Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Peluk (maaf) Bunda #46

“Hai bunda”

Kudapati pintu kamar bunda tak terkunci. Bahkan terbuka sedikit. Hanya lirikan kecil dari ekor mata sudah terlihat bunda duduk di depan cermin meja rias. Dari celah antara pintu dengan bingkainya. Memoles lekuk mata, alis, pipi hingga dagu dengan kapas. Berputar kemana-mana. Membersihkan wajah dengan milk cleanser. Tak bergeming saat setengah tubuhku muncul diantara celah pintu.

Continue reading

The Last Fisioterapi #5

Ini baru Bandung. Deskripsi yang melekat dan muncul disetiap angan-angan, tentang Bandung. Sejuk. Lembab. Terik tapi hangat karena beradu dengan kelembaban tinggi. Beberapa hari ini aku lebih memilih kaos oblong dan menanggalkan jaket tebal panjang. Bandung gerah. Minimal sekarang aku bisa kenakan lagi sweater ungu favoritku. Washout setelah diguyur hujan semalam. Berbagai bentuk polutan di udara sudah terbilas habis sama hujan dalam beberapa jam. Kondisi Washout yang masih bertahan sampai menjelang malam. Semoga sampai seterusnya. Amin.

Continue reading

Tugas Akhir #45

Seisi perutku berputar-putar bak bianglala. Harusnya perutku lebih pantas pusing ketimbang kepalaku. Aku sudah melewatkan momen makan siang. Tetap berdalih bahwa aku gak akan menunggu lebih lama lagi. Awalnya jantungku berdentum seperti bass drum tapi termakan oleh waktu. Tadi gugup, sekarang mengantuk. Mataku mulai malas untuk fokus. Untung sofa di salah satu ruang tunggu dosen lumayan empuk. Cukup nyaman untuk sekedar mengandarkan otak kecil berikut isinya. Menatap langit-langit. Aku bahkan sudah bosan dengan warna dan bentuk langit-langit ruangan ini. Putih gading.

Continue reading

Fisioterapi (Scaling)#3

Agak beda yah judul posting kali ini. Sebenarnya ini lanjutan dari FISIOTERAPI #2 tapi kali ini bukan tentang fosioterapi. Yang mau aku bahas itu lebih ke ceritaku kontrol ke dokter bedah mulut, hasil rontgen kondisi rahang terbaru, dan pengalaman pertama aku menjalani scaling. Maka dari itu judul postingnya tetep fisioterapi (biar gampang ngikutin ceritanya) cuman ketambahan dalam kurung aja. Yeah, begitu lah prolognya sebelum aku masuk ke cerita.

Continue reading

Fisioterapi

Hey guys… its not about anyone’s story… its about me. Bukan Rea, Jess atau tokoh2 lain yang sebelumnya pernah muncul diberbagai tulisanku. Ini ceritaku. Bisa dibilang sebagian dari sejarah kesehatan aku kayanya yaah hehehee..

Bukan masalah serius kayak penyakit bersifat kasinogenik,  virus menular, waterborne disease, airborne disease or something else. Uuumm.. aku bingung gimana mulainya… oohh wait.

Continue reading

Pantai Senja

Awalnya aku ragu kalau siluet yang tertangkap mataku itu benar-benar bocah yang sedari tadi aku cari. Ragu karena jaraknya yang lumayan jauh dari tempatku berdiri. Sepertinya minus di mataku sedikit bertambah. Sambil memicingkan mata aku dekati sosok itu perlahan. Berjalan mengendap, berjalan santai dengan ritme yang konstan, semakin lama semakin cepat dan kini aku sedang berlari.

Continue reading