Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Sendiri #2

Rasanya musik masih mengalun, menyentak. Tapi dengan terpaksa dirinya harus jatuh setelah melayang-layang bersama kerisauan. Mendorong ke bawah. Terbanting ke atas bumi. Rasanya petir juga tak urung terdengar dengan gegap-gempita sedemikian hebat. Bukan berarti tak ada. Ada daya kuat dalam genggaman menyambar salah saru tangannya.  Continue reading

Sendiri

Dia ingin hingar-bingar. Kegalauan yang membawanya datang bersama gelap. Padahal ada hujan cahaya dimana-mana. Lampu berbagai warna memancar kemana-mana. Berpendar padahal, tapi sudut gelap tetap ada. Beberapa bola bergantung dan berputar. Tak hanya satu. Cukup banyak. Tubuh bola terpecah-pecah mengikuti permukaan yang melengkung sempurna. Permukaan berkilau. Potongan kaca berukuran serupa melekat erat. Melempar keras setiap cahaya yang datang. Saat lampu sorot bermekanik menjatuhkan sinar padanya. Berbendar. Memecah. Menghujani setiap kepala yang bergoyang di bawahnya. Continue reading