Asiyah Nurrahmajanti

My Life My History

Category : Esterifikasi

Fluktuasi Keimanankku

Ya Rabb
Tingkat keimananku seperti reaksi Redoks
Prasangkaku mendenaturasi ketakwaanku
Asam Basa telah kurasakan dalam hidupku
Tingkahku laksana polutan yang menyebarkan polusi
Dosaku menggunung bahkan tak terdeteksi pH-Meter
Namun nama-Mu bagaikan solven yang melarutkan polutan itu
Ya Allah Ya Rahman Ya Rahim
Kini hatiku bervibrasi setiap ku dengar ayat-ayat-Mu
Begitu pun aliran darahku mengkristal setiap ku dengar asma-Mu
Membuat aura dalam diriku memancarkan proton
Tak ayal diriku bagaikan atom dihadapan-Mu
Cintaku tetap akan murni walau tanpa destilasi
Karena akhirat-Mu bagaikan filtrasi amalku menuju surga-Mu

*Memori tugas b.indo semester II. tugas membuat puisi menyambungkan antara agama dan kimia,, hmm jadilah seperti itu,,

Serba-Serbi Move On : No Galau No Move On

Kenapa sih No galau No Move On? Haruskah kita galau dulu baru move on? . Lets discover more bout galau and move on here. Bagi sebagian orang mungkin udah gak asing dengan kata Galau sama move on. Bahasa galau and Move on ini udah membumi semenjak manusia bisa ngomong (Ga nyambung!! Next). Galau itu istilah lain dari kata bimbang, bingung, tersesat dan tak tau arah jalan pulang (Kenal lirik lagu ini??).

bayi galau
Setiap orang pasti pernah ngadepin keadaan ini tanpa terkecuali. Syndrom galau ini sangat berbahaya kalau penanganannya ga tepat bisa-bisa kalau levelnya udah akut bisa nyebabin kematian (wuih ngeri ya,,). Emang bener sodara-sodari. Galau ini terletak di bagian dasar penyebab stress. Tarolah ketika orang tua atau bahkan sahabat kita ngasih kita tantangan berat yang belum pernah kita lakukan sebelumnya. Misalnya dalam waktu 3 tahun bisa lulus S1 dengan IPK sum cumlaude. Apalagi yang ngajuin tantangan ini adalah orang tua kita sendiri, kalau ga kecapai nanti dipecat jadi anak (Tidakkk!!!). Mulanya kita ngerasain ragu-ragu karna ngeliat kemampuan diri yg kurang memadai. Dari ragu-ragu ini muncullah sikap paranoid yang berlebihan. Gimana kalau gini, gimana kalau gitu, terus gimana kalau ga kecapai, dan sejuta gimana lainnya.
Nah itu dia kecenderungan manusia selalu berkutat sama masalahnya. Memang manusiawi, tapicoba deh kita berhenti mengukur masalah tapi mulailah mengukur langkah. Kita tuh harus bangkit a.k.a Move On. Roda terus berputar jikalau kita berusaha disitu ada jalan.

“…Inna ma’al ‘usriyusron. Fa idzaa farogh ta fanshob. Wa ilaa rabbika far ghob”.

Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Sesunggunya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

(QS. Al-Insyirah : 6-8).

bayi semangat

Setiap permasalahan ada penyelesaiannya. Tuhan lho yang bilang. So bagi sodara-sodari se-Tanah air yang masih merasa galau dan nge-down, mending instrospeksi dulu terus temukan solusi biar kita bisa Move On dan semangat On lagi. Selamat mencoba^^

Hello world!

Foto0120

Assalamu’alaikum,,

Welcome to my Blog mas Bro n mba Sist,,

My Name’s Asiyah Nurrahmajanti, just call me Asiyah or Rahma,

My Motto
“Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat utk orang lain”
So Lets Sharing and Caring each of us and Make this world full of LOVE, ^^