Aku suka jalan kaki.
Aku menempuh 2 kilometer dari rumahku yang terletak di dalam gang menuju jalan raya dengan berjalan kaki. Di jalan raya itu baru aku akan mencari bus untuk menuju ke kampus.
Aku menempuh 10 menit dengan berjalan kaki untuk menuju gedung kampusku.
Bahkan di siang hari yang panas aku tetap berjalan kaki.
Mereka yang mengenalku bertanya, ”Kenapa aku tidak naik angkot?”
”Kenapa aku tidak naik ojek?”
”Kenapa aku sangat suka berjalan kaki?”
”Kenapa?”
”Kenapa?”
”Kenapa?”

Aku suka jalan kaki.

Seorang tante yang bertemu denganku dalam perjalananku pulang dari kampus menyapaku dan bertanya, ”jalan kaki lagi? Kok nggak naik ojek?”
Aku membalas sapaannya dan hanya memberikan senyumanku sebagai jawaban.

Seorang teman sekelas yang kebetulan bertemu ketika aku sedang berjalan menuju kampus menghentikan motornya dan memberiku tumpangan.
Setelah aku aman di boncengannya, dia berkata, ”Jalan dari perhentian bus ya?”
Aku mengangguk dan mengiyakan jawabannya.
”Nggak pernah naik angkot ya? Lumayan jauh, lho, dari perhentian sampai ke kampus.”
”Kalau sudah biasa juga nggak terasa jauh,” jawabku.
”Hobi banget jalan?”
”Iya. Irit, banyak angin, sehat.”
“Tapi kalau panas gini, kan, menderita juga.”
Ban sepeda motornya mendecit dan kami bergegas masuk ke ruangan kelas yang sejuk oleh pendingin ruangan.

Di dalam kelas, seorang sahabat menanyakan hal yang sama dan aku menjawab, “aku suka jalan kaki. Aku suka ketika angin menghembusku. Sejuk. Aku suka bermain-main bersama mereka.”
”Ketika aku berjalan, aku punya banyak waktu untuk diriku sendiri. Aku bisa memikirkan ini dan itu. Aku bisa melewati tempat-tempat yang kusukai yang mungkin nggak bisa dilewati oleh angkot ataupun ojek.”
”Aku suka jalan kaki.”

Tapi…
Jika kau yang bertanya padaku, ”Kenapa kau suka berjalan kaki?”
Aku akan menjawab, ”ketika aku berjalan kaki, aku memiliki banyak waktu untuk diriku sendiri. Memikirkan apa yang ingin kupikirkan. Memikirkanmu dan saat-saat kita bersama. Memikirkan masa depan yang mungkin terjadi (atau tidak terjadi) bagi kita.”
”Ketika aku berjalan kaki, aku merasakan angin yang menghembusku. Satu unsur alam yang menandai pertemuan pertama kita. Satu unsur alam yang begitu kau sukai. Satu unsur alam yang kau gambarkan sebagai bidadari yang terus menari dengan indah. Satu unsur alam yang kau berikan padaku sebagai peranku.”

”Ketika aku berjalan kaki, aku bisa berharap bertemu denganmu lagi. Berharap kau akan menghentikan motormu di sampingku lagi dan menawariku boncengan. Hingga aku bisa sekali lagi merasakakan kehangatan ketika berada dekat denganmu. Sekali lagi merasakan senyummu untukku. Sekali lagi mendengar suara lembutmu menyebut namaku. Sekali lagi merasakan detak jantungmu berada dalam satu garis lurus dengan jantungku. Sekali lagi mencium bau tubuhmu meski telah disengat matahari. Sekali lagi menikmati dari dekat tubuhmu yang mungil dan kokoh pada saat bersamaan.

Sekali lagi meletakkan keselamatanku dalam kendali motormu.”

”Ketika aku berjalan kaki, aku bisa menuju tempat-tempat di mana kita pernah bertemu. Tempat kau pertama kali mengajakku bicara.
Aula tempat kita pernah latihan drama bersama.
Mengingat kembali saat kau memberiku nasi bungkus itu pada hari terakhir latihan kita. Merasakan kembali kebaikan yang kau beri padaku. Menghangatkan hatiku.”

”Ketika aku berjalan kaki, aku bisa menyusuri lagi jalan yang pernah kita lewati bersama. Mengulang semua memori dan rasa yang pernah ada.”

Beberapa yang tahu bertanya padaku mengapa aku memilih jalan memutar yang lebih jauh untuk menuju kampus. Aku memberitahu mereka bahwa aku suka jalan kaki. Bahwa jarak bukanlah masalah bagiku.

Tapi jika kau bertanya padaku akan kujawab, ”Karena dengan menempuh jalur itu aku bisa melewati gedung tempat kau berada. Berharap kau sedang keluar dari sana hingga kita berpapasan.”
”Karena dengan menempuh jalur itu, aku merasakan dirimu.”
Meski kau tak di sisiku.
Meski rasanya jalan hidup kita hanya berpotongan di satu titik.
Kemudian saling menjauh hingga kita tak akan pernah bertemu lagi.

Saat aku berjalan, aku menyaksikan banyak hal.
Sepasang kakek dan nenek yang berjalan dengan saling menuntun.
Burung yang terbang berpasangan, bersama meninggalkan dahan pohon.
Bahkan aku tahu ada berbulir-bulir serbuk sari menghampiri kepala putik pada kuntum-kuntum mawar di tepi jalan.
Dan aku melihatmu, di antara mereka semua.

Setiap kali aku berjalan, aku menitipkan salamku pada sang angin. Berharap dia menyampaikan kerinduan dan sayangku padamu.
Namun angin yang kembali padaku hanya angin dingin milik hujan. Menggigit dan menusukku.
Meski begitu, aku tidak pernah berhenti.
Aku masih menempuh 2 kilometer dan 10 menit itu.

Aku suka jalan kaki karena saat aku berjalan aku merasa bersamamu.
^_^

Tags: , ,



Peter dan Tina sedang duduk bersama di taman kampus tanpa melakukan apapun, hanya memandang langit sementara sahabat-sahabat mereka sedang asik bercanda ria dengan kekasih mereka masing-masing.

Tina: “Duh bosen banget. Aku harap aku juga punya pacar yang bisa berbagi waktu denganku.”

Peter: “Kayaknya cuma tinggal kita berdua deh yang jomblo. cuma kita berdua saja yang tidak punya pasangan sekarang.” (keduanya mengeluh dan berdiam beberapa saat)

Tina: “Kayaknya aku ada ide bagus deh. kita adakan permainan yuk?”
Peter: “Eh? permainan apaan?”

Tina: “Eng… gampang sih permainannya. Kamu jadi pacarku dan aku jadi pacarmu tapi hanya untuk 100 hari saja. gimana menurutmu?”

Peter: “Baiklah…. lagian aku juga gada rencana apa-apa untuk beberapa bulan ke depan.”

Tina: “Kok kayaknya kamu gak terlalu niat ya… semangat dong! hari ini akan jadi hari pertama kita kencan. Mau jalan-jalan kemana nih?”

Peter: “Gimana kalo kita nonton saja? Kalo gak salah film The Troy lagi maen deh. katanya film itu bagus”

Tina: “OK dech…. Yuk kita pergi sekarang. tar pulang nonton kita ke karaoke ya…
ajak aja adik kamu sama pacarnya biar seru.”

Peter : “Boleh juga…” (mereka pun pergi nonton, berkaraoke dan Peter mengantarkan Tina pulang malam harinya)

Hari ke 2:

Peter dan Tina menghabiskan waktu untuk ngobrol dan bercanda di kafe, suasana kafe yang remang-remang dan alunan musik yang syahdu membawa hati mereka pada situasi yang romantis. Sebelum pulang Peter membeli sebuah kalung perak berliontin bintang untuk Tina.

Hari ke 3:

Mereka pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari kado untuk seorang sahabat Peter.
Setelah lelah berkeliling pusat perbelanjaan, mereka memutuskan membeli sebuah miniatur mobil mini. Setelah itu mereka beristirahat duduk di foodcourt, makan satu potong kue dan satu gelas jus berdua dan mulai
berpegangan tangan untuk pertama kalinya.

Hari ke 7:

Bermain bowling dengan teman-teman Peter. Tangan tina terasa sakit karena tidak pernah bermain bowling sebelumnya. Peter memijit-mijit tangan Tina dengan lembut.

Hari ke 25:

Peter mengajak Tina makan malam di Ancol Bay . Bulan sudah menampakan diri, langit yang cerah menghamparkan ribuan bintang dalam pelukannya. Mereka duduk menunggu makanan, sambil menikmati suara desir angin berpadu dengan suara gelombang bergulung di pantai. Sekali lagi Tina memandang langit, dan melihat bintang jatuh. Dia mengucapkan suatu permintaan dalam hatinya.

Hari ke 41:

Peter berulang tahun. Tina membuatkan kue ulang tahun untuk Peter. Bukan kue buatannya yang pertama, tapi kasih sayang yang mulai timbul dalam hatinya membuat kue buatannya itu menjadi yang terbaik. Peter terharu menerima kue itu, dan dia mengucapkan suatu harapan saat meniup lilin ulang tahunnya.

Hari ke 67:

Menghabiskan waktu di Dufan. Naik halilintar, makan es krim bersama, dan mengunjungi stand permainan. Peter menghadiahkan sebuah boneka teddy bear untuk Tina, dan Tina membelikan sebuah pulpen untuk Peter.

Hari ke 72:

Pergi Ke PRJ. Melihat meriahnya pameran lampion dari negeri China.. Tina penasaran untuk mengunjungi salah satu tenda peramal. Sang peramal hanya mengatakan “Hargai waktumu bersamanya mulai sekarang”, kemudian peramal itu meneteskan air mata.

Hari ke 84:

Peter mengusulkan agar mereka refreshing ke pantai. Pantai Anyer sangat sepi karena bukan waktunya liburan bagi orang lain. Mereka melepaskan sandal dan berjalan sepanjang pantai sambil berpegangan tangan, merasakan lembutnya pasir dan dinginnya air laut menghempas kaki mereka. Matahari terbenam, dan mereka berpelukan seakan tidak ingin berpisah lagi.

Hari ke 99:
Peter memutuskan agar mereka menjalani hari ini dengan santai dan sederhana. Mereka berkeliling kota dan akhirnya duduk di sebuah taman kota.

15:20 pm

Tina: “Aku haus.. Istirahat dulu yuk sebentar.”

Peter: “Tunggu disini, aku beli minuman dulu. Aku mau teh botol saja. Kamu mau minum apa?”

Tina: “Aku saja yang beli. kamu kan capek sudah menyetir keliling kota hari ini. Sebentar ya”

Peter mengangguk. kakinya memang pegal sekali karena dimana-mana Jakarta selalu macet.

15:30 pm

Peter sudah menunggu selama 10 menit and Tina belum kembali juga. Tiba-tiba seseorang yang tak dikenal berlari menghampirinya dengan wajah panik.

Peter : “Ada apa pak?”

Orang asing: “Ada seorang perempuan ditabrak mobil. Kayaknya perempuan itu adalah temanmu”

Peter segera berlari bersama dengan orang asing itu. Disana, di atas aspal yang panas terjemur terik matahari siang, tergeletak tubuh Tina bersimbah darah, masih memegang botol minumannya. Peter segera melarikan mobilnya membawa Tina ke rumah sakit terdekat. Peter duduk diluar ruang gawat darurat selama 8 jam 10 menit. Seorang dokter keluar dengan wajah penuh penyesalan.

23:53 pm

Dokter: “Maaf, tapi kami sudah mencoba melakukan yang terbaik. Dia masih bernafas sekarang tapi Yang kuasa akan segera menjemput. Kami menemukan surat ini dalam kantung bajunya.”
Dokter memberikan surat yang terkena percikan darah kepada Peter dan dia segera masuk ke dalam kamar rawat untuk melihat Tina. Wajahnya pucat tetapi terlihat damai.
Peter duduk disamping pembaringan tina dan menggenggam tangan Tina dengan erat.
Untuk pertama kali dalam hidupnya Peter merasakan torehan luka yang sangat dalam di hatinya. Butiran air mata mengalir dari kedua belah matanya. Kemudian dia mulai membaca surat yang telah ditulis Tina untuknya.

Dear Peter…
ke 100 hari kita sudah hampir berakhir.

Aku menikmati hari-hari yang kulalui bersamamu. Walaupun kadang-kadang kamu jutek dan tidak bisa ditebak, tapi semua hal ini telah membawa kebahagiaan dalam hidupku. Aku sudah menyadari bahwa kau adalah pria yang berharga dalam hidupku. Aku menyesal tidak pernah berusaha untuk mengenalmu lebih dalam lagi sebelumnya. Sekarang aku tidak meminta apa-apa, hanya berharap kita bisa memperpanjang hari-hari kebersamaan kita. Sama seperti yang kuucapkan pada bintang jatuh malam itu di pantai, Aku ingin kau menjadi cinta sejati dalam hidupku. Aku ingin menjadi kekasihmu selamanya dan berharap kau juga bisa berada disisiku seumur hidupku. Peter, aku sangat sayang padamu.

23:58

Peter: “Tina, apakah kau tahu harapan apa yang kuucapkan dalam hati saat meniup lilin ulang tahunku? Aku pun berdoa agar Tuhan mengijinkan kita bersama-sama selamanya.. Tina, kau tidak bisa meninggalkanku! hari yang kita lalui baru berjumlah 99 hari! Kamu harus bangun dan kita akan melewati puluhan ribu hari bersama-sama! Aku juga sayang padamu, Tina. Jangan tinggalkan aku, jangan biarkan aku kesepian! Tina, Aku sayang kamu…!”

Jam dinding berdentang 12 kali…. jantung Tina berhenti berdetak.

Hari itu adalah hari ke 100…

Katakan perasaanmu pada orang yang kau sayangi sebelum terlambat. Kau tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi besok.

Kau tidak akan pernah tahu siapa yang akan meninggalkanmu dan tidak akan pernah kembali lagi.

Source : Catatan sahabat

Tags: ,



Ada lima manfaat tertawa yang diungkapkan oleh Dr. Cynara Coomer, seorang ketua dari Breast Surgery & Director dari Comprehensive Breast Center di Staten Island University Hospital. Berikut lima manfaat tertawa, seperti dikutip dari health.

1. Tertawa sebagai olahraga
Tertawa merupakan tindakan fisik yang bisa menjadi olahraga ringan untuk tubuh. Ketika tertawa, wajah Anda mengalami peregangan otot. Hal ini akan meningkatkan denyut nadi dan oksigen yang tersebar ke jaringan. Ini dikarenakan saat tertawa Anda akan benapas lebih cepat.

Tidak hanya itu, tertawa membuat jantung memompa lebih cepat. Ini akan membuat peredaran darah jauh lebih lancar.

2. Meningkatkan imun
Tahukah Anda bahwa tertawa dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membantu menangkal flu. Rendahnya tingkat stres dapat memperkuat kekebalan tubuh.

Sebuah studi menunjukan bahwa antibodi mampu memerangi infeksi yang ada dalam tubuh saat tertawa. Hal itu disebabkan karena kadar oksigen meningkat ketika Anda tertawa.

3. Baik untuk hati
Penelitian di California, Amerika Serikat, menemukan bahwa dengan menonton acara humor di TV dapat meningkatkan 26 persen kolestrol baik dalam tubuh. Penelitian ini juga dilakukan oleh para penderita diabetes, yang berhasil menurunkan risiko terkena penyakit jantung dengan menonton acara humor.

4. Baik untuk kesehatan mental
Tertawa membantu seseorang menahan energi negatif saat suasana hati buruk. Endorfin yang dihasilkan saat tertawa membuat perasaan jauh lebih baik.

5. Mengurangi rasa sakit
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa penderita penyakit kronis tidak merasa terganggu dengan rasa sakitnya tersebut ketika mereka sering tertawa. Tertawa tidak akan menyembuhkan sakit kronis Anda, tetapi bisa membantu meringankan rasa sakit yang diderita.

Tags: , ,



1. Orang yang mencintai kamu tidak pernah mampu memberikan alasan kenapa dia mencintai kamu. Yang dia tahu di hati dan matanya hanya ada kamu satu-satunya.

2. Walaupun kamu sudah memiliki teman istimewa atau kekasih, dia tidak perduli! Baginya yang penting kamu bahagia dan kamu tetap menjadi impiannya.

3. Orang yang mencintai kamu selalu menerima kamu apa adanya, di hati dan matanya kamu selalu yang tercantik walaupun mungkin kamu merasa berat badan kamu sudah bertambah.

4. Orang yang mencintai kamu selalu ingin tau tentang apa saja yang kamu lalui sepanjang hari ini, dia ingin tau kegiatan kamu.

5. Orang yang mencintai kamu akan mengirimkan SMS seperti ’selamat pagi’, ’have fun’, ’selamat tidur’, ‘take care’, dan lain-lain, walaupun kamu tidak membalas SMS-nya, karena dengan kiriman SMS itu lah dia menyatakan cintanya, menyatakan dengan cara yang berbeda, bukan “aku CINTA padamu”.

6. Jika kamu merayakan tahun baru dan kamu tidak mengundangnya ke pesta yang kamu adakan, setidak-tidaknya dia akan menelefon untuk mengucapkan selamat atau mengirim SMS.

7. Orang yang mencintai kamu akan selalu mengingat setiap kejadian yang dia lalui bersama kamu, bahkan mungkin kejadian yang kamu sendiri sudah melupakannya, karena saat-saat itu ialah saat yang berharga untuknya. dan saat itu, matanya pasti berkaca. karena saat bersamamu tidak selalu terulang.

8. Orang yang mencintai kamu selalu mengingat setiap kata-kata yang kamu ucapkan, bahkan mungkin kata-kata yang kamu sendiri lupa pernah mengungkapkannya. karena dia menyematkan kata-kata mu di hatinya, berapa banyak kata-kata penuh harapan yang kau tuturkan padanya, dan akhirnya kau musnahkan? pasti kau lupa, tetapi bukan orang yang mencintai kamu.

9. Orang yang mencintai kamu akan belajar menggemari lagu-lagu kegemaran kamu, bahkan mungkin meminjam CD milik kamu, karena dia ingin tahu apa kgemaran kamu – kesukaan kamu kesukaannya juga, walaupun susah menggemari kesukaan kamu, tapi akhirnya dia bisa.

10. Kalau kali terakhir kalian bertemu, kamu mungkin sedang sakit, dia akan sentiasa mengirim SMS atau menelefon untuk bertanya keadaan kamu – karena dia khawatir tentang kamu, peduli tentang kamu.

11. Jika kamu mengatakan akan menghadapi ujian, dia akan menanyakan kapan ujian itu berlangsung, dan saat harinya tiba dia akan mengirimkan SMS ‘good luck’ untuk memberi semangat kepada kamu.

12. Orang yang mencintai kamu akan memberikan suatu barang miliknya yang mungkin buat kamu itu ialah sesuatu yang biasa, tetapi baginya barang itu sangat istimewa.

13. Orang yang mencintai kamu akan terdiam sesaat, ketika sedang bercakap di telefon dengan kamu, sehingga kamu menjadi bingung. Sebenarnya saat itu dia merasa sangat gugup karena kamu telah menggetarkan dunianya.

14. Orang yang mencintai kamu selalu ingin berada di dekat kamu dan ingin menghabiskan hari-harinya hanya dengan kamu.

15. Jika suatu saat kamu harus pindah ke daerah lain, dia akan senantiasa memberikan nasihat agar kamu waspada dengan lingkungan yang mungkin membawa pengaruh buruk terhadap kamu. dan jauh dihatinya dia benar-benar takut kehilangan kamu, pernah dengar ‘jauh dimata, dekat dihati?’

16. Orang yang mencintai kamu bertindak lebih seperti saudara daripada seperti seorang kekasih.

17. Orang yang mencintai kamu sering melakukan hal-hal yang bikin BETE, seperti menelefon kamu 100 kali sehari. Atau mengejutkan kamu di tengah malam dengan mengirim SMS. Sebenarnya ketika itu dia sedang memikirkan kamu.

18. Orang yang mencintai kamu kadang-kadang merindukan kamu dan melakukan hal-hal yang membuat kamu pening. Namun ketika kamu mengatakan tindakannya itu membuat kamu terganggu dia akan minta maaf dan tak akan melakukannya lagi.

19. Jika kamu memintanya untuk mengajarimu sesuatu maka ia akan mengajarimu dgn sabar walaupun kamu mungkin orang yang terbodoh di dunia!. bahkan dia begitu gembira karena dapat membantu kamu. dia tidak pernah mengelak dari memenuhi permintaan kamu walau sesulit apapun permintaan itu.

20. Kalau kamu melihat handphone-nya maka nama kamu akan menghiasi sebagian besar INBOX-nya. Dia masih menyimpan SMS-SMS dari kamu walaupun ia kamu kirim berbulan-bulan atau bertahun-tahun yang lalu. Dia juga menyimpan surat-surat kamu di tempat khas dan segala pemberian kamu menjadi benda-benda yang berharga buatnya.

21. Dan jika kamu coba menjauhkan diri darinya atau memberi reaksi menolaknya, dia akan menyadarinya dan menghilang dari kehidupan kamu, walaupun hal itu membunuh hatinya.

22. Jika suatu saat kamu merindukannya dan ingin memberinya kesempatan dia akan ada menunggu kamu karena sebenarnya dia tak pernah mencari orang lain. Dia sentiasa menunggu kamu.

23. Orang yang begitu mencintaimu, tidak pernah memaksa kamu memberinya sebab dan alasan, walaupun hatinya meronta ingin mengetahui, karena dia tidak mau kamu terbebani karenanya. saat kau pinta dia pergi, dia pergi tanpa menyalahkan kamu, karena dia benar-benar mengerti apa itu cinta.

sumber: http://semut-angkrang.blogspot.com/2010/03/ciri-ciri-orang-yang-mencintai-kamu.html

Tags: , , ,



10 Tips Agar Cewe /Wanita Menerima Cinta Cowo /Pria
buat para beswan djarum yang pria,, selmaat membaca

1. Perlihatkan kehebatan dari mulut orang lain.
Gak ada wanita “cerdas” yg mau ma pria yg menceritakan kehebatannya. Seperti “saya baru ketrima pertamina ni”. Ato “saya baru aja beli alphard”, Ato “wah ngantuk ni tadi malem tahajud dari jam 2 sampe subuh”. Hanya wanita “katro” yg tertipu ma pria beginian. Dan saya yakin anda mengincar wanita “cerdas”.
Jadi sebaiknya anda tetap low profile, tapi suaplah beberapa temen untuk berdiskusi memperbincangkan kehebatan anda di depan wanita yg anda incar. Misalnya “wah Budi tu bener2 anak yg punya prinsip ya kemaren di Situ Gunung tetep keukeuh solat tepat waktu sampe bawa sarung di hutan”

2. Tunjukkan perhatian secara detail dan ekstrem,
Tapi perhatian bahwa anda sayang, bukan perhatian bahwa anda ingin memilikinya, bukan pula perhatian seorang psikopat

Daripada anda menyapanya dengan “kmu kok pucat, blum makan ya?” ato “dah sarapan belum, mau bareng ke kantin?” (terkesan bgt cari kesempatan ndeketin)

Lebih baik anda tawarkan roti dan bilang “kmu sukanya yg ada selai nanas dengan butiran keju setipis 0.5 mm panjang 1 cm di atasnya kan? Dari 100 hari kedatanganmu ,67 hari kamu membawa bekal itu”

Dijamin dia bakalan ngakak (dan anda terlihat “aneh” plus menarik di matanya)

3. Jatuhkan saingan

Kasus 1. Klo ada saingan, maka being different. Jika saingan pada ngajak ngedate di warteg, anda ngajak ngedate ke taman Monas, gelar tiker, dan bawa makanan “rumahan” kaya piknik2 tempo doeloe.

Kasus 2. Klo saingan ternyata adalah pacar ato malah calon suami dia, Pakelah politik “korban teraniaya”. Buat kesan bahwa anda terang2an mendekati dihadapan si saingan, tapi di depan si target anda hanya memberi kesan sebagai teman biasa. Jika trik ini berhasil, maka si saingan akan terpancing emosinya dan si target akan membela anda, jika terus berlanjut, buntutnya si target akan ilfil ma saingan dan mereka putus. Parameter kesuksesannya adalah saat putus, si target akan curhat ke anda.

Kasus 3. Klo gak ada saingan, buat “saingan fiktif”. Teror target anda dgn telp, email, ato sms dari “pemuja rahasia”. Maka dia akan membandingkan cara anda yg santun dgn cara “dia” yg kurang ajar. Parameter keberhasilannya jika dia sampe nanya2 ato curhat ke anda tentang “pemuja rahasia” yg mengganggunya. Itu brarti anda sudah masuk ke lingkaran kepercayaannya

4.Sering2 buat momen2 yg seolah2 kebetulan dan membuatnya berpikir bahwa “Tuhan menjodohkan dia untukku”

Ini yg paling banyak menghabiskan modal dan energy. Ikuti terus kegiatannya. Klo dia ke supermarket misalnya, anda muncul dari balik rak dan pura2 kaget “lhooo kok ketemu disini…. Lagi belanja apa?”

Klo mau yg lebih ekstrem dan bermodal, anda buat momen “kebetulan” yg sepertinya mustahil. Misalnya ketemuan gak sengaja di kereta gantung sentosa island waktu dia lagi liburan ma keluarganya di singapur. Dijamin efek “inikah petunjuk Tuhan?” akan lebih terasa

5. Dekati keluarganya

Datang ke rumahnya saat ortunya ada. Cium tangan mereka klo perlu. Tunjukkan ketertarikan pada bidang yg ditekuni ortunya (biasanya yg namanya bokap punya hobi sebangsa tenis, mancing, berkebun). Buat mereka bangga dgn menunjukkan keingintauan pada bidang yg mereka expert.

Klo ada anak kecil ato bayi di rumah itu, anda akan menunjukkan poin plus2 jika menunjukkan perasaan sayang pada mereka. Apalagi klo tu bayi gak nangis dan merasa nyaman digendong anda. Bisa takjub tu orangtua. Jgn lupa bawa oleh2 untuk mereka

6. Ambil kesempatan di tiap keadaan emosinya secara bijak

Klo dia lagi sedih… jgn katakan “hapus kesedihanmu di bahuku”. BASIIIIIIII……………………..

Cukup isyaratkan dia boleh menangis sampe puas dan anda standby untuk membantu kapanpun dia sudah siap untuk berinteraksi dgn orang lain. Jgn lupa, tunjukkan ekspresi bahwa anda khawatir…….

7. Tunjukkan kepastian, kesiapan, dan keseriusan

Jgn pernah ada kata2 “jalani aja dulu”, “yaa… gw si belum kepikiran yg gitu2…”, ato “masih pengen karier dulu ni…”

Siapkan jawaban yg tepat untuk setiap pertanyaan dan pernyataan yg berhubungan dgn masa depan.

Klo masih ada jwaban model begitu, mending jomblo dulu, ato pacaran ma anak SMA

8. Tunjukkan perjuangan yg gila

Misalnya lagi ujan ni, anda bisa sms dia, kayanya enak gak ujan2 gini makan bakso? Klo dia jawab iya kayanya enak ya, jgn bales smsnya lagi. Tapi dalam waktu kurang dari 30 menit anda mengetuk pintu rumahnya dengan seplastik bakso hangat di tangan, anda basah kuyup, kedinginan, klo perlu kasih lumpur di rambut dan bikin luka di tangan. Anda bisa bilang tadi di jalan jatuh, tapi anda tetap bisa cari bakso dan ke rumahnya. Ni trik akan sangat berkesan terutama jika si target rumahnya di bekasi sedangkan anda tinggal di tangerang

9. Tunjukkan anda menghormati wanita

Telp ibu anda di depannya, tanyakan kesehatannya, gunakan bahasa yg halus sebagai anak lelaki yg bertanggung jawab dan mencintai ibu. Perlakukan wanita lain juga dengan hormat. Sedikit mengalah saat masuk lift, menyorongkan kursi untuk diduduki teman wanita, akan membuat anda terlihat lebih ganteng dan bercahaya

10. Jadilah pria hangat yg lucu, bukan pria dingin yg macho

Wanita menyukai pria cool dan macho sebagai pacar mereka, tapi sebagian besar menyukai pria hangat dan lucu, sebagai pendamping hidup mereka. Ingat, ada 3 pilihan wanita mau dengan pria

a. Karena kagum

b. Karena merasa cocok dan nyaman

c. Karena kasian

Poin a hanya untuk pria seperti Fahri di Ayat2 Cinta. Jadi kta hanya bisa mengusahakan di poin b ato c.

oke.. mari kita lakukan,,,heheh..
^_^

Tags: , , ,



Ketika cinta it da
Saat rasa rindu it besemayam
Dmna bila ketulusan it dtang..
Saat aku bisa belajar memaknai..

Arti ketulusan c!nta ..
Smuanya sirna begitu saja..
Berbekas tanpa keindahan..
Mele2h bagai lilin..
Yang tq bearti apapun
Mungkinkah ni akan terjadi lgi..?!
Harus kah qu merasa kan dilemma..?
Utk yg sekian kal! nYa..
Ketika cinta mulai bertahta di hati ni..
Haruskah terpuruk jiwa ni dlm syatu kegagalan..
Dosakah qu bila hurus memilikinya..
Merasakan arti kebahagian atas nama C!NTA..

Tags: , ,



Alkisah, sebuah keluarga sederhana memiliki seorang putri yang menginjak remaja. Sang ayah bekerja sebagai tukang batu di sebuah perusahaan kontraktor besar di kota itu. Sayang, sang putri merasa malu dengan ayahnya. Jika ada yang bertanya tentang pekerjaan ayahnya, dia selalu menghindar dengan memberi jawaban yang tidak jujur. “Oh, ayahku bekerja sebagai petinggi di perusahaan kontraktor,” katanya, tanpa pernah menjawab bekerja sebagai apa.

Si putri lebih senang menyembunyikan keadaan yang sebenarnya. Ia sering berpura-pura menjadi anak dari seorang ayah yang bukan bekerja sebagai tukang batu. Melihat dan mendengar ulah anak semata wayangnya, sang ayah bersedih. Perkataan dan perbuatan anaknya yang tidak jujur dan mengingkari keadaan yang sebenarnya telah melukai hatinya.

Hubungan di antara mereka jadi tidak harmonis. Si putri lebih banyak menghindar jika bertemu dengan ayahnya. Ia lebih memilih mengurung diri di kamarnya yang kecil dan sibuk menyesali keadaan. “Sungguh Tuhan tidak adil kepadaku, memberiku ayah seorang tukang batu,” keluhnya dalam hati.

Melihat kelakuan putrinya, sang ayah memutuskan untuk melakukan sesuatu. Maka, suatu hari, si ayah mengajak putrinya berjalan berdua ke sebuah taman, tak jauh dari rumah mereka. Dengan setengah terpaksa, si putri mengikuti kehendak ayahnya.

Setelah sampai di taman, dengan raut penuhsenyuman, si ayah berkata, “Anakku, ayah selama ini menghidupi dan membiayai sekolahmu dengan bekerja sebagai tukang batu. Walaupun hanya sebagai tukang batu, tetapi ayah adalah tukang batu yang baik, jujur, disiplin, dan jarang melakukan kesalahan. Ayah ingin menunjukkan sesuatu kepadamu, lihatlah gedung bersejarah yang ada di sana. Gedung itu bisa berdiri dengan megah dan indah karena ayah salah satu orang yang ikut membangun. Memang, nama ayah tidak tercatat di sana, tetapi keringat ayah ada di sana. Juga, berbagai bangunan indah lain di kota ini di mana ayah menjadi bagian tak terpisahkan dari gedung-gedung tersebut. Ayah bangga dan bersyukur bisa bekerja dengan baik hingga hari ini.”

Mendengar penuturan sang ayah, si putri terpana. Ia terdiam tak bisa berkata apa-apa. Sang ayah pun melanjutkan penuturannya, “Anakku, ayah juga ingin engkau merasakan kebanggaan yang sama dengan ayahmu. Sebab, tak peduli apa pun pekerjaan yang kita kerjakan, bila disertai dengan kejujuran, perasaan cinta dan tahu untuk apa itu semua, maka sepantasnya kita mensyukuri nikmat itu.”

Setelah mendengar semua penuturan sang ayah,si putri segera memeluk ayahnya. Sambil terisak, ia berkata, “Maafkan putri,Yah. Putri salah selama ini. Walaupun tukang batu, tetapi ternyata Ayah adalahseorang pekerja yang hebat. Putri bangga pada Ayah.” Mereka pun berpelukan dalam suasana penuh keharuan.

Pembaca yang budiman,

Begitu banyak orang yang tidak bisa menerima keadaan dirinya sendiri apa adanya. Entah itu masalah pekerjaaan, gelar,materi, kedudukan, dan lain sebagainya. Mereka merasa malu dan rendah diri atas apa yang ada, sehingga selalu berusaha menutupi dengan identitas dan keadaan yang dipalsukan.

Tetapi, justru karena itulah, bukan kebahagiaan yang dinikmati. Namun, setiap hari mereka hidup dalam keadaan waswas, demi menutupi semua kepalsuan. Tentu, pola hidup seperti itu sangat melelahkan.

Maka, daripada hidup dalam kebahagiaaan yang semu, jauh lebih baik seperti tukang batu dalam kisah di atas. Walaupun hidup pas-pasan, ia memiliki kehormatan dan integritas sebagai manusia.

Sungguh, bisa menerima apa adanya kita hariini adalah kebijaksanaan. Dan, mau berusaha memulai dari apa adanya kita hari ini dengan kejujuran dan kerja keras adalah keberanian!

Salam Sukses Luar Biasa !!!

Tags: , ,



Suatu hari boss Mercedez Benz mempunyai masalah dengan kran air di rumahnya. Kran itu selalu bocor hingga dia khawatir anaknyan terpeleset jatuh. Atas rekomendasi seorang temannya, Mr. Benz menelepon seorang tukang ledeng untuk memperbaiki kran miliknya. Perjanjian perbaikan ditentukan 2 hari kemudian karena si tukang ledeng rupanya cukup sibuk.

Si tukang ledeng sama sekali tidak tahu bahwa si penelepon adalah boss pemilik perusahaan mobil terbesar di Jerman. Satu hari setelah di telepon Mr. Benz, si tukang ledeng menghubungi Mr. Benz untuk menyampaikan terima kasih karena sudah bersedia menunggu satu hari lagi.

Boss Mercy – pun kagum atas pelayanan dan cara berbicara si tukang ledeng. Pada hari yang telah disepakati, si tukang ledeng datang ke rumah Mr. Benz untuk memperbaiki kran yang bocor. Setelah kutak sana kutak sini, kranpun selesai diperbaiki dan si tukang ledeng pulang setelah menerima pembayaran atas jasanya.

Sekitar 2 minggu setelah hari itu, si tukang ledeng menghubungi Mr. Benz lagi untuk menanyakan apakah kran yang diperbaiki sudah benar – benar beres atau masih timbul masalah. Mr. Benz berpikir pasti orang ini orang hebat walaupun cuma tukang ledeng.

Mr. Benz menjawab di telepon bahwa kran di rumahnya sudah benar – benar beres dan mengucapkan terima kasih atas pelayanan si tukang ledeng.

Tahukah Anda bahwa beberapa bulan kemudian Mr. Benz merekrut si tukang ledeng untuk bekerja di perusahaanya ?

Ya, namanya Christopher L. Jr. Saat ini beliau adalah General Manager Customer Satisfaction and Public Relation di Mercedez Benz !!

Ternyata jika kita bekerja dengan hati, akan berbuah banyak kebaikan pada hidup yang akan kita lalui nantinya.

” Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. ”

Salam Sukses Sahabatku Semua :D

Tags:



Kata orang cinta sejati itu adalah gabungan dari keintiman, hasrat, dan komitmen. Arjuna tahu ia memiliki hasrat terhadap Seruni, juga keintiman yang bahkan sudah tak bisa dipisahkan lagi dari hidupnya, sekarang Arjuna ingin berkomitmen. Ia merasa di umurnya yang sekarang bukan saatnya lagi bermain-main dengan cinta. Ia ingin memiliki Seruni untuk selamanya. Keinginan untuk memiliki itu sedemikian berakar dalam dirinya. Di tengah kesibukannya, ia menyelidiki masa lalu Seruni yang tidak pernah berhasil diketahuinya langsung dari wanita itu. Seruni menyimpan sesuatu, Arjuna tahu itu.

Cincin bertahatakan berlian itu masih tersimpan rapi di kotak merah elegan. Waktu demi waktu, cincin itu tetep berada di balik lemari Arjuna. Tak ada yang tahu pasti apa yang terjadi di luar sana. Yang pasti, sebulan setelah malam itu, Seruni tak pernah lagi nampak lagi di manapun. Di kantor, di rumah, di pusat perbelanjaan favoritnya, tak ada lagi yang pernah melihat Seruni. Semua orang mulai berspekulasi tentangnya. Di tengah kebingungan yang melanda kantor tempatnya bekerja, topik pembicaraan sedang berfokus membahas tentang Seruni. Tak ada yang memperhatikan bahwa direktur mereka pun sudah tiga hari absen. Tidak ada juga yang melihat kedua hal ini sebagai sesuatu yang saling berkaitan. Bahkan, belum ada yang tahu perihal hubungan spesial yang telah tercipta antara Seruni dan Arjuna.

Padahal di suatu sudut kamar sebuah apartemen, seorang laki-laki terduduk diam dengan tatapan mata kosong, menyender ke lemari yang di dalamnya terdapat cincin berlian yang sempat dipersiapkan untuk melamar orang yang dicintainya. Laki-laki itu sudah duduk diam selama 2 jam dengan posisi seperti itu. Ia tak beranjak sedikitpun. Rambutnya awut-awutan, kemeja yang dipakainya kusut tak karuan, matanya berkantung, badannya gemetar tak karuan. Sesekali air mata mengalir begitu saja dari kelopak matanya, namun ia masih tidak berekspresi. Namun kali lain, ia malah tertawa sendiri sambil membenamkan kuku-kukunya yang panjang ke pipinya hingga berdarah. Lalu ia menangis lagi, sambil tertawa. Ia menjambak rambutnya sendiri. Ia membenturkan kepalanya ke tembok. Ia berteriak, tapi tak ada yang mendengarkan karena apartemennya itu kedap suara.

Laki-laki yang hampir gila itu adalah Arjuna. Ia menderita amat sangat. Hanya dia yang tahu kemana sebenarnya Seruni pergi.

___________________________

Arjuna mengumpulkan semua informasi yang bisa ia dapatkan tentang masa lalu Seruni. ia googling, namun anehnya tetap tidak bisa menemukan jejak Seruni sebelum masuk kantornya. CV yang digunakan wanita itu untuk melamar kerja pun ditelusurinya. Namun ternyata seluruh riwayat institusi pendidikan yang tertera di dalamnya pun palsu. Tidak pernah ada yang bernama Seruni Rahmaya di SD, SMP, dan SMA yang diakui sebagai sekolah wanita itu. Arjuna semakin bertanya-tanya. Siapakah wanita ini sebenarnya?

Sampai suatu ketika ia nekad pergi ke Singapura untuk mencari informasi tentang universitas Seruni dan kehidupan masa perkuliahannya, Arjuna mendapati fakta yang membuatnya sangat terpukul dan tertohok. Seruni Rahmaya ternyata adalah seorang transeksual yang dulunya bernama Dhimas Rohmana. Ia mengubah penampilannya dengan berkali-kali operasi, kemudian pengadilan mengabulkan status legal perubahan jenis kelamin yang diajukannya. Jadilah mulai saat itu ia memasuki babak baru dalam hidupnya sebagai seorang wanita.

Arjuna shock bukan kepalang. Orang yang dicintainya ternyata aslinya berjenis kelamin laki-laki. Kelebatan adengan percintaannya terbayang dengan jelas di memorinya. Ia telah berciuman, bercumbu, dan tidur dengan laki-laki. Bahkan ia hampir saja menikahi penipu bangsat yang telah menawan cintanya itu. Jijik ia! Sekujur tubuh Arjuna bergetar menahan amarah. Tak ada lagi rasa cinta tersisa. Berganti dengan kebencian yang mengalir dengan kuat di setiap aliran darahnya. Saat itulah Setan datang kepadanya.

Seruni menunggu di apartemen Arjuna. Ia telah menyiapkan makan malam romantis untuk menyambut kekasih yang baru pulang dari perjalanan bisnis yang melelahkan. Ia berdandan cantik sekali malam itu. Langkah kaki terdengar, pintu apartemen dibuka. Arjuna datang dengan senyuman. Seruni menghambur ke pelukannya dengan rindu yang teramat sangat. Ia memeluk kekasih pujaannya itu dengan penuh rasa cinta dan senyuman. Namun sejurus kemudian, senyuman itu pudar. Ekspresinya kaget. Kesakitan yang teramat sangat menghiasi wajahnya. Arjuna masih tersenyum simpul. Dihujamkan lagi pisau besar di tangan kanannya ke punggung Seruni. Seruni terjatuh ke lantai, dengan sesak ia berusaha berteriak, namun apartemen itu kedap suara. Darah segar mengaliri lantai keramik dan dengan segera membentuk genangan sungai merah.

Dengan segala daya yang masih ia punya, Seruni dengan lemah menjangkau vas bunga yang berada di atas meja, kemudian melemparnya ke kepala Arjuna. Vas itu pecah dan pelipis Arjuna mengeluarkan darah segar. Habis sudah akal sehatnya. Arjuna makin kalap, ia menghujamkan pisau itu ke seluruh bagian tubuh Seruni yang dapat dijangkaunya. Mulut Seruni diinjaknya sehingga wanita itu berhenti berteriak. Seruni menggeliat mencoba melawan, namun Arjuna terlalu kuat, Setan yang bercokol di dirinya membuat kekuatannya berlipat ganda. Rintihan pilu menyayat seiring tangan-tangan Setan membantu Arjuna menghabisi Seruni. Kemudian setelah menit-menit penuh penyiksaan, pisau laknat itu dihujamkan Arjuna tepat ke jantung Seruni.

Lalu yang tersisa di ruangan yang memerah itu tinggal desah nafas Arjuna yang memburu dan degub jantungnya yang sangat cepat dan kuat. Jiwa Arjuna ikut mati bersama Seruni, ikut pergi ke tempat yang jauh. Karena itu ketika Setan yang dari tadi tertawa melihat pembunuhan itu masuk ke tubuh Arjuna, ia tak melawan sama sekali. Setan berwujud Arjuna itu memotong-motong tubuh Seruni menjadi beberapa bagian, kemudian dimasukkannya ke dalam tas besar. Lalu Setan membersihkan dirinya sendiri, mengganti bajunya yang berlumuran darah, mencuci badannya yang juga berlumur darah, kemudian mematut diri di depan kaca. Matanya merah, sudut bibirnya naik, ia tersenyum dengan senyum Arjuna.

Kemudian tas besar berisi jasad Seruni tersebut dimasukkannya ke dalam mobil. Setan mengemudi ke tempat yang jauh dari pusat kota. Di tepi sebuah sungai yang sepi, ia membakar tas itu sampai menjadi abu. Setan girang bukan main, api adalah permulaannya, api adalah alasan atas ketiadaan. Saat ini, Setan tahu bahwa sekali lagi ia yang bermula dari api telah berhasil menghancurkan jiwa manusia yang bernama Arjuna ke dalam ketiadaan seiring dengan abu di hadapannya yang mendingin dan tertiup angin.

tamat,,

Tags:



Pada suatu malam Budi, seorang eksekutif sukses,
seperti biasanya sibuk memperhatikan berkas-berkas pekerjaan
kantor yang dibawanya pulang ke rumah, karena keesokan
harinya ada rapat umum yang sangat penting dengan para
pemegang saham. Ketika ia sedang asyik
menyeleksi dokumen kantor tersebut, Putrinya Jessica datang
mendekatinya, berdiri tepat
disampingnya, sambil memegang buku cerita baru.

Buku itu bergambar seorang peri kecil yang imut, sangat
menarik perhatian Jessica, “Pa liat”! Jessica berusaha
menarik perhatian ayahnya. Budi menengok ke arahnya, sambil
menurunkan kaca matanya, kalimat yang keluar hanyalah
kalimat basa-basi “Wah,. Buku Baru ya Jes?”,
“Ya papa” Jessica berseri-seri karena merasa ada tanggapan
dari ayahnya. “Baca in Jessi dong pa” pinta Jessica lembut,
“Wah papa sedang sibuk sekali, jangan sekarang deh” sanggah
budi dengan cepat. Lalu ia segera mengalihkan perhatian nya
pada kertas-kertas yang berserakkan didepannya, dengan serius.

Jessica bengong sejenak, namun ia belum menyerah.
Dengan suara lembut dan sedikit manja ia kembali merayu
“pa, mama bilang papa mau baca untuk jessi”
Budi mulai agak kesal, “Jes papa sibuk, sekarang
Jessi suruh mama baca ya”
“pa, mama cibuk, terus, papa liat gambarnya lucu-lucu”,
“Lain kali Jessica, sana! papa lagi banyak kerjaan”
Budi berusaha memusatkan perhatiannya pada lembar-lembar
kertas tadi, menit demi menit berlalu, Jessica menarik nafas
panjang dan tetap disitu, berdiri ditempatnya penuh harap,
dan tiba -tiba ia mulai lagi.
“pa,.. gambarnya bagus, papa pasti suka”,
“Jessica, PAPA BILANG, LAIN KALI !! ” kata Budi
membentaknya dengan keras, Kali ini Budi berhasil, semangat
Jessica kecil terkulai, hampir menangir, matanya berkaca-kaca
dan ia bergeser menjauhi ayahnya
” Iya pa,. lain kali ya pa?”
Ia masih sempat mendekati ayahnya dan sambil
menyentuh lembut tangan ayahnya
ia menaruh buku cerita di pangkuan sang Ayah.
“pa kalau papa ada waktu, papa baca keras-keras ya pa,
supaya Jessica bisa denger” Hari demi hari telah berlalu, tanpa
terasa dua pekan telah berlalu namun permintaan Jessica
kecil tidak pernah terpenuhi, Buku cerita Peri imut,
belum pernah dibacakan bagi dirinya,.Hingga suatu sore
terdengar suara hentakan keras “Buukk!!”
beberapa tetangga melaporkan dengan histeris bahwa
Jessica kecil terlindas kendaraan seorang pemuda mabok yang
melajukan kendaraannya dengan kencang didepan rumah Budi.
Tubuh Jessica mungil terhentak beberapa meter, dalam keadaan
yang begitu panik ambulance didatangkan secepatnya, selama
perjalanan menuju rumah sakit, Jessica kecil sempat berkata
dengan begitu lirih “Jessi takut pa, jessi takut ma, Jessi
sayang papa mama ”
darah segar terus keluar dari mulutnya hingga ia tidak
tertolong lagi ketika sesampainya di rumah sakit terdekat.

Kejadian hari itu begitu mengguncangkan hati nurani
Budi, Tidak ada lagi waktu tersisa untuk memenuhi sebuah
janji. Kini yang ada hanyalah penyesalan Permintaan sang
buah hati yang sangat sederhana,..
pun tidak terpenuhi. Masih segar terbayang dalam ingatan
budi tangan mungil anaknya yang memohon kepadanya untuk
membacakan sebuah cerita, kini
sentuhan itu terasa sangat berarti sekali, “,…papa baca
keras-keras ya pa, supaya Jessica bisa denger”
kata-kata jessi terngiang-ngiang kembali.

Sore itu setelah segalanya telah berlalu, yang
tersisa hanya keheningan dan kesunyian hati, canda dan riang
Jessica kecil tidak akan terdengar lagi, Budi mulai membuka
buku cerita peri imut yang diambilnya perlahan dari
onggokan mainan Jessica di pojok ruangan. Bukunya
sudah tidak baru lagi, sampulnya sudah usang dan koyak.
Beberapa coretan tak berbentuk menghiasi lembar-lembar
halamannya seperti sebuah kenangan indah dari Jessica kecil.
Budi menguatkan hati, dengan mata yang berkaca-kaca ia
membuka halaman pertama dan membacanya dengan sura keras,
tampak sekali ia berusaha membacanya dengan keras, Ia terus
membacanya dengan keras-keras halaman demi halaman,
dengan berlinang air mata.
“Jessi dengar papa baca ya”
selang beberapa kata,..hatinya memohon,.lagi
“Jessi papa mohon ampun nak”
“papa sayang Jessi”
Seakan setiap kata dalam bacaan itu begitu menggores
lubuk hatinya, tak kuasa menahan itu Budi bersujut dan
menagis,..memohon satu kesempatan lagi untuk mencintai.

Seseorang yang mengasihi selalu mengalikan
kesenangan dan membagi kesedihan kita,
Ia selalu memberi PERHATIAN kepada kita
Karena ia Peduli kepada kita

ADAKAH “PERHATIAN TERBAIK” ITU BEGITU MAHAL BAGI
MEREKA?

BERILAH “PERHATIAN TERBAIK” WALAUPUN ITU HANYA
SEKALI

Bukankah Kesempatan untuk memberi perhatian kepada
orang-orang yang kita cintai itu sangat berharga ?

DO IT NOW

Berilah “PERHATIAN TERBAIK” bagi mereka yang kita cintai
LAKUKAN SEKARANG !! KARENA HANYA ADA SATU KESEMPATAN
UNTUK MEMPERHATIKAN DENGAN HATI KITA

Tags: , , , ,