Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Proposal Magang #59

Cursor di layar personal computer masih lincah melesat kesana kemari. Ibarat jari telunjuk jadi penuntun baca. Bergerak dari satu kata ke kata berikutnya. Bisa saja kalau harus jari telunjuk yang menuntun tiap kata dalam screen. Tinggal pilih, antara tersengat listrik sesaat atau layar seketika keruh dengan sidik jari. Toh mouse masih bisa berfungsi, manfaatkanlah.

Continue reading

Arsitek Hebat #56

Sesekali meremas telapak tangan kanan. Kalau sudah bosan tangan kiri yang jadi korban berikutnya. Kedua telapak tangan sudah jenuh. Keringat dingin, indikator kejenuhan. Berubah gerakan, sekarang jadi seperti berada di peraduan Bandung dalam hawa beku dataran tinggi Lembang. Mengusap satu sama lain sampai hangat. Telapak tangan kanan dan kiri beradu kemudian panas dengan sendirinya. Gesekan antar kulit yang disengaja. Tapi pemilik kedua tangan tak sedang di belantara dinginnya Lembang. Bukan.

Continue reading

Menjenguk #55

Meninggalkan bunda, ia akan sendiri. Siapa tega? Walau saat aku dan Jordan menyatakan siap hidup bersama di atas altar, aku tahu, bunda berat melepaskanku. Aku? Tak pernah terpikirkan untuk terlepas saja dari rona hangatnya. Kalau selama ini aku lah satu-satunya alasan mengapa bunda tak ingin menikah lagi, karena segala hal tentang ayah tertanam dan tumbuh dengan baik dalam diriku. Kini segala hal tentang ayah tak akan menemani hari-harinya. Aku menemukan konflik baru.

Continue reading