Coretan Aul

Historical General Assembly HNMUN 2013

Latar Belakang

Historical General Assembly (HGA) merupakan salah satu dari sembilan komite yang ada di General Assembly pada perhelatan Harvard National Model United Nation 2013, diadakan di Boston Park Plaza dan Revere hotel, Boston, Massachusetts, USA pada 14-17 Februari 2013 yang lalu. Komite ini memberikan kesempatan pengalaman yang unik kepada para delegasi, karena membawa kita berada pada masa lampau, saat sedang terjadinya krisis kedua di selat Taiwan di tahun 1958. Krisis yg terjadi antara pemerintahan Republik Rakyat China (RRC) dan Republik China (Taiwan) yang berdampak juga pada perang dingin oleh blok United Soviet Social Republic (USSR) dengan United States (US) yang dapat memicu terjadinya perang dunia ketiga (dengan senjata nuklir).

Dalam komite ini, kami mendapat tantangan tersendiri yang memerlukan inovasi dan kreatifitas dalam penanganan krisis tersebut dengan cara kami sendiri dengan hanya dapat menggunakan referensi sebelum tahun 1958. Dalam prosesnya, secara general dapat saya katakan bahwa di committe ini kami melakukan debat dan saling mempengaruhi satu sama lainnya agar menyepakati resolusi yang menurut kita paling konprehensif melalui semangat diplomasi international yang terlahir saat mengkuti acara tersebut.

Proses selama Committe session

Comitte session berjalan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah dipublikasikan sebelumnya oleh panitia pelaksana (Harvard University). Diawali pada jam 22.30 waktu setempat, begitu dimulai, suasana langsung menjadi sangat riuh, para delegasi langsung unjuk placard untuk dapat giliran memberikan general speech. Selain itu proposing motion juga menjadi salah satu yang sangat digemari oleh para delegasi, berbagai penyampaian yang menarik disampaikan untuk mengajak para delegasi lainnya mengikuti pemikirannya terhadap topik yang sedang berlangsung. Bahkan sebelum comitte session dimulai, tidak sedikit yang terlihat sedang berdiskusi mengenai topik yang akan dibahas saat bertemu dengan para delegasi yang satu komite dengannya.

Di awal acara, Chair yang bertugas langsung meminta para delegasi untuk membacakan general speech negara nya masing-masing. Di hari pertama hanya ada delapan general speech dan 2 motion yang mencukupi waktu, yang berkaitan dengan permasalahan khususnya mengenai penyelesaian masalah yaitu seperti “Intervensi USA and USSR terhadap konflik yang terjadi di Selat Taiwan” dan “Win-win Solution untuk mengatasi permasalahan antara PRC dengan ROC”.

IMG_4514Kami sebagai representatif Republik Yaman (in case Kingdom of Yemen), merupakan negara yang berlaku netral dan dapat dikatakan tidak memiliki keterkaitan dengan permasalahan ini memilih untuk bersikap tidak memihak terhadap salah satu pihak dan selalu bersikap objektif pada saat konferensi berlangsung. Pada saat mendapat kesempatan berbicara pada motionWin-win Solution untuk mengatasi permasalahan antara PRC dengan ROC” kita mengungkapkan bahwa memberikan kesempatan untuk kedua pihak (RRC dan Taiwan) untuk melakukan negoisasi penyelesaian masalah merupakan hal yang terbaik tanpa adanya intervensi dari negara lain kecuali utusan khusus dewan PBB.

“United Nations has right to intervene in the conflict between Republic of China and People’s Republic of China, and It is crucial to form military and non-military threatment by United Nations to confront the crisis and ensure the stability of both sides of PRC and ROC. And also considers that peace treaty agreement can be a measure of preventing any further conflicts of both sides, amount of arms from both party armies have to be disarmed to the reasonable limit by UN Security council to reinforce the truce agreement. Selain itu kita bersikap bahwa problem between Republic of China and People’s Republic of China was China’s was internal problem which would not spring by other countries without intervention from others like USSR and United States dan menyarankan Both USSR and US have to pull their force up from the tension melalui the USSR has to retake their arms aid from Communist party and US has to stop their operation in Taiwan Strait”.

Dari tinjauan yang kami lakukan pada saat committe session berlangsung, tidak terlihat pengaruh yang kuat oleh sekutunya masing-masing terhadap pendirian setiap negara, misalkan seperti United Kingdom dan beberapa sekutu US yang lebih memilih bersikap netral dan menyarankan agar seharusnya US lebih tidak mengikutcampuri krisis yang terjadi. Dalam proses ini, ada 10 Working Paper yang dihasilkan dan setelah melakukan peleburan, hingga menjadi 3 Draft Resoution. Dihari terakhir comitte session, Setelah melakukan beberapa Amendment terhadap ketiga Draft Resolution tersebut akhirnya dilakukan voting session untuk memilih Draft resolution yang akan dipilih sebagai resolusi oleh PBB terhadap penyelesaian konflik yang terjadi di selat Taiwan saat itu, dan didapatkan hasil bahwa tidak satu pun Draft resolution yg terpilih, dengan kata lain, PBB belum dapat memberikan solusi atau sikap preventif terhadap permasalahan ini dan akan meninjau nya kembali di agenda konferensi General Ambly PBB berikutnya.

Suasana pada saat Voting Session

Suasana pada saat Voting Session

Pertama, Pelajaran dasar yang terasa paling berharga adalah kesempatan untuk dapat berinteraksi langsung dengan native speakers berbahasa Inggris dengan gaya bahasa yang sophisticated. Jujur saya katakan, disana saya merasa masih sangat kurang untuk mengimbangi mereka saat berkomunikasi, sehingga hal ini secara langsung menjadi halangan yang cukup signifikan terutama dalam hal mempengaruhi mereka menyepakati pemikiran kita terhadap pembahasan yang sedang berlangsung.

Kedua, pelajaran yang dapat diambil adalah dengan mengikuti acara ini, kita dapat mengetahui bagaimana proses persidangan di PBB itu sendiri, dari pembuatan Working Paper, Draft resolution, dan prosesnya menjadikannya sebagai resolusi. Selain itu juga pada saat itu ada pesan yang datang secara tiba-tiba dari kepala Council of Ministers (dewan Menteri) dari Union of Soviet Socialist Republics (USSR), Nikita Sergeyevich Khrushchev tentang kondisi terbaru terhadap kondisi ketegangan di selat Taiwan yang langsung disambut riuh oleh para delegasi dan langsung menyiapkan 3 directives yang akhirnya dilebur menjadi satu. Selain itu kami juga belajar mengetahui bagaimana cara kerja PBB dalam menciptakan perdamaian dunia. Konferensi ini menunjukkan betapa rumitnya kinerja Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan betapa pentingnya kemampuan bernegosiasi.

Terakhir, dapat diketahui dalam politik internasional, kesubjektifitasan manusia itu sangat terlihat jelas, tindakan-tindakan yang dipertahankan bukan semata hanya berdasarkan nilai kebenaran untuk menjaga perdamaian dunia, namun lebih kepada kepentingan bahwa negara maupun kelompoknya masing.

Saran terhadap Delegasi Berikutnya

Kualitas pelatihan harus senantiasa ditingkatkan, dapat berupa perbanyakan pelatihan dengan simulasi committe session yang digabungkan dengan beberapa delegasi MUN dari universitas/instansi lain. hal ini akan meningkatkan pengalaman dan kemampuan dalam berproses pada HNMUN nantinya. Selain itu menurut saya cara ini akan memberikan passion terhadap para delegasi untuk terus meningkatkan kemampuan bahasa inggris mereka dengan gaya yang lebih sophisticated yang bisa digunakan pada pertemuan-pertemuan formal lainnya, karena pada saat committe session sedang berlangsung, kemampuan berbicara dan menulis dengan ejaan bahasa inggris ditambah kemmpuan melakukan negoisasi akan menjadi modal yang nantinya paling berharga untuk menjadi delagasi yang ideal. Diluar itu, akan sangat dianjurkan jika para delegasi mengikuti MUN-MUN yang ada di dalam negeri atau diluar negeri sebagai ‘warming up’, sehingga saat mengikuti HNMUN, tidak kaget lagi dan benar-benar sudah siap dengan ‘atmosfir’ persidanganya.

Terimakasih

Delegasi pada komite HGA'58

Delegasi pada komite HGA’58

Category: Storia
  • bahar says:

    waaaaaw…. pengalaman yang sangat hebat.

    March 28, 2013 at 11:34 PM
  • Aulia Pulungan says:

    Kamu juga bisa Bahar, be the next Delegate, LIMUN 2014

    May 4, 2013 at 3:53 PM

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is 5 multiplied by 6?