Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Peluk (maaf) Bunda #46

“Hai bunda”

Kudapati pintu kamar bunda tak terkunci. Bahkan terbuka sedikit. Hanya lirikan kecil dari ekor mata sudah terlihat bunda duduk di depan cermin meja rias. Dari celah antara pintu dengan bingkainya. Memoles lekuk mata, alis, pipi hingga dagu dengan kapas. Berputar kemana-mana. Membersihkan wajah dengan milk cleanser. Tak bergeming saat setengah tubuhku muncul diantara celah pintu.

Continue reading

The Last Fisioterapi #5

Ini baru Bandung. Deskripsi yang melekat dan muncul disetiap angan-angan, tentang Bandung. Sejuk. Lembab. Terik tapi hangat karena beradu dengan kelembaban tinggi. Beberapa hari ini aku lebih memilih kaos oblong dan menanggalkan jaket tebal panjang. Bandung gerah. Minimal sekarang aku bisa kenakan lagi sweater ungu favoritku. Washout setelah diguyur hujan semalam. Berbagai bentuk polutan di udara sudah terbilas habis sama hujan dalam beberapa jam. Kondisi Washout yang masih bertahan sampai menjelang malam. Semoga sampai seterusnya. Amin.

Continue reading