Karena Aku Perempuan…


perempuan...

perempuan...

Sebuah “calon” novel yang sedang dalam proses penulisan, hehehe… Lagi-lagi hanya tertumpuk dalam folder pribadi, tapi boleh deh kubagi prolognya untuk seluruh teman yang datang di blog ini… Heheheu… Berhubung masih amatiran, jadi diharapkan kritik dan sarannya ya… ^^ …silakan kirim ke white_neez@yahoo.co.id

PROLOG

………………………………………………………………………………………………………………………………..

Aku tetaplah perempuan…

Seperti perempuan lain. Yang punya hati, yang membutuhkan tempat bersandar. Walau akhirnya juga menjadi tempat bersandarmu. Aku rela, sungguh. Walau otot dan tulang bahuku tak cukup kuat menahan beratmu, aku akan tetap tegak, setegak kolom beton yang menyangga bangunan pencakar langit yang menenggelamkan kita dalam angkuhnya dunia.


Tapi cinta kita takkan pernah angkuh…

Seperti saat dia tidak bisa menerima kenyataan bahwa kamu memilihku dan tidak sedikitpun melihatnya. Dia datang padaku tanpa kusadari bahwa tujuannya adalah menghancurkan kita.

Saat itu aku belum terlalu mengenal duniamu, bahkan aku tidak mengenal dia.

Yang kutahu adalah, dia mengacaukan apa yang tengah kau bangun di duniamu yang belum kujamah. Duniamu yang belum kukenal. Dia memohon belas kasihanmu dalam sikapnya, dan membuatmu terpaksa untuk merencanakan skenario terburuk sepanjang sejarah.

  • Hanya agar dia tidak mengacaukan planet-planet disekitarmu, karena kau tak ingin menghancurkan galaksi tempat planetmu berada. Hanya untuk menjaga orbit galaksimu berputar normal.

Sebegitu kacaukah yang dia lakukan? Hingga kau harus berpura-pura memperhatikannya sejenak?

Padahal sekacau apapun dia dalam galaksimu, seharusnya dia tetap berpegang teguh pada pusat orbitnya : Matahari. Inilah yang kita sebut keimanan.

Tapi dia melawan orbit. Dan membuat planet kita terguncang. Planet-planet lain terguncang. Hanya karena satu planet melawan orbitnya untuk meminta perhatianmu.

Tapi cinta kita takkan pernah angkuh…


Poros yang ada di kutubmu dan kutubku, dengan cepat menstabilkan guncangan yang terjadi. Aku tahu dia ingin menabrakkan diri ke planet kita, berharap kita akan hancur dan sebagian dari KITA akan melebur dengannya.

Ternyata walau berkali-kali tertabrak, tak sedikitpun menggores kita. Mungkin karena lapisan atmosfer kita yang begitu tebal. Berdiri angkuh menatap orbitnya yang semakin tak menentu.

Tapi cinta kita takkan pernah angkuh…


Aku hanya bisa diam, saat aku tahu dia sengaja menyakiti aku. Membuat sebuah kisah omong kosong tentang kau dan dia, dan mengumumkannya pada teman-teman yang kupunya darimu. Agar mengurangi kepercayaan yang kuberikan padamu. Tapi itu takkan pernah terjadi.

Aku diam bukan karena aku pura-pura tidak tahu. Aku diam karena aku perempuan.

“Perempuan yang memegang prinsip untuk tidak akan pernah menyakiti sesama perempuan.”

Bahkan saat dia berusaha mengusik kita dengan omongkosong lainnya. Aku memilih untuk diam, tanpa perlawanan.

Bukan karena aku memberi ruang baginya untuk terus mengganggu.Tidak seperti itu…

Bukan karena aku mengalah.

Tapi karena aku perempuan, dan perempuan tidak akan memperlihatkan air matanya sebagai senjata, tidak akan membiarkan makhluk lain yang datang mengganggu merasa menang.

……….

Lalu, pantaskah dia disebut manusia berwujud perempuan? Perempuan yang merendahkan harga dirinya untuk mengganggu laki-laki milik perempuan lain. Perempuan yang berpura-pura manis dihadapanmu dengan segala omongkosongnya agar kau simpatik padanya. Perempuan yang melemparkan pisau padaku dibelakang punggungmu.

Pantaskah dia disebut perempuan?

Aku hanya tidak ingin seluruh perempuan di dunia merasa malu jika dimaknai secara universal dengan makhluk yang kebetulan berjenis kelamin sama dengan mereka. Bahkan aku pun merasa malu melihat sikapnya yang seperti itu.

Tidak sepantasnya seorang perempuan berusaha menyakiti hati perempuan lain dengan berusaha merebut apa yang dimiliki.

Aku diam karena aku perempuan, dan aku tahu aku kuat. Aku tidak membalas dengan apapun, karena aku yakin Tuhan lebih tahu apa balasan yang tepat untuknya. Aku tidak melawan dia, bahkan dengan sepatahkatapun. Karena perempuan tidak akan menyakiti hati perempuan lain.

Biarkan alam yang menilai, apakah ia masih pantas disebut perempuan.

……

Dan aku akan tetap mempercayaimu, sebagaimana aku mempercayai daya magnet yang menyatukan kutub utara dan kutub selatan…,hingga dua kutub tersebut saling bersandar… dengan daya yang menyatukan kita untuk tetap berputar mengelilingi orbit-Nya…

Walau ribuan komet dan asteroid mengelilingi dan mengancam kita…

cinta kita takkan pernah angkuh…

………………………………………………………..

Regards,

NISA ^^

fushigiyuugi18

Always...

,

  1. #1 by gek sintha on October 21, 2009 - 10:39 am

    melankolIs bgt,,,,,,
    keliatan klo yg lagi nulis novel sedang JATUH CINTAAAAAA,,,,,,,,,,

    Tp gaya bahasanya okeh juga nis!!! Lanjutkan,,,,

  2. #2 by iwan on October 21, 2009 - 12:12 pm

    Bcara masalah ” perempuan ” sangat sulit untuk digambarkan dngn kt2 …… cz yg w tw …. perempuan it adlh seorang makhluk yg ‘ complicated ‘ cnthnya za ktka ia brbicara …… trdengar suara dri mulut seorang prmpuan “A” tp trnyata yg da di isi htnya adlh “B” , yg psti …… w g bsa deh tk bsa mmahami seorang “perempuan” scara 100% .

  3. #3 by nisa on October 21, 2009 - 3:00 pm

    @Gekta : Gaya bahasaku jadi agak dewasa ya Gek,,hehehe…. Iya sih, ni novel dan bahasannya memng bukan buat remaja lagi…

    Melankolis ya? Haha…,kau tau sendirilah siapa yang jadi inspirasinya… ^^

    Keep it secret… :)

  4. #4 by nisa on October 21, 2009 - 3:03 pm

    @iwan : yup…,betul banget… kalo kata cowok, perempuan tu complicated…,tapi menurut cewek tuh laki-laki juga complicated,,hhihihii….

    mungkin karena perempuan bertindak dan bertutur tidak hanya dengan logika, tapi juga dengan hati… ^.^

  5. #5 by Haiyirul Rahman on October 21, 2009 - 3:12 pm

    wah….bagus tu…..terusin ja….he….ku doain deh moga entar novelnya disukai semua orang…khususnya wanita…hee

  6. #6 by Amin on October 22, 2009 - 2:57 am

    Aku ingin segera membaca novelnya secara utuh
    udah terlanjur penasaran…

    semoga cepet selesai novelnya..
    semangat dan selamat untuk mbak nisa’

  7. #7 by nisa on October 22, 2009 - 3:09 am

    @haiyirul rahman : makasih rul…,hehehe… harapannya sih cowo2 juga bisa belajar tentang perasaan cewe lewat ini…,hihi,,,dan buat cewe2 agar lebih kuat dan tak ter-tumbangkan… ^^ hehe, gaya pol :)

  8. #8 by nisa on October 22, 2009 - 3:11 am

    @mbak margareeetaaaaa : kalo mbak margaret kasi komen, semangat nulis jadi naik 3x lipat,, haha… Thanks ya mbaaak… ^^

  9. #9 by Syamsul on October 22, 2009 - 5:34 pm

    wah… punya bakat ni… lanjutkan yach,

  10. #10 by uji on October 22, 2009 - 6:09 pm

    sangat ditunggu nih.. :)
    sukses ya nisa..

  11. #11 by soikhurojib on October 22, 2009 - 8:46 pm

    nisa’ kalo dilihat dri tulisanmu kamu punya bakat banget dech…lanjutin ya, oh ya jang lupa titip salam buat si JOHAN kapan main ke kudus lagi…? oh ya bentar lagi kan MDP factory visit bisa ketemu di IPAL djarum….

  12. #12 by nisa on October 22, 2009 - 9:09 pm

    @ichal : …seperti bercermin pada cermin retak dan pecahan kacanya berhamburan meninggalkan perih…,mungkin itu lebih tepat lagi ya..? ^^

  13. #13 by nisa on October 22, 2009 - 9:11 pm

    @amin : heheheu…,seperti yang aku bilang ma kamu kemarin…, cinta emang jadi everlasting topic yang ga ada habisnya… :)

  14. #14 by nisa on October 22, 2009 - 9:14 pm

    @syamsul : wah…,bakat jare… km dan teman-teman jauh lebih berbakat lho,…hanya saja mungkin aku nulisnya dengan penuh empati..,hihihi… istilah sastranya:”menghayati” gitu deh… ^.^

  15. #15 by nisa on October 22, 2009 - 9:18 pm

    @uji: …makasih uji udah mampir…,sukses juga buat uji ya… :)
    tukeran link yuk ^^

  16. #16 by nisa on October 22, 2009 - 9:20 pm

    @rojib : wah…pak ketua, thanks buat komen dan pujiannya buat anak buahmu di Amazing Team DTL ini,haha… yup,ntar kusampein ke Johan,,doain moga-moga aku juga bisa ikut MDP lagi ya,,hihihi…jadi bisa ketemu kalian lagi… :)

  17. #17 by budi ariyanto on October 23, 2009 - 8:05 am

    asyik kisah perjuangannya…Q jg pgn crta…ttg cinta…..tar baca yach….!!

  18. #18 by nisa on October 23, 2009 - 4:01 pm

    @budi: hehe…,makasih Budi…,pengen baca tulisanmu juga tapi alamat web/blogmu ga muncul…,sayang banget nih… >.<

  19. #19 by suhandi on October 23, 2009 - 10:23 pm

    cinta bersama sama neh nis? :)

  20. #20 by nisa on October 25, 2009 - 7:35 pm

    @suhandi : makasih udah mampir :)
    wah,aku ga rela nih kalo disebut “cinta bersama”,hihihi…
    cinta cuma milik tokoh “aku” (seorang cewe) dan tokoh “kamu” (seorang cowo). Kalo si tokoh “dia” yang berniat ganggu, itu bukan cinta tapi “keserakahan”,,heuheu… >,<

  21. #21 by Dani S. Wiranto on October 27, 2009 - 12:05 pm

    Moga sukses Nis!

  22. #22 by angga on October 27, 2009 - 1:41 pm

    wah keren tulisannya..dikembangin yach ..

  23. #23 by nonoke on October 30, 2009 - 4:02 pm

    Campuran antara sastra cinta dan novel self-developing nih. Keren nih mbak Nisa B);

  24. #24 by nisa on October 30, 2009 - 4:29 pm

    @dani : Amien…,makasih Dani… mampir lagi ya… ^^

  25. #25 by nisa on October 30, 2009 - 4:42 pm

    @angga : hai angga..,makasih udah mampir…,wah senengnya tulisanku dibilang keren,,hihihi…. ^^

  26. #26 by nisa on October 30, 2009 - 4:47 pm

    @nonoke: makasih nonoke udah mampir &ngasih komen disini,,jadi semangat nulis,,,haghaghag,,datang lagi yaaa…. ^^

  27. #27 by fafan on November 4, 2009 - 7:12 am

    kayanya yg nulis abis belajar fisika astronomi tuh…..
    apa hubungan e komet sama kutub ya? kasian klo kutub kena komet -donal duck sering maen kesana lho. he2.

    mending kl pas ada komet jgn lupa make a wish aja, trus brdoa “robbana atina fiddunya hasanah….” :D

    ini bukan melankolis, tapi manifesto.. y gak nis?

  28. #28 by nisa on November 4, 2009 - 7:17 am

    @fafan : kan tokoh utama dan kekasihnya tuh ibarat kutub utara&kutub selatan yang menyatukan bumi,,hihi…,nah komet dan asteroid yang bertebaran itu bisa saja suatu saat menabrakkan diri dan menghancurkan bumi itu…,lah kan jadi kiamat… (penjelasanku tambah gag ada hubungannya ya… :p )

    apa tuh manifesto,hoho… well,make a wish kok sama komet sih, malah mitosnya komet tuh sebenernya setan,hiiiiii :D

  29. #29 by fafan on November 4, 2009 - 7:43 am

    haiyah,,bingung dewe :P

    bukan mitos,,

    “Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar setan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala.” -AlMulk:5

  30. #30 by Almarhum_damai on November 12, 2009 - 9:55 pm

    Tinggal bagaimana tangan tuhan bercerita tentang impian setelah berusaha

  31. #31 by nisa on November 13, 2009 - 8:16 pm

    @al :
    wah…,thanks ya udah mampir…
    betul, kita hanya bisa berusaha semaksimal mungkin, dan tetap Tuhan yang memutuskan… Tapi itulah yang terbaik ^^

  32. #32 by r-vin on April 24, 2012 - 9:27 am

    jd inget jaman SMA….

  33. #33 by Johan Tectona on July 3, 2012 - 5:45 pm

    karena aku tetaplah johan :D *kangen baca tulisan” keren mu nisa.. sumpahhh kangennn

  34. #34 by johantectona on July 3, 2012 - 5:56 pm

    karena aku tetaplah johan :D *aku kangen tulisan nisa, aku kangen,, kangen kangennn sumpah :D

(will not be published)

Before you post, please prove you are sentient.

What is 5 times 4?