Tiga Harapan orangtua kepada anak perempuannya…


Hari ini aku banyak mendapatkan nasehat dari dosenku yang dulu menjadi pembimbing akademik dan skripsiku, dosen senior di jurusanku yang paling kuidolakan. Bapak Dwi Priyantoro, idola dari dosen-dosen idola, hehe… Beliau tidak hanya membimbing akademik saja, tapi juga mengajari banyak hal seperti pengembangan karakter dan persiapan di dunia kerja. Sebenarnya aku berkali-kali kena tegur beliau, kena marah pun pernah.

Tapi itu tidak seberapa dibandingkan dengan pelajaran yang banyak kudapatkan dari beliau. Tanpa semua itu, mungkin aku tidak akan menjadi Annisak Laila Rakhmawati yang sekarang. :)

Dan hari ini, saat sharing seputar dunia kerja, prospek program S2 yang menjanjikan, dan juga benturan pendapat antara cita-citaku dengan keinginan orangtuaku, Pak Dwi menambahkan beberapa nasehat tentang hubungan orangtua dengan anak perempuannya (beliau memiliki dua anak perempuan yang telah menikah), yaitu tentang TIGA HAL YANG DIHARAPKAN ORANG TUA KEPADA ANAK PEREMPUANNYA…

1. SAAT SEKOLAH, TIDAK MENGECEWAKAN

rajin belajar dong! ^^

— sekolah disini berlaku untuk semua tingkatan, dari sekolah dasar hingga kuliah. Tidak mengecewakan, dalam arti kita harus mengusahakan yang terbaik untuk pendidikan kita, masa depan kita. Siapa orangtua yang tidak bahagia apabila nilai dan prestasi anaknya selama sekolah cukup memuaskan? :)

2. SAAT LULUS, MEMBANGGAKAN

wisuda! ^^

—sederhana bukan? Kita lulus tepat waktu, dengan predikat yang bagus. Dan selanjutnya kita mencari masa depan yang baik, bekerja di tempat yang kita senangi, yang direstui oleh beliau, membuat beliau bangga dengan apa yang kita capai. Untuk hal ini memang dibutuhkan pengorbanan, tapi dengan komunikasi yang baik, semua benturan yang terjadi pada masa ini akan teratasi dengan baik, TRUST ME :)

3. SAAT MENIKAH, TIDAK MEMALUKAN

bahagianya... :)

— betapa bahagianya orangtua kita, saat menikahkan kita dengan begitu sakral dan terhormat. Bukankah pernikahan adalah sesuatu yang begitu suci? Inilah hal terakhir yang diharapkan dari orangtua kita, melepaskan kita kedalam kehidupan baru dengan proses yang suci, pernikahan yang terhormat. Bukan hal yang sulit kan, lagipula ini untuk kebaikan kita sendiri… :)

Hubungan orangtua (terutama ayah) dengan anak perempuan memang terkadang terasa begitu rumit. Rasanya seperti dituntut ini-itu, dan membuat kita merasa tidak diberi kesempatan untuk menentukan pilihan kita sendiri. Sekali lagi, kuncinya hanya satu : KOMUNIKASI. Perlu proses panjang sih, tapi dengan sedikit bersabar (tahan emosi girls! :) ),, semua kesulitan dan benturan itu akan teratasi.

See ya!

Annisak Laila Rakhmawati

  1. #1 by adi on June 19, 2010 - 12:41 pm

    halo…. manis boleh ngak jadi temen////

  2. #2 by agrat on December 15, 2011 - 6:46 pm

    ini jugalah yang saya inginkan…

    sebenarnya sayapun sudah pernah gagal 2x di USM STAN

    tapi saya akan tetap bersemangat..

    Haruzz itu..

(will not be published)

Before you post, please prove you are sentient.

what is 3 plus 6?