TUPAI JENJANG

Tupai Jenjang merupakan salah satu bentuk teater tutur yang berasal dari desa Koto Rendah kecamatan Gunung Kerinci kabupaten Kerinci dan berfungsi sebagai hiburan. Cerita yang diungkapkan dalam Tupai Jenjang ini berupa cerita rakyat yang diselingi oleh musik pengiring pentatonis dengan menggunakan alat musik rebana, tepuk tangan dan gong.
Teater tutur Tupai Jenjang ini mulai diangkat pada tahun 1980 dan pada tanggal 30 Agustus 1997 Tupai Jenjang dipentaskan di Teater Arena Taman Budaya Propinsi Jambi yang diperankan oleh Bpk. Ibrahim dengan mengambil cerita rakyat yang menceritakan sepasang suami istri yang minta memperoleh anak.
Kisah ini diceritakan dalam bentuk teater tutur dengan karakter sesuai dengan jalan cerita. Dimainkan atau diperankan oleh satu orang pemeran dengan menggunakan kostum yang berganti-ganti sesuai dengan peran yang dimainkan seperti memerankan seorang laki-laki kemudian berganti dengan peran wanita, maka kostum diganti pada saat ganti peran.
Cerita ini dituangkan lewat lagu dengan nada tersendiri di iringi oleh musik pengiring menggunakan instrumen seperti ; Gendang Melayu, Cangor, Gong dan Beduk. Dimaikan oleh beberapa pemusik dengan menggunakan kostum sehari-hari.

sumber :http://tamanbudayajambi.com/ver1/content/view/152/27/

Tags: , , , , , , , , ,



hari boleh aj berlalu…
tetapi jngan qmu anggap hari ne sebagai hari biasa,..
bahwa di dalam kehidupan kita, hari itu berharga setiap detik nya…
dan qmu bsa mngambil kesimpulan, disaat kita memejamkan mta tuk mendatangi hari esok,, renungilah..
hari ini yg kita anggap bermanfaat bwalah ke esokan harinya….
dan yg menurut kita sangat merugikan, perbaikilah pada hari sesudah hari ne…
^_^

Tags: , , , , , , , , , ,



jangan sekali-kali qmu merendahkan orng laen…
meskipun dy kelihtan asing buat kita…
tapi mereka jga manusia… punya hati,perasaan ,cinta…
sebelum kita merendahkan orang laen, berpikir lah terlebih dahulu…
apkah kita pantas merendahkan dy….???
coba klo situasi ini kita putar balikan….
apkah qmu mw di rendahin????
nah coba lah ber intropeksi diri dulu..
ocey…….
^_^

Tags: , , , , , , , , , ,



Kebahagiaan tercipta, karena kita mampu menahan derita.

Kebahagiaan menyertai kita, karena kita menang melawan duka dan lara.

Kebahagiaan itu ada, karena kita diciptakan untuk bisa menyelesaikan segala persoalan yang ada.

Berbahagialah, karena Allah memberi kita kesempatan untuk menghamba.

Berbahagialah, karena banyak orang yang bermaksiat dengan rasa bangga.

Sementara kita mengutip bahagia dibalik derita, berbahagialah, karena tak ada yang melarang kita untuk tetap berbahagia…

Tags: , , ,



Ada seorang wanita setengah baya yang baru pindah rumah mengunjungi tetangga barunya. Tetangganya ini lebih tua dari dia.

“Silakan masuk..” ucap si tuan rumah – kemudian dia duduk di sofa dan bercakap-cakap.

Dia melihat semangkok penuh kacang mete…dan kemudian si tamu bertanya, “Eh jeng, saya boleh nyobain kacang metenya?”

Kemudian di jawab oleh si tuan rumah, “Oh boleh silakan…”

Waktu terus berlalu , ..sudah satu jam mereka ngobrol….dan si tamu pun berdiri dia kepingin pamitan pulang….tanpa disadari kacang mete yang di mangkok udah abis….terus dia ngomong…. “Eh..heh…maaf lo jeng kacangnya habis…padahal saya ngak bermaksud ngabisin..Habis enak sih….”

Terus si tuan rumah ngomong …”Oh nggak apa apa…semenjak gigi saya nggak ada…kalo dibeliin silver quin sama anak-anak, saya cuma isepin coklatnya doang….”

hahahaa,,,,

Tags: , , ,



Beberapa orang kru film sedang syuting disebuah lokasi di tengah gurun. Suatu hari seorang Indian tua mendatangi sutradaranya dan bilang, “Besok hujan akan turun.” Besoknya hujan turun.

Seminggu kemudian, Indian tua itu mendatangi sutradaranya lagi dan bilang, “Besok akan ada badai.” Besoknya badai pun datang.

“Orang Indian tua itu sangat luar biasa “kata si sutradara. Dia katakan kepada sekretarisnya untuk menyewa saja Indian tua itu untuk meramal cuaca sampai syuting yang masih tersisa selesai.

Sejauh itu, setelah beberapa hari ramalannya selalu tepat, tiba-tiba Indian tua itu tak muncul lagi selama dua minggu. Akhirnya si sutradara mendatangi rumah si Indian tua itu. “Besok kami akan syuting adegan yang sangat penting” kata si sutradara, “Dan kami sangat tergantung kepada anda, seperti apa kira-kira cuacanya besok.”

Si Indian tua angkat bahu dan menjawab dengan santainya, “Nggak tahu. Radio saya lagi rusak.”

hahahahahaha,,,,,9999x

Tags: , , ,



Kata tikus pertama, “Gua, nih, nggak pernah takut sama perangkap tikus. Malahan sengaja itu perangkap gua dekati, dan begitu perangkapnya mo’menjerat gua, langsung gua menghindar. Yaaaah … itung-itung mengisi waktu luang”.

Tikus kedua nggak mau kalah. “Kalau gua, yang namanya racun tikus udah jadi minuman sehari-hari gua. Udah kayak air putih aja,”katanya nggak mau kalah.

Si tikus ketiga terdiam, kemudian mendadak ia bangkit dan ngeloyor pergi.”Eh, tunggu,lu mau ke mana?!!” teriak dua tikus lainnya. Sambil menoleh, tikus ketiga berkata, “Gua ada kencan sama kucing!

Tags: , , , ,



Jenny, gadis cantik kecil berusia 5 tahun dan bermata indah. Suatu hari ketika ia dan ibunya sedang pergi berbelanja ia melihat sebuah kalung mutiara tiruan yang sangat Indah, dan harganya-pun cuma 2,5 dolar. Ia sangat ingin memiliki kalung tersebut dan mulai merengek kepada ibunya. Akhirnya sang Ibu setuju, katanya: “Baiklah, anakku. Tetapi ingatlah bahwa meskipun kalung itu sangat mahal, ibu akan membelikannya untukmu. Nanti sesampai di rumah, kita buat daftar pekerjaan yang harus kamu lakukan sebagai gantinya. Dan, biasanya kan Nenek selalu memberimu uang pada hari ulang tahunmu, itu juga harus kamu berikan kepada ibu.” “Okay,” kata Jenny setuju.

Merekapun lalu membeli kalung tersebut. Setiap hari Jenny dengan rajin mengerjakan pekerjaan yang ditulis dalam daftar oleh ibunya. Uang yang diberikan oleh neneknya pada hari ulang tahunnya juga diberikannya kepada ibunya.Tidak berapa lama, perjanjiannya dengan ibunya pun selesai. Ia mulai memakai kalung barunya dengan rasa sangat bangga. Ia selalu memakai kalung itu kemanapun ia pergi. Ke sekolah taman kanak-kanaknya, ke supermarket, bermain bahkan pada saat ia tidur, kecuali pada saat mandi. “Nanti lehermu jadi hijau,” kata ibunya…

Jenny juga memiliki seorang ayah yang sangat menyayanginya. Setiap menjelang tidur, sang ayah selalu membacakan sebuah buku cerita untuknya. Pada suatu hari seusai membacakan cerita, sang ayah bertanya kepada Jenny; “Jenny, apakah kamu sayang ayah?” “Pasti, yah. Ayah tahu betapa aku menyayangi ayah.””Kalau kau memang mencintai ayah, berikanlah kalung mutiaramu pada ayah.” “Yaa… ayah, jangan kalung ini. Ayah boleh ambil mainanku yang lain, Ayah boleh ambil Rosie, bonekaku yang terbagus, Ayah juga boleh ambil pakaian-pakaiannya yang terbaru tapi jangan ayah ambil kalungku…” “Ya anakku, tidak apa-apa… tidurlah.” Ayah Jenny lalu mencium keningnya dan pergi, sambil berkata: “Selamat malam anakku, semoga mimpi indah.”

Seminggu kemudian setelah membacakan cerita ayahnya bertanya lagi: “Jenny apakah kamu sayang ayah?” “Pasti, Yah. Ayah kan tahu aku sangat mencintaimu. ” “Kalau begitu, boleh ayah minta kalungmu?” “Yaa, jangan kalungku…, Ayah ambil Ribbons, kuda-kudaanku. .. Ayah masih ingat kan ? Itu mainan favoritku. Rambutnya panjang dan lembut. Ayah bisa memainkan rambutnya, mengepangnya dan sebagainya. Ambillah Yah, Asal ayah jangan minta kalungku…” “Sudahlah nak, lupakanlah,” kata sang ayah.

Beberapa hari setelah itu Jenny mulai berpikir, kenapa ayahnya selalu meminta kalungnya? dan kenapa ayahnya selalu menanyai apakah ia sayang padanya atau tidak? Beberapa hari kemudian ketika ayah Jenny membacakan cerita, Jenny duduk dengan resah. Ketika ayahnya selesai membacakan cerita, dengan bibir bergetar ia mengulurkan tangannya yang mungil kepada ayahnya sambil berkata: “Ayah…, terimalah ini..” Ia lepaskan kalung kesayangannya dari genggamannya, dan dengan penuh kesedihan kalung tersebut berpidah ke tangan sang ayah…Dengan satu tangan menggenggam kalung mutiara palsu kesayangan anaknya, tangan yang lainnya mengambil sebuah kotak beludru biru kecil dari kantong bajunya. Di dalam kotak beludru itu terletak seuntai kalung mutiara yang asli, sangat indah dan sangat mahal… Ia telah menyimpannya begitu lama untuk anak yang dikasihinya. Ia menunggu dan menunggu agar anaknya mau melepaskan kalung mutiara plastiknya yang murah, sehingga ia dapat memberikan kepadanya kalung mutiara yang asli

Begitu pula dengan dengan Tuhan kita… seringkali Ia menunggu lama sekali agar kita mau menyerahkan segala milik kita yang palsu … dan menukarnya dengan sesuatu yang sangat berharga….

kata_kata indah yang dipetik dari cerita diatas:
“kita tidak pernah tahu akan apa yang diberikan tuhan,sesuatu yang baik bagimu,belum tentu baik bagi tuhan,begitu sebaliknya,tuhan punya rencana besar untuk kehidupan kita,”tetap semangat sahabat..

sumber: shinta_you@yahoo.com

Tags: , , , ,



Akhrinnya…hari rabu 27 oktober ntah kenapa hati ku begitu gundah,resah,ku terima kabar bahwa ibu sedang sakit,ibu membutuhkan ku dikampung,,aku pun pulang,,
Sampai nya dirumah,masyrakat sudah ramai dirumah ku,kulihat pak rt,kakakku,aku disambut dirumah itu kecuali kakaku,yang pergi saat ku datang..
Ku yakin kan diriku tak terjadi apa-apa..aku memasuki kamar ibuku,kulihat orang tua selama ini yang mengasihiku terbujur lemas diatas tempat tidurnya,aku berjalan menuju tempat tidurnya,ni aku bu,,aku sudah pulang,apa yang terjadi dengan ibu…ibu tersenyum,, ku peluk ibuku karena tak tega melihat ibuku sperti itu,.maafkan aku ibu,,aku salah selama ini,,.ya nak”ibuku menghapus air mataku,,’sambil tersenyum”nak buatkan ibu nasi goreng,ibu kangen nasi goreng buatan mu..”ya bu”ku hapus air mata ku,,”ku beli alat-alat nasi goreng,..tepat jam 09 malam, nasi goreng ku selesai,bergegas ku antarkan pada ibu,kusuapkan nasi kemulutnya,ibu makan begitu lahap,,aku menagis,teringat akan kesalahanku,tak kuasa kutaha air mata ku,”nak kamu harus selesaikan SImu ya..ibu ingin lihat kamu memakai toga,,’iya bu,,mana kakakmu,entah dari mana kakakku,tahu –tahu dia telah disamping.ada apa ibu”ujar kakaku.”jaga adik mu..”jangan marah lagi sama dia ya..”kasian dia,,ibu yakin dia tidak salah dia hanya terpengaruh lingkungan”iya,,kakakku menangis,akupun menangis,ku ingat aku menjual baju ibu ku dipasarr,aku ingat aku marahkan dia,air mata ini tertahan lagi,,,ibu begitu sayang pada ku,walaupun aku marah sama ibu,ku jual bajunya,dia tetap sayang pada ku,,,engkau malaikat ku ibu,,,aku menangis sejadi-jadinya,,,
Ibu ingin tidur di dipelukkan mu nak.”ya bu,, aku angkat tubuh ibuku, kujadikan paha ku sebagi bantal untuknya,, dia pun tertidur…lelah senyum yang indah,,,.wajah yang sudah mulai keriput,tapi begitu bersih,, berseri,,,beliau tertidur selamanya dalam pangkuan ku..aku menangis sejadinya –jadinya.aku berteriak.ibu,,, kenapa begitu cepat kau tinggalkan ku,,,’maaf kan aku ibu,, maaf kan bu,,,
Masih tercium olehku,aroma nasi goreng yang ku buat,masih terbayang olehku akan susahnya ibu mencari uang dengan bekerja sebagai buruh tani,,masih ku ingat kumalan Lumpur sawah mengotori wajahnya dan bajunya.
ibu..kembali lah ibu,,,
Tuhan ..a mbil nyawaku,, jangan ambil nyawa ibuku,,tak ku hiraukan warga yang ada di rumah ku….
Ibu anak mu telah berbuat salah,,anakmu telah durhaka padamu,
Ampuni aku ya ibu,, ampuni aku ya allah…..
Aku terus berteriak..
Terakhir,ku lihat senyuman ibuku,,,

Setelah kepergian ibuku,,aku senang menyendiri,,aku stress akan keadan ku,,
Tapi ada satu orang yang tak meninggalkan ku yaitu sahabat ku “leli.”ingat pesan ibumu,jangan menyerah,ibumu ingin lihat kamu bergelar SI dan memakai toga seperti anak –anak yang lain..aku bangkit,sedikit demi sedkit,, aku ingin membuktikan pada ibuku dan kakakku,,
Aku kembali berangkat kekota,,aku lihat jadwal ujian skiripsi,aku belum terlambat masih sempat 1 bulan ini,skripsi ku harus selesai…berusah,bekerja keras,tak kurasakan letih ini,aku tempelkan poto ibuku bekerja disawahyang penuh Lumpur itu,saat aku mulai lelah,kulihat poto ibu,rasa lelah hilang seketika,,,,akhrinya tepat satu bulan aku ujian ,dan lulus,dan akhrnya aku di wisuda,,inilah anakmu ibu… inilah dia gumamku dalam hati,,,
Pada acara wisuda hadir kakakku dan isterinya,anak-anaknya,dan tak lupa sahabatku,,kakaku telah berhasil mempunyai bisnis yang maju,,
Aku peluk kakakku,, maaf kan aku kak,,”
Kakakaku,, pun tersenyum… inilah dirimu yang sebernarnya…
Aku masuk balairung tempat wisuda yang begitu besar ada 1.345 mahasiswa yang diwisuda saat itu aku terenyah..air mata ku keluar,andaikan ibu ada disini,andaikan ibu melihatku,.andaikan ibu melihatku pakai toga seperti yang diinginkan nya,,aku berhasil,
Tuhan memang maha kaya,tuhan memang tidak pernah bohong akan janjinya,bahwa doa ibu akan selalu didengarkan oleh tuhan,saat pengumuman wisudawan terbaik,semua diam,kecuali aku yang asyik berbicara dengan teman ku,,”wisudawan terbaik dengan IPK 3,98 bernama ahmad jadda husein”
Ya itulah namaku,,’tepuk tangan diberikan padaku,dari ribuan mahasiswa yang hadir dari orang tua,dan senat,semua penasaran akan diriku,teman-teman memelukku,ku tak percaya semua ini,lidah ku pun kaku,air mata ini kembali menetes..”saudara ahmad disilahkan kedepan dan memberikan kata sambutan>”
Kembali tepuk tangan itu kurasakan,, teman-teman menangis terharu,ya karena mereka tahu akan kehidupanku,, tepuk tangan tak berhenti,,”aku belum siap’ujarku dalam hati”..kulihat kakaku meneteskan air mata tepuk tangan yang semangat di bberikan pada ku..kulihat isteri kakaku pun ikut terharu,dan sahabatku,disamping kakakku.seakan ada sosok yang kukenal ,, mengenakan pakaian putih bersih ,memakai kerudung putih,orang itu adalah ibuku,,beliau tersenyum,maju lah nak,majulah,,aku bangga pada mu”..suaranya terdengar diteelingaku…
Ibu,,,ibu,,,,,

Aku maju kedepan,meneteskan airmata ,tepuk tangan diberikan pada ku tanpa henti,rector berdiri langsung memelukku,
Aku pun dipersilahkan menyampaikan pidatoku”ini buat mu ibu, air mata ini kembali keluar,’ini buat mu,ku persembahkan untukmu,orang tua yang rela bangun jam 6 pagi pulang jam 6 sore,yang rela mengotori tubuhnya dengan Lumpur,tak pernah mengeluh,orang yang rela berdesakan di pasar hanya demi aku,orang yang rela berjualan keliling pasar,orang yang tegar,sabar,orang yang paling ku banggakan seumur hdiupku,orang yang kusayang lebih dari menyayangi apapun didunia ini,dialah ibuku,, walaupun dia telah tiada,walaupun dia telah pergi,aku yakin ibu ada disini,,……

Semua tepuk tangan padaku,, kakakku berulang kali mengatakan adikku,adikku itu,,,,
Aku turun dari mimbar,,,aku duduk ditempat dudukku kembali,,
Kembali tuhan melihatkan kekuatan nya.. disaat aku keluar,disaat acara telah selesai,aku disambut oleh 33 utusan perusahaan , mereka menawarkan ku bekerja untuk perusahaan nya.., menawarkan cek,tulis gaji yang anda mau,anda siap kerja besok,a menyodorkan langsung,kami gaji anda 60 juta per 2 minggu, aku menangis,,, inikah doa mu ibu??
Inikah dirimu tuhan??
Terima kasih ya allah..
Saat ini ku bekerja di salah satu perusahaan VIRGINIA NEWYORK,AKU INGIN PULANG KE INDONESIA,
Aku mempersunting sahabatku leli jadi istriku,dan mempunyai anak 1 orang,,,
Ini semata –mata untukmu ibu….

Ya allah …kutitipkan ibuku padamu,,,
Jagalah dirinya…
Tempatkan ibuku ditempat yang indah disisimu..
Jaga lah selalu dirinya ya allah..
Dan apabila nyawaku engkau ambil ya allah,
Pertemukan diriku dengan dirinya,
Aku ingin memeluknya..
Amien..
tamat..

Tags: , , ,



Waktu kamu berumur 1 tahun , dia menyuapi dan memandikanmu ….
sebagai balasannya …. kau menangis sepanjang malam.

Waktu kamu berumur 2 tahun, dia mengajarimu bagaimana cara berjalan .
sebagai balasannya … kamu kabur waktu dia memanggilmu

Waktu kamu berumur 3 tahun, dia memasak semua makananmu dengan kasih sayang … sebagai balasannya … kamu buang piring berisi makananmu ke lantai

Waktu kamu berumur 4 tahun, dia memberimu pensil warna …
sebagai balasannya … kamu corat coret tembok rumah dan meja makan

Waktu kamu berumur 5 tahun, dia membelikanmu baju-baju mahal dan indah..
sebagai balasannya … kamu memakainya bermain di kubangan lumpur

Waktu berumur 6 tahun, dia mengantarmu pergi ke sekolah …
Sebagai balasannya … kamu berteriak ‘NGGAK MAU ..!’

Waktu berumur 7 tahun, dia membelikanmu bola …
sebagai balasannya .kamu melemparkan bola ke jendela tetangga

Waktu berumur 8 tahun, dia memberimu es krim …
sebagai balasannya.. ..kamu tumpahkan dan mengotori seluruh bajumu

Waktu kamu berumur 9 tahun , dia membayar mahal untuk kursus-kursusmu .
sebagai balasannya … kamu sering bolos dan sama sekali nggak mau belajar

Waktu kamu berumur 10 tahun, dia mengantarmu kemana saja, dari kolam renang sampai pesta ulang tahun …..
sebagai balasannya … kamu melompat keluar mobil tanpa memberi salam

Waktu kamu berumur 11 tahun, dia mengantar kamu dan temen-temen kamu ke bioskop .. sebagai balasannya … kamu minta dia duduk di barisan lain

Waktu kamu berumur 12 tahun, dia melarangmu melihat acara tv khusus untuk orang dewasa …
sebagai balasannya ……. kamu tunggu sampai dia keluar rumah

Waktu kamu berumur 13 tahun, dia menyarankanmu untuk memotong rambut karena sudah waktunya .
sebagai balasannya.. kamu bilang dia tidak tahu mode

Waktu kamu berumur 14 tahun, dia membayar biaya untuk kemahmu selama liburan … sebagai balasannya ….. kamu nggak pernah menelponnya.

Waktu kamu berumur 15 tahun, pulang kerja dia ingin memelukmu …..
sebagai balasannya … kamu kunci pintu kamarmu

waktu kamu berumur 16 tahun, dia mengajari kamu mengemudi mobil …
sebagai balasannya … kamu pakai mobilnya setiap ada kesempatan tanpa mempedulikan kepentingannya

Waktu kamu berumur 17 tahun, dia sedang menunggu telpon yang penting ..
sebagai balasannya … kamu pakai telpon nonstop semalaman,

waktu kamu berumur 18 tahun, dia menangis terharu ketika kamu lulus SMA..
sebagai balasannya … kamu berpesta dengan teman-temanmu sampai pagi

Waktu kamu berumur 19 tahun, dia membayar semua kuliahmu dan mengantarmu
ke kampus pada hari pertama …
sebagai balasannya … kamu minta diturunkan jauh dari pintu gerbang biar nggak malu sama temen-temen.

Waktu kamu berumur 20 tahun, dia bertanya ‘Darimana saja seharian ini?’..
sebagai balasannya … kamu menjawab ‘Ah, cerewet amat sih, pengen tahu urusan orang.’

Waktu kamu berumur 21 tahun, dia menyarankanmu satu pekerjaan bagus untuk karier masa depanmu …
sebagai balasannya … kamu bilang ‘Aku nggak mau seperti kamu.’

Waktu kamu berumur 22 tahun, dia memelukmu dan haru waktu kamu lulus
perguruan tinggi ..
sebagai balasanmu … kamu nanya kapan kamu bisa main ke luar negeri

Waktu kamu berumur 23 tahun, dia membelikanmu 1 set furniture untuk rumah barumu …
sebagai balasannya … kamu ceritain ke temanmu betapa jeleknya furniture itu

Waktu kamu berumur 24 tahun, dia bertemu dengan tunanganmu dan bertanya tentang rencana di masa depan …
sebagai balasannya .. kamu mengeluh ‘Aduh gimana sih kok bertanya seperti itu.’

Waktu kamu berumur 25 tahun, dia membantumu membiayai pernikahanmu ..
sebagai balasannya … kamu pindah ke kota lain yang jaraknya lebih dari 500 km.

Waktu kamu berumur 30 tahun, dia memberimu nasehat bagaimana merawat bayimu …
sebagai balasannya … kamu katakan ‘Sekarang jamannya sudah beda.’

Waktu kamu berumur 40 tahun , dia menelponmu untuk memberitahu pesta salah satu saudara dekatmu …
sebagai balasannya kamu jawab ‘Aku sibuk sekali, nggak ada waktu.’
Waktu kamu berumur 50 tahun, dia sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatanmu …. sebagai balasannya … kamu baca tentang pengaruh negatif orang tua yang numpang tinggal di rumah anaknya

dan hingga SUATU HARI, dia meninggal dengan tenang … dan tiba-tiba kamu teringat semua yang belum pernah kamu lakukan, … dan itu menghantam HATIMU bagaikan pukulan godam

MAKA ..
JIKA ORANGTUAMU MASIH ADA … BERIKANLAH KASIH SAYANG DAN PERHATIAN LEBIH DARI YANG PERNAH KAMU BERIKAN SELAMA INI
JIKA ORA NG TUAMU SUDAH TIADA … INGATLAH KASIH SAYANG DAN CINTANYA YANG TELAH DIBERIKANNYA DENGAN TULUS TANPA SYARAT KEPADAMU …

kata manis yang dipetik dari kisah diatass:
“KASIH ORANG TUA TAKKAN TERGANTIKAN”

sumber:yenni_putri@yahoo.com

Tags: , , , , ,