Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Kau Bidadari Jatuh Dari Surga #33

Sampailah pada misi terakhir, misi kesepuluh. Misi terakhir? Ya, karena setelah ini kami harus berisiap-siap kembali ke Labuan Bajo dan bermalam disana. Keesokan harinya, tanggal 19 November, kami harus sudah berangkat ke Semarang.

Ada yang berbeda dengan misi kali ini. Seperti di Pulau Kambing dan Pink Beach, di Pulau Bidadari kami akan snorkelling lagi tapi aku dan Yassir gak ikutan. Pertama, karena aku sedang siklus hehehe biasa lah perempuan kalo setiap bulan ada tamu rutin. Nah, klo Yassir? Hahahaa dia gak mungkin kena siklus juga. Kalo gak salah waktu itu punggung Yassir sudah bener-bener terbakar jadi enggan nyemplung ke air lagi. Rasa bosan juga sudah ada, jadi Yassir lebih milih jalan-jalan di pantai Pulau Bidadari.

Kali ini aku gak pake baju renang, Memang gak akan snorkelling.

Kulit muka sudah terbakar, jadi aku bawa kain pantai buat nutupin sebagian kulitku.

Bersyukur deh aku dapat siklus di hari itu. Kalau sehari sebelumnya aku sudah kena siklus, kebayang deh, aku pasti sudah jadi cemilan si komodo di Loh Liang hehehe…

Pulau Bidadari yah? Hhhmmm… Aku sempat tanya bang Syarif kenapa namanya bidadari. Haahahaa,,, Bahkan bang Syarif juga gak tau kenapa. Yah sudahlah, nikmati aja pemandangan pantai di sana.

Sekoci sampai di Pulau Bidadari.

Punggung Zulfi juga terbakar, jadi memilih pake pelampung untuk nutupin punggungnya. Siap-siap ngambang yah.

Tuh kan beneran ngambang haahhaa

Wahyu juga milih pake kaos untuk menutupi punggungnya yang terbakar. Tapi posenya gak enak banget Way ahaaha

Dari awal Bedul sudah pake kaos setiap snorkelling, jadi punggungnya aman.

Ini dia orang-orang yang masih bertahan untuk snorkelling. happy snorkelling guys.

Untuk yang pertama kalinya Yassir bisa bawa camera ke pantai.

Konvoi.

Kalau yang lain udah asik dengan pemandangan bawah laut, saatnya aku keliling-keliling pantai. Mau liat pemandangan pantai Pulau Bidadari? Cekidot.

Pasir putih kinclong.

Unik, soalnya ada bebatuan di pantai ini.

Kalau boat kami sekecil ini, mungkin sudah parkir tepat di pantai seperti kapal ini

Eh salah fokus.

Nah! Ini baru bener.

Pantai dan bebatuan.

Batu dan pasir

Ada kerang raksasa di pantai

Pasir putih nan berkilau bersama sinar matahari

Bunga ungu. Cantik deh

Waktu lagi jalan-jalan bareng Yassir, tiba-tiba Yassir ngeliat ada ikan di pantai. Setelah aku amati, itu bukan ikan biasa. Itu anak hiu. Blacktipe Shark. Dan aku yakin aku gak salah liat. Yang paling mengejutkan lagi, bukan cuma seekor, tapi banyak. Wauu!!! Anak hiu berenang sedekat ini?

Itu dia si anak hiu yang dilihat Yassir.

Gak lama kemudian muncul beberapa ekor lagi. Ada tiga anak hiu!!!

Lumayan ngebut juga si bayi hiu ini berenang, tapi aku dan Yassir tetep penasaran dan terus mengejar si hiu.

Aku penasaran, teman-teman lain yang sedang snorkelling ketemu sama anak hiu ini juga gak yah? Atau jangan-jangan malah ketemu induknya? Wah?!?! Tapi aku rasa gak akan ada induk hiu di sekitar sini hehehee… Semoga.

Perjalanan keliling pantai masih tetap berlanjut. Semakin jauh, kami justru sampai di sebuah tebing yang dikelilingi bongkahan batu. Keren juga nih tempat. Yassir pun pengen berpose di tebing itu sambil berpose ala film Titanic.

Tapi yang ada malah keliatan kaya mau terjun bebas heheeh…

Tsaaahhh… gayanya euy hehehe

Dan!!! Di tempat ini juga aku nemu kepiting merah di atas batu. Tapi sepertinya kepiting ini juga cangkangnya aja. Soalnya kepiting itu gak bergerak dan waktu aku sentuh pun gak merespon. Mungkin kepiting yang habis ganti kulit.

Motret cangkang kepiting.

Ini dia si kepiting merah

Tiba-tiba Yassir manggil, noleh sambil senyum cantik seadanya deh ehehhe

Udah puas main-main ditebing, balik lagi deh ke pantai. By the way anyway bus way, dari tadi aku belum ada foto di pantai hehehe…

Aku menghitaaammm…

Gantian aku yang motret Yassir hehehe..

Yeah! Sampai pada akhirnya teman-teman lain yang tadinya snorkelling datang juga. Tanpa basa-basi, aku langsung cerita tentang anak hiu yang tadi aku dan Yassir lihat. Waahh mereka heboh langsung cepet-cepet lari ke pantai tapi sayangnya mereka gak sempat melihat si anak hiu.

Memelas karena gak ketemu sama anak hiu.

Lihat camera langsung ceria. Adeuh banci camera.

Kemudian hasrat untuk berlevitasi ria muncul lagi sodara-sodara.

Emang in levitasi? Hahaaha

Aku terlambat loncat.

Dan cuman #KomodoTrip yang bisa bikin kami lompat segirang iniiiiiii….

Heii… Bedul sama Wahyu mau akrobat.

Mereka ini yah. hahahha antara kurang kerjaan sama kreatif.

Category: #KomodoTrip

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

what is 8 plus 9?