Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Sedikit Celah #36

Message sent

Aku balas cerita Jordan kali ini dengan rentetan kesibukan yang aku lalui di Semarang selama jadi LO. Bangun lebih pagi dan tidur lebih awal. Mengatur barang-barang bawaan peserta di hari pertama. Mengatur segala bentuk konsumsi mereka yang diberikan pada jam-jam tertentu. Mengabsen dan memastikan peserta selalu lengkap berikut dengan apa-apa yang harus mereka bawa. Semuanya. Semuanya?

Continue reading

Terapi #31

Gibs dan perban yang menyelimuti sekujur kaki kiriku kini sudah lenyap. Berbulan-bulan aku harus menanggung beban berlebih yang nangkring di kaki kiri ini. Tapi lupakan sajalah, gibs itu sudah berlalu. Tapi bukan berarti aku bisa kembali berlaga dengan kostum tim basket putri di SMA kebanggaanku. Belum saatnya. Sampai saat ini, kostum itu masih tergantung dengan gagahnya di dalam lemari.

Continue reading

Pergi (tidak mau atau tidak akan) #29

“Re, masih packing?”

Aku lihat Nadia sudah siap. Koper di samping kakinya sudah tertutup rapat bersama satu gembok mungil mengunci resletingnya.

“Tinggal sedikit Nad. Bentar lagi juga beres”

Aku hanya lihat Nadia sekilas setelah dia menanyakan proses packing ku yang tak kunjung selesai. Pandanganku kembali ke dalam isi koper yang masih berantakan. Sebenarnya sudah mau selesai. Tinggal disusun ini itu sampai rapi.

Continue reading