Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Malaikatku yang Malang #2

Dimana permulaan yang ganjal berjalan di atas batu membahu
Pertanyaan yang kau utarakan sendiri
Tetap katakan, bukan apa-apa.. Tapi
Aku tahu sayapmu terus mengepak anggun
Hanya insting untuk melarikan diri di saat kau sedang gelisah..

Malaikatku sedang menyimpan hal yang fana di balik lingkaran suci..
Di atas kepalanya

Masih dengan falling angel yang terus menggerayangi kinerja sisi otaknya
Terus mengelak
Tetap memerintah
Perintahkan aku menendang batu itu sampai hancur
Batu??
Bahkan benda kerikil itu ada di balik sepatumu

Dasar malaikat bodoh
Mau aku tendang kakimu?? Atau bagaimana?
Sejak tadi aku pernatikan memang langkahnya seperti sedang tersangkut jangkar
Berat sebelah
Berat di sisi sebelah

Ketidaknyamanan itu sebenarnya mutlak miliknya
Kenapa harus aku yang kerepotan?
Bodoh!!!
Selesaikan saja dulu kisah surammu itu sendiri kemudian lanjutkan perjalan normal denganku

Kau tau?!
Aku resah..
Lelah, harus terus tertampar sayapmu yang mengepak karena terbebani kerahasiaanmu yang tak akan pernah kau tunjukkan.. Pada ku
Kamu harus menanggu memar di seluruh sisi punggungmu
Aku memar hampir di seluruh kulitku..

Kalaupun memang ingin cepat kabur untuk pergi sejauh mungkin, aku gak akan pernah mengejarmu
Kamu, terlalu mudah bergerak dengan sayap putih nan lapang.
Bisa terbang ber mil-mil jauhnya tanpa harus berhenti.
Aku gak sanggup menyesuaikan kecepatan kakiku yang payah ini dengan sayap indahnya yang berkilau.

Sangat galau..
Asalkan berjanji kelak akan kembali lagi
Menyesuaikan langkahku lagi

Sayang..
Malaikat tolol..
Mana mungkin hal ini terpikirkan olehmu.
Yang berpikir saat ini hanyalah budak falling angel..
Aahh!!! Aku benci itu..

Sampai pada akhirnya kau loncat dari atas bahuku
Kau sadar atau sakau!!!
Cengkramanmu sebelum terpental itu menembus tulang rusukku

Pergi sana jauh-jauh..

Sampai aku temukan lagi rahasiamu yang terjatuh..
Maaf, tapi aku menemukan satu bulu sayapmu tergeletak di atas hidungku
Aku paham sedikit, kegelisahanmu
Ternyata tentang untaian fakta hitam putih yang menggelitik perasaanmu
Juga menggelitik kecurigaanku..
Apa alasanmu untuk sembunyikan wanita ini dariku?
Biarkan saja aku tarik dia jadi… sebagai… hanya mengenal

Kekhawatiran kelak aku akan mengetahui sisi terkelammu
Bahkan kamu saat ini sangat gelap di mataku

Iblis..
Yang suci..

Category: Mata Kata Sajak
Tag:

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is 7 * 6?