Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Hallo

Hai

Aku kurang paham kata apa lagi sebagai kata pembuka

Setelah sekian lama bungkam. Tenggelam dalam waktu

Persetan waktu yang gak semudah remote control

Hai lagi

Dari seberang sana

Masih terdengar yah. Telinga masih jeli. Memangnya dulu punya?

Aku tersenyum canggung

Gak tau yang disana sedang tersenyumkah. Memang punya mulut?

Sudah-sudah

Aku anggap semuanya sudah berubah

Atas nama segala kekakuan yang bertembok elastis. Imajinasiku sendiri yang buat itu berbeton dan kokoh

Kabarnya baik

Walau aku tau itu bukan basa-basi tapi anggap aja itu jujur

Aku disini amat sangat baik

Walau harus melihat ke belakang sana. Atas nama siapa aku sampai disini?

Tapi tak apa. Terimakasih telah membawaku ke sini

Berjalan amat pelan

Memang hanya segitu kecepatan langkahmu

Nalar itu masih sama

Bahkan kini hampir sama dengan logika yang selama ini selalu aku bangga-banggakan

Kesamaan yang, apa ini karma?

Ternyata tak banyak yang berubah

Sejauh ini aku tau masih sama

Kemudian aku jadi lebih sering lihatnya dimana-mana

Justru aku menunduk dengan senyum

Ambil satu langkah mundur

Balikkan badan dan pergi

Category: Mata Kata Sajak
Tag:
  • slamat agung says:

    loh,,kenapa mundur terus balik badan terus pergi???hehehe

    August 16, 2012 at 9:59 am
  • ayu emiliandini says:

    slamat agung :

    loh,,kenapa mundur terus balik badan terus pergi???hehehe

    mabur masbroh haahha

    August 16, 2012 at 10:20 am

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is 8 * 2?