Archive for October 20th, 2009

Poligami (2) : “Benarkah poligami saat ini meningkatkan kedudukan perempuan?”

aksi tolak poligami di perspektif.net

aksi tolak poligami di perspektif.net

Kembali lagi bahas tentang headline kedatangan Klub Poligami di Indonesia.

Aku browsing tentang informasi ini dibantu Mas Google, hehe… Ini salah satu infonya…

Ø Detik.yogyakarta.net

Peluncuran klub poligami asal Malaysia, Poligami Ikhwan langsung mendapat respons negatif. LBH Apik menyatakan menolak adanya klub yang di Malaysia memiliki 300 anggota itu.

“Kami mengecam acara launching klub poligami yang telah diadakan di Bandung dan menolak pendirian klub poligami Global Ikhwan cabang Indonesia,” kata Staf Divisi Pelayanan Hukum LBH Apik Abdul Hamim Jauzie dalam rilis kepada detikcom, Senin (19/10/2009).

Abdul mengatakan, berdasarkan pengaduan yang diterima LBH Apik selama ini, praktek poligami dinilai menimbulkan tekanan psikis, penganiayaan fisik, dan penelantaran baik istri maupun anak. Selain itu, poligami juga merupakan bentuk diskriminasi terhadap perempuan seperti dalam UU No 7/1984 tentang Ratifikasi CEDAW (The Convention on The Elimination of Discrimination Againts Women).

Biar lebih jelas juga, aku scan artikel di Harian Surya, hari ini 20 Oktober 2009…

…klik disini untuk lanjut..

, ,

3 Comments

Poligami (1) : Kontroversi pernyataan “Poligami itu Sunnah”

headline hari ini

headline hari ini

Pagi ini merasa terusik dengan headline sebuah surat kabar berjudul : Ibu-ibu Deklarasi Klub Poligami”.

What???

POLIGAMI?

Dengan memajang gambar seorang suami dengan tiga istri dengan 12 anaknya (mungkin lebih) yang bergandengan tangan menuh-menuhin jalanan, dengan ekspresi berlebihan yang (seolah-olah?) bahagia…

Poligami selalu jadi perdebatan seru, apalagi kalo perdebatan itu dilakukan multigender..,hahaha… secara laki-laki seneng banget bersikap seperti menyetujui poligami, tapi kalo ibunya atau adiknya atau kakaknya dipoligami dia bisa jadi orang pertama yang gak setuju…

…klik disini untuk lanjut..

, ,

11 Comments