Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Jatim Park 2 (Museum Satwa) #5

Ragu kalau dalam waktu hitungan jam aku tetap bisa pergi ke sana. Tapi tetap gak akan tau kalau gak dicoba. Sayangnya hari itu teman-teman Dalang 27 sudah punya jadwal masing-masing. Mau coba bujuk dengan cara apa pun yah percuma. Kan aku sudah bilang, aku datang di tengah momen-momen akademik yang sakral. Alhasil aku cuma pergi berdua sama Rahmat. Kebetulan penelitiannya gak berlaku di hari sabtu. Waktu itu 19 Januari 2012.

Aku tau Jatim Park, tapi aku gak tau kalau sekarang ada dua series Jatim Park. Yang terbaru saat itu Jatim Park 2 Secret Zoo. Lokasi masih di sekitaran Kota Batu. Ohya, aku pernah lihat pohon raksasa di posting blog David Jhon Charles. Ditambah lagi beberapa sudut kota Malang dihiasi dengan publikasi tentang tempat ini. Makin penasaran, sudah pasti.

Dan si pohon besar sudah ada di hadapanku

Foto dulu ehhehee

Masih takjub sama si pohon raksasa, tapi jam pasir terus bergemuruh atau aku kehilangan beberapa menit. Sempat sedikit tenang karena aku masih bisa pergi ke sana, walaupun cuma berdua. Itu juga sekaligus ngasuh bocah ahaah. Tapi ketenangan agak terusik. Ternyata ini kali pertama Rahmat datang ke Jatim Park 2. Okey sip! Semoga gak kesasar.

Clingak-clinguk nyari pintu masuk. Untung gak lama-lama berclingak-clinguk ria. Loket tempat beli tiket masuk cukup mudah ditemui. Waktu itu kami milih paket Museum Wisata dan Secret Zoo. Lucu deh, tiketnya berbentuk gelang. Terbuat dari kertas, tapi kata Rahmat bisa tahan air. Entah lah, mungkin harus dicelupin dulu ke air baru aku percaya.

Museum dulu atau Secret Zoo dulu yah? Museum!!!

Masih clingukan sambil nyari jalan masuk. Aslinya ini bermodal pede dan sok tau. Tapi nemu juga kok pintu masuknya hehehee..

Waktu aku masuk, hhhmmm…. Atmosfer yang nanti aku temukan sepertinya mirip-mirip museum lilin yang ada di film Night in The Museum. Langkah pertama, kepala muter-muter sambil memperhatikan sekitar. Terus berputar sampai akhirnya berhenti kalau ada yang menarik perhatianku. Langkah kedua, ketiga dan keempat. Kepalaku berhenti berotasi.

Aku gak percaya. Atau aku yang kelewat kampungan. Beneran ini kerangka  Tyrannosaur ??

Hei Rexy!!!!!

Really big big big Rexy

Kerangka menakjubkan ini tepat di tengah-tengah ruangan berdinding bulat. Selesai mengagumi makhlung menjulang tinggi ini, aku baru melirik ke sekitar. Sepertinya aku akan terus terpana sampai ujung perjalanan Museum Satwa. Hei mata, jangan lupa berkedip atau nanti bisa gatal karena kering.

interior, pencahayaan, dan replika satwanya. Mereka pernah hidup sebelumnya?

Semua berlaku di setiap bingkai yang aku temui. Mereka ngeliatin aku?

Sepanjang jalan yang aku lalui. Rona lampu dan interior bener-bener disesuaikan dengan habitat asli si satwa. Walau gak bergerak, mereka seperti hidup.

Mau lihat betapa nyatanya mereka walau gak pernah sekalipun bergerak?

Mungkin ini rusa yang biasa digunakan santa clause untuk terbang.

Lucu yah. ekspresi anjing lautnya kayak lagi galau.

hai penguin!!!!

Than I found another skulls in anywhere. Bahkan tulang-belulang ini juga terlihat agak horror kalau mereka bisa bergerak. Emang bisa? Entah lah. mereka masih terlihat hidup.

Ini gajah Sumatera.

Ini dia leluhur si gajah. Mammoth. Kerangkanya aja udah sebesar ini, apa kabar kalau mereka masih hidup??

Gak melulu yang besar-besar. Tengkorak dinosaurus ukuran kecil juga ada.

Mini Rex. Itu giginya, ya ampun. Kalo tanganku dikunyah itu gimana jadinya ya?

Dan masih banyak lagi lho…

Ini nih yang menarik. Aku juga lihat ada kerangka paus bungkuk di sini. Kenapa bungkuk yah? Tapi kalau dilihat dari tulang belakangnya, emang agak bungkuk. Terus kalo berenang pake tongkat gitu ya?

Lihat tulang punggungnya. bungkuk kan?

Tadi sudah berkelanan di darat. Sekarang aku mau masuk ke dunia air. Gak musti ganti kostum dan basah. Aku cukup berjalan di berbagai lorong bersama replika satwa air. Kali ini aku merinding. Cahaya dominan warna biru, jadi berasa di bawah air.

Mereka gak bergerak lho. Aku sudah bilang kalau semua yang ada di museum ini adalah replika. Eh gak tau juga kalau yang tulang-belulang.

Cahaya semakin redup. Aku sudah di bawah air? Sepertinya iya. Etalase raksasa yang ada di sebelah kiri ku ini memang kerennya kelewatan. Buru-buru minta tolong Rahmat buat motretin aku ahhahaha…

Kayaknya si Rahmat gak pernah tau gimana cara make pocket camera

Tuh kan, kalo aku yang motret gak pake nge-blur.

Nah ini baru bener. Aku merinding lho. Kalau kalian berdiri di sana, merinding juga gak yah?

They were looked real!!!!

Aku lihat hiu!!!!!!!!

Sharks!!!!!!!!!!

Aku juga lihat kerang warna-warni yang lucu-lucu banget lho haahhaa…

So Cute!!!

Aku baru tau kalau remis bisa warna-warni begini.

Selesai sudah sesi dunia laut. Sekarang mau kemana yah? Mau foto sama buaya muara!!!

Kebayang deh aku bisa ditelah hidup-hidup ama si buaya. Untung bukan buaya darat.

Okey, aku gak sengaja liat buaya raksasa menclok di dinding. Biasanya juga cicak. Juara banget nih museum. Ini ciyus. Sekarang aku mau masuk ke dunia serangga.

Insectarium.

Aku justru nemu kepik hitam sebesar ini ahahahah

Yang melintas di otak tentang serangga. Yang pasti makhluk-makhluk yang tubuhnya gak melebisi diamater telapak tanganku. Apa itu? Nyamuk mungkin. Tapi ada nyamuk gak yah disini?

Yang ada justru berbagai jenis rayap. Ternyata bentuknya macem-macem.

Kumbang dan kupu-kupu

Korban ketakjuban serangga

Dia juga jadi korban.

Pernah lihat kupu-kupu selucu ini?

Baiklah. Kaki terus melangkah hingga aku dipertemukan lagi dengan si Komo. Hai Komodo!!!! Perasaan baru beberapa bulan yang lalu aku jenguk kamu di Komodo National Park.

Si komo nongkrongnya jauh-jauh amat. Loh Liang – Batu. Itu jauh banget lho

Nah! Si Rahmat kemana? Yah ngilang. Yah aku ditinggal sendiri. Ritual clingak-clinguk berlaku lagi.

Nah! itu dia si bocah. Aku baru tau kalo dia segitu sukanya sama singa, macam, jaguar dan sejenisnya.

 Aaaahhh gak keren. Liat dong aku, foto berdua bareng si simba hutan.

Rrraaawwrrrrr….!!!!!

Segini luasnya ternyata belum ada setengah. Secret Zoo ntar seluas apa yah??

Category: #NgalamTrip
  • dinikopi says:

    Aku pernah kesini dan beli tiket terusan untuk 4 destinasi : jatim park 1, jatim park 2, secret zoo, dan BNS. Padahal cuma punya waktu dari abis dzuhur sampe malem doang. Alhasil saking gedenya nih tempat, cuma bisa ke jatim park 2, secret zoo, sama BNS. Paraaaah, arena ini lebih keren dari Dufan menurutku. Aaahhh kan pengen balik :O

    February 19, 2013 at 2:22 am
  • ayu emiliandini says:

    dinikopi :

    Aku pernah kesini dan beli tiket terusan untuk 4 destinasi : jatim park 1, jatim park 2, secret zoo, dan BNS. Padahal cuma punya waktu dari abis dzuhur sampe malem doang. Alhasil saking gedenya nih tempat, cuma bisa ke jatim park 2, secret zoo, sama BNS. Paraaaah, arena ini lebih keren dari Dufan menurutku. Aaahhh kan pengen balik :O

    Emang gede parah. Ini tempat asik buat petualangan ala bolang. kesasar juga asik ahahhaa

    February 19, 2013 at 6:03 am

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What color is fresh snow?