Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Manta #31

Setelah puas main-main air, akhirnya boat kembali berlayar menuju Karang Makasar tempat para Manta berenang. Selama perjalanan kami bertanya ini itu kepada bang Syarif. Kata bang Syarif, Manta dewasa itu punya lebar tubuh membentang sampai 4 meter. Wah!!! Lebar badannya 4 meter. Lebar banget dong.  Jelas aja lebar, karena ikan ini sejenis ikan pari laut.

Berbeda dengan ikan pari pada umumnya yang punya mulut di bagian bawah tubuhnya, Manta justru punya mulut tepat di depan tubuh. Kalau mulutnya lagi mangap, lebarnya bisa sampai satu meter. Alamak!!! Aku pun bisa ditelan sama Manta. Tenang, ikan raksasa ini hanya makan plankton. Jadi kami gak mukin dilahap hahahhaa..

Kata bang Syarif juga, Manta ini ikan yang pemalu. Untuk mendekati ikan ini harus pelan-pelan. Kalau grasak-grusuk yah kabur lah dia. Ntar misi perburuan Manta bisa gagal.

Nah! Mesin boat sudah berhenti meraung. Saatnya beralih menuju sekoci lengkap dengan alat snorkelling. Kali ini kami gak akan menepi di pantai, jadi kami akan berhenti di tengah laut dan lompat langsung dari sekoci.

Byuuuuuuuurrr!!!! Sudah nyemplung semua, saatnya berburu. Lihat kebawah dan pasang mata lebar-lebar. Begitu kepala masuk ke air, kebayang deh betapa dalamnya laut ini. Mulai panik deh, takut tenggelam, walau mustahil juga aku tenggelam dengan pelampung di badan.

Bang Syarif memimpin di depan dan kami semua mengikuti dari belakang. Termasuk aku. Ohya, ekspedisi kali ini, bang Bahar juga ikutan nyemplung. Tapi bang Bahar kedapatan tugas menjaga sekoci. Ini yang bikin kami terbahak. Bayangkan saja, bang Bahar ikutan snorkelling sambil menarik tali sekoci dengan tali tambang. Hahahahah sekilas bang Bahar jadi terlihat sekuat Hercules hahhahaaa… Gak jarang juga kami tersangkut dengan tali tambang ini.

Heii!! Itu bang Syarif teriak-teriak Manta. Wah!!! Manta sudah terlihat.

Wah apaan tuh item-item?

Kondisi air yang cukup keruh dan sangat dalam, membuat kami sulit melihat wujud Manta dari kejauhan. Sontak kami semua mengikuti arah Manta berenang. Teh Putu yang memegang underwater camera cukup lincah mengikuti pergerakan Manta.

Jadi begini toh bentuk ikan Manta.

Inilah Manta pertama yang kami temukan.

Waahh… Dilihat dari kejauhan aja aku sudah merinding. Gerakannya yang slow motion justru membuat Manta terlihat luar biasa anggun. Nyeremin juga sih aku merinding karena terlalu takjub, bukan takut. Ya kali takut dimakan sama Manta hehehehe…

Berlalu lah Manta pertama yang kami temukan. Kemudian kami berenang dan memasang mata lagi. Gak lama kemudian, bang Syarif berseru lagi. Kali ini ada sepasang Manta yang sedang berenang. Wah?

Bang Syarif ini yah bener-bener keren. Lihat sepasang Manta itu.

Megah dan anggun diwaktu yang sama. Warna hitam membuat mereka terlihat misterius tapi tetap cantik.

Lihat mulut lebar yang bisa mangap sampai satu meter.

Luar biasa segala ciptaan Tuhan. Aku gak bisa ngomong apa-apa. Speechless se-speechles-speechles-nya (tulisan gak sesuai EYD, don’t try this at school).

Belum selesai berdecak kagum dengan sepasang Manta berenang bersama, tiba-tiba kami dikejutkan dengan kedatangan Manta tepat di depan kami. Lima meter di depan kami. Subhanallah… Allahu akbar….

Mantaaaaaaaaaaaa

Sepertinya Manta menyadari keberadaan kami. Manta itu kemudian berbelok dan berenang 4 meter di bawah kaki kami. Ini adalah jarak terdekat kami dengan Manta. Aku? Terpaku sambil mengapung.

Total ada 4 ekor Manta yang kami lihat. Misi ketujuh, berhasil!!!!!!!!!!!!!!! Wohoooooooooo Manta memang luar biasa.

Nah, seletah ekspedisi ini kami melanjutkan perjalanan datar menuju bukit Gili Lawa. Jadi begitu ceritanya guys. Heheheh..

Walaupun cerita belum berakhir tapi aku mau bilang makasih banget yaah sama pembaca yang sudah ngikutin ceritaku sampai sejauh ini. Aku punya bonus buat kalian.

Ikuti terus perjalanan kami. Komodo trip.. Rraawwwrrrr…

Category: #KomodoTrip
  • putu agnia says:

    itu bang bahar beb, bukan bang syarif.
    itu yang terakhir pas kalian udah pada naik boat

    February 2, 2013 at 1:38 am
  • ayu emiliandini says:

    putu agnia :

    itu bang bahar beb, bukan bang syarif.
    itu yang terakhir pas kalian udah pada naik boat

    Yang mana teh? Yang difoto ada Manta 2 ekor?

    February 2, 2013 at 2:11 am

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

Earth orbits the ...