Kaca Mata Saya

segala hal yang terlihat oleh saya

Kaca Mata Saya - segala hal yang terlihat oleh saya

Marah

Pernah suatu ketika aku marah. Kemudian aku cepat lari buka leptop. Buka dashboard. Satu-satunya pelampiasan yang bisa aku lakukan. Untuk teriak aku gak punya daya buka mulut lebih dari 2,5 jari, rahangku cacat. Untuk banting barang aku gak punya sepasang lengan yang kokoh. Badanku kerontang.

Kata-kata mengalir, tapi tetap gelisah. Kemudian aku baca ulang deretan paragraf yang sudah terbentuk. Hasilnya. Aku cuma bisa lihat benang kusut. Semakin ingin aku tarik setiap sisi benang yang menjulur. Biar kusutnya menggumpal.

Setelah itu aku lumpuh. Tenaga habis karena amarah. Semakin ingin marah saat membaca ulang.

Waktu merenung di atas kasur. Waktu kehabisan tenaga. Baru aku sadar, marahku menimbulkan dosa.

Aku pergi merangkai kata dengan amarah. Energi marah itu meresap ke dalam kata dan menyebarkan marah ke pada siapa pun yang membaca. Aku buat virus dosa.

Jadi. Aku urungkan niat untuk menulis lebih dalam. Tuhan, maafkan aku. Setidaknya Engkau telah menolong dengan kelumpuhan atas kehendakMu.

Akan jauh lebih baik bila aku redam sendiri. Menyerap setiap intisari. Dengan kesiapan lahir batin, menulislah dengan hati dan kepala dingin. Maka itu akan jauh lebih baik. Ada hal positif yang akan aku bagi. Bukan dosa lagi.

Tag: , ,

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Before you post, please prove you are sentient.

What is 2 times 6?