Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Pertunjukan

Tubuhnya meringkuk. Duduk menekuk lutut dan agak membungkuk. Mendekap sepasang tungkai dalam sudut 30 derajat. Kedua tangan mengunci. Duduk bungkuk di atas pasir putih. Menatap segala yang ada di hadapannya. Memunggungi belasan teman sejawat yang tertawa bersama. Musik menyentak material padat. Bass juga menyentak tapi teredam prematur. Berdegum-degum. Getarnya berdegum sampai dada. Lama-lama sesak.

Continue reading

Suara Uap

Aku dengar banyak suara. Banyak yang bicara. Sumber bising dimana-mana. Nyaris menghampiri kacau. Aneh. Aku diam, duduk manis di tengah-tengah sana. Telinga bebas tanpa selaput rajut atau helai rambut. Aku bisa diam bersama pengamat. Bersama mata. Partner pengamat.

Padahal yang dibicarakan gak lebih dari uap.

SD Sindang Sari 5 #4

Kondisi gedung sekolah yang bikin aku banyak mikir. Mereka upacara bendera dimana? Bahkan tiang bendera beserta selembar kain merah-putih pun gak nampak berkibar di sekolah ini. Kalau bukan karena keberadaan makhluk-makhluk mungil berkostum putih-merah, aku pikir tempat ini sebatas gang kelinci di tengah-tengah kepadatan kota Bandung. Inilah sekolah yang akan menjadi saksi langkah pertamaku menuku Kelas Inspirasi. Sebelum aku lulus. Sebelum aku mengganggur. Sebelum aku menemukan satu pekerjaan hingga menjadi profesional. Berjalan bersama waktu.

Continue reading

The Day

Waktunya datang juga. Setelah segala proses yang telah dilalui. Sejauh mataku mengamati, ibarat manusia power bank. Aku bingung kapan anak ini bisa cape. Tuntutan keluarga yang tak mungkin dihindarkan. Kehidupan kampus beserta tetek-bengek yang tak pernah mudah. Baginya, gerakan kaki tetap melesat. Aku disini jadi lihat serba cepat.

Continue reading