayak kita-kita…

Oke deh, kita bisa liat…. persoalan PDAM yang ada bukan karena sumber airnya (air hujan) tidak cukup…,tapi malah berkelimpahan lho. Faktanya, sumber air berlimpah ini tidak bisa disalurkan ke tujuan yang direncanakan (baca: konsumen) dengan kuantitas memadai, apalagi kualitas yang layak.

…klik untuk lanjut

No Comments