Kebiasaan-kebiasaan Saya yang Kadang Dianggap Aneh (Part 1)

  • Saat beli bensin di pom, setelah membayar dan bensin diisikan ke dalam tangki, saya selalu memajukan motor 2 meter ke depan sebelum menutup jok. Bukan apa-apa sih, saya hanya sebel kalo orang antrean di depan saya kelamaan nutup jok setelah selesai mengisi bensin, dan saya tidak mau menjadi orang seperti itu. Tapi kalo dipikir-pikir, jika semua orang melakukan hal yang sama, pasti antrean BBM di pom bensin akan lebih lancar ya ^^

antreeeeee...

Read the rest of this entry »

4 Comments

Siapkan Dirimu, dan Bertindaklah. Jadilah Bagian dari Pemerintah.

Saya pernah berdemo, tiap tahun saat hari air dunia. Demonya dikemas dalam bentuk aksi damai dan long-march (a.k.a jalan-jalan, hehe...)  yang tujuannya mengkampanyekan Hari Air Dunia yang diperingati setiap tanggal 22 Maret. Saya suka demo, menjadi orator, menyuarakan apa yang bisa kita sebut sebagai “kebenaran”, “idealisme” atau apalah. Tapi saya tidak suka demo-demo mahasiswa yang hanya bisa menghujat pemerintahan tanpa bisa memberikan kontribusi apapun kepada negara selain makian, hujatan, dan sejenisnya, yang sangat tidak mencerminkan intelektualitas. 

…..

masa muda dulu,,hehe...

masa muda dulu,,hehe...

Read the rest of this entry »

No Comments

seperti ini…

Aku mencintaimu tak seperti engkau adalah mawar, langit,
atau anyelir yang membakar…

Aku mencintaimu, selayaknya angin semilir yang sejuk…
….dan pagi yang diam-diam.. menerangi malam…

Aku mencintaimu, tanpa mengerti bagaimana, sejak kapan, atau darimana..
Aku mencintaimu, dengan sederhana, tanpa kebimbangan, tanpa kesombongan…

Aku mencintaimu seperti ini..
Karna bagiku tak ada cara lain untuk mencintai…

,

5 Comments

Jangan Panggil Saya “Ukhti”

PROLOG

just call me Nisa :)

just call me Nisa :)

Sungguh, jangan panggil saya “ukhti” atau memberi saya sebutan “akhwat”. Walau saya mengerti bahwa itu hanyalah kata bahasa arab biasa, yang berarti wanita atau pria. Tapi kini panggilan itu mengalami generalisasi makna menjadi aktivis dakwah. Ah, terlalu berat sebutan itu untuk saya sandang. Saya merasa masih terlalu hijau, merasa belum melakukan apa-apa, dan masih banyak dosa.Belum terlalu pantas untuk dicontoh. Ah, dakwah. Kata yang begitu indah. Begitu luas. Begitu suci.

Bukankah dakwah tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas pengajian, keputrian, dan hal-hal lain sejenis itu yang hanya melibatkan sekelompok /komunitas tertentu yang menganggap dirinya eksklusif dan paling benar?

Read the rest of this entry »

,

8 Comments

Tiga Harapan orangtua kepada anak perempuannya…

Hari ini aku banyak mendapatkan nasehat dari dosenku yang dulu menjadi pembimbing akademik dan skripsiku, dosen senior di jurusanku yang paling kuidolakan. Bapak Dwi Priyantoro, idola dari dosen-dosen idola, hehe… Beliau tidak hanya membimbing akademik saja, tapi juga mengajari banyak hal seperti pengembangan karakter dan persiapan di dunia kerja. Sebenarnya aku berkali-kali kena tegur beliau, kena marah pun pernah.

Tapi itu tidak seberapa dibandingkan dengan pelajaran yang banyak kudapatkan dari beliau. Tanpa semua itu, mungkin aku tidak akan menjadi Annisak Laila Rakhmawati yang sekarang. :)

Dan hari ini, saat sharing seputar dunia kerja, prospek program S2 yang menjanjikan, dan juga benturan pendapat antara cita-citaku dengan keinginan orangtuaku, Pak Dwi menambahkan beberapa nasehat tentang hubungan orangtua dengan anak perempuannya (beliau memiliki dua anak perempuan yang telah menikah), yaitu tentang TIGA HAL YANG DIHARAPKAN ORANG TUA KEPADA ANAK PEREMPUANNYA…

1. SAAT SEKOLAH, TIDAK MENGECEWAKAN

rajin belajar dong! ^^

— sekolah disini berlaku untuk semua tingkatan, dari sekolah dasar hingga kuliah. Tidak mengecewakan, dalam arti kita harus mengusahakan yang terbaik untuk pendidikan kita, masa depan kita. Siapa orangtua yang tidak bahagia apabila nilai dan prestasi anaknya selama sekolah cukup memuaskan? :)

2. SAAT LULUS, MEMBANGGAKAN

wisuda! ^^

—sederhana bukan? Kita lulus tepat waktu, dengan predikat yang bagus. Dan selanjutnya kita mencari masa depan yang baik, bekerja di tempat yang kita senangi, yang direstui oleh beliau, membuat beliau bangga dengan apa yang kita capai. Untuk hal ini memang dibutuhkan pengorbanan, tapi dengan komunikasi yang baik, semua benturan yang terjadi pada masa ini akan teratasi dengan baik, TRUST ME :)

3. SAAT MENIKAH, TIDAK MEMALUKAN

bahagianya... :)

— betapa bahagianya orangtua kita, saat menikahkan kita dengan begitu sakral dan terhormat. Bukankah pernikahan adalah sesuatu yang begitu suci? Inilah hal terakhir yang diharapkan dari orangtua kita, melepaskan kita kedalam kehidupan baru dengan proses yang suci, pernikahan yang terhormat. Bukan hal yang sulit kan, lagipula ini untuk kebaikan kita sendiri… :)

Read the rest of this entry »

4 Comments

Great Leaders are Made, Not Born

tiemoreleaders

My experiences in Leadership began on my childhood. That means I still try to lead my self well, before I lead another people. While I studied in Junior highschool, I didn’t have enough confidence to be a leader in some extracurricular activities. I thought that I had to studied from my leader, then gave them “score” for their strong and weakness in leading. I learned from my friend and aften gave him some advices from my opinion in his leading. He said that it really helped him, but actually I still didn’t enough brave to be a leader in the team.

My mom always talks about being a strong, independent woman and how I have to go out into the world and survive by myself. She was a big help with me. When this opportunity came by, I was proud of myself to find out someone actually recommended me for it. I get to help myself be a better person. It will also teach me to work with people and get a new team.

Then, I continued my education in the most favourite Senior Highschool in my beloved town, Pacitan. I’ve got my confidence in leading there, by tried to always pro active rather than reactive. I’ve tried to provide consistent motivation to my team in Scout to attained excellence, and quality in our performance. I’ve tried to always looking for ways to improve performances, productions, and standards. Being a leader is not only about command, but also giving an example. It will motivate the team to move and improve themselves.

One principe that always remembered by me is : “Great leaders are made, not born.” That’s why I tried to learn from all mistake I’ve done. I’m sure that leadership is a PROCCESS.

Read the rest of this entry »

,

1 Comment

New Friends this Year! ^^

Young Leaders for Indonesia Mc.Kinsey (YLI) Kampus 2009 selected participants announcement.

…………………………………………………………………………………………………………..
These are “the Top 60 selected participants”:

Aichiro S P (UI)
Aldina S (ITB)
Amelinda A (IPB)
Andree B M (ITB)
Anggi Abdi P (ITS)
Annisa P N (UI)
Annisak Laila R (UNIBRAW) read more…

,

8 Comments

Poligami (3) : “Koalisi Laki-laki Menolak Poligami, Siapa Hendak Turut…?”

no poligami

no poligami

Lagi-lagi hari ini dikejutkan (dalam arti positif) oleh berita seputar poligami. Yup, udah berdiri sebuah klub yang menamakan dirinya “KOLMI”, Koalisi Laki-laki Menolak Poligami. Klub ini dibentuk sebagai reaksi atas berdirinya Klub Poligami di Bandung beberapa waktu yang lalu. Untuk lebih lanjut artikel saya seputar Klub Poligami, klik disini : Poligami (1) dan Poligami (2).

Kelompok laki-laki yang menolak poligami itu merasa bahwa berdirinya Klub Poligami sebagai bentuk bentuk perendahan diri martabat laki-laki. Yups, selama ini laki-laki memiliki lebih dari satu istri dengan alasan yang paling nge-trend : “menghindari zina”.

“Perendahan martabat laki-laki itu ditujukan dengan anggapan bahwa laki-laki sebagai manusia agresif, menang sendiri, serakah, tidak pernah puas dengan satu perempuan, dan tidak setia. Selama ini banyak terbukti bahwa laki-laki yang berpoligami adalah laki-laki yang tidak punya hati, liar, dan suka berselingkuh. Yang lebih parah lagi, akibat praktek poligami itu kaum laki-laki dianggap sebagai manusia yang tidak bisa mengatur nafsunya.” ..klik untuk lanjut…

, ,

18 Comments

Daya Saing Bangsa : 3 Artikel untuk Kompetisi Blog BeswanDjarum

Artikel-artikel yang diikutsertakan dalam Blog Competition Beswan Djarum 2009 :

1. Webio, Inovasi untuk Bumi Indonesia yang Lebih Sehat

Artikel ini menjelaskan tentang pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang tepat dan partisipatif untuk membantu meningkatkan potensi masyarakat Indonesia untuk dapat bersaing di percaturan dunia. Bagaimana Indonesia bisa maju kalau dihambat dengan “banjir and the gank“? Hehehe… So, penting banget untuk mengatasi problema-problema lingkungan yang menghambat itu, langsung ke akarnya…  Bangsa yang baik hati dan tidak sombong adalah bangsa yang bersahabat dengan lingkungan kan? Dengan “dukungan” dari alam, we will ready to face a better Indonesia… :)

2. KCB: Rahasia Meningkatkan Daya Saing Indonesia di Perekonomian Dunia

Artikel ini mengungkapkan kesalahan fatal yang terus berlanjut di semua orde pemerintahan : menjadikan sumber daya alam sebagai sumber daya ekonomi yang bisa dieksploitasi untuk memenuhi pertumbuhan ekonomi. Konsep ini menjadikan pertumbuhan ekonomi yang sesungguhnya adalah nol, karena SDA yang tereksploitasi itu tak ternilai harganya dan tak bisa dihitung dengan neraca pertumbuhan ekonomi model apapun. So, bangsa Indonesia wajib mengubah mainset-nya dengan tidak mengedepankan kekayaan alam, tapi lebih mengutamakan sumber daya manusia, alias KCB (Knowledge-Creativity Based, bukan Ketika Cinta Bertasbih, hehehe…. :)

3. Satu Teknologi untuk Berbagai Krisis di Indonesia : Teknologi Air

Artikel ini adalah episode pertama tentang Teknologi Air yang penulis rangkum dari berbagai media, referensi, diktat kuliah, hasil percobaan dan observasi di lapangan yang berujung pada satu kesimpulan : bahwa AIR bisa menjadi kunci utama untuk mengatasi berbagai macam krisis yang terjadi di Indonesia. Dengan bangsa yang mampu mengatasi krisis-krisis tersebut, bukankah kita akan lebih siap dan lebih pede dalam meng-eksis-kan diri di persaingan dunia? Tentu saja, teknologi-teknologi ini berdasar, ilmiah, dan efektif, serta mampu diikuti oleh seluruh masyarakat karena cukup sederhana. Yuk, kita mulai menjadi bangsa yang mandiri dalam menghadapi krisis sekecil apapun ^^

, ,

7 Comments

Satu Teknologi untuk Berbagai Krisis di Indonesia : Teknologi Air (1)

water techno

water techno

Krisis di Indonesia yang berhubungan dengan sumber daya alam ini sudah sangat kompleks. Seperti krisis energi, krisis air bersih, krisis keamanan terhadap bencana, dan krisis-krisis lainnya. Padahal, ada satu elemen dari bumi ini yang sebenarnya bisa kita jadikan KUNCI untuk “mengendalikan” keberlangsungan ekosistem yang terdiri dari alam dan manusia.

AIR, adalah kuncinya.

…read more

, ,

2 Comments